Tak Terduga

Tak Terduga
merasa di permalukan


__ADS_3

"Aku mencurigai seseorang," kataku gemetar,


"Siapa?" tanya Taejun dan Bogum berbarengan,


"Ini belum pasti.. tapi kurasa Jihunlah orangnya," jawab ku memberitahu.


"Jihun??" kata Bogum bertanya tanya,


"Apa yang membuat mu mengira bahwa Jihun orang yang melakukan semua?" tanya Taejun penasaran.


"Karna Jihun pernah masuk ke kamarku," jawabku, takut takut melirik Bogum.


"Memangnya bagai mana dia bisa masuk ke kamar mu?" tanya Bogum menatapku tajam,


"Aku.. mengizinkannya masuk," jawabku, menunduk merasa bersalah.


"Jadi kau mengizinkan si brengsek Jihun itu masuk?" kata Bogum marah, ini kali pertamaku melihat Bogum semarah itu padaku, aku mengangkat wajahku menatapnya takut takut.


"Maaf kan aku Bogum.. itu tak seperti yang kau pikirkan, dan itu terjadi sebelum kita pacaran.., " kataku mencoba menjelaskan dengan suara tercekat.


"Padahal sekalipun kau tak pernah mengizinkanku masuk ke kamarmu.. tapi kau mengizinkan Jihun masuk ke kamar-mu?" kata Bogum terdengar kecewa.


"Kau tau sendiri Jihun orangnya seperti apa, aku sudah menceritakan semua tentang insiden itu padamu.. aku tak bermaksud mengizinkannya masuk.. dia orangnya suka memaksa, dia menerobos melewatiku begitu saja dan masuk ke kamarku tanpa bisa ku cegah, mungkin dia meletakkan kamera kecil itu saat aku meletakkan air mineral yang baru ku beli ke dalam kulkas, percayalah padaku aku langsung menyuruhnya keluar setelah dia selesai melihat melihat kamarku.." jelasku panjang lebar, aku menatap-nya sedih.


"Jessica kau menceritakan semua tentang insiden itu pada kami, tapi kenapa kau melewatkan cerita tentang Jihun pernah masuk ke kamar-mu?" tanya Taejun ikut-ikutan marah padaku,


"Karna menurutku itu tidak penting.. " jawabku cemberut, kenapa mereka berdua sangat marah padaku..,


"Apa benar hanya itu yang terjadi?" tanya Bogum, aku menatapnya nanar.


"Apa kau pikir terjadi sesuatu di antara kami?? kau tidak mempercayaiku?" tanyaku berkaca kaca, rasanya hatiku sakit memikirkan bahwa Bogum tidak mempercayaiku.

__ADS_1


"Aku sangat percaya pada-mu, tapi aku sama sekali tidak percaya pada Jihun," jawab Bogum kesal, kurasa memang sepantasnya dia akan berpikir seperti itu, tapi setidaknya dia bilang dia percaya padaku.


"Sebenarnya Jihun juga izin ingin menumpang kamar mandiku... " kataku memberitahu, tapi belum selesai aku bicara, Bogum langsung menyelaku.


"Jadi Jihun juga masuk ke kamar mandi-mu? bisa jadi Jihun juga memasang kamera di kamar mandimu," sela Bogum terlihat terkejut, Taejun juga terlihat terkejut.


"Tidak, tidak.. aku tak mengizinkan-nya memakai kamar mandiku, aku langsung menyuruhnya keluar," jelasku buru-buru, sebelum mereka salah pikir, Bogum langsung memelukku.


"Syukurlah.. maafkan aku karna bereaksi seperti ini, aku seperti ini karna aku sangat mengawatirkanmu," bisik Bogum meminta maaf, "Berjanjilah, kau akan menceritakan apapun itu, yang terjadi pada-mu padaku," pinta Bogum, aku mengangguk.


"Tapi jika ini memang perbuatan Jihun, ini tidak bisa di biarkan karna ini sudah keterlaluan, kita harus bicarakan ini pada mama, dan melaporkan Jihun, jika ini memang perbuatan-nya," kata Taejun geram.


"Yang tuan katakan itu benar, kita harus segera memenjarakannya," sahut pak supir yang sedari tadi diam saja, sambil mempercepat laju mobilnya.


"Rasanya aku ingin menghajar si keparat Jihun itu," geram Bogum, aku menggenggam tangannya, menenangkannya.


Sesampainya di kafe, tante Yura sudah menunggu kami di depan kafe, aku buru-buru lari dan menghambur ke pelukan tante sambil menangis, tante memelukku erat dan mengelus rambutku,


"Jangan sedih sayang, kita akan beri pelajaran pada orang yang sudah melakukan ini padamu, tante merasa menyesal karna kamu harus mengalami hal ini, saat dalam pengawasan tante," kata tante berusaha menenangkanku, tapi tante sendiri tak mampu menyembunyikan kesedihannya dalam suaranya,


"Kita harus melaporkan ini ke kantor polisi," kata tante tegas, setelah mendengar semuanya, "Lalu yang meng upload videonya siapa? apa ada pelaku lain selain Jihun," tanya tante pada taejun dan Bogum.


"Kurasa Jihun juga yang meng upload videonya, karna yang ku lihat akun yang meng upload video itu akun baru, dan terdaftar di chat group sekolah 2 hari yang lalu, di akun itu juga tidak ada keterangan yang jelas tentang profilnya, kemungkinan dia minta bantuan peretas makan-nya bisa masuk ke group chat sekolah tanpa sepengetahuan admin group, karna seharusnya jika ada anggota baru yang masuk perlu persetujuan admin group," jawab Taejun menjelaskan, tante Yura mengangguk anggukkan kepala, sambil berpikir.


"Taejun kirim semua bukti tentang akun palsu itu dan alamat IDnya juga, aku dan Jessica akan ke kantor polisi untuk melaporkan masalah ini, ku harap ada sidik jari di kamera itu," kata tante pada Taejun terlihat serius, "Kau dan Bogum kembalilah kesekolah, aku akan mengurus semunya," lanjut tante, Taejun dan Bogum mengangguk.


"Jessica jangan kawatir, Jihun pasti akan di penjara," kata Bogum padaku yang sedari tadi menggenggam tanganku erat, lalu mereka berdua kembali ke sekolah, sedangkan aku dan tante pergi ke kantor polisi.


******


Setelah aku dan tante selesai melapor ke kantor polisi, tante mengantarku pulang ke rumah, Bogum dan taejun sudah memintakan izin untukku karna absen di jam ke 2, tante menyuruhku tetap tinggal di rumah saja dan tidak keluar rumah dulu untuk keselamatan ku, setelah mengantarku ke rumah, tante kembali ke kafe, aku mengunci diri di kamar, aku tak pernah berurusan dengan kantor polisi sebelum-nya.. tadi di sana aku benar-benar merasa ketakutan, semoga saja polisi menemukan alamat id orang yang mengapload video itu, untunglah besok akhir pekan, setidak-nya masih ada jeda untuk aku kembali masuk sekolah, aku benar-benar merasa di permalukan di seluruh sekolah, tapi aku bukan wanita murahan yang membuat sendiri video bikini-ku lalu meng uploadnya di chat sekolah, di sini aku di jebak dan di permainkan, aku tidak bersalah, lalu mengapa aku harus bersembunyi? tapi tetap saja itu membuatku malu, semua anak-anak di sekolah pasti sudah melihat video-ku yang hanya memakai bikini itu, apa yang ada di pikiran semua anak-anak setelah melihat videoku itu.. memikirkannya saja sudah membuatku merinding, seseorang mengetok pintu.

__ADS_1


"Ajummah, apakah itu kamu?" tanyaku,


"Iya nona, sebaiknya nona makan siang dulu aku sudah siapkan, kata nona Yura anda belum makan siang," kata ajummah.


"Baiklah ajummah," sahutku, mengusap sisa air mataku, lalu keluar untuk makan siang, setelah makan siang aku pergi ke ruang tamu menunggu Taejun datang dari sekolah, aku sangat senang saat Taejun datang, karna Bogum juga ikut datang bersamanya.


"Jessica," sapa Bogum tersenyum bahagia saat melihatku.


"Bogum! kau datang," seruku tak percaya, aku langsung menghambur ke pelukannya merasa sangat bahagia.


#mohon dukungan nya 🤗#


jessica



taejun



bogum



taerang



jihun


__ADS_1


lee tae jin



__ADS_2