The Housemaid

The Housemaid
aku mencintaimu


__ADS_3

tuan Syam sedang berdiri menunggu Vita datang dan meraih tangan calon menantunya.


ya karena Vita sudah menganggap semua keluarganya meninggal jadi tuan Syam yang mengantarkan Vita ke altar.


Jimmy berdiri sambil terlihat cukup tegang, Vita pun berjalan perlahan, dia juga begitu tegang.


pasalnya pernikahan ini tanpa ada penjelasan sedikit pun dan ini benar-benar surprise untuknya.


Jimmy mengenggam tangan Vita dan berdiri di depan pendeta yang tampak begitu bahagia nrlufat Vita dan Jimmy.


pengucapan janji suci pun terjadi dengan sangat hikmat, keduanya pun berciuman.


akhirnya mereka pun sah menjadi pasangan suami istri, pesta pun berlanjut dengan resepsi yang begitu meriah.


meski tak ada pelaminan, tapi tak mengurangi suasana dari resepsi itu.


Jimmy dan Vita berkeliling menyapa tamu undangan yang datang, terlihat para tamu memuji pasangan itu.


terlebih mereka tau jika keduanya adalah pemilik perusahaan besar, dan ini seperti pernikahan bisnis yang akan membawa kesuksesan.


sedang di sebuah kawasan kumuh, tuan Zein kini sudah tak bisa menikmati hartanya, semuanya habis dan ludes karena hutang bank.


terlebih kasus dari Sekar dan virnie yang perlahan membuat mereka kehabisan uang.


pria itu kini bekerja serabutan, dia tak mengira di usia tuanya, dia malah menjadi seperti ini.


kini penyesalan terbesarnya adalah meninggalkan anak dan istrinya demi wanita seperti Sekar dan Virnie.


"seandainya aku bisa memutar waktu, aku ingin minta maaf dan memeluk mu Sonya, maafkan aku," gumam pria tua itu.

__ADS_1


bahkan dia menyaksikan pernikahan mewah dari Jimmy dan Vita yang di adakan di hotel berbintang.


"aku pantas mendapatkan semua ini, karena aku yang membuang mereka," gumamnya yang kembali berjalan untuk mencari pekerjaan untuk membeli makan.


pesta berakhir di malam hari, kini semua teman Jimmy dan Vita duduk bersama.


Vita sudah menjauh jas milik Jimmy agar tak kedinginan. "maafkan kegilaan kami ya Vita, kami hampir saja membuat mu keguguran,"


"tidak masalah Benny, karena anak di rahimku terlalu kuat, jadi dia bisa menghadapi semua masalah," jawab Vita sambil mengusap perutnya yang masih rata


"sedang anda Miss Yuniar, kapan mau menikah?* tawar Ferdi.


"maaf dalam kamus Miss Yuniar tak ada ikatan, dan pernikahan," jawab Yuniar.


"ya, aku juga memiliki prinsip yang sama, dan satu bulan lagi aku akan jadi seorang ayah," kata Benny.


"hei kamu menikah tanpa membicarakan Semuanya pada kami?" tanya Ferdi kesal.


"wah sepertinya bukan wanita biasa?" tanya Iwan


"tentu, dia memiliki IQ tinggi dan juga latar belakang yang bagus, tapi sayang keluarganya jatuh miskin dan dia butuh uang," jawab Benny.


"owh begitu, aku kira kamu menikah, dan semoga. istrimu kelak tak mati muda karena melihat tingkah mu yang seperti ini," kata Ferdi tertawa bersama yang lain.


setelah puas berbincang, Jimmy mengendong istrinya menuju ke kamar mereka untuk beristirahat.


malam ini Vita kelelahan, jadi setelah mandi wanita itu langsung tertidur pulas.


Jimmy pun merebahkan dirinya di samping Vita, dia juga mengirimkan orang untuk membawa tuan Zein dan membawa pria itu ke panti jompo.

__ADS_1


setidaknya pria itu tak akan Luntang-lantung di jalanan dan kawasan kumuh.


bagaimana pun dia tak sejahat itu, begitu pun Vita yang Jimmy baru mengetahui secara diam-diam membantu tuan Zein melalui para anak buahnya.


wanita itu tetap seorang anak yang merindukan ayahnya tapi hanya malu untuk mengatakan dan mengakuinya.


*********


keesokan paginya,semua sedang sarapan di hotel, terlihat semua jam tangan yang di jebakan sangat mewah.


Vita melihat Jimmy,"itu sovenir khusus untuk Bridesmaids dan teman kita," terang Jimmy.


"tapi itu sangat mahal, nanti tabungan mu terkuras habis, aku tak mau itu sayang," kata Vita.


"ya Tuhan nyonya Jimmy, kamu baru menikah dan sudah begitu pelit, semoga Jimmy kuat hidup dengan wanita seperti mu," kata Yuniar.


"hei apa yang jau katakan, itu demi kebaikannya juga, karena setiap orang tak tau apa yang akan terjadi satu jam kedepannya," kesal Vita melihat sahabatnya itu.


"sudah-sudah kenapa malah jadi marahan gini, sekarang lekas sarapan karena kita mau main di pantai," kata Bu Elva.


"memang ini di mana?" tanya Vita yang masih belum sadar


"di atas kapal laut," jawab semua orang.


Vita terkejut, berarti Jimmy yang memindahkan dia dari hotel ke kapal.


Vita tak percaya jika mereka semua liburan bersama mengarungi lautan luas ini.


Vita pun begitu senang, kini dia sedang berjemur bersama dengan semua wanita.

__ADS_1


sedang para pria masih di gym untuk membentuk tubuh mereka, dan menghilangkan lemak-lemak membandel.


__ADS_2