
"Kenapa?" pancingku lagi berharap.
"Tentu saja karna kamu adalah istriku," jawabnya, dan jawabannya membuatku cemberut, ku pikir dia akan bilang karna aku mencintaimu.. dasar! dia tetap tidak mau mengalah.
"Oh," sahutku betek lalu pergi mengambil baju ganti dan masuk ke kamar mandi, Taejun tertawa melihat reaksiku.
Ke'esokan harinya sesampainya di kampus, Ga In sudah menungguku di depan gedung kampus, Taejun mendesah kesal.
"Boleh bicara berdua saja denganmu sebentar?" pinta Ga In dengan mimik wajah serius, Taejun memutar bola matanya lalu masuk ke gedung kampus meninggalkan kami berdua untuk bicara, Ga In menarik lenganku lalu membawaku ke taman kampus,
"Kenapa tidak mengangkat telfon dan membalas smsku kemaren," tanya Ga In menuntut pertanya'an.
"Maaf aku sedang kalut kemaren," jawabku.
"Aku benar kan? kamu adalah wanita yang dulu pernah menyelamatkanku," tanya Ga In memastikan, tatapannya tajam,
"Iya, itu benar," kataku mengakui, expresinya langsung terlihat lega.
"Lalu kenapa kamu pura pura tidak tau, tau kah kau bagaimana frustasinya aku saking ingin menemukanmu," kata Ga In sedikit kecewa,
"Aku punya alasan untuk itu.. karna aku tidak bisa se'enaknya saja memperlihatkan kekuatanku pada orang lain.. tapi berhubung kau sudah tau semuanya, aku mohon jangan ceritakan hal ini pada orang lain, anggaplah kau tidak pernah tau apa apa, please... " jelasku memohon, Ga In menatapku berpikir sebentar.
"Baiklah, tapi kau harus janji, kamu tidak akan pernah menghindariku lagi, apapun yang terjadi," pinta Ga In, Taejun pasti tidak senang bila aku menyetujui perminta'an Ga In, tapi apa boleh buat, aku hanya harus tidak menghindarinya,
"Baiklah," kataku, mengangguk, Ga In tersenyum senang,
__ADS_1
"Janji ya," kata Ga In memegangi ke dua tanganku,
"Aku janji," kataku, aku ingin menarik kedua tanganku darinya tapi takut menyinggung perasa'annya, Ga In tersenyum lalu tiba-tiba dia memelukku, membuatku terkesiap,
"Ga In apa yang kau lakukan... disini kampus," keluhku, berusaha melepas pelukannya, tapi dia tak mau melepas pelukannya,
"Taukah kau betapa senangnya aku karna wanita yang selama ini aku cari cari itu ternyata adalah kau, dan bukannya wanita lain," ungkap Ga In terdengar bahagia,
"Ok.. tapi tolong jangan seperti ini nanti ada yang lihat," keluhku, bergerak gerak gelisah dalam pelukannya, akhirnya Ga In melepas pelukannya,
"Baiklah," katanya tersenyum sambil terus menatapku, membuatku tidak nyaman.
"Mmm sebaiknya kita cepat kekelas, nanti kita terlambat," kataku cepat cepat pergi, Ga In mengikutiku ke kelas dengan expresi riang,
Setelah jam pertama kuliah usai aku Taejun dan Ga In, pergi ke kantin untuk makan siang,
"Tentu saja," kataku tersenyum, Baek Hyun juga tersenyum lalu duduk di samping Ga In,
"Kenapa kemaren tidak masuk kuliah? kamu sakit ya?" tanya Baek Hyun padaku,
"Gak.. aku cuma ada keperluan kemarin," jawabku sambil memakan makananku, taejun dan Ga In terlihat tidak suka karna Baek Hyun sok dekat denganku,
"Kamu pasti sibuk sampai tidak menjawab telfon dan smsku," sindir Baek Hyun, ada raut kecewa di wajahnya,
"Maaf tentang itu, aku sudah lihat smsmu dan aku sudah ingin membalasnya tapi tiba-tiba ada sesuatu yang mendesak.. jadi aku lupa membalasnya, maaf," kataku meminta maaf,
__ADS_1
"Baiklah gak masalah," kata Baek Hyun tersenyum, lalu kembali memakan makanannya, kami berempat makan sambil mengobrol tentang pelajaran tadi di jam pertama, setelah selesai makan dan mengobrol kita kembali ke kelas, sesampainya di kelas saat duduk sambil menunggu dosen datang semua hp orang yang ada di kelas berbunyi termasuk hpku, aku mengecek hpku, ternyata ada kiriman berita baru di (News update) news update adalah halaman situs untuk mahasiswa dan mahasiswi kampus ini.. tempat untuk update berita-berita baru tentang kampus ini tentang segala hal, saat ku buka pemberitahuannya aku terkejut setengah mati, ternyata update beritanya adalah fotoku dan foto Ga In yang sedang berpelukan dan di keterangan fotonya tertulis, new couple, siapa yang sudah mengambil fotoku dan Ga In? pasti ada yang melihat dan memotret kami, aku tak percaya ini, kenapa aku merasa situasiku ini seperti de javu (situasi/keada'an yang seperti terulang kembali) menyebalkan! aku melirik Taejun takut takut yang duduk di sebelahku, dia menatapku marah dan kecewa, bagaimana aku akan menjelaskan semuanya pada Taejun..? dia pasti gak mau mengerti,
"Wuuuuuuuuu," sorak semua orang yang ada di kelas, sedangkan Ga In yang juga duduk di sebelahku tersenyum malu malu saat melirikku, lalu dosen datang, aku terus menunduk selama pelajaran berlangsung, kenapa hidupku tidak pernah tenang sih!.
Saat jam kuliah kedua akhirnya usai, Taejun langsung bangun dari duduknya lalu dia keluar dari kelas dengan expresi sangat marah, aku buru buru mengejarnya,
"Taejun tunggu," pintaku terus mengejarnya, tapi Taejun tak berhenti terus berjalan cepat keluar dari gedung kampus,
"Taejun!" teriakku, menyambar pergelangan tangannya, Taejun menghentikan langkahnya lalu menatapku marah, aku menatapnya dengan mata berkaca kaca karna tidak suka dengan tatapan marahnya,
"Dengarkan dulu penjelasanku," pintaku menggangam tangannya dengan expresi sedih, Taejun menyentak tanganku dengan kasar, aku tersentak kaget, karna baru kali ini Taejun bersikap kasar padaku, rasanya hatiku sakit sekali, air mata menggenangi mataku aku menahannya sebisa mungkin agar tidak menetes,
"Baiklah, kurasa kau perlu waktu," kataku parau, lalu pergi meninggalkannya, aku tidak pergi ke arah perhentian bus, aku pergi ke arah lain, mencari tempat sepi karna kawatir sebentar lagi tangisku pasti akan pecah dan benar saja.. aku tak bisa membendungnya lagi saat sampai di tempat sepi aku langsung menangis tersedu sedu karna sakit hati rasanya dadaku sesak sekali...
"Jessa," panggil seseorang tiba tiba muncul, ternyata Ga In, aku buru buru mengusap air mataku, dia menatap wajahku yang menangis,
"Kenapa kau menangis," tanya Ga In ikut sedih,
"Kenapa kau bisa tau aku di sini?" tanyaku mengalihkan pembicara'an,
"Aku mengikutimu tadi saat kamu keluar dari kelas," jawab Ga In merasa bersalah, dia pasti juga sudah melihat bahwa aku dan Taejun tadi bertengkar,
"Kenapa kau dan Taejun tadi bertengkar? apa karna fotoku dan fotomu yang di upload di news update itu? Taejun cemburu? apa kalian berdua pacaran?" tanya Ga In bertubi tubi, expresinya tampak sedih dan kecewa, aku harus jawab apa? jika aku bilang kita pacaran.. dan jika Taejun sampai tau aku bilang begitu padahal dia bahkan belum menyatakan cinta padaku pasti itu hanya akan membuatku malu saja.. apa lagi sekarang Taejun sedang marah padaku,
"Gak, kami gak pacaran," jawabku, Ga In tampak lega dan senang mendengar jawabanku,
__ADS_1
"Aku harus pulang," kataku,