Tak Terduga

Tak Terduga
calon suami


__ADS_3

"Sayang kita harus cepat cepat mencarikan pria yang baik untuk Jessica, dan menikahkannya," kata tante Yura pada paman, aku menghentikan langkahku.


"Aku akan segera carikan, aku mengenal banyak pengusaha muda, dan mungkin patner patner bisnisku punya anak lelaki yang seumuran dengan Jessica, aku akan carikan beberapa pilihan untuk Jessica," kata paman.


"Ma apa kau akan menikahkan Jessica dengan orang yang tidak dia kenal, aku takut Jessica tidak akan bahagia," sahut Taejun terdengar kawatir, tidak setuju.


"Iya kak Yura, Taejun benar, dan rencana pernikahan Jessica ini menurutku terlalu terburu buru," sahut kak Taerang.


"Sayang.. kalian tidak mengerti, ini semua demi keselamatan Jessica, dan lagi pula ini keinginan terakhir mama Jessica, dan kalian tahu? mama Jessica meninggal karna di bunuh oleh papa Jessica.. bayangkan jika papa Jessica sampai berhasil menemukan Jessica? entah apa yang akan papa Jessica perbuat pada Jessica, pernikahan ini bertujuan untuk mengubah total identitas Jessica secara alami tanpa kecurigaan, agar papa Jessica tak dapat menemukan keberadaan Jessica, aku tak ingin mengambil resiko, aku harus segera menikahkan Jessica," jelas tante Yura, semua terdengar shok mendengar penjelasan tante Yura, aku sendiri masih tidak percaya bagaimana bisa papa tega membunuh mama, aku berusaha keras menahan air mata dan amarah yang menguasaiku.


"Kalo keada'annya memang seburuk itu, baiklah aku yang akan menikahi Jessica," kata kak Taerang membuatku menganga terkejut, begitu pula dengan tante, paman dan juga Taejun.


"Kau serius Taerang?" tanya paman, kak Taerang mengangguk mantap, kak Taerang akan menikahiku? apa dia serius? gila!.


"Itu ide bagus sayang.. kita juga tidak perlu repot repot mencari calonnya, dan Jessica juga tidak perlu pergi dari rumah ini dan menjauh dari kita karna harus menikahi orang asing," kata tante terdengar lega dan senang.


"Tidak! aku yang akan menikahi Jessica," sahut Taejun tiba tiba, membuat semuanya terkejut termasuk aku.. apa apa'an sih Taejun? apa dia bercanda? dia yang akan menikahiku? kurasa dia sudah tidak waras, lagi pula dia baru putus dengan Hyuna, dan tau tau dia malah mau menikahiku.. ada apa dengannya?.

__ADS_1


Aku buru buru pergi mengambil air di dapur, lalu kembali masuk ke dalam kamarku, aku sudah tidak sanggup lagi mendengar apapun itu yang mereka bicarakan.. aku tidak tau dan tidak mau tau apa hasil akhir dari pembicaraan itu, apakah aku akan menikah dengan kak Taerang atau Taejun, aku tak habis pikir kenapa dengan hidupku ini.. aku menganggap mereka kakak dan saudaraku tapi mereka malah mau menikahiku? memang.. aku tidak akan suka jika harus menikahi orang yang tidak ku kenal, tapi jika aku harus menikahi kak Taerang atau Taejun itu hanya membuatku merasa tidak nyaman, menurutku itu aneh, dan parahnya jika aku menolak menikahi kak Taerang atau Taejun, itu pasti akan menyinggung perasaan tante dan juga paman.. aku pasti akan menyakiti hati mereka padahal selama ini mereka sudah menjaga dan merawatku dengan baik selama ini, dan aku tidak akan bisa melarikan diri dari semua kekacauan ini, oh terserahlah! aku tidak ingin memikirkan ini dulu, aku hanya akan berkonsentrasi pada ujianku dulu yang akan selesai beberapa hari lagi, aku kembali tidur sambil menangis meratapi nasibku yang sungguh ironis.


*******


Aku menjalani ujian sekolahku hari demi hari dengan pikiran yang rumit ini, tapi untungnya aku berhasil menyelesaikan semua ujianku dengan baik, dan hari ini adalah hari terakhir ujian kelulusanku, semua siswa dan siswi di kelasku merencanakan perayaan nanti malam, dan mereka juga mengajakku, tapi aku menolak untuk datang dengan alasan sudah ada janji lain, sepulang sekolah saat di mobil dalam perjalanan pulang, Taejun mulai mengoceh padaku, akhir akhir ini aku sedikit menjauhinya dan sebisa mungkin untuk tidak mengobrol dengannya, mungkin Taejun pikir aku bersikap cuek padanya itu karena Hyuna padahal karna kegelisahanku tentang pernikahan itu.


"Jessica mengapa kau tidak mau ikut, pasti akan sangat menyenangkan nanti malam, ayolah ikut... acara ini akan mengurangi kesedihanmu dan stressmu," oceh Taejun, mengajakku.


"Aku tidak mau Taejun.. kau saja yang pergi tidak perlu mengajakku," tolakku cuek.


"Terserah kau saja aku tidak peduli," kataku tak peduli, kurasakan Taejun menatap wajahku, aku tak berani menoleh ke arahnya, dia pasti bingung dengan sikap dinginku.


"Tapi tadi saat kau menolak ajakan mereka, kau bilang sudah ada janji lain, memangnya kau punya janji dengan siapa?" tanya Taejun penasaran, jadi Taejun menganggap serius perkata'anku itu? itukan cuma alasan agar aku bisa menolak ajakan mereka...


"Itu bukan urusanmu," jawabku enggan.


"Apa jangan jangan kau punya pacar baru, tanpa sepengetahuanku?" kata Taejun terdengar tidak suka,

__ADS_1


"Apa?" kataku menoleh pada Taejun, kesal.


"Jadi itu tidak benar," kata Taejun menatapku senang, aku memutar bola mataku.


"Jangan membuatku kesal, dan berhentilah bicara omong kosong," kataku, lelah, memangnya kenapa jika aku sungguh punya pacar baru, apa urusannya dengannya.. menyebalkan!.


"Baiklah," kata Taejun mengangkat bahu.


Sesampainya di rumah aku langsung masuk kamar dan mengunci diri di kamar, saat jam makan malam, tante mengetok kamarku mengajakku makan malam bersama, kenapa tante sudah pulang dari kafe? tumben tante pulang lebih awal? akupun keluar dari kamar dan makan malam bersama, setelah selesai makan malam bersama, tante mengajak kami semua ke ruang tamu untuk membicarakan hal yang penting, tante pasti akan membahas tentang pernikahan.


"Sebelumnya tante sudah membicarakan semuanya padamu, bahwa tante akan segera menikahkanmu karna wasiat terakhir mamamu," kata tante, aku mengangguk, "Sayang semuanya sudah di putuskan, aku sudah menemukan calon suamimu, kau akan menikah dengan Taejun sayang, dan Taejunpun sudah setuju," lanjut tante memberi tahu, jadi itu keputusan akhirnya? aku akan menikahi Taejun? sebenarnya alasan apa yang Taejun katakan pada mereka semua? sehingga semuanya menyetujui pernikahan antara aku dan Taejun? kak Taerang yang awalnya memutuskan untuk menikahiku bisa mengalah dan menyetujui pernikahan antara aku dan Taejun? aku tak mampu berkata kata lagi, memang apa yang bisa ku katakan? aku juga tidak mungkin menolak pernikahan ini.


"Kamu setujukan sayang?" tanya tante Yura karna aku diam saja, semua menatapku menunggu jawabanku, aku mengangguk tanpa expresi menyetujui pernikahan itu.


"Oh syukurlah! selamat sayang.. Jessica, Taejun," seru tante memelukku, terlihat sangat bahagia, paman dan Taejun juga terlihat bahagia mereka tersenyum padaku, sedangkan kak Taerang menatapku tanpa expresi, dia tersenyum kaku padaku, aku memang tidak begitu peduli siapa akhirnya yang akan menikahiku, kak Taerang atau Taejun yg akan menikah denganku, tapi apa alasan mereka mau menikahiku? masak hanya ingin menolongku dan menyia nyiakan hidupnya dengan menikahi orang yang tidak mereka cintai, tapi alasannya bukan karena mereka mencintaiku kan? tidak tidak, itu tidak mungkin! wah... bagaimana mungkin aku bisa berpikiran seperti itu, aku memang ratu GR, ah.. terserahlah! aku tidak peduli.


"Aku harus menyiapkan banyak hal, ku putuskan kalian akan menikah setelah pengumuman kelulusan sekolah," kata tante bersemangat, apa? secepat itu, dan Taejun dia sama sekali tidak membantah, dia pasti sudah gila.

__ADS_1


__ADS_2