Terpaksa Menikah Muda

Terpaksa Menikah Muda
Azaka dan Alca


__ADS_3

Happy reading guys 😁


***


Di Rumah Sakit


Anza pun sampai di rumah sakit dengan cepat, saking cepatnya ia mengemudikan mobilnya.


Anza sudah memarkirkan mobilnya dar langsung menggendong Mira di kedua lengannya.


Anza berjalan cepat ke arah suster yang menarik brankar ke arah Anza ketika melihat Anza anak dari pemilik rumah sakit.


Anza memang membawa Mira ke rumah sakit terdekat dan Anza menemukan bahwa rumah sakit milik papa dan mamanya ada di dekat situ.


Anza langsung menaruh Mira di atas brankar dan mengikuti para suster dan dokter yang ikut serta ketika tau bahwa ada pasien.


Anza pun berhenti di depan UGD dan mendudukkan dirinya di kursi tunggu yang sudah di sediakan di depan ruang UGD.


Papanya Anza sedang di rumah sakit itu dan kebetulan mamanya Anza juga sedang mengunjungi dan menemani papanya Anza.


Orang tua Anza mendengar kabar bahwa putra sulungnya datang ke rumah sakit membawa seorang gadis di gendongannya yang sedang pingsan.


Sedangkan Arza langsung berlari ke arah UGD dan duduk di samping Anza.


Anza sekali-kali terbangun dari duduknya dan berjalan mondar-mandir gak jelas di depan Arza yang menatap aneh, tapi gak lama kemudian Arza juga berdiri dari duduknya dan berjalan mondar-mandir setelah Anza duduk kembali.

__ADS_1


Orang tua Anza mendengar kabar Anza membawa perempuan pun akhirnya berjalan beriringan ke arah UGD untuk menemui anaknya.


"Za" ucap mama Anza yang mengagetkan dua pria yang sedang memasuki pikirannya masing-masing.


"I, iya ma" ucap Anza kaget.


"Za, sini papa mau bicara" ucap papanya Anza dengan serius dan terdengar tak bersahabat, seakan-akan papanya Anza memang sangat menyeramkan.


Anza pun mengikuti langkah papanya yang bernama Azaka Wilyam.


Mereka akhirnya sampai di taman yang terlihat sepi.


Mamanya Anza yang bernama Alca Milya juga mengikuti dua orang itu yaitu Anza dan Azaka.


"Hm" sahut Anza berdehem.


"Jadi begini.." ucap Aza lagi untuk memancing anaknya, karena Aza suka menjaili anaknya.


"Pa" ucap Anza yang berarti dia sudah kesal.


"Hehe, iya, iya, jadi perempuan yang kamu bawa itu siapa?" ucap Aza kepo dan sama sekali terlihat seram seperti kata orang.


"Jadi pa, sebenarnya aku udah menikah sama dia" ucap Anza terpotong.


"Apa?!, kok kamu enggak bilang ke mama dan papa" ucap Alca memotong ucapan anaknya.

__ADS_1


"Ma, dengerin dulu, tapi aku baru aja mau bawa dia ke mama dan papa agar aku bisa menikah secara resmi" ucap Anza melanjutkan.


Anza pun bercerita dari A sampai Z, orang tuanya gak selalu ngeliat internet, karena mereka sibuk.


Alca adalah pemilik butik yang terkenal dan mamanya suka dengan pekerjaannya, tapi tetap meluangkan waktu untuk keluarga, jadi gak terlalu merhatiin dunia online, padahal Anza sudah mengumumkan bahwa Mira adalah istrinya.


Sedangkan Aza, Aza adalah CEO ketiga setelah buyutnya Anza dan Aza sedang fokus ke rumah sakit miliknya yang membuatnya sibuk dan jarang melihat dunia online.


Anza pun bilang kepada orang tuanya berniat menikah resmi di depan orang tuanya dan juga berniat membuat acara resepsi yang mewah, tapi ia malah bertemu dengan orang yang slalu mengejar Mira hingga ia berkelahi dan Mira melerai sampai membuatnya terhempas.


Setelah bercerita dan berbicara akan niatnya yang menghabiskan waktu 20 menit, karena Anza bercerita dengan simpel, padat, dan jelas, Anza pun mengajak orang tuanya agar kembali ke ruang UGD, karena Anza sangat penasaran dengan keadaan Mira.


Orang tua Anza pun mengikuti anaknya ke ruang UGD.


Ketika sampai, mereka bertiga datang bertepatan dengan dokter yang memeriksa Mira keluar dari ruang UGD, pertanda bahwa pemeriksaan Mira telah selesai.


***


Author tak berharap lebih, maaf, jika banyak kesalahan dalam tulisan atau cerita ini tidak memuaskan, silahkan kalian tinggalkan novel ini jika garing dan tak seru.




BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2