Tak Terduga

Tak Terduga
video bikini ku tersebar


__ADS_3

Bogum membuka hpnya, aku ikut melihat ternyata ada postingan video baru di chat group sekolah, Bogum memutar videonya, dan di dalam video memperlihatkan sebuah kamar, ruangan yang sudah tidak asing bagiku, aku mengerutkan dahi heran, bukankah itu adalah tempat tinggalku sebelumnya di Korea, yaitu kamar yang berdempetan dengan kafe tante Yura, lalu setelah beberapa detik muncul seorang wanita yang keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan pakaian dalam/ bikini, dan wanita itu tak lain adalah aku, aku terkejut bukan main, rasanya kepalaku seperti tersambar petir di siang bolong, di video itu setelah keluar dari kamar mandi, aku ke arah lemari mengambil baju ganti sehabis mandi, aku ingat kejadian itu saat baju gantiku jatuh di kamar mandi, karna bajunya basah aku mengambil baju ganti yang baru untuk ku pakai, karna selama ini aku tak pernah ganti baju di kamar, aku selalu ganti baju di dalam kamar mandi, lalu aku mengenakan baju ganti itu, setelah itu aku pergi ke meja untuk menyisir rambutku, dan videonya pun berhenti, lalu secara otomatis mengulang lagi ke awal video, aku langsung mengambil hp bogum lalu mematikan nya, ku lihat Bogum sama shok nya seperti aku, aku menunduk tak mampu menahan air mataku yang terlanjur mengalir, video itu cuma 1 menit beberapa detik, tapi video itu akan membuat ku malu seumur hidup ku.. tapi siapa yang melakukan nya? mengapa ada CCTV di kamar itu? Bogum merangkul ku mengatakan sesuatu untuk menenangkan ku yang sedang terguncang, tapi aku tak bisa fokus dengan apapun yang di katakan nya, apa apa'an ini? siapa yang sudah tega melakukan ini pada ku? aku tak pernah melihat CCTV di kamar itu, apa itu semacam kamera tersembunyi? apa tante yura memasang CCTV di kamar itu? tp gak mungkin tante yang nyebarin video itu di group chat sekolah, itu tak mungkin, berfikiran seperti ini saja sudah membuatku malu pada diri sendiri, apa mungkin Taejun? gak, aku gak percaya Taejun mampu melakukan itu padaku, lagi pula video itu terjadi sebelum aku mengenal Taejun, apa mungkin salah satu pekerja di kafe itu..? itu juga gak mungkin, karna yang memegang kuncinya hanya aku, aku tak pernah menitip kan nya pada siapapun, aku harus pulang, rasanya aku tak sanggup mengangkat wajahku di sekolah ini saking malunya, aku ingin menemui tante Yura,


"Wah... Jessica, bukankah di video ini adalah kau," tanya salah seorang siswi tertawa mengejek,


"Lihat lah badanya sangat lansing tapi bagai mana bisa pantat dan payudaranya bisa montok begitu.. wah wah wah dia benar benar sexi," komentar salah seorang siswa, hingga membuatku tambah malu, rasanya harga diriku sudah di injak injak, Bogum menggebrak meja,


"Bisa gak tutup mulutmu itu, atau aku hajar mulut busukmu itu," teriak Bogum memaki siswa itu, siswa itu mendengus,

__ADS_1


"Gak usah sok melindungi deh kamu, palingan kamu sudah melakukan sex dengannya, jangan jangan malah kamu yang nyebarin video ini," kata siswa itu tanpa perasa'an, Bogum terlihat sangat marah, dia hendak menghampiri siswa itu, tapi aku menahannya mencengkram lengannya erat erat, Bogum menatapku sedih,


"No, please," pintaku sedih dan tertekan, aku langsung lari keluar dari kelas, aku tak sanggup lagi menatap mata sedih Bogum, Bogum mengejar ku, tapi aku tak menghentikan lariku hingga aku sampai di kamar mandi wanita, aku masuk ke toilet lalu menutup pintunya, aku menangis sejadi jadinya di dalam sana, aku tak mampu lagi menahannya, bagai mana ini? jelas jelas seingatku tante gak memasang kamera CCTV di kamar itu, aku pernah ke ruangan tante di kafe waktu itu, aku melihat pengawas CCTV di kafe dari ruangan itu, dan di kamar yg ku tempati gak ada CCTV, lalu bagaimana ada CCTV di kamar ku?.


"Jessica! Jessica!" ku dengar Bogum memanggilku dari luar kamar mandi.


"Jessica apa kau di dalam? keluarlah," pinta seseorang, dan aku tau suara siapa itu, itu suara Taejun, Taejun juga pasti sudah melihat videonya, sungguh memalukan! rasanya aku tak akan sanggup menatap mereka berdua, harus ku taruh di mana muka ku ini.

__ADS_1


"Bogum.. aku mau pulang," pintaku tersedu sedu.


"Baiklah, ayo pulang, aku dan Taejun akan mengantarmu, Taejun sudah menelfon supirnya agar kau bisa pulang," kata Bogum "Jadi keluarlah," bujuk Bogum, aku membuka pintu toiletnya, beberapa siswi yang berada di kamar mandi itu menatapku dengan berbagai expresi, aku buru buru keluar dari kamar mandi, Bogum dan taejun menatapku cemas, tak mampu berkata kata, aku menenduk sedih dan benar benar merasa malu, mereka mengerti perasaanku, tak mengajukan satu pertanyaan pun padaku, mereka langsung membawaku ke tempat parkir sekolah, di tempat parkir supir Taejun sudah menunggu kami di dalam mobil, kami buru buru masuk ke dalam mobil, pak supir pun mengendarai mobil nya keluar dari sekolah, aku menangis sepanjang perjalanan, Bogum merangkulku duduk di sisi kiriku, sedangkan taejun duduk di sisi kananku, sejak kapan mereka akur? ku lihat selama ini mereka tak pernah saling bicara.


"Tenanglah Jessica kami semua akan membantumu, aku sudah menyuruh anggota ketua group chat untuk melacak siapa sebenarnya yang menyebar video mu itu, dan aku sudah menyuruhnya untuk menghapus video itu agar tidak menyebar ke mana mana," kata Bogum berusaha menenangkanku, tapi itu akan menjadi percuma bila ada yang sudah mendownload nya.. aku benar benar merasa cemas.


"Iya Jessica, aku juga sudah menelfon mama, dan memberitahu semuanya, mama sudah memeriksa kamar nya, dan ternyata memang ada perekam kecil yang mama temukan di bawah jam dinding," kata Taejun memberi tahu.. tapi siapa yang meletakkan perekam kecil di kamarku? selama ini tak seorangpun pernah masuk ke kamarku... tunggu, ya aku ingat, Jihun pernah masuk ke kamarku waktu itu.. dia pasti meletakkan perekam kecil itu saat aku menaruh air itu ke dalam kulkas, dan saat itu dia juga izin ingin menumpang kamar mandi ku.. oh tuhan.. untunglah aku tak mengizinkan nya masuk ke kamar mandi, jika tidak aku yakin dia pasti juga aka menaruh perekam kecil itu di kamar mandi, entah hal buruk apa yang akan menimpaku jika hal itu sampai terjadi, tapi prasangka ku ini belum pasti, aku harus memastikannya.

__ADS_1


"Aku mencurigai seseorang," kata ku gemetar.


"Siapa?" tanya Taejun dan Bogum berbarengan.


__ADS_2