
"lepasin tangan gue!"Ucap Clara melepaskan genggaman tangan Erlan dari pergelangan tangan nya.
Saat ini mereka sudah berada di dekat taman samping sekolah.
"Clara, Lo lupa ya, kalau Lo udah nikah? Kenapa Lo sedekat itu sama cowok yang baru Lo kenal?"Tanya Erlan dengan tatapan tajam.
"Hah, maksud Lo Riky? Lo salah besar Erlan, gue bahkan duluan kenal dia, daripada Lo, dia itu sahabat gue dari kecil, dan iya ngomong soal sadar,Lo juga kelihatan nya gak sadar berlebihan banget nolongin orang, dan sebagai suami Lo juga gak sadar udah bela perempuan lain di bandingkan istri sendiri, jadi jangan bawa-bawa status deh."Ucap Clara.
"Tapi gue lakuin ini demi Lo, biar Lo gak masuk penjara, gue gak mau Lo dalam masalah, gue mohon Lo pulang ke apartemen, dan kita sama-sama nyelesain masalah ini dengan Tina."Ucap Erlan memohon.
__ADS_1
"Lo masih mikir gue yang dorong dia? Erlan, kalau Lo masih gak bisa percaya sama gue, sebaik nya jangan deket-deket gue lagi untuk saat ini, kita jalani hidup masing-masing aja dulu, gue gak mau ngakuin hal yang sama sekali gak gue lakuin, dan satu lagi, Lo gak ada hak buat ngelarang gue Deket sama siapa pun kalau Lo masih aja nempel sama perempuan gatal itu!"Ucap Clara menujuk wajah Erlan dan kemudian berjalan cepat pergi meningal kan Erlan yang kini masih berdiri mematung.
Pikiran Erlan saat ini mulai kacau, mau menjauh dari Tina takut dengan ancaman Tina yang akan melaporkan Clara ke polisi atas perbuatan Clara beberapa hari yang lalu, tapi dia juga tidak ingin Clara dekat dengan Riky meskipun Riky adalah sahabat Clara, karena tidak ada pertemanan antara wanita dan perempuan tampa melibatkan perasaan.
Toga hari pun berlalu, setelah pertengkaran di taman samping sekolah hari itu, hubungan Clara dan juga Erlan semakin memburuk, Clara bahkan seolah tidak mengenali Erlan lagi, sangking kecewa nya, dan Clara juga semakin hari malah semakin dekat dengan Riky.
"Bil, gue boleh ngomong sebentar gak sama Lo?"Tanya Angga kepada Nabila.
"Apa tuh?"tanya Nabila sambil menikmati pemandangan pagi yang sejuk di taman sekolah.
__ADS_1
"Soal Erlan dan Clara."Ucap Angga.
"Lo mau minta gue bujuk Clara buat kembali ke apartemen Erlan dan baikan? Gak, gue gak mau, gue gak mau sahabat gue di sakiti lagi."Ucap Nabila sudah bisa menebak apa yang akan di ucapkan oleh Angga.
"Bila, gue tau Lo sayang banget sama Clara, tapi apa Lo gak mau ngelihat dia bahagia kayak dulu lagi? Dia pasti juga pengen kembali ke Erlan, mereka itu saling cinta, cuma yang salah saat ini adalah Tina, gue percaya dia ngejebak Clara dalam hal ini tapi kita gak ada bukti apa-apa buat bongkar semua kebusukan dia di depan Erlan, biar Erlan sadar Clara gak salah."jelas Angga panjang lebar.
Nabila teridam, dia tau saat ini Clara pasti sedang menyembunyikan rasa sedih nya di hadapan semua orang, dia bahkan beberapa kali memergoki Clara menatap foto Erlan di ponsel nya.
Bersambung ....
__ADS_1