Tak Terduga

Tak Terduga
Melarikan Diri


__ADS_3

Aku lari tersandung sandung di kegelapan malam sambil menggandeng tangan mamaku, aku tidak tau kali ini mama akan membawaku lari kemana. aku tak pernah mengerti mengapa mama selalu lari dari papa dan orang orang suruhan papa itu, mama tak pernah mau menjelaskannya padaku, kami selalu berpindah pindah tempat tinggal dari satu kota ke kota yang lainnya, sekolahku juga selalu berpindah pindah hingga aku tak pernah punya kesempatan memiliki sahabat dekat ataupun seseorang yg spesial dalam hidupku karna saat aku hendak memilikinya kami pasti akan selalu pindah. menyebalkan!


"Malam ini sementara kita menginap disini dulu," kata mama padaku, aku melihat sekeliling, aku tidak yakin apakah tempat ini gudang atau rumah kosong yang sudah tidak di tinggali, tempatnya remang remang. mengerikan!


"Waaah tempat yang hebat! apa kita akan tidur dengan tikus disini? atau ular mungkin?," komentarku ketus, mama menatapku lalu menghembuskan nafas lelah, tak menyahuti pertanyaanku, mama mengerti aku marah padanya karna mama tak pernah mau menjelaskan mengapa kami selalu lari dari papa yang bahkan aku tak pernah benar benar mengenalnya aku hanya pernah melihat wajahnya, mama berbalik lalu mengebas ngebaskan syalnya ke lantai, lantainya agak berdebu, aku benci tempat berdebu.


"Kemarilah," kata mama meletakkan tas panjangnya di lantai lalu menepuk nepuk tas itu menyuruhku bergabung dengannya untuk tidur di lantai, aku menatapnya tak percaya, kami memang selalu berpindah pindah tapi walaupun begitu kami selalu tinggal di tempat yang nyaman, bahkan pernah sekali kami tinggal di hotel yang mahal walaupun hanya beberapa hari, aku memang tak pernah tau apa pekerjaan mama, karna kami selalu berpindah pindah pekerjaan mamapun pasti berubah ubah tapi kami tak pernah kekurangan uang kami selalu hidup dengan layak, mama selalu memanjakanku membelikanku baju baju dan barang bermerek dan juga membelikanku makanan makanan yang enak, ya.. walaupun aku tak pernah di izinkan keluar rumah selain pergi ke sekolah, tapi tempat ini. terlalu mengerikan bila akan di buat tempat untuk tidur.


"Aku tidak mau," tolakku kesal membanting koperku ke lantai.


"Hanya untuk malam ini, mama janji," kata mama memohon, aku mengembuskan nafas berat lalu berbaring di sampingnya, mama memelukku lalu mengelus elus rambutku.


"Besok aku akan mengirimmu ke luar negri." kata mama padaku, aku berbalik menatapnya terkejut,


"apa? kenapa? sendirian?." tanyaku bertubi tubi menatapnya dalam keremangan,


"Ya, kamu akan berangkat sendiri besok, aku akan menyelesaikan beberapa urusanku dulu disini setelah selesai aku akan menyusulmu," jawab mama menjelaskan.


"Tapi kenapa harus mengirimku ke luar negri???," tanyaku merengek,


"karna jika kamu tetap di indonesia, mama takut kamu tidak akan aman sayang.., " jawab mama.


"Kenapa aku tidak akan aman? apa mama masih tidak mau memberitahuku?, " tanyaku kembali kesal.


"Sayang mama mohon, jangan tanya lagi.. ini semua demi kebaikan mu, lebih baik bagimu jika tidak mengetahuinya, mama mohon ya?, " pinta mama dengan pandangan sendu, hatiku terenyuh, mungkin sebaiknya aku tidak bertanya lagi, jika memang itu untuk kebaikanku dan juga mama.


"Tapi mama benar benar akan menyusulku kan???, " tanyaku memastikan.


"Tentu saja sayang," jawab mama, menepuk nepuk pelan punggungku, menenangkan kegelisahanku.


"Mama janji?," tanyaku.


"Mama janji.. tidurlah karna kita harus pergi pagi pagi sekali besok," jawab mama, aku mengangguk lalu memejamkan mata merasa resah karna aku tak tau besok akan berada di mana.


Keesokan harinya setelah mandi di toilet umum mama langsung mengurus surut surat pindahan sekolahku dan surat surat lainnya, setelah itu kami berangkat ke bandara.


"Ke negara mana aku akan di kirim?," tanyaku setelah sampai di bandara.

__ADS_1


"Korea," jawab mama.


"Apa? ma! aku tidak tau bahasa korea, bagaimana aku bisa hidup di sana bahasanya saja aku tidak mengerti!," kataku kesal.


"Tenang saja jessica sayang.. temanku bisa bahasa inggris, bahasa inggrismu kan bagus," sahut mama menenangkan ku.


"Tapi ma... apa kau serius akan mengirim ku kesana?, " rengekku.


"Jessica sayang.. percayalah padaku, kau akan baik baik saja, aku tidak akan mengirim mu kesana bila aku tak yakin kau akan baik baik saja.. Kim yura teman mama yang akan menjagamu selama di korea itu sangat baik, kim yura memintamu untuk tinggal di rumahnya bersama keluarganya tapi mama menolak karna mama yakin kamu pasti tidak akan merasa nyaman, jadi mama meminta Yura untuk mengizin kan mu tinggal di kamar yang berada di atas kafenya.. aku pernah meginap di kamar itu dulu waktu berada di korea, kamarnya nyaman ada kamar mandi dan dapur kecil di dalamnya, kamu pasti akan menyukainya," jelas mama panjang lebar, sambil memelukku.


"Aku tidak suka harus jauh darimu," keluhku merasa sedih.


"Sayang... kau tau aku juga merasa seperti itu.. tapi aku harus melakukannya demi kebaikan mu, percayalah padaku jangan kawatir.. aku akan menyusulmu," kata mama memelukku semakin erat, aku menangis di pelukannya.


"Sudah sudah jangan sedih sebentar lagi kau akan masuk pesawat," kata mama melepas pelukannya lalu menghapus air mataku.


"Yura akan mengurus semua perpidahan mu di sana, kau bahkan bisa meneruskan sekolah mu di sana, jessica sayang kamu harus bantu bantu yura di kafenya sebagai rasa terima kasih ok... dan ini kamus bahasa korea," kata mama memberikan kamus itu padaku, aku menerimanya.


"Aku yakin kamu pasti bisa menguasai bahasa korea dalam waktu singkat, kamu anak yang cerdas," kata mama memberi semangat sambil menyentuh pipiku.


"Jangan terlalu lama ma.. cepat susul aku hem?," pintaku, mama mengangguk tersenyum.


"Yura akan menjemput mu di bandara korea, yura pasti akan langsung mengenalimu aku sudah mengirim fotomu padanya, belilah beberapa baju hangat di sana aku tak sempat membelikanmu baju hangat, berhematlah aku tak bisa mengirimi mu uang lewat atm karna itu mudah di lacak, aku akan kirim uang jika ada temen mama yang akan pergi ke korea, jangan hubungi mama sebelum mama yang menghubungi mu ok," jelas mama panjang lebar, aku mengangguk cemberut.


"Ayo ayo cepat masuk sebentar lagi pesawat mu akan lepas landas," desak mama.


"Segeralah menyusulku ok," pintaku menatap mama dengan mata ber kaca kaca.


"Ok," kata mama menyetujui, aku memeluk mama untuk terakhir kali sebelum akhirnya aku masuk ke dalam pesawat.


#mohon dukungannya aku baru disini#


jessica



kim taejun

__ADS_1



kim taerang



park bogum



jihun



park jimin



jung heseok



**SAMPAI MATI


dalam sepi engkau datang beriku kekuatan


tuk berhatan


kau percaya aku ada kau yang aku inginkan


selamanya..


kau adalah hatiku kau belahan jiwaku seperti


tu ku mencintamu sampai mati


tuk hidupku yang tak sempurna

__ADS_1


kau adalah hal terindah yang ku punya


By: UTOPIA**


__ADS_2