The Housemaid

The Housemaid
JN_dia orang gila


__ADS_3

"apa yang kamu katakan sayang," kata Benny yang dari tadi tersambung lewat telpon dengan dokter Iwan.


"tapi itu kenyataannya mas," kata Dwi sesenggukan.


"ah sialan, kalau begitu kita pindah rumah dan aku tak mau dia di sekitarmu!!" marah Benny.


"hei goblok, bukan begitu, seharusnya kamu yang mengusirnya, bukan malah kalian yang angkat kaki," marah dokter Iwan.


"tidak bisa, keluarga kami sudah memiliki perjanjian jadi tak mudah memutuskan janji itu, sudahlah lebih baik aku yang keluar seperti dulu," kata Benny.


"ya sudah aku bawa istrimu ke apartemen milik kita," kata dokter Iwan


"baiklah nanti aku datang membawa makanan dan lainnya, ngomong-ngomong aku sudah beli rumah di depan rumah Jimmy, ya lumayan lah Dwi bisa ada temennya saat aku pergi kerja, dan mungkin aku akan mencari pembantu lewat dia saja lah," kata Benny.


"eh sialan, kalian semua sekongkol, masak aku di tinggal sendirian,Ferdi bilang dia juga mau beli rumah di sebelah rumah Jimmy juga," kata dokter Iwan.


"ya mau gimana lagi, karena Vita bisa menjaga istri-istri kita, kan lumayan, ya sudah aku lanjut kerja bentar, maaf harus rapat, bye... love you Dwi," kata Benny mematikan telponnya.


"ya Tuhan pria ini ternyata tak tau malu juga sekarang," kata dokter Iwan.


mereka sampai di apartemen milik Benny ternyata di apartemen itu cukup bersih meski sudah lama tak di tinggali.


tapi sayangnya di apartemen itu banyak kond*m yang masih baru ada di mana pun.


"ya Tuhan... sepertinya kalian ini benar-benar pecinta wanita ya, bahkan di setiap sudut ada barang itu," kata Rika.


"tak perlu kaget, suamiku memang seperti itu sebelum menikah,bahkan di kamarnya aku pernah menemukan lima box cukup besar alat pengaman adiknya itu," saut Dwi dengan santai.


"apa, jika itu aku mungkin aku akan memotong adiknya itu, karena berani celap-celup sembarangan," kes Rika.


Dwi hanya tersenyum, mereka pun duduk di sofa, untung tadi sempat bawa cemilan.


Rika yang bosan ingin menonton tv, tapi saat tv itu menyala ternyata ada film dewasa sedang di putar.


"ya Tuhan.... sebenarnya ini apartemen atau apa, kenapa suasana dan semuanya begitu mesum!!" kesal wanita itu.

__ADS_1


"sudahlah sayang tinggal ganti Chanel, aku mau ke tim keamanan untuk memastikan sesuatu," Panky dokter Iwan


dia pun sempat melihat seseorang di depan pintu, dan langsung menekan tombol darurat.


itu adalah kepala pelayan Henry yang ternyata mengikuti mereka hingga ke apartemen.


"ah sialan... dia ternyata pria gila," gumam dokter Iwan.


akhirnya security dari apartemen datang dan langsung membawa pria itu pergi.


mereka sudah dapat arahan dari dokter Iwan barusan, jadi mereka tau apa yang harus di lakukan.


pria itu sementara di amankan di pos satpam, dan Benny juga langsung pergi dari tempat rapat karena takut Dwi mengalami hal yang tak di inginkan.


dia pun sampai di apartemen itu, terlihat dokter Iwan yang ada di lobi menunggunya.


"bagaimana kondisi Dwi?" tanya Benny khawatir.


"dia tak apa-apa sedang bersama dengan Rika di lantai atas, lebih baik sekarang kita lihat pria itu, dia sangat menyebalkan aku tak mengira jika dia akan mengikuti kami hingga kesini," kata dokter Iwan.


"tuan kenapa putra saya di ikat seperti ini,dia bukan penjahat," katanya dengan suara yang cukup keras.


"bukan penjahat, kamu gila pak,dia hampir melecehkan istriku terus menerus, di rumah memang tak ada yang berani karena mereka takut padamu, tapi di sini aku tak ada yang bisa mengancam ku," kata Benny.


"dasar pria bajingan tutup mulutmu, apa yang jamu miliki sekarang, itu seharusnya milikku,mulai dari harta hingga istrimu yang kau sia-siakan itu!!!" marah Henry.


"apa maksudmu pria busuk," marah Benny yang mendengar itu.


"karena aku juga anak dari pria bangsat itu, jadi aku juga berhak," kata Henry yang terpancing emosi.


"ha-ha-ha... kau hanya anak dari wanita simpanannya, dan tak berhak apapun," kata Benny menertawakan kebodohan Henry.


"anda salah tuan,dia adalah putra sah, karena mereka menikah di depan saya," kata mantan kepala pelayan itu.


"tapi mama ku tak tau tentang itu, dan lagi pak, apa anda lupa jika pria itu tak memiliki apapun, dan yang kaya itu adalah ibuku,jadi anda minta bagian, ya minta saja sama pria tua itu, dan mulai sekarang kalian berdua di larang keras masuk kedalam rumah, dasar para pria menyebalkan,kalian di pungut dari jalanan dan ingin mengigit orang yang menolong mu, baiklah akan ku tunjukkan bagaimana aku bisa melakukan hal yang lebih dari yang kau tau," kata Benny yang sudah terlanjur marah.

__ADS_1


"pak bawa mereka ke kantor polisi, dan untuk semua bukti nanti pengacara Benny yang akan menyelesaikannya," kata dokter Iwan


"baik dokter kami mengerti," jawab para security itu.


mantan kepala pelayan itu tak mengira jika Benny bisa seberani ini, "lihat saja, saya akan melakukan apa yang tak akan anda duga," kata pria itu.


"silahkan saja aku tak takut," jawab Benny.


pria itu seakan lupa dengan siapa Benny karena terlalu bernafsu menguasai harta milik keluarga Benny.


"apa kamu yakin tak apa bro, takutnya nama keluarga mu rusak," kata dokter Iwan.


"sudah tenang saja, toh nama keluarga ini memang sudah rusak dari dulu, dan lagi aku hanya ingin melindungi istriku, aku ingin menebus segalanya sekarang," kata Benny.


"oke kamu menang pria yang baik," jawab dokter Iwan.


ternyata benar, Benny seakan tak di beri nafas untuk sejenak saja, pria itu mengungkapkan tentang pewaris keluarga Benny yaitu Henry.


tapi Jimmy yang melihat berita itu langsung bertindak untuk membantu temannya.


"ya mereka bodoh ya, kenapa mengatakan hal memalukan seperti itu," gumam Jimmy.


dia pun langsung menghubungi kantor miliknya untuk menekan berita, dan menunjukkan kebenaran yang sesungguhnya.


tak hanya itu, Jimmy langsung bisa membungkam semua berita yang ingin di muat.


Benny tak mengira jika Jimmy melalukan segalanya untuk membantunya, bahkan Ferdi juga memberikan konferensi pers mendadak.


dia mengatakan jika perusahaan keluarga Benny melakukan kesalahan besar dan sempat menipunya saat masih di pegang oleh ayah Benny.


dan semua bukti di tunjukkan, dan Ferdi juga memuji Benny jika pria itu bisa membawa perusahaan yang bangkrut itu kembali merajai pasar dunia sekarang.


dan hari itu, berita tentang Benny menghiasi semua platform berita online.


terlebih dua pemilik perusahaan besar membantunya, bahkan Vita yang pemilik perusahaan besar juga mengatakan jika Benny itu pria yang baik.

__ADS_1


__ADS_2