Tak Terduga

Tak Terduga
seperti mimpi buruk


__ADS_3

"Mengapa kita tidak mandi bersama saja... " kata Taejun mengetok pintu kamar mandi,


"Jangan mimpi," sahutku tertawa, kasian Taejun aku pasti sudah membuatnya frustasi, setelah selesai mandi dan siap-siap kami berdua keluar untuk sarapan bersama, setelah sarapan kami berdua berangkat ke kampus, Taejun merangkul bahuku sambil berjalan ke gedung kampus aku juga merangkul pinggangnya, beberapa cewek yang melihat kami berangkulan mencibir tak suka, aku mengabaikan tatapan tak suka mereka padaku tetap berjalan, saat di kelas aku dan Taejun langsung duduk di bangku yang sama dengan Ga In dan juga Baek Hyun,


"Hi," sapaku pada mereka, mereka balas menyapa tersenyum,


"Kayaknya aku benar-benar tidak punya kesempatan lagi," singgung Baek Hyun melirik kami berdua, aku tersenyum padanya lalu merangkul bahunya,


"Duh.. adikku sedang melucu," kataku mencubiti pipinya, Baek Hyun memutar bola matanya, Taejun terkekeh, Ga In tersenyum kaku expresinya tampak tak begitu bersemangat seperti biasanya, ada apa dengannya? apa dia sedang ada masalah? aku buru-buru memperbaiki dudukku saat dosen datang, dosen memberi banyak tugas hari ini, untuk tugas rumah, setelah pelajaran jam pertama usai kami berempat pergi ke perpus untuk mencari refrensi dari materi tugas kami, setelah itu makan sebentar di kantin, setelah jam kuliah ke2 juga selesai kami berempat pulang bersama, di luar kampus aku bertemu dengan Andre yang ternyata sedang menungguku pulang dari kampus,


"Andre?" kataku tersenyum,


"Jessica," kata Andre juga tersenyum,


"Apa yang kau lakukan di sini? kau sedang menungguku ya," tanyaku,


"Ya," jawab Andre mengangguk, Taejun terlihat mulai betek,


"Ada apa?" tanyaku,


"Aku sudah bilang di sms, karna kamu gak angkat hpmu jadinya aku kirim sms," kata Andre,


"Oh, maaf aku mengsilent hpku," kataku sambil mengecek hpku, ternyata Andre ingin mengajakku makan bareng lagi, aduh.. gimana ini? pengen nolak tapi gak enak.. karna Andre udah jauh-jauh kesini, tapi bagai mana dengan Taejun? jelas dia takkan memperbolehkan... tapi kalo aku ngajak mereka semua, perginya rame-rame mungkin Taejun gak akan ngelarang...


"Taejun gimana kalo kita jalan-jalan dan makan bareng sama sahabatku Andre? kita ajak Ga In sama Baek Hyun juga.. ya?" pintaku menatapnya memohon, Taejun memutar bola matanya,

__ADS_1


"Baiklah ayo," kata Taejun menyetujui, aku meliruk Ga In dan Baek Hyun, mereka mengangguk setuju, Andre tersenyum kaku, dia terlihat sedikit kecewa, mungkin dia maunya hanya ingin jalan-jalan dan makan denganku saja.. apa Andre masih menyukai ku? ah... berpikir apa sih aku, gak mungkin.. lagian Andre sudah tau kalo aku udah punya pacar, dan dia sendiri bilang juga udah punya pacar,


"Ayo," ajakku pada mereka,


*********


"Tapi Jessica, ku lihat sejak kemarin, temanmu cowok semua... aku gak pernah melihat kamu bersama dengan teman cewek," komentar Andre saat kami jalan-jalan di sekitar myeondong, banyak sekali orang jalan-jalan seperti kami berlalu lalang di sekitar depan toko-toko yang berjajar sepanjang jalan,


"Kurasa kau benar, semenjak aku di Korea aku gak pernah punya temen dekat wanita.. karna kebanyakan mereka tidak menyukaiku.. bahkan ke banyakan dari mereka membenciku, entah apa alasannya," sahutku merasa tidak adil,


"Hmmm jadi seperti itu.. kurasa aku mengerti alasannya," kata Andre terkekeh,


"Benarkah? apa?" tanyaku menoleh padanya,


"Rahasia," kata Andre tersenyum, aku mendengus kesal,


"Jessica, kita ke Line Store yuk, aku ingin membelikanmu sesuatu," kata Andre menunjuk Line Store yg berada di seberang jalan, mengalihkan pembicara'an,


"Yuk," kataku bersemangat, aku sangat suka belanja di toko toko lucu seperti itu, kamipun menyeberang untuk pergi ke toko itu, di dalam banyak banget barang lucu dan keren yang sangat ke kekinian banget, dan tempat-tempat yang bagus banget untuk di buat foto-foto, aku meminta seseorang yang tak di kenal untuk minta tolong untuk memfotokan kami berlima, kami juga selfi-selfi bareng, setelah itu Andre membelikanku boneka bertemakan karakter di stiker Line, yang lainnya ikut-ikutan membelikanku barang-barang lucu lainnya, dan aku membelikan mereka berempat gantungan kunci yang super lucu banget, dan Andre sudah tak begitu canggung lagi mengobrol dengan Taejun Gain dan juga Baek Hyun, mereka sudah terlihat lumayan akrab dan terbuka, syukurlah.. setelah selesai belanja, kami makan di tempat makan yang tak berada jauh dari Line Store,


Saat kami asyik mengobrol dan makan-makan aku tak sengaja melihat 2 orang yang tak asing bagiku di tempat makan itu, aku kaget bukan main, 2 orang itu adalah orang suruhan papa yang dulu juga ikut serta memburu aku dan mama, 2 orang itu tampak sedang mengawasi kami, ternyata papa sudah menemukanku, aku kawatir dan merasa takut.. berharap tak ada orang lain lagi yang akan terluka karna aku, saat sadar aku sedang menatap nanar ke arah mereka berdua, mereka berdua mengerling jahat padaku, aku buru-buru mengalihkan mataku dari mereka berdua, sebelum Taejun dan yang lainnya sadar bahwa aku mengenal mereka, aku buru-buru merubah expresi ketakutanku menjadi expresi tenang agar Taejun dan yang lainnya tidak curiga, karna aku tak mau mereka ikut terseret dalam masalahku, kedua preman itu berjalan ke arah meja kami, aku langsung panik, apa mereka akan menghampiriku secara terang terangan? ini benar-benar seperti mimpi buruk, salah satu preman itu pura-pura tersandung lalu tangannya menyodorkan kertas ke tanganku yang berada di bawah meja, membuatku kaget, menggenggam kertas itu dengan erat,


"Oh, maaf maaf, aku gak sengaja," kata preman itu padaku tersenyum menyentuh bahuku, Taejun langsung bangun,


"Singkirkan tanganmu," bentak Taejun terlihat marah, menyingkirkan tangan preman sangar itu dari bahuku,

__ADS_1


"Ok ok, santai... " kata preman itu, kedua preman itu terkekeh lalu pergi dari tempat makan itu,


"Jessa kau tidak apa-apa?" tanya Ga In dan Andre berbarengan, saat melihat expresi ketakutan di wajahku,


"Aku gak papa," jawabku pada mereka berusaha tersenyum,


"Mereka terlihat mengerikan," komentar Baek Hyun bergidik,


"Apa kau mengenal mereka," tanya Taejun menatapku,


"Tidak," kataku berbohong, berharap Taejun tidak mengetahuinya,


"Lalu kenapa kamu sangat ketakutan saat melihat mereka?" tanya Taejun mengerutkan dahi,


"Seperti yang Baek Hyun katakan, karna mereka terlihat mengerikan... " sahutku asal, berusaha tersenyum,


"Kamu gak sedang nyembunyi'in sesuatu dariku kan?" tanya Taejun kawatir, bagaimana Taejun bisa peka banget...


"Enggak kok, sungguh! untuk apa aku menyembunyikan sesuatu darimu," kataku meyakinkannya, semoga dia percaya,


"Baiklah," kata Taejun berusaha percaya tapi Taejun masih terlihat kawatir, tapi untunglah dia mau percaya,


***********


"Aku ke toilet dulu," kataku buru-buru saat hendak beranjak pulang,

__ADS_1


"Baiklah, kami akan tunggu di sini," kata Taejun,


__ADS_2