
Ke'esokan paginya seperti kemarin Taejun membangunkan aku,
"Terima kasih Taejun, karna sudah bersikap seperti saudara yang baik untukku," kataku pada Taejun,
"Saudara?" seru Taejun terlihat kecewa,
"Kenapa Taejun? apa kau tidak menganggap ku seperti saudari mu? apa kamu tidak suka aku menganggap mu seperti saudaraku?" tanyaku kecewa, "kau tau.. padahal aku sudah menganggap kau dan kak Taerang seperti saudara ku karna kalian sangat baik.. tapi jika kau tidak suka aku minta maaf.. " lanjut ku sedih, entah mengapa rasanya hatiku sakit memikirkan bahwa Taejun tak ingin menganggapku seperti saudarinya.
"Tidak, tidak Jessica bukan seperti itu.. sungguh! jangan sedih.. jika dengan menganggapku seperti saudaramu membuatmu bahagia, aku ikut bahagia, sungguh!" kata Taejun buru buru menjelaskan, lalu tersenyum padaku, aku juga tersenyum karna merasa lega.
"Terima kasih Taejun," kataku tersenyum bahagia,
"Mandilah, lalu sarapan bersama," suruh Taejun, aku mengangguk,
Setelah mandi, aku sarapan bersama, lalu aku dan Taejun berangkat sekolah bersama, saat dalam perjalanan menuju sekolah kami mengobrol, Taejun menanyai kehidupan ku sebelum di Korea.. dengan sedikit enggan aku menceritakan kisah menyedihkan tentang diriku saat di Indonesia padanya, Taejun terlihat prihatin, lalu dia menanyakan makanan, warna dan juga jenis musik favorit ku.. dia juga menanyakan hobiku, tapi saat di sekolah seperti kemarin dia tak pernah mengobrol padaku, dan aku juga tidak menanyakan atau mempermasalahkan sikapnya yang berubah saat di sekolah selama itu baik untuknya.
Sepulang sekolah sesampainya di rumah seseorang menelfon Taejun sepertinya Hyuna mengajaknya jalan malam ini tapi Taejun menolak, katanya dia sibuk dan ada yang harus dia kerjakan, tapi sesorean ini Taejun tidak mengerjakan apa apa hanya mengobrol denganku, apa dia bohong pada Hyuna? saat aku dan Taejun sedang menonton tv sambil memikirkan itu, kak Taerang datang dari kuliahnya dan memanggilku.
"Ya kak, aku disini," sahutku,
"Tumben kakak pulang lebih awal," tanya Taejun pada kak Taerang saat kak Taerang sampai di ruang keluarga di tempat kami berada,
"Karna aku ada perlu pada Jessica," jawab kak Taerang, Taejun mengerutkan dahi,
"Ada apa kak?" tanyaku,
__ADS_1
"Jessica aku perlu bantuan mu," kata kak Taerang,
"Katakan saja, aku akan berusaha semampu ku untuk membantu kakak, jangan sungkan katakan saja aku sudah menganggap kakak, seperti kakak ku sendiri," kataku tersenyum, kak Taerang cemberut sambil menggumamkan sesuatu seperti, '"ternyata kau menganggapku begitu,"' kalo aku tidak salah dengar.. entahlah.. aku menggenggam salah satu tangan kak Taerang,
"Katakanlah kak... aku janji akan berusaha semampuku untuk membantu," kataku,
"Sebenarnya Jessica malam ini aku ada reuni SMA, dan di sana aku akan bertemu mantan pacar SMA ku, kemarin aku bertemu dengan mantanku, waktu malam mingguan, dia sedang bersama pacarnya sedangkan aku bersama teman teman cowokku, lalu dia mengejek ku dengan mengatakan, '"kau malam mingguan dengan segerombolan cowok? apa kau tidak punya pacar?'" dan aku mengatakan padanya dengan sombong bahwa aku punya pacar, padahal sebenarnya aku sedang jomblo, dan sialnya dia malah bilang, '"baiklah, bawalah pacarmu itu ke reuni, aku ingin tau seperti apa pacarmu yang sekarang.. kamu akan membawanya kan,'" dia menantangku jadi ku katakan akan membawa pacarku ke reuni, jadi aku minta tolong pada mu jadilah teman kencanku malam ini," jelas kak Taerang panjang lebar, aku kaget, sedangkan Faejun terlihat tidak suka,
"Apa? kak emang nya kakak beneran gak punya pacar, masak kakak muka tampan gitu gak punya pacar," tanyaku tak percaya,
"Jadi menerut mu aku tampan," kata kakak tersenyum,
"Kak.. aku lagi gak mau bercanda.. jawab aku, kakak beneran gak punya pacar?" tanyaku lagi,
"Temen temen dekat? kurasa kakak pasti punya teman deket kan?" tanyaku,
"Temen temen deketku gak cukup cantik untuk ku bawa ke reuni, Kim Bora mantan pacarku pasti akan menghina mereka," jawab kak Taerang,
"Gak cukup cantik? kak kurasa kakak lah barusan yang menghina mereka bukan mantan pacar kakak," sindirku, "Lagi pula masak iya kampus sebesar itu gak ada satupun wanita yang cantik disana," kataku bertanya tanya,
"Aku tak bermaksud menghina mereka, aku hanya tak ingin mereka di hina oleh Kim Bora saat di reuni, di kampus tentu saja banyak cewek cantik.. tapi masalahnya kebanyakan cewek cantik itu gak jomblo.. dan mungkin ada yang jomblo tapi aku tak begitu mengenal mereka, aku gak mungkin mengajak orang asing ke reuni," jelas kak Taerang,
"Tapi kak.. aku juga gak jomblo," kataku mengingatkan,
"Bukankah kau sudah menganggapku seperti kakak mu sendiri.. jika kamu jelaskan pacarmu pasti mengerti," pinta kak Taerang memohon,
__ADS_1
"Kak sebaiknya jangan bawa bawa Jessica dalam masalahmu," saran Taejun yang sedari tadi terlihat kesal, kak Taerang menatap ku berharap, aku berfikir sebentar..,
"Tidak apa apa Taejun," kataku menyentuh lengan Taejun, "Baiklah kak, aku akan membantumu, lagi pula kan hanya pura pura.. tenang saja aku tidak akan membiarkan kakak di ejek lagi sama mantan pacar kakak," lanjutku akhirnya menyetujui, Taejun mendengus kesal,
"Terima kasih banyak Jessica.. " kata kak Taerang menggenggam tanganku terlihat sangat senang, "Baiklah, kamu mulailah bersiap, kita tidak perlu makan malam di rumah," lanjut kakak menyuruhku bersiap siap, aku mengangguk,
Aku menelfon tante Yura untuk minta izin, setelah mendapat izin, aku mulai bersiap siap, seseorang mengetok pintu kamarku,
"Siapa?" tanyaku,
"Aku, Taejun," sahut Taejun,
"Masuklah," suruhku, Taejun membuka pintunya lalu masuk ke dalam,
"Ada apa Taejun?" tanyaku, sambil memasang pelembab ke wajahku,
"Jessica kau tak perlu pergi, jika tidak mau," saran Taejun, aku menatapnya tersenyum,
"Aku tidak keberatan, aku senang bisa membantu kak Taerang, lagi pula kan hanya menemaninya ke reuni," kataku, Taejun menunduk terlihat tak suka,
"Aku gak apa apa.. sungguh! gak perlu kawatir," kataku menggenggam tangannya,
"Baiklah," katanya terlihat sedih, lalu keluar dari kamar, tapi kenapa Taejun terlihat sedih? apa karna dia tidak di ajak ke reuni? ah.... sudahlah, aku lanjut bersiap siap, setelah selesai make up aku memilih dress berwarna biru dengan bahu terbuka tanpa lengan, aku mengenakan kalung dan gelang untuk melengkapi, lalu aku mengepang sedikit sisi kiri dan kanan rambutku lalu mengikatnya kebelakang, sisa rambutnya ku biarkan terurai, aku mengenakan high heel berwarna biru, lalu aku menngaitkan mantel dinginku yang berwarna hitam ke bahuku, setelah selesai bersiap siap aku keluar menemui kak Taerang yang sudah menungguku di ruang tamu, saat aku masuk ke ruang tamu semuanya menoleh padaku.. paman, Taejun dan juga kak Taerang, mereka melihatku terkagum kagum hingga membuatku malu,
"Jessica kau cantik sekali," puji kak Taerang,
__ADS_1