Tuan Muda Yang Dingin Vs Dokter Cantik

Tuan Muda Yang Dingin Vs Dokter Cantik
Chapter 23


__ADS_3

Joe berdiri diteras rumah dengan perasan cemas karena Aeleasha masih belum pulang juga. Setelah Joe mendapatkan pesan singkat dari Aeleasha kalau Joe tidak perlu menjemputnya, itu sudah membuat dirinya sangat cemas.


"Terima kasih Dokter Andra sudah mengantar." Aeleasha tersenyum, Joe yang mendengar suara Aeleasha segera mengalihkan matanya kearah suara.


Joe menyernitkan keningnya, matanya melihat adikknya tengah berbincang-bincang dengan pria asing dimalam hari begini. Joe berjalan menghampiri Aeleasha, tangannya menarik tangan Aeleasha dan menyembunyikannya dibelakang punggungnya.


"Kakak Joe." Cicit Aeleasha kaget setelah Joe menarik tanganya dan menyembunyikannya dibelakang punggungnya. Joe menatap tajam Pria yang ada didepannya, pria itu tersenyum.


"Tidak masalah Dokter Aeleasha, dan selamat malam." Jawab Andra berbalik lalu melangkah pergi, melihat Andra sudah berjalan sangat jauh Joe langsung menghadap adikknya dan memutar-mutarkan tubuh Aeleasha.


"Kakak apa yang kamu lakukan?" Tanya Aeleasha karena Joe tiba-tiba menangkup kedua wajahnya. Joe bernapas lega setelah tidak menemukan apapun yang salah.


"Siapa dia? Kenapa kamu bersamanya?" Joe melontarkan semua pertanyaan yang baru saja melintas dikepalanya. Bukannya menjawab, Aeleasha malah menertawakan Joe.


"Kakak Kenapa sih?" Tanya Aeleasha merangkul tangan Joe dan membawanya masuk kedalam rumah. Joe menaikan satu alisnya bingung dengan pertanyaan Aeleasha.

__ADS_1


Joe duduk disofa menatap Aeleasha dengan tatapan penuh selidik. Aeleasha yang meminum air putih merasa tidak nyaman karena tatapan Joe, dia menurunkan gelas dan duduk didepan Joe.


"Tadi yang bersamaku itu namanya Andra Saputra, dia itu Dokter yang bekerja dirumah sakit." Jawab Aeleasha, Joe menghela napas berat.


"Kenapa kamu pulang telat?" Tanya Joe dengan nada galak, Aeleasha mengkerutkan bibirnya kesal. Dia sebenarya tidak mau pulang telat tapi karena paksaan.


"Begini Kakak, Tadi pas aku mau masuk kedalam ruanganku semua orang sudah berkumpul dan bilang harus merayakan kedatanganku sebagai dokter baru."Jelas Aeleasha, Joe mengangguk paham.


"Yah udah aku mau mandi lalu tidur, karena besok aku mau mengajak kakak pergi kesuatu tempat." Aeleasha tersenyum misterius, Joe terkekeh kecil.


...****************...


Joe terbangun dari tidurnya karena Aeleasha mendadak mengetuk pintu kamarnya, Joe mengosok matanya. Matanya melirik jam dinding yang baru saja menunjukkan pukul 6 pagi.


Joe membuka pintu kamar dengan tampilan malas, dia masih mengantuk. Joe membelakkan matanya Aeleasha sudah berpakaian sangat rapi, dengan senyuman cerah.

__ADS_1


"Kakak bukannya aku udah bilang bakal mengajak kamu pergi kesuatu tempat?." Tanya Aeleasha sedih, dia tidak tau kalau Joe masih tidur. Joe segera mengelengkan kepalanya kalau itu tidak benar.


"Beri aku waktu 15 menit." Kata Joe langsung menutup pintu, Aeleasha mengaruk kepalanya yang tidak gatal. Dia duduk dikursi meja makan sambil memainkan ponselnya.


Joe keluar dari kamarnya dengan pakaian rapi, berjalan menghampiri Aeleasha yang masih sibuk dengan ponselnya, tangannya merebut ponsel Aeleasha.


"Kak Joe apa yang kamu lakukan? kembalikan ponselku." Pekik Aeleasha sambil melompat-lompat karena ponselnya diangkat tinggi oleh Joe. Aeleasha mengerutkan bibirnya, tanganya terlipat diatas dadanya. Joe mencubit hidung Aeleasha gemas.


"Kak Joe kalau kamu gak mau kembaliin sekarang juga, jangan harap aku bakal ngajak Kakak pergi." Ancam Aeleasha tangannya menunjuk Joe. Joe memberikan ponsel Aeleasha, lalu duduk dibangku yang kosong.


"Kita mau kemana?" Tanya Joe, tangannya mengambil roti lapis yang dibuat Aeleasha. Aeleasha kembali mengulas senyum misteriusnya, Joe membuang mukanya kesal melihat senyuman itu lagi.


"Kita akan pergi ketoko bunga dulu baru pergi ketempat tujuan yang sebenarnya." Jelas Aeleasha tangannya menarik tangan Joe ke luar dari rumah dan masuk kedalam mobil.


Joe kini mengerti kenapa adiknya mengajaknya pergi karena Aeleasha ingin Joe menjadi supirnya. Aeleasha tidak bisa menyetir mobil jadi dia perlu seorang supir dan Kakaknya adalah supir yang paling bisa Aeleasha percayai.

__ADS_1


__ADS_2