
Happy reading guys 😁
***
Mira awalnya tak sadar dan tiba-tiba ia tersadar akan suara siapa yang memanggilnya sayang itu.
Mira pun membeku dan terdiam setelah mendengar pria itu memanggilnya.
Sedangkan Anza, Anza mulai kesal dengan pria yang memanggil istrinya dengan panggilan sayang.
"Sayang, kenapa kamu sama dia, kenapa kamu nggak nunggu aku, aku kan cinta kamu" ucap pria itu.
"A, Arza" ucap Mira gugup setelah ia terdiam.
"Iya sayang, kenapa?, kamu pasti ingat dong sama aku" ucap Arza.
Anza semakin geram kala mendengar Mira memanggil pria itu.
Arza adalah sosok yang selalu sayang dengan Mira.
Awalnya Mira hanya mengira bahwa Arza menyayanginya sebagai teman atau sebagai sahabat, tapi ternyata ia salah.
Arza sudah kelewat menyayanginya, Arza ternyata sudah sangat mencintai Mira dan Arza sudah beberapa kali menembak Mira, tapi Mira slalu menolak, karena ia tak mau berpacaran.
Mira adalah sosok perempuan yang sangat di idam-idamkan oleh para lelaki di sekolahnya.
Mira yang cantik, baik, ceria, tapi menjadi pendiam.
__ADS_1
Semua itu tetap di sukai para lelaki, karena, meski Mira menjadi pendiam, Mira tetap baik dan terlalu baik.
Tanpa di sadari, sabuk pengaman yang Mira pakai sudah lepas dan Mira sudah di tarik keluar dari mobil.
Anza yang melihat itupun menarik kembali Mira.
Sembari menahan Mira, Anza juga sembari membuka sabuk pengamannya.
Anza pun melepaskan tangan Mira dan Mira di tarik keluar.
Mira hanya mengikuti.
Anza sengaja melepaskan pegangan tangannya agar ia bisa langsung turun dari mobil.
Anza pun turun dari mobil dan langsung menarik kerah baju Arza.
Arza termasuk 5 orang terkaya sedunia dan juga mempunyai kekuasaan yang sama besarnya dengan Anza, tapi ia berbeda bidang yang ia pilih.
"Gua sangat tau, maka dari itu gua mau ngerebut Mira dari lho" ucap Arza.
"Kalo lho udah tau Mira itu istri gua, kenapa lho malah dengan seenak hati mau ngerebut Mira dari gua" ucap Anza terpancing emosi.
"Yaa, karena, gua udah cinta sama dia dari lama, lagi pula lho pasti gak tau, Mira itu banyak yang ngincar dan banyak banget yang suka sama dia, jadi lho harus hati-hati" ucap Arza santai.
Anza pun langsung mengangkat Mira dan menaruhnya di kursi mobil lagi.
Anza yang emosi pun menghampiri Arza dan mereka mulai bertengkar satu sam lain.
__ADS_1
Mira tersadar dari lamunannya, Mira pun menghampiri Anza dan Arza.
Mira mulai melerai mereka, tapi Mira memilih jalan yang salah.
Mira pun terlempar, tapi mira sangat melindungi perutnya, sehingga perutnya tak terbentur.
Mira yang terlempar malah kepalanya mengenai trotoar, ia berangsur menutup matanya dan tak sadarkan diri.
Anza dan Arza pun langsung mengalihkan perhatian mereka.
Mereka berdua pun langsung melihat Mira dan berlari ke arah Mira.
"Sayang" ucap Anza dan Arza berbarengan ketika berada di samping Mira.
Mereka pun saling tatap karena kesal mendengar panggilan sayang dari mulut mereka.
Tak mau membuang waktu lagi, Anza pun langsung mengangkat Mira dan menaruhnya di kursi penumpang yang ada di belakang.
Mira di baringkan dan Anza langsung masuk ke dalam kursi kemudi.
Arza pun tertinggal dan langsung berangkat menuju rumah sakit mengikuti mobil Anza yang berlalu sangat kencang.
Arza pun mengencangkan laju mobilnya, agar ia tak tertinggal.
***
BERSAMBUNG....
__ADS_1