"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"

"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"
Bab 11


__ADS_3

Aduh sakit!


Alesya merintih kesakitan. dengan memegang kaki kanannya.


Braaaaaak!!!!


pintu kamar di buka kasar oleh Hov dengan tidak sabar.


"kenapa banyak sekali darah di sini Hanna? apa kau tadi tidak membantu nya hah! teriak Hov panik.


"maaf Tuan. tadi saya langsung berlari keluar untuk mengambil kotak P3K ini.


"dasar b_d_h Hov memaki Hanna di depan Lesya.


Lesya semakin takut melihat Hov yang terlihat begitu marah pada Hanna.


Dasar pria gila, kenapa Dia selalu saja marah pada orang lain!! Oh Tuhan apa yang akan terjadi padaku jika terus berada di tempat ini.


"Hey, kenapa kau malah diam? berikan kakimu padaKu Alesya! biarkan aku melihat seberang dalam lukanya.


Hov mendekati Alesya perlahan lahan. wajah Alesya langsung terlihat pucat, begitu Hov ada di dekat nya.


"jangan mendekat! ku mohon jangan mendekat! hanya kata itu yang bisa keluar dari bibir Alesya.


"diamlah Sya!


aku tidak akan menyakiti mu, ucapan Hov seperti perintah. yang seakan tidak bisa dibantah nya.


Lesya ingat betul, terakhir kali Ia menolak permintaan Tuan besar ini. dirinya langsung berpindah ke Mansion antah-berantah ini. Ia tak berani membayangkan akan berpindah kemana lagi. jika Ia berani menolak permintaan Hov.


Alesya pun hanya terdiam tak berdaya, ketika Hov membolak-balik kan kakinya yang terluka.


Hov berjongkok tepat di bawah Alesya yang duduk di atas ranjang.


"tahanlah sebentar Sya!!


aku akan mencabut pecahan kaca ini dari kaki mu. seketika Alesya menarik kakinya dari tangan Hov.


"tidak!! ini pasti akan terasa sakit. cicitnya.


"Oh.. jadi kau lebih memilih kaki mu di potong karena infeksi hah? ancam Hov dan


belum sempat Lesya berfikir.


tanpa memberikan aba-aba. Hov langsung saja mencabut pecahan kaca itu dari kaki Alesya.


"aaaaaaaaaaaaa sakit....!


tanpa sadar Kedua tangan Alesya meremas kedua lengan berotot milik Hov dengan keras. dan seakan tak kuat menahan sakitnya. kepala Alesya sampai ikut terkulai di bahu kekar Hov.


Hov sempat terkejut dengan reaksi Alesya, yang dianggap nya terlalu berlebihan itu.


tapi di balik itu. ada perasaan yang berbeda saat kepala Alesya menyentuh pundak nya.


harum rambut Alesya menyeruak di penciuman nya. seakan memberikan efek bahagia di hati Hov. jantung nya berdetak kencang seperti ingin keluar dari dada nya.


Kenapa saat gadis ini menyentuh ku, kenapa aku seperti menemukan kedamaian yang selama ini sudah aku nantikan.


sejenak kedua nya terdiam, seakan menikmati posisi mereka saat ini.


"apakah, aku terlalu keras mencabut nya Sya? pertanyaan Hov langsung mengembalikan Alesya pada kesadaran nya.


"oh.. Maaf kan aku Tuan!


sungguh aku tidak sengaja meremas lengan Anda sekuat ini.

__ADS_1


muka Lesya langsung memerah seperti kepiting rebus.


apa kah, lengan Anda terasa sakit? Lesya menggosok dengan keras bekas merah dari hasil cengkraman kukunya dari lengan Hov.


Hov hanya bisa terpaku. dengan tingkah konyol yang Alesya lakukan.


"apa kau sudah selesai?? lagi-lagi pertanyaan dari pria itu membuat Alesya dengan cepat menjauh kan tangannya dari Hov.


"sekarang, bisa aku melanjutkan kan untuk membersihkan lukamu? kali ini Hov memberikan aba-aba.


"si..silahkan Tuan! Alesya masih terlihat gugup.


"untung luka ini tidak terlalu dalam. gumamnya.


Hov menyemprotkan cairan anti infeksi tepat di atas luka sayatan yang ada di telapak kaki Alesya kemudian membalutnya dengan perban.


"Ini sudah selesai Sya!!


"Ohhh, terimakasih banyak atas bantuannya Tuan.


dengan cepat, Alesya sudah memindahkan kakinya keatas ranjang.


Hov melihat yang ada banyak darah bercecer dimana-mana. bahkan di sprei tempat tidur Alesya.


"Hanna bersih kan kamar ini!!


untuk sementara Alesya akan tidur di kamar ku.


"tidak... terimakasih Tuan!!


aku bisa tidur di sova itu. ekor matanya sudah mengarah pada sova yang terletak di ujung kamar. lagi pula sova di kamar ini cukup besar. Alesya menolak nya dengan sopan.


"aku tidak menerima penolakan Sya!


kau tau itu kan? tangan Hov langsung meraih tubuh kecil Lesya dan membopong nya menuju kamar miliknya yang letaknya tepat di samping kamar Lesya.


aku bisa berjalan sendiri.


tapi Hov tetap saja melangkah tanpa mempedulikan rengekan Lesya.


Hanna dan penjaga lain nya hanya diam. seakan tidak melihat apapun yang Tuan nya lakukan pada Alesya.


Hov merebahkan tubuh Alesya di ranjang besar miliknya. mata Alesya di buat takjub dengan kemewahan yang ada di kamar itu. kamar yang begitu luas dengan pemandangan langsung menghadap ke laut.



"apa kau suka kamar ini??


suara Hov membuyar kan imajinasi Alesya.


selama hidupnya. Alesya melihat kamar seperti ini hanya di film" layar lebar saja. Ia tidak menyangka. bisa berada di kamar yang selama ini menjadi imajinasi nya.


"Iy..iya. Kamar Anda bagus Tuan. Alesya mencoba menyembunyikan kekaguman nya.


"kalau kau mau. kau bisa tidur di sini "malam" ini! Hov coba membujuk.


"Tidak Tuan, saya tidur di kamar sebelah saja. Alesya tetap menolak dengan sopan.


"Hmmmmm kau memang keras Alesya. Hov tanpa ragu menjatuhkan tubuhnya di samping Alesya duduk.


"apa yang anda lakukan Tuan? Alesya mulai terlihat panik dengan sikap Hov. terlebih lagi Saat ini Ia berada di kamar laki-laki itu.


"Santai lah Sya! aku tidak akan melakukan apapun pada mu, kecuali bila kau sendiri yang meminta nya! tubuh Hov tiba-tiba sudah mendekat ke arah Lesya.


Haaahaaaahaaa... Hov langsung terbahak-bahak melihat reaksi Alesya yang begitu gugup.

__ADS_1


"apa kau belum pernah melakukan nya Sya?


tanya Hov menyelidik.


"apa maksud Anda Tuan?? Alesya bingung dengan pertanyaan yang Hov berikan.


Dasar pria tidak waras!! bisa-bisanya Dia memberikan pertanyaan semacam itu pada ku!


"Ah lupakan saja Alesya! beristirahat lah! agar luka mu cepat sembuh. Hov turun dari ranjang dan tanpa permisi Ia keluar dari kamarnya, meninggalkan Alesya duduk sendirian di kamar sebesar itu.


"Dasar pria Aneh! terkadang Dia terlihat sangat menakutkan, tapi terkadang Dia terlihat sangat lembut.


Sungguh Pria yang tidak bisa tebak. Lesya merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur yang begitu nyaman. tapi semakin lama Ia merasa bosan juga. Ia pun memutuskan untuk keluar dari kamar itu dan kembali ke kamarnya.


Tapi,


baru saja Dia membuka pintu kamar, dua laki-laki bertubuh tegap sudah menghadang nya di depan pintu.


"maaf Nona. anda tidak boleh keluar dari kamar ini tanpa seijin Tuan Hova. dengan sopan kedua pengawal itu berbicara pada Lesya.


"Baiklah...! Alesya pasrah dan kembali masuk ke dalam kamar Hov.


kali ini seperti nya Alesya sedang malas untuk berdebat dengan siapapun termasuk dengan para pengawal itu.


Alesya menghilangkan rasa bosannya, dengan berkeliling di kamar Hov Ia mengamati setiap sudut kamar yang tertata begitu rapi. hingga ada satu buah foto berukuran besar dengan di bingkai secara indah tergantung di dinding kamar itu yang berhasil mencuri perhatian nya. Foto itu terlihat sederhana namun tidak meninggalkan kesan garang dari si pemilik wajah



"Tampan" sebuah pujian yang terdengar sangat tulus mengalir dari bibir mungil Alesya.


kenapa kau begitu mempesona Tuan? seandainya kau tidak jahat, pasti kau akan lebih tampan!.


*


*


sementara itu di ruangannya. Hov seperti sedang berbicara dengan seseorang dari balik Ponsel nya.


orang itu adalah Steve. rupanya Steve sedang melapor kan informasi tentang Ibu Angkat Alesya.


"Bagaimana perkembangan nya Steve? apa ada informasi baru yang kau dapatkan kan?


"iya Tuan, setelah saya mencari tau. ternyata Ibu angkat Alesya berasal dari desa 'B' yang ada di Kota A.


"Tunggu Steve, bukankah desa B adalah desa di mana dulu aku di culik dan hampir saja mati.


"tepat sekali Tuan! jawab Steve dari balik ponselnya.


"Apakah Alesya juga berasal dari desa itu


Steve?


"itu dia Tuan, saya belum bisa memastikan nya. karna ibu angkatnya seperti menyembunyikan asal usul Nona Alesya.


"terus korek informasi dari Ibu angkatnya. jika Dia tetap menolak memberi tau. ancamlah Dia dengan nyawa Alesya.


Hov memberi siasat pada asistennya itu.


"Baik Tuan!!!


🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tunggu kelanjutannya ya teman-teman jangan lupa untuk like dan kasih komentar...

__ADS_1


Happy Reading 🤗🤗🤗


__ADS_2