Tak Terduga

Tak Terduga
teman lama


__ADS_3

Dosen datang, dan mulai menunjuk kelompok pertama yang akan melakukan presentasi, dosen memilih satu dari 3 orang di kelompok pertama untuk melakukan presentasi, perwakilan kelompok pertama maju untuk melakukan presentasi, mungkin karna seorang junior dia nampak begitu gugup saat maju begitu juga saat presentasi.. tapi materi presentasinya lumayan bagus, setelah selesai presentasi, dosen mempersilahkannya duduk lalu menuliskan nilai untuk hasil presentasi dari hasil kerja kelompoknya, setelah itu dosen menunjuk kelompok Taejun tapi sayangnya dosen tidak menunjuk Taejun untuk melakukan presentasinya padahal aku ingin melihat Taejun presentasi, materi presentasi kelompok Taejun juga sangat bagus, lalu beberapa kelompok lainnya juga begitu pula dengan kelompok Ga In, tapi sayangnya di kelompok Ga In juga bukan Ga In yang di pilih melakukan presentasi, dan akhirnya giliran kelompokku, dosen menunjukku untuk melakukan presentasi, agak mengejutkanku.. tapi aku pasti bisa! aku sudah banyak berlatih untuk ini, aku maju ke depan dengan percaya diri, aku melakukan presentasinya dengan lancar sesuai dengan latihanku, aku bernafas lega setelah presentasiku selesai dan dosen mempersilahkanku duduk, kak Woo Bin dan Baek Hyun mengankat tangan mereka untuk tos denganku, aku pun tos dengan mereka sambil tersenyum,


"Kerja bagus," puji kak Woo Bin tersenyum,


"Terima kasih," kataku tersenyum, kembali duduk,


"Aku beruntung satu kelompok dengan kalian berdua," kata Baek Hyun tersenyum,


"Ya, tentu kau harus merasa begitu," kataku mengacak rambutnya gemas, kami semua tersenyum senang, setelah itu beberapa kelompok lagi maju bergantian, setelah presentasi kelompok semua selesai, dosen menyudahi kelas, akhirnya selesai juga...


"Bagai mana kalo setelah ini kita jalan keluar sambil makan," ajak kak Woo Bin padaku dan juga Baek Hyun,


"Kedengarannya menyenangkan, aku setuju," kata Baek Hyun terlihat gembira,


"Bagaimana denganmu?" tanya kak Woo Bin, mereka berdua terlihat menunggu jawabanku, Taejun pasti tak akan suka dengan rencana ini,


"Sepertinya aku harus tanya Taejun dulu," kataku, aku melirik ke sekitar ruangan mencari Taejun, aku tersenyum saat menemukannya, dia sedang bersama kelompoknya sambil menatapku.. apa sudah dari tadi dia menatapku seperti itu? dia langsung menghampiriku saat matanya bertemu pandang denganku, dia langsung menggandeng tanganku sesampainya di tempatku,


"Taejun aku ingin jalan dan makan bareng dengan mereka, apa boleh?" tanyaku berharap,


"Gimana ya, padahal aku ingin mengajakmu jalan sore ini," kata Taejun pura-pura sedih, aku menatapnya tak percaya, dia pasti pura-pura ingin mengajakku keluar karna dia tidak mau aku jalan bareng dengan mereka, karna dia tidak bilang apa apa tuh tentang mengajakku jalan dari tadi,


"Oh, kalo begitu tidak apa-apa Jessa, kau jalan dengan Taejun saja" kata kak Woo Bin cepat-cepat merasa tidak enak, Baek Hyun cemberut,


"Baiklah, kalo gitu aku dan Jessa pergi dulu ya," kata Taejun menyeringai, kak Woo Bin dan Baek Hyun mengangguk,


"Dah.. kak Woo Bin, Baek Hyun," kataku melambai pada mereka, mereka tersenyum padaku,


"Kita akan jalan-jalan kemana?" singgungku saat di perhentian bus, Taejun melirikku mengangkat kedua alisnya sok polos, sudah ku duga ini cuma alasannya agar aku tidak ikut jalan bareng mereka, aku menatapnya kesal menyipitkan mata,


"Baiklah baiklah, kamu mau jalan kemana?" tanya Taejun tersenyum melihat reaksiku, aku berpikir sebentar, kemana ya enaknya?,


"Gimana kalo kita ke rumah makan Indonesia? aku rindu masakan Indonesia.. dan aku lihat di internet ada rumah makan Indonesia yang terkenal banget, nama rumah makannya bali bistro dan lokasi juga dekat dari sini.. kalo gak salah di daerah sinchon, kesana ya," pintaku, mengedip ngedipkan mata, merayunya, Taejun tersenyum mencubiti pipiku gemas,


"Baiklah, ayo kita kesana," kata Taejun menyetujui, aku memeluknya girang, Taejun mencium dahiku juga terlihat senang,


***********

__ADS_1


Sesampainya di rumah makan Indonesia, kami langsung mencari kursi kosong, ternyata ramai sekali.. setelah mendapat tempat duduk aku dan Taejun langsung memesan, aku memesan nasi goreng, bakso, kepiting tomat dan juga rendang untuk kita berdua, saat pesananku datang aku dan Taejun langsung menyantap makanannya, wah... enak sekali.. persis seperti yang ku bayangkan, sudah lumayan lama aku tidak makan makanan Indonesia, dan Taejun juga tampak menikmati makanannya,


"Bagaimana makanannya? apakah cocok untukmu?" tanyaku pada Taejun,


"Ya, ini sangat enak," jawab Taejun sambil terus makan makanannya,


"Jessica," sapa seseorang, tiba-tiba menyentuh pundakku dari belakang, aku menoleh ke belakang, penasaran dengan orang yang memanggil namaku yang dulu, aku menatap orang itu, mencoba mengingat.. ya'ampun.. bukankah dia andre,


"Andre?" kataku kaget dan senang, aku tak percaya bisa bertemu andre disini, wah.... ternyata sesenang ini rasanya bertemu teman dari sesama negara asal,


"Ternyata benar kau, wah... kau tambah cantik saja," puji andre, aku tersenyum, "Sebenarnya tadi aku ragu-ragu saat hendak menghampirimu, karna takut aku salah orang," kata andre tersenyum manis, aku tertawa renyah,


"Kenapa kau bisa ada disini? apa yang kau lakukan di Korea?" tanyaku penasaran,


"Aku ikut program pertukaran mahasiswa antar Korea - Indonesia," jawab Andre,


"Ehem," singgung Taejun tiba-tiba, aku meliriknya, saking senangnya aku sampai lupa padanya, dia menatap kami betek,


"Oh, mm Andre perkenalkan dia Taejun, Taejun ini temanku Andre," kataku, Andre mengulurkan tangan pada Taejun,


"Aku Taejun, pasangan Jessa," kata Taejun mempertegas, tapi syukurlah Taejun tidak bilang, aku suami Jessa, bisa-bisa Andre kaget jika tau aku menikah di usia sangat muda,


"Jadi kamu sudah punya pacar?" tanya Andre terlihat sedikit kecewa,


"Ya.. kurang lebih seperti itu," kataku, "Duduklah, aku kangen ngobrol denganmu," ajakku,


"Tunggu sebentar, aku beritahu teman-temanku dulu," kata andre, lalu berjalan ke arah meja yang di isi 5 orang pria, 3 orang terlihat orang korea, 1 orang terlihat seperti orang eropa dan 1 orang lagi terlihat seperti orang Indonesia, lalu Andre bicara dengan mereka sebentar, sebelum akhirnya kembali ke mejaku,


"Apa kau sudah lama berada di Korea?" tanya Andre ingin tau,


"Ya, sejak aku pindah dari SMA di sekolah kita waktu itu," jawabku,


"Pantas saja, kau menghilang tanpa jejak bahkan nomer telfonmu gak bisa di hubungi," keluh Andre,


"Ya, karna saat pindah aku langsung ganti nomer telfon," kataku,


"Kamu di sini kuliah apa kerja?" tanya Andre,

__ADS_1


"Aku kuliah, di Universitas Nasional Seoul.. kamu sendiri ikut pertukaran mahasiswa di kampus mana?" tanyaku,


"Di Universitas Hanyang," jawab Andre, Taejun mengetuk ngetukkan jarinya ke meja, mungkin dia kesal karna merasa di kacangin, dan mungkin dia juga kesal karna tak mengerti apa yang sedang kami obrolkan.. karna sebagian besar kita ngobrol pakek bhs Indonesia,


"Sudah berapa lama kamu di Korea?" tanyaku pada Andre, mengabaikan Taejun,


"Belum lama, baru 2 mingguan lebih," jawab Andre,


"Apa kau punya pacar?" tanyaku tersenyum,


"Yeah, tapi pacarku ada di Indonesia," jawab Andre enggan,


"Oh.. jadi hubungan jarak jauh," sahutku, lalu teman-teman Andre manggil-manggil Andre, kelihatannya mereka udah mau pulang,


"Ok ok, tunggu sebentar," kata Andre sambil memberi isyarat pada teman-temannya,


"Boleh aku minta nomermu, pasti asik jika kita bisa ketemu lagi," pinta Andre,


jessa



taejun



andre



Ga in



baek hyun


__ADS_1


__ADS_2