
"Tapi kenapa bra dan CDmu tidak kau buka, sini biar aku bantu bukakan," kata Taejun membalikkan badanku, aku menganga menatapnya tak percaya,
"Tidak mau," tolakku menyilangkan kedua lenganku di dada, sembari mundur menjauhinya, Taejun malah tersenyum menghampiriku, expresinya tampak nakal,
"Sudah ku bilang tidak mau, jangan macam macam ya... " kataku mengingatkan, aku buru buru lari menjauh, saat berusaha membuka pintu kamar mandi, aku teriak sambil tertawa karna Taejun berhasil menangkapku, kami sama-sama tertawa karna situasi kami yang begitu konyol ini, akhirnya aku menyerah dan memperbolehkan Taejun membuka bra dan CDku, dan pada akhirnya Taejun melihatku untuk pertama kali dalam keada'an benar-benar telanjang bulat, Taejun tampak gugup, lalu menatapku tersenyum, aku membalas senyumnya, tau tau Taejun malah memelukku, rasanya agak gimana... gitu, bila pelukan dalam keada'an sama-sama telanjang, tapi karna kami saling mencintai semuanya terasa indah indah saja, setelah itu kami mandi bareng dalam satu bath tap (bak mandi) saling memakaikan sabun dan sampo sambil bercanda dan tertawa, Taejun bahkan membantuku menyikat gigi, setelah itu kami membilas diri di bawah kucuran shower, Taejun menarik pinggangku membawaku lebih dekat dengannya lalu kedua tangannya merengkuh wajahku mengecup bibirku melumatnya lembut di bawah pancuran air, sambil menciumku Taejun mendorongku pelan hingga membuat punggungku merapat ke dinding, aku balas ******* bibirnya seirama, dan aku ingat aku harus kuliah hari ini, kalo menuruti saja semua kemauan Taejun sampai sorepun kita gak bakalan selesai mandinya...
"Mmm Taejun," kataku mendorong dadanya, "Kita harus kuliah nanti kita terlambat," kataku mengingatkan, Taejun mengembuskan nafas malas.
"Baiklah," kata Taejun betek, aku menahan senyum melihat reaksinya, lalu kami mengenakan handuk, Taejun membantu mengeringkan rambutku,
"Aku sangat mencintaimu," kata Taejun saat membantuku mengeringkan rambut, "Kebahagia'an ini bagaikan mimpi bagiku, aku sangat beruntung bisa mengenalmu, dan bisa memilikimu, aku tidak menyangka sampai saat ini bahwa kau benar-benar milikku," ungkap Taejun menatapku penuh cinta,
"Aku juga mencintaimu, aku milikmu," kataku tersenyum, Taejun ikut tersenyum bahagia lalu memelukku erat, setelah ganti baju dan sarapan kita langsung berangkat kuliah, Taejun menggandeng tanganku, aku tidak menolaknya, karna aku dan Taejun sudah sepakat bahwa kami akan mengatakan pada anak anak bahwa kami pacaran.. dengan begitu mereka gak akan curiga dengan status kami yang sesungguhnya,
Sesampainya di kampus, saat masuk ke dalam kelas beberapa anak berdeham saat melihat kami masuk ke kelas sambil bergandengan tangan, bahkan ada yang bersiul juga, dan saat mataku bertemu pandang dengan Ga In aku benar-benar merasa tidak enak padanya, karna aku sudah sangat menyakiti perasa'annya, tatapannya terlihat amat kecewa, lalu Taejun menarikku duduk dengannya, aku bahkan merasa tak punya hak untuk menyapa Ga In,
"Kalian jadian ya?" tanya Rin Ah tiba-tiba pindah tempat duduk, duduk di dekatku, aku tersenyum mengangguk, Taejun yang juga duduk di sebelahku tersenyum manis,
"waaaah selamat ya," seru Rin Ah memberi selamat,
"Terima kasih Rin Ah," kataku, lalu aku melirik Soo Hyeon yang baru masuk ke dalam kelas, Soo Hyeon berjalan ke arah kami lalu dia duduk di sebelah Taejun,
"Taejun, kamu akhir pekan ini punya acara gak? kalo gak punya acara ayo jalan denganku," ajak Soo Hyeon pada Taejun, tersenyum sok manis,
"Maaf Soo Hyeon aku sudah punya pacar jadi aku akan menghabiskan akhir pekanku dengan pacarku," tolak Taejun memberi tahu,
"Apa? kamu udah punya pacar?" kata Soo Hyeon tak suka, lalu dia melirikku aku tersenyum padanya, "Jangan bilang kau jadian sama Jessa," tebak Soo Hyeon,
"Tebakanmu benar," kata Taejun tersenyum, Soo Hyeon mendengus kesal, lalu dia berdiri dan pindah tempat duduk, beberapa anak menertawainya, lalu hpku bergetar aku mengeceknya ternyata dari group chat kerja kelompokku,
(woo bin)
kalian tidak lupa kan?
hari ini diskusi ke 2, kelompok
kita jadi jangan lupa bawa
tugas kalian yang sudah
ku bagikan agar bisa kita
diskusikan bersama, tempat
dan waktunya sama seperti
kemaren
Oh iya, aku lupa merangkum tugasku, aku harus merangkumnya saat jam istirahat nanti,
(baek hyun)
ok ketua ☺
Dosen datang, aku melihat kesekeliling kelas tapi gak ada baek hyun di kelas, kemana dia? apa dia gak masuk kelas hari ini? tapi dia malah membalas di group chat, dasar...
(anda)
ok ☺
Tulisku buru2 membalas lalu meletakkan hp ku,
*********
Aku membeli roti dan minuman di kantin untuk ku bawa ke perpustaka'an,
"Kenapa hanya makan roti saja?" tanya Taejun,
"Karna aku akan memakan nya di perpus, aku lupa merangkum tugasku jadi aku harus merangkumnya sekarang, karna nanti sore aku harus mengumpulkan tugasku untuk di diskusikan bersama kerja kelompokku," jawabku menjelaskan,
"Kamu akan kerja kelompok di mana?" tanya Taejun,
"Di tempat yang sama seperti kemaren," jawabku, "Aku ke perpus dulu," kataku hendak pergi,
"Aku akan menemanimu di perpus," kata Taejun
"Gak perlu Taejun, pasti akan membosankan untukmu, karna kita gak bisa ngobrol juga disana, jangan makan roti sepertiku, makanlah makanan yang enak, dan makan dengan enak di kantin, ok, dah..." kataku buru-buru pergi ke perpus,
Sesampainya di perpus aku langsung cari tempat duduk, dan tak sengaja melihat Ga In, ternyata dia juga di perpus, aku buru-buru berbalik mencari tempat lain saat Ga In melihatku, duh.... kenapa harus ketemu Ga In di perpus sih, aku duduk lalu membuka laptopku mulai merangkum tugasku sambil memakan rotiku, lalu aku ingat tadi Baek Hyun gak ikut kelas, jangan-jangan nanti dia juga gak datang ke pertemuan kelompok, aku sms aja dia untuk memastikan,
__ADS_1
(anda)
kenapa tadi gak ikut kelas?
kamu beneran mau datang
kan? ke kerja kelompok kita?
(baek hyun)
aku gak ikut kelas tadi
soalnya ada perlu mendesak
tentu saja aku akan datang
tumben sms duluan? biasanya
aku nge chat aja gak di bales
kenapa? kangen ya? tenang..
aku akan ikut kelas kok di jam
ke 2 ☺😘
Ih apa'an sih Baek Hyun, selalu saja bercanda padahal aku kan cuma mau memastikan dia datang apa gak di pertemuan kerja kelompok, karna kalo cuma kerja kelompok berdua saja dengan kak Woo Bin, pasti akan membuatku agak tidak nyaman,
(anda)
ih jangan GR dech
aku tuh cuma mau
masti'in kamu mau
datang apa gak..
(baek hyun)
iya aku datang kok 🤗
apa lagi kalo kamu yang
Lalu sms baru masuk, ternyata Ga In,
(Ga in)
kenapa menghindariku?
apa karna udah punya
pacar jadi kamu tidak mau
berteman lagi denganku?
padahal kamu sudah janji
tidak akan menghindariku
(anda)
bukan seperti itu Ga in...
aku hanya tidak ingin
membuatmu merasa
tidak nyaman...
(Ga in)
aku malah merasa kecewa
jika kamu menghindariku
seperti ini.. lebih baik
menjadi teman dari pada
__ADS_1
tidak menjadi apa apa
(anda)
apa menurut mu masuk
akal jika kita tetap berteman
sedangkan aku tau kalo
kamu mencintai ku..
itu hanya akan menyakiti
perasa'an mu
(Ga in)
kau tidak perlu mengawa
tirkan perasa'anku, aku akan
mengurusnya sendiri, selagi
kamu masih mau jadi teman
ku, itu tak menjadi masalah
jadi tolong jangan jauhi aku
karna itu jauh lebih menyakitkan
Kata kata Ga In sungguh terlihat jelas bahwa dia sangat kecewa padaku.. aku berpikir sebentar, Taejun jelas tidak akan suka dengan ini, tapi aku akan membuatnya mengerti,
(anda)
baiklah, aku gak akan
menjauhi mu kita bisa
berteman
(Ga in)
jadi gak masalah dong
kalo aku sekarang mau
menghampirimu, dan
duduk dengan mu, kita
kan berteman
Dan pada akhirnya itu hanya akan membuatku serba salah, aku menghembuskan nafas lelah,
(anda)
baiklah, tapi jangan
menggangguku karna
aku sedang merangkum
tugasku
(Ga in)
baiklah, aku tidak akan
mengganggu mu, aku akan
fokus membaca bukuku
sendiri
Lalu beberapa detik kemudian Ga In sudah ada di depanku, kemudian dia duduk di sampingku, aku tersenyum padanya dia juga tersenyum padaku, lalu aku kembali fokus pada laptopku, aku merasa Ga In curi curi pandang padaku, sambil membaca bukunya, tapi aku pura pura tidak menyadarinya dan terus fokus pada tugasku, mengabaikannya,
Beberapa menit kemuadian akhirnya rangkumanku sudah selesai, aku menutup laptopku,
__ADS_1
"Rangkumanku sudah selesai, aku pergi dulu ya," kataku pada Ga In, cepat cepat berdiri,
"Aku juga sudah selesai, ayo kita ke kelas," kata Ga in ikut berdiri,