
pagi harinya,saat semua sudah siap dimeja makan untuk sarapan, Rio menuruni anak tangga dengan pakaian santainya.hari ini dia tidak pergi ke kantor karena sedang libur untuk mengistirahatkan tubuhnya yang lelah dari pekerjaannya diluar negeri.
"dimana istrimu,kok gak ikut turun sarapan?" tanya Bu Rani.
"biarkan dia istirahat dulu ma,nanti aku yang akan membawakan sarapan untuknya." sahut Rio
"Naura sakit?" tanya pak prabu.
"tidak,hanya sedikit kecapean saja.mungkin karena dia terlalu sibuk belajar untuk ujiannya" balas Rio lagi.
kaki Naura masih terasa lemas dan juga diarea pahanya masih perih karena kegiatan semalam,maka dari itu Rio tidak mengizinkannya ikut turun kebawah untuk sarapan dan melarangnya pergi ke sekolah. lagi pula ujian sekolah sudah selesai,hanya tinggal menunggu pengumuman kelulusan saja.
setelah selesai sarapan,Rio kembali ke kamarnya dengan membawa nampan berisi sarapan untuk Naura.
Naura baru saja selesai membersihkan dirinya, setelah beberapa saat berendam air hangat di bathtub saat Rio menggendongnya ke kamar mandi sebelum dia sarapan tadi.
"bagaimana keadaanmu? apa masih sakit?".tanya Rio sambil membawa sebuah nampan berisi sarapan pagi untuk Naura.
"masih sedikit.setelah berendam di air hangat, sekarang rasanya lebih baik dari sebelumnya." jawab Naura dengan pipinya yang merona karena malu mengingat kejadian semalam.
__ADS_1
"makan sarapanmu, supaya kamu memiliki tenaga "
"mas nggak ke kantor?" tanya Naura karena melihat Rio masih memakai pakaian santai.
"hari ini libur, aku ingin bersantai dirumah dulu" jawab Rio.
setelah menghabiskan sarapan, Naura kembali membuka percakapan setelah beberapa saat hening.
"mas, setelah lulus aku mau kuliah boleh gak?"
"boleh,asal jangan jauh-jauh"jawab Rio
"mereka kan masih lajang,dan kamu sudah bersuami,siapa yang akan mengurus suamimu jika kamu kuliah ditempat jauh?" jelas Rio.
jawaban Rio membuat bungkam Naura seketika.apa yang dikatakan suaminya memang benar.statusnya saat ini adalah sudah bersuami berbeda dengan teman-temannya yang masih lajang dan bebas mau kuliah dimana saja. impian Naura yang ingin kuliah di universitas favoritnya harus dikubur dalam-dalam, mengingat dirinya saat ini yang menyandang sebagai istri sekaligus ibu sambung bagi Akira.
***
hari menjelang malam,Rio mengajak Naura dan putrinya pergi makan malam diluar. sekaligus berbelanja kebutuhan untuk Naura dan juga putrinya.
__ADS_1
terlihat Naura yang sedang bersiap-siap mengenakan dress selutut berwarna biru muda dengan riasan wajah yang sederhana namun terlihat cantik dan elegan. tak lupa juga dia membantu putri sambungnya bersiap-siap. Naura memilih dress yang berwarna senada dengan dirinya. dress berwarna biru muda dengan gambar Frozen kartun favorit Akira.
setelah siap,mereka bertiga berangkat dengan diantar sopir. menelusuri jalanan kota yang saat itu tidak begitu macet. suasana didalam mobil tampak hening hanya ada celoteh lucu dari Akira yang bercerita tentang sekolahnya. sedangkan Naura dan Rio hanya diam dan sesekali menanggapi celoteh Akira. mereka berdua masih sama-sama kaku dan canggung satu sama lain.
sesampainya di restoran mewah ternama dikota tersebut, mereka langsung duduk di kursi yang ditunjukkan pelayan. karena sebelumnya Rio sudah memesan meja dan juga menu kesukaan putri dan istrinya.
saat mereka sedang asik menikmati makan malam,ada seorang pria tampan yang mendatangi meja mereka. pria itu adalah Gery, kakak kelas Naura yang dulu sempat dekat dengan Naura.
.
.
.
.
.
.Next-->
__ADS_1