The Housemaid

The Housemaid
pesta ini kebenaran


__ADS_3

setelah mengajak Vita ke tempat jauh, Jimmy mengirim pesan pada istrinya itu jika dia tak bisa pulang karena harus menginap di rumah Benny karena ada urusan bisnis.


membaca pesan itu Virnie sangat kesal, niatnya ingin bermesraan dengan Jimmy malah kini dia di tinggalkan.


terlebih Vita juga tak bisa pulang karena sudah terlanjur pergi ke rumah saudaranya.


Jimmy dan Vita berada di sebuah pantai, keduanya sedang berjalan di pinggir pantai sambil menikmati angin malam yang begitu kuat.


bahkan rambut Vita terbang melambai tertiup angin, "aku begitu bahagia bisa seperti ini, ingin rasanya jika aku terus bersama mu seperti ini Vita," kata Jimmy.


tapi langkah Vita terhenti, "tapi aku telah membohongi mu," kata Vita dengan suara yang cukup keras.


Jimmy pun berbalik dan melihat wanita cantik itu, Vita kini sudah meneteskan air matanya sambil melihat Jimmy.


"hei... kamu jangan ngomong yang aneh-aneh, mana mungkin kamu menghianati ku?" tanya Jimmy.


"aku bukan pelayan yang seharusnya datang ke rumah mu, aku menyuapnya untuk pergi dan menggantikannya bekerja di rumah mu, anda juga tau jika suamiku juga mantan dokter, dan mungkin kamu sangat mengenalnya," kata Vita.


Jimmy bingung, dia harus bereaksi apa, sedang Vita pun tak bisa menyembunyikannya lagi terlebih itu sangat menyesakkan sekarang.


"apa maksudmu sayang?" tanya Jimmy mengenggam tangan Vita.


"Agustinus Purnomo," kata Vita yang langsung membuat Jimmy terdiam.


"nama suamiku Agustinus Purnomo, seorang dokter penyakit dalam, dan juga selingkuhan istrimu, bahkan ayah mertua yang kamu kenal dari istrimu adalah ayah ku yang dia rebut dari ku dan ibuku," kata Vita.


Jimmy mundur beberapa langkah, "berarti kamu membalas dendam padaku, kenapa!!" bentak Jimmy yang langsung marah.


"iya aku ingin merebut semua yang dia miliki, seperti dia merenggut ayahku, suamiku bahkan nyawa putraku!! tapi aku malah jatuh cinta padamu, itu salah ku!!!" jawab Vita yang mendorong Jimmy.


"aku wanita bodoh, aku seharusnya tidak menggoda mu, seharusnya aku cukup menghancurkan hidupnya, tapi melihat mu yang begitu perhatian pada anak-anak, tawa dan kebagian anak-anak, aku terlena, aku malah memberikan hatiku padamu, dasar aku bodoh!!!" teriak Vita.


Vita terduduk di pinggir pantai sambil meraung menangisi Semuanya.


Jimmy pun perlahan mendekati wanita itu, "tapi kenapa harus lewat diriku, virnie bilang dia tak pernah berselingkuh dengan dokter itu," kata Jimmy.


"kamu yakin, kamu masih percaya wanita yang bahkan melahirkan anak yang bukan putra putri mu, tapi anak dari suamiku, apa kamu tau itu!!" teriak Vita.


"apa maksudmu, bagaimana Kris dan Tian bukan anakku! kamu bisa menghina ku dan Virnie tapi tidak kedua anakku!" kata Jimmy menjambak rambut Vita dengan keras.

__ADS_1


Vita sudah kesakitan tapi dia menahannya, karena ini kenyataannya.


Yulio dan Yulia datang, "Yulia, berikan semua bukti yang kita miliki pada pria ini, seharusnya ini cukup untuk membuka matanya, sepuluh tahun aku menderita bersama pria busuk itu, tapi kenapa dia harus pergi dengan membawa putraku," kata Vita.


Jimmy pun melihat dua orang asisten dari Yuniar, dia mengambil semua data dan berkas.


bahkan dia menerima iPad dan melihat semua bukti video yang ada di sana.


tubuh Jimmy melemah, dia terduduk di sana, "baiklah kalian bisa pergi," perintah Vita pada dua asistennya.


"apa ini," tanya Jimmy lirih.


"itu kebenarannya, suamiku dan virnie adalah kekasih saat kuliah, dan sebelum kamu menikahi Virnie dia dan suamiku memiliki gaya pacaran yang begitu bebas," jawab Vita.


Jimmy pun menangis sesenggukan, Vita pun duduk di samping pria itu.


######


pernikahan Vita dan Agustinus terjadi setelah Vita dan Agust saling mengenal selama lima tahun.


saat itu awal perkenalan mereka, Agust yang sedang patah hati karena di tinggal menikah oleh kekasihnya yaitu Virnie.


pasalnya pria itu terlalu mabuk untuk bisa pulang, dan terpaksa Vita menghubungi taksi untuk mengantar pria itu pulang, tapi saat di bopong ke taksi.


Agust malah muntah dan mengotori baju Vita, tapi wanita itu tak marah.


keesokan harinya pria itu kembali datang ke tempat Vita bekerja, dan kali ini dia juga minum dengan gila.


Vita menghentikannya karena dia tak ingin pria itu mabuk dan kembali mengotori bajunya.


"berhenti minum tuan, atau kamu akan muntah lagi di bajuku," kata Vita.


"ah ternyata kamu yang selalu memakan ku taksi, maaf ya cantik aku sedang frustasi," jawab Agust tersenyum kearah vita.


"karena itu tugas ku memastikan para pelanggan pulang dengan selamat, kamu tidak pernah di rampok bukan," tanya Vita pada pria itu.


"tentu saja tidak, mau menemaniku minum?" tanya pria itu.


"tidak bisa aku sedang bekerja, lain kali saja saat aku off, kamu bisa mentraktirku makan," jawab Vita.

__ADS_1


"Baiklah," jawab Agust.


malam itu Agust terus mengawasi Vita bekerja, bahkan dia kaget melihat wanita itu yang begitu tangguh dan tak segan untuk memukul orang yang membuat keributan.


"dia wanita yang kuat ya," kata Agust pada bartender.


"dia itu manager, tukang pukul dan yang paling penting dia itu gadis yang sangat mandiri dan sempurna," puji bartender itu.


"baiklah sepertinya sangat sempurna," gumam Agust.


"itu memang benar, dan akan sangat beruntung pria yang memilikinya sebagai istrinya," jawab bartender itu.


Agust yang penasaran pun akhirnya sering datang Deni bertemu dengan Vita, dan kini dunianya berubah karena mengenal wanita itu.


terlebih Vita memang orang yang menyenangkan, mereka juga tinggal di apartemen milik Agust.


Vita benar-benar mengurus semua kebutuhan Agust sebagai dokter muda yang baru saja mendapatkan pekerjaan tetap di rumah sakit besar.


bahkan Vita juga mengurangi kegiatan-kegiatannya dan memilih fokus untuk mengurus Agust.


setelah lima tahun bersama, Agust memutuskan menikahi Vita, dan saat pesta pernikahan mereka.


Vita baru melihat wajah dari wanita yang meninggalkan Agust, wanita itu datang bersama suami dan dua anaknya.


semua terlihat normal kecuali Agust yang begitu bahagia dan juga ada kekesalan melihat sosok itu.


"selamat menempuh hidup baru ya Agust, akhirnya kami juga mengikuti jejak ku menikah," kata wanita cantik itu.


"tentu, aku juga akan bahagia seperti mu, lihat istriku juga tak kalah cantik darimu bukan," kata Agust merangkul bahu Vita.


"pengantin wanita yang cantik," saut suami dari wanita itu.


pesta berlanjut dengan pesta dansa, setelah dia dan Agust berdansa, Vita menemui teman-temannya.


tapi suaminya susah hilang entah kemana, Vita pun mencoba mencari pria itu.


dia menuju ke ruangan tunggu tapi tak menemukan suaminya, tapi dia tak sengaja melewati tangga darurat.


dan betapa terkejutnya dia saat mendengar suara *******, dan juga sesuatu yang mengejutkan, di hari pernikahannya, kabar itu seakan menjadi kesedihan terbesarnya.

__ADS_1


__ADS_2