Tak Terduga

Tak Terduga
orientasi


__ADS_3

Sesampainya di kampus, kami dan junior junior lain yang baru langsung melakukan orientasi bersama senior kami yang satu jurusan dengan kami, untuk mengenal satu sama lain dan melatih kami para junior untuk mengexpresikan diri dengan bicara di depan publik tanpa harus malu, juga ada permainan permainan untuk menjalin ke akraban satu sama lain, dan aku benci sekali pada cewek-cewek junior maupun senior itu yang coba mendekati Taejun, rasanya ingin ku tarik rambut mereka hingga rontok, sedangkan cowok-cowok senior maupun junior yang coba mendekatiku Taejun buru buru menghalangi mereka dengan berbagai cara dan alasan, yeah.. Taejun memang tidak menanggapi rayuan cewek-cewek itu tapi tetap saja sikap Taejun terlalu ramah pada semua cewek-cewek itu, setelah permainan pertiman selesai, ketua senior memanggil lima junior baru yang menurut mereka yang paling menarik secara fisik untuk di jadikan ICON di jurusan kami, namaku dan Taejun masuk dalam lima nama yang di sebut oleh ketua senior, kami berlima maju ke depan 3 orang wanita dan 2 orang pria, gak seperti Taejun yang saking gantengnya sampai terlihat cantik malah (tapi gak kayak banci ya maaf) tapi kalo Han Ga-in nama salah satu cowok yang di panggil maju itu, ketampanannya cowok banget.. macho, penampilannya keren, dia juga tinggi seperti Taejun, tapi Han Ga-in terlihat lebih berotot dari pada Taejun.. tapi rasanya aku pernah melihat orang yang namanya Han Ga-in itu? di mana ya? aku berusaha mengingat ngingatnya... benar.. aku memang pernah melihatnya.. Han ga-in adalah pria yang pernah aku tolong saat di gebuki Dua preman saat aku dulu mencari Jihun untuk memberinya pelajaran.. wah.. dunia ini memang sempit bagaimana bisa kita bisa berada di kampus yang sama, lebih baik aku pura-pura tidak pernah bertemu dengannya, bisa gawat kalo dia sampai mengenaliku, dan 2 cewek yang juga di panggil bersamaku yang satunya bernama Kim Soo Hyeon matanya terlalu besar untuk ukuran orang Korea rambutnya panjang, kecantikannya terlihat seperti kecantikan hasil operasi pelastik, dan itu terlihat jelas.. tidak alami, dan badannya lumayan tinggi seperti aku, dan cewek yang satunya lagi bernama Shin Rin Ah, perawakannya mungil, agak pendek, kecantikannya alami berambut pendek seleher dan berponi, matanya tidak sipit juga tidak besar (normal), tapi aku juga tidak kalah cantik dari mereka, aku berdiri dengan penuh percaya diri.


Setelah kami semua maju ke depan, kak senior menyuruh kami satu persatu menunjukkan talenta lain dalam diri kita selain masalah pelajaran bisnis dan kepintaran otak, pertama Han Ga-in maju dia meminta di mainkan musik yang bit, lalu dia nge Rap dan cara Rapnya benar-benar keren, setelah itu Taejun maju, aku menatapnya penasaran, Taejun minta di mainkan musik lagu Hip hop dia nge Dance dan Dancenya benar benar keren, aku tidak tau kalo ternyata Taejun pandai nge dance, aku tersenyum bangga melihatnya, setelah itu Kim So Hyeon maju lalu Shin Rin Ah, mereka berdua sama-sama menampilkan Dance dan kurasa So Hyeon lebih pandai dance dari pada Rin Ah, lalu terakhir aku maju, aku meminta di mainkan musiknya saja dari lagu Ariana Grande Feat Nicky Minaj yang berjudul Side To Side, aku menyanyikan lagu itu dengan sangat percaya diri, mengandalkan suaraku yang Husky dan tinggi, memainkan sedikit expresiku sambil Dance sesekali, juga saat sampai di bagian Rapnya Nicky Minaj aku berhasil ngerap dengan keren dan mengakhiri lagunya dengan suaraku yang melengking tinggi, semuanya bertepuk tangan menganga takjub melihat penampilanku yang menyanyi dengan sangat baik seperti penyanyi profesional, Taejun tersenyum bangga padaku.


"Wah wah.. Jessa seharusnya kau jadi penyanyi dengan suara sebagus itu, benar benar penyia nyia'an talenta, tak hanya pandai menyanyi, tapi Rap dan Dance juga... dan expresimu wah..., luar biasa!" puji salah satu senior cowok menyentuh pundakku, aku melirik Taejun sekilas, dia terlihat sangat marah dan tak suka, saat melihat kak senior menyentuh pundakku.


"Terima kasih kak," kataku tersenyum kaku, lalu sedikit menjauh dari senior itu, karna aku tak mau Taejun sampai menghampiriku.


Hari berikutnya kita juga masih melakukan orientasi dan orientasi ini akan di lakukan selama 3 hari berturut turut, di hari orientasi tarakhir setelah menyelesaikan orientasi terakhir, malamnya kita semua di ajak ke tempat makan untuk merayakan selesainya masa orientasi dan untuk menyambut bergabungnya para junior baru di jurusan bisnis, kita semua makan makan dan minum minum, salah satu kakak senior menuangkan satu gelas soju untukku, dan menyuruhku untuk meminumnya.

__ADS_1


"Maaf kak aku tidak biasa minum," tolakku sesopan mungkin.


"Oh ayolah.. jangan menolak," suruh kak senior, menyodorkan araknya padaku.


"Biar aku yang akan minum, menggantikan Jessa," sahut Han Ga-in yang duduk di depanku, tapi Taejun yang duduk di sebelahku langsung mengambil arak di gelas itu dari tangan senior dan langsung meminumnya, tanpa mengatakan apapun, semuanya menatap ke arah kami, apa apa'an sih Taejun, bagai mana kalo sampai ada yang curiga tentang status kita.


"Wah... sepertinya sainganku sangat banyak, tadinya aku juga ingin minum arak itu untuk menggantikan Jessa, tapi aku sudah di dahului," kata salah satu senior yang aku lupa namanya, senior itu menatapku tertarik.


Saat aku kembali dari kamar mandi, senior sedang meminta Kim Soo Hyeon meminum arak, aku kembali duduk, Kim Soo Hyeon menolak meminumnya, lalu seorang junior cowok menawarkan diri untuk menggantikan Soo Hyeon untuk minum araknya.

__ADS_1


"Tidak perlu Jeong IL Woo, Taejun kamu mau kan menggantikan aku untuk minum araknya?" tanya Soo Hyeon pada Taejun sok manis.


"Maaf Soo Hyeon tapi kurasa aku sudah terlalu banyak minum arak," tolak Taejun, aku merasa sangat senang aku berusaha menyembunyikan senyumku, Soo Hyeon terlihat kecewa.


"Jeong IL Wooo kau boleh minum araknya untukku," kata Soo Hyeon enggan lalu Jeong IL Woo meminum araknya, apa yang di pikirkan Jeong IL Woo,? kalo aku jadi dia aku takkan sudi minum araknya saat awalnya di tolak mentah mentah oleh Soo Hyeon, dan yang lainnya mulai minum araknya saat di minta oleh para senior, ku lihat Shin Rin Ah melirik ke arah Han Ga In saat akan minum araknya, mungkin Rin Ah berharap Ga In meminum arak miliknya, tapi Ga In bahkan tidak melihat ke arahnya, Ga In minum dan makan sambil sesekali melirikku, lalu senior yang duduk di depan Rin Ah meminum arak miliknya untuk menggantikannya, kenapa Ga In terus melirikku dari tadi? ku harap dia tidak mengenaliku.


Setelah selesai makan-makan dan minum-minum kami semua beranjak untuk pulang, beberapa cowok-cowok mulai mengerubungiku, bertanya padaku akan pulang ke daerah mana, dan bertanya apa mau di antar.


"Tidak perlu aku bisa pulang sendiri," tolakku.

__ADS_1


"Tapi ke daerah mana kamu akan pulang? kamu belum menjawabnya tadi," tanya kak senior, Ga In menatapku juga menunggu jawabanku terlihat ingin tau.


"Jessa akan pulang ke daerah yang sama denganku, jadi kalian tidak perlu kawatir, aku akan pulang dengannya," kata Taejun tiba-tiba datang menyelinap dari kerumunan.


__ADS_2