The Housemaid

The Housemaid
belajar dari ahlinya


__ADS_3

Vita sudah duduk sambil bersantai nonton televisi, dia menikmati drama kesukaannya.


tapi dia merasa bosan karena si rumah tak ada orang sama sekali, semua sedang pergi ke tempat lain atau mengerjakan tugas mereka.


Vita pun memutuskan untuk datang ke kantor miliknya dari pada di rumah, dia mengganti bajunya.


tapi sebuah pesan yang masuk mengurungkan niatnya, dan memilih baju yang lebih santai.


itu adalah pesan dari Rika, gadis itu sedang di izinkan keluar oleh dokter Iwan.


mereka pun membuat janji bertemu di sebuah mall mewah, Vita pergi mengunakan mobil baru berwarna putih.


mobil mewah itu membelah jalanan kota, dia sampai di mall itu dan langsung mencari Rika.


mereka pun langsung berpelukan saat bertemu, "halo mbak, uh .. kamu makin cantik saja deh, ayo kita jalan-jalan dulu yuk, aku ingin menikmati hari liburku," kata Rika dengan ceria.


"memang kamu bekerja selama ini?" tanya Vita heran.


"iya mbak, sudah tak perlu di bahas, pertama kita harus mengisi perut dengan cemilan atau kita langsung nonton?" tawar Rika.


"kita nonton dulu, beli satu popcorn ukuran sedang dan minuman juga," ajak Vita.


ternyata kedua wanita itu menyukai film horor. setelah menonton film mereka berdua pun memilih untuk makan.


beberapa pria melirik dua wanita itu, meski tubuh Rika tak seseksi Vita, tapi gadis itu memiliki daya tarik sendiri.


terlebih bibir sensual itu yang rasanya ingin di rasakan oleh para pria yang melihatnya.


tak butuh waktu lama, mereka berdua pun kenyang, dan langsung menuju ke area pakaian.


"mbak Vita, bagaimana aku harus membuat laki-laki bertekuk lutut padaku dan bisa menurut padaku, aku benar-benar tak mengerti,agar tuan tidak terus menuntut ku," kata Rika tanpa malu.


Vita tertawa, "kamu yakin mau belajar padaku, aku sedikit tau tapi mungkin akan sangat sulit, kamu yakin bisa?" kata Vita tak percaya dengan apa yang di dengarnya.


Rika mengangguk yakin, "baiklah nanti aku ajari, sekarang kita belanja baju dinas yang bisa membuat para pria klepek-klepek. dan ingat aroma wangi yang tepat itu menarik lawan jenis itu juga sangat penting, nanti akan ku pilihkan yang sesuai dengan mu ya dek, ku jamin dia akan sangat menyukai itu," jawab Vita mengedipkan matanya.


mereka benar-benar membeli lingerie s*ksi bahkan baju renang dan pakaian dalam yang semuanya serba minim.


setelah itu, mereka menuju ke area sayuran, sebenarnya Rika bingung kenapa ke area ini, tapi dia mengikuti Vita saja.


wanita itu memilih beberapa sayur yang berukuran cukup besar, dan ada tomat yang berwarna merah segar juga.


setelah itu dia tak lupa memilih-memilih mangga, dan juga buah yang lain, setelah itu mereka pun pulang.


Vita akan mengajarkan apa yang dia tau pada Rika, agar Iwan tergila-gila pada gadis itu.

__ADS_1


mereka berdua pun memutuskan untuk pulang ke rumah Vita, dan ternyata kedua mertua Vita sudah datang.


"selamat siang om, Tante," sapa Rika dengan sopan.


"siang juga nak, kalian dari mana nak?" tanya Bu Elva


"dari mall ma, tadi kami beli baju dan pergi menonton, habis aku bosan di rumah sendirian, kalau begitu kami naik ke lantai atas ya ma," pamit Vita.


"baiklah, ingin jangan terlalu capek, ingat kamu sedang hamil," tegur tuan Syam pada menantunya itu.


"siap papa," jawab Vita.


Keduanya pun naik ke atas dan Vita mengeluarkan semua sayuran yang tadi mereka beli di sofa.


"pilih sayuran yang kamu suka, kalau bisa ya mirip Joni, karena kamu yang tau soalnya," kata Vita yang sibuk mencari semua perlengkapan yang sudah dia beli.


Rika mengambil sebuah mentimun yang berukuran sedang, "ini paling pas," kata Rika menunjukkan sayuran di tangannya.


Vita tertawa, dia pun mengambil sebuah terong yang lebih panjang sedikit tapi memiliki diameter lebih besar dari ketimun itu.


"gak mau ini?" tanya Vita. Rika pun tersenyum malu melihat sayuran itu.


"kita gunakan ini saja kalau begitu, dan kamu pelajari benar-benar ya apa yang aku ajarkan," kata Vita yang mencuci semua sayuran.


setelah siap, Vita benar-benar mengajari Rika setiap detail, dan gadis itu hanya mengangguk saja.


"terus bagaimana mbak? aku melakukan seperti tadi yang di contohkan," jawab Rika


"hancur bro," kata Vita ingin tertawa melihat tomat yang sudah tergigit.


tapi Rika seakan tak mengerti, akhirnya Vita mengambil satu scup eskrim dan meminta Rika kembali mengulang apa yang dia pelajari sampai bisa.


"sempurna, kamu cepat belajar ya," kata Vita memuji Rika.


Jimmy yang tidak tau apa yang di kerjakan istrinya itu nyelonong masuk dan kaget melihat Rika, "maaf menganggu les privat kalian," kata Jimmy yang langsung berbalik pergi.


"tidak usah di perdulikan, kamu harus fokus," kata Vita yang duduk sambil meminum jus miliknya.


gadis itu mengangguk dan les singkat itu sudah semakin membuat Rika terlihat lebih rileks.


bahkan dia sudah terlihat lebih pro, "latih terus dan ingat lakukan semuanya dengan tenang, jangan sampai kamu terpengaruh oleh lawan mu, ingat kadang ada pria yang ingin para wanita mendominasi mereka," kata Vita


"siap mbak," jawab Rika.


sedang dari tadi Vita terus memakan buah mangga langsung dari buahnya tanpa di kupas.

__ADS_1


melihat Vita seperti itu, Rika melihat wanita itu begitu menggoda, bahkan melihatnya makan mangga saja sudah membuatnya merasa panas.


"sudah ya mbak, aku pamit pulang," kata Rika yang tak tahan lagi.


"bawa tuh sayuran, lumayan bisa di makan," kata Vita yang di turuti oleh Rika.


gadis itu pun pulang, sedang Jimmy menatap istrinya itu, "kalian berdua benar-benar, aku tak mengiranya," kata Jimmy.


"memang kami ngapain, kamu jangan ngomong yang enggak-enggak dong mas," kata Vita tersenyum duduk di samping


suaminya itu.


Vita sadar ada yang terpancing, "ma ... pa... kami pamit ya, aku lupa ada sedikit pekerjaan dengan suamiku," pamit wanita itu.


Jimmy pun hanya mengekor istrinya saja, dan Jimmy di minta untuk mandi karena pria itu dari luar.


setelah Jimmy mandi, kini giliran Vita yang mandi, wanita itu memakai baju yang tadi di beli berama Rika.


Jimmy masih melihat berkas yang baru masuk ke laptop miliknya saat Vita keluar dengan daster berwarna pink.


dia pun duduk di samping Jimmy yang sibuk bekerja, dan melakukan sedikit sentuhan pada lengan suaminya.


mata Jimmy hampir keluar melihat aksi istrinya itu yang menggodanya, "yakin gak mau?" tawar Vita.


tanpa di duga Jimmy langsung mencium bibir istrinya itu, dan mereka pun menikmati waktu kebersamaan mereka.


terutama Vita begitu memanjakan suaminya itu, dan membuat Jimmy benar-benar merasa puas.


Vita turun ke bawah setelah mengenakan sebuah sweater untuk menutupi daster seksinya.


dia ingin membuat susu dan juga cemilan untuk mereka di atas, terlebih yulio belum sempat mencari pelayan yang sesuai dengan keinginan dari Vita.


karena mencari pelayan dengan attitude yang baik itu sulit, Jimmy pun ikut turun dan duduk berdua bersama Vita di dapur.


keduanya menikmati cemilan sore mereka sambil berbincang dan melihat harga saham.


Yuniar juga mengirimkan laporan yang harus di kerjakan oleh Vita, dan di minta besok siang.


Vita mengiyakan saja, toh itu memang kerjaan miliknya, Jimmy tau jika perusahaan Vita sangat sibuk.


terlebih perusahaan mereka sedang terlibat dengan perusahaan besar asal Qatar.


Jimmy tak menyia-nyiakan semua waktunya, dia akan bekerja keras untuk mengembangkan sayapnya di dunia bisnis.


akhirnya mereka berdua bekerja di ruangan yang sama sore itu, sedang Bu Elva yang tau keduanya sibuk memiliki memasak bersama suaminya.

__ADS_1


mereka ingin membuatkan makanan yang spesial untuk anak dan menantunya, jarang-jarang mereka bisa melakukan ini.


__ADS_2