
dikamar
"aduh mas kamu kemana sih? ngapain aja coba disana sampai-sampai nggak sempet kasih kabar.akukan jadi khawatir"Naura yang merasa kesel dengan sang suami yang tak kunjung pulang dan tak memberi kabar selalu ngedumel sambil memanyunkan bibirnya didalam kamarnya.setelah cape marah-marah gak jelas akhirnya Naura tertidur hingga sore hari.
"Astaga! hahh ya ampun aku ketiduran"Naura melihat kearah jam dinding yang menunjukkan pukul setengah enam sore,mata Naura seketika membulat sempurna.bisa-bisanya dia tertidur selama itu.Naura pun langsung bergegas untuk mandi.tanpa dia sadari koper Rio sudah ada disamping ranjangnya.Rio sudah kembali dari luar negeri, saat dia masuk kedalam kamarnya Rio melihat Naura yang sedang tidur dan diapun tidak berani membangunkannya karena Naura tidurnya sangat nyenyak.akhirnya Rio pun memilih untuk turun kebawah dan menemui Akira untuk melepas rindu terhadap putri tercintanya.
setelah selesai mandi Naura keluar dari kamar mandi masih menggunakan handuk yang melilit tubuhnya karena lupa tidak membawa pakaian gantinya saking buru-burunya tadi.tanpa dia sadari Rio yang sedang bersandar di kepala ranjang sedang memperhatikannya.darahnya begitu berdesir saat melihat tubuh Naura yang hanya terlilit handuk kecil serta rambut basah Naura yang tergerai.Rio pun menyunggingkan senyum nakalnya lalu menghampiri sang istri yang hendak membuka lemari.Naura terkejut saat ada yang memeluknya dari belakang.
"Aarrrkggghhhhhhh!!!"
__ADS_1
"astaga,Naura jangan teriak-teriak dong sakit nih kuping aku"
"astaga mas!? kamu...kamu udah pulang?ss...sejak kapan kamu pulang?"
"iya,aku sudah pulang.sudah dari tadi siang, waktu aku masuk kamar kamu sedang tidur,karena nggak tega bangunin kamu, jadinya aku bermain dulu dengan Akira." Rio membenamkan wajahnya diceruk leher Naura, menghirup aroma wangi vanilla sang istri yang kini akan menjadi candunya.Naura menggeliat kegelian karena hembusan nafas Rio dilehernya.
"m...mas kamu m..mau ngapain?"karena merasa takut sekaligus risih Naura memegang handuknya dengan erat agar tak lepas.Rio membalikkan badan Naura lalu ******* bibir manis Naura dengan lembut.setelah satu menit lamanya Rio ******* bibir Naura akhirnyapun Naura terbawa suasana dan membalasnya.karena tidak ada penolakan dari Naura, Rio menuntun Naura menuju ranjangnya tanpa melepas pagutan mereka.tanpa Naura sadari kini mereka berdua sudah berada diranjang dengan posisi Naura dibawah kukungan Rio,dan kini handuk Naura sudah terlepas dari tubuhnya.Rio tanpa henti-hentinya terus mencumbu dan mengabsen setiap jengkal tubuh Naura dengan kelembutan agar Naura tak ketakutan.Naura terus meliuk-liuk saat Rio dengan lincahnya memainkan buah dadanya dengan melahap dan meremas keduanya secara bergantian.
"malam ini akan menjadi malam yang panjang untuk kita"bisik Rio ditelinga Naura,lalu melepaskan pakaiannya sendiri.
__ADS_1
ciuman Rio terus-menerus turun hingga kini berakhir di bagian bawah milik Naura yang sudah basah.
"kau sudah basah sayank"suara berat Rio yang sudah diselimuti nafsu yang tinggi langsung memainkan daerah sensitif Naura hingga membuat sang empunya menggelinjang tak karuan dan mendapatkan pelepasan pertamanya.
"emmhhh....emmmaaassshhh hentikan.aku mau pipis"
Rio menyapu habis cairan Naura hingga bersih,lalu dia beralih kemiliknya yang sudah berdiri tegak.
"kamu siap sayang,ini akan sakit diawal,tapi lama-kelamaan kamu akan menikmatinya"ucap Rio sembari mengarahkan miliknya ke milik Naura.
__ADS_1
Next-->
Jan lupa like,komen,and vote