"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"

"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"
Bab 20


__ADS_3

Tanpa terasa sudah dua jam lebih mereka duduk di teras belakang Paviliun untuk menikmati matahari tenggelam.


suasana yang hening membuat Alesya dan Hov merasa semakin canggung. tak ada pembicaraan apapun membuat mereka berdua semakin salah tingkah.


dari bernyanyi, pura-pura batuk hingga bersiul, semua suara sudah Hov keluar kan. untuk memecah keheningan itu.


Hov sungguh tidak kuat jika harus di diamkan oleh Alesya berlama-lama.


"Bicaralah Sya! jangan Diam seperti ini.


Hov tak kuat lagi menahan diri.


Apa kau masih marah dengan perbuatan ku tadi?


"Tidak.... Alesya menggeleng kan kepalanya pelan. aku tau kau hanya terbawa suasana Tuan. karna memang tempat ini di buat dengan sangat indah. Hufff.. apalagi suasananya!! aku yakin siapa pun yang berada di tempat ini akan Melakukan hal sama. Alesya tersenyum manis.


"Benarkah kah?? kau sudah tidak marah lagi.


"he,em... Alesya mengangguk.


"Tapi kenapa kau masih Diam Sya??


"Hehehehe... Aku lapar Tuan! Alesya'l meremas perutnya. bukan kah dari tadi kau hanya memberikan Roti jus dan juga susu saja.


"Apaaaa?


jadi hanya karena lapar kau sampai sampai mendiam kan aku? Hov memutar bola matanya tak percaya.


"Iyaaaaaa!


Bisa kah kau memberi ku nasi atau apapun yang bisa mengenyangkan perut ku?


Hov hanya mendengus kesal dan menggeleng kan kepalanya.


"Hanna...!!!! panggil Hov


"iya Tuan, Hanna langsung masuk ke dalam Paviliun.


"Buat lah sesuatu yang bisa untuk Aku dan Alesya makan di sini!


"Baik Tuan.


Dengan cekatan Hanna mempersiapkan bahan makanan untuk Tuan dan Nona muda nya makan malam.


tak beberapa lama, Seluruh makanan sudah tersaji di atas meja makan.


"Tuan, Nona, makan malam sudah siap!


Hanna mempersilahkan.


"Ayo cepat lah makan! aku tidak mau kau sampai pingsan hanya karna menahan lapar. Hov menyeret pelan tangan Alesya menuju meja makan.


"Bibi apakah kau yang memasak sebanyak ini sendirian? kenapa kau tidak meminta bantuan ku!


jangan bilang hanya kami berdua saja yang akan memakan nya? Alesya memicingkan mata nya ke arah Hanna.


"sudahlah Nona, Anda cukup diam dan makan lah dengan baik. Hanna mengedipkan kan matanya pada Lesya, sebagai kode untuk tidak benyak bicara.


"Oooh iya.. iya... Baiklah... jawab Lesya.


Mereka makan bersama dengan tenang malam ini. tidak ada perdebatan dari keduanya.


Namun tiba-tiba, saura Alesya memecah keheningan.


"Tuan Hovv..


Alesya memanggil namanya dengan sangat lembut.


"Eh.. Iyaaa..


Hov seketika menghentikan makannya dan langsung memandang ke arah Alesya.


jika saja semua orang bisa mendengar debaran jantung Hov saat Alesya memanggil namanya tadi, mungkin semua orang akan tertawa terbahak-bahak.


karena seorang Tuan Hov bisa dibuat salah tingkah oleh seorang gadis kecil.


"Ada yang ingin aku tanyakan pada mu Tuan!!


"Hmmm.... tanyakan lah!!!


"Apakah Anda tidak bekerja? Kenapa seperti nya setiap hari aku hanya melihat anda di Mansion ini saja?


"Uhuk... uhukkk....


Hov hampir saja tersedak dengan pertanyaan yang Alesya ajukan padanya.

__ADS_1


Hov tidak menyangka Alesya akan mengajukan pertanyaan sekonyol itu pada nya.


"Astaga... apa anda baik-baik saja Tuan? Alesya segera berlari menghampiri tempat duduk Hov. untuk memberikan segelas air putih.


"Dengan cepat Hov langsung meminum air putih yang Alesya bawakan untuknya.


"Minumlah Tuan, hati hati!!


Alesya perlahan membantu Hov meminum segelas air.


Wajah cantik Alesya yang tampak panik semakin membuat Hov ingin berlama-lama memandang dan berada dekat dengan Alesya.


"uhukkk uhukkk... Hov masih saja terbatuk walaupun sebenarnya sudah baik-baik saja.


"apa dada anda masih terasa sesek Tuan? Alesya masih panik.


"seperti nya iya Sya!


secara refleks Alesya menyentuh dan mengusap dada Hov dengan lembut.


"di mana yang sakit Tuan?


"Iya Sya, di bagian ini seperti nya masih sakit, disini, disini, dan disini!! Hov mengacungkan jari telunjuk nya kesuluruh dada bidang nya.


dengan polosnya Alesya hanya menurut saja saat Hov membodohi nya.


Alesya dengan telaten mengelus dan mengusap dada bidang Hov dengan Hati-hati.


Awalnya Hov mengira sentuhan Alesya akan biasa saja untuk nya. tapi sungguh di luar dugaan. semakin tangan Alesya menyentuh nya, semakin Hov merasakan tubuhnya seperti tersengat aliran listrik tegangan tinggi.


Matanya terpejam, Ia menikmati rasa nyaman dan juga perhatian yang Alesya berikan padanya. sentuhan demi sentuhan membuat Ia yang merasa "bagian" tubuh nya selama ini seperti mati suri. kini benar-benar telah bangkit.


"Oh Tidak!!


mata Hov terbuka lebar. saat Ia merasakan sesuatu di celananya telah mengeras sempurna meminta untuk di lepaskan.


Hov langsung berdiri, menjauh kan tubuh nya dari Alesya.


"Kenapa Tuan? apakah ada yang salah dengan ku? Alesya masih tak menyadari.


Hov langsung menghindar ketika Alesya ingin mendekati nya lagi.


"Tolong jangan mendekat Sya!!! kalau tidak aku benar-benar akan memakan mu kali ini. Hov memperingatkan Alesya.


Alesya tidak tau, kalau Hov ternyata terangsang dengan sentuhan yang Ia berikan padanya.


ada apa dengan laki-laki itu ya? kenapa tiba-tiba saja Dia menjauhi ku? ah biar kan saja. lagi pula apa peduliku!


Alesya kembali duduk dan menyelesaikan makan malam nya yang sempat tertunda, seakan tidak pernah terjadi apa-apa.


*


*


Hov kali ini sudah tidak dapat menahannya. dan memilih menuntaskan nya di kamar mandi yang ada di kamar pribadinya.


Arrrhhhh.......


Erangan pelan meluncur dari mulut Hov.


dan langsung mengguyur tubuhnya di bawah Shower dengan Air dingin. untuk menurunkan suhu tubuh nya yang sempat memanas tadi.


setelah selesai mandi. Ia langsung keluar untuk berganti baju.


Hov kemudian menghampiri Alesya yang masih duduk di meja makan sendirian.


"apa yang sedang kau pikirkan kan Sya? Hov mendekati Alesya.


"aku menunggu Anda Tuan! kenapa anda lama sekali? Alesya mengerucut kan bibir nya.


"Aku baru saja selesai mandi sya! karena tubuhku terasa lengket, setelah seharian menemani mu berjalan-jalan. Hov beralasan.


"Ohhhhh, kalau begitu ayo kita kembali ke Mansion! Ajak Alesya.


"bukankah, sekarang kita juga sudah berada di Mansion? Hov menggoda Alesya.


"Maksud ku kembali ke bangunan yang di sana! Alesya menunjuk ke Arah bangunan Mansion de'Luxe.


"Ahhhhhhh...


seperti nya aku lelah Sya, karena seharian ini kakiku terlalu banyak berjalan. Hov sudah menduduki kursi yang ada di sebelah Alesya.


"Tapi aku juga harus mandi Tuan!


Tubuh ku juga sudah terasa gatal. karna seharian ini aku banyak berkeringat. Alesya cemberut.

__ADS_1


"oh.. pantas saja tubuh mu bau asam!! Hov menutup hidung nya menggoda.


"Benarkah Tuan? Alesya langsung mengendus seluruh tubuh nya sendiri.


ahh.. tapi aku tidak bau! Alesya masih merasakan Aroma harum di tubuhnya.


"Hahahaha Hov terkekeh-kekeh melihat reaksi Alesya yang menggemaskan.


"kenapa Anda tertawa Tuan?


Apa jangan-jangan Anda hanya menggoda ku? Alesya berdiri di depan Hov dengan berkacak pinggang.


"Kenapa saat kau marah seperti ini pun. kau masih sangat cantik Sya. bibir Hov tak bisa di kendalikan hingga sebuah pujian pada Alesya meluncur begitu saja.


Wajah Alesya yang semula tidak bersahabat, langsung bersemu merah saat mendengar apa yang Hov ucap kan.


"Hentikan!!!


aku tidak suka di rayu! Alesyancoba menghindari Hov secepat mungkin. karna Alesya takut Hov mengetahui hatinya sedang berdegup kencang saat ini.


"Hey.. kau mau kemana Sya? Hov mengekor di belakang Alesya.


Bukankah sudah ku katakan tadi, aku ingin kembali ke Mansion yang di sana.


aku ingin mandi Tuannnnnn!!!


Nama Mansion yang di sana adalah Mansion De'luxe Alesya. dan Paviliun ini bernama Paviliun De'beauty, Hov menjelaskan.


"Owwwh....!!!!


hanya itu yang keluar dari Alesya.


Kalau begitu ayo kita kembali ke Mansion de'Luxe Tuan!!


"Aku tidak mau.... wajah Hov memelas.


"kenapa tidak Tuan? Baiklah,


kalau begitu biar aku saja yang kembali ke sana.


saat Alesya hendak keluar dari Paviliun itu, Hov dengan segera menarik tangan nya. seketika tubuh kecil Alesya sudah dalam cengkeraman Hov.


"Awwww sakit!!! pekik Lesya


"Aku ingin kau menemaniku di sini Sya!! Hov menatap mata Alesya dalam-dalam.


"Ta...tapi Tuan????


"Apa kau menolak ku???? suara Hov mengintimidasi.


"Ba.. Baiklah Tuannnnnn, saya akan di sini untuk menemani Anda.


Alesya merasa gugup. karena mata indah Hov tak pernah lepas menatap nya.


"Gadis Pintar..


Hov menyentuh rambut Alesya dan kemudian mengacak mangacak rambut panjang gadis itu.


"Aaaaa.. apa kau ingin merusak rambut ku Tuan Hov?? sekarang aku tidak akan keluar. kalau begitu bisakah anda melepaskan saya? Alesya sudah tidak bisa menahan lebih lama lagi untuk berdekatan dengan Hov.


karna setiap kali Hov menyentuhnya, seperti ada rasa yang begitu nyaman di hatinya.


dan Alesya tidak berani menggembang kan perasaan nya untuk Hov, karna bagaimanapun Pria itulah yang telah menculiknya.


Alesya masih tidak bisa memaafkan apa yang telah Hov lakukan pada nya.


apalagi Hov pernah mengancam akan membunuh seluruh keluarga yang Ia sayangi.


"Kenapa kau begitu gugup Sya? suara Hov membuyar kan lamunan nya.


"Cepat lepaskan aku Tuan!!!


tubuhku sudah sangat gatal Alesya meronta-ronta dari cengkeraman tangan Hov.


"Baiklah Nona... aku akan mengantarmu ke kamar mandi.


dengan sekejap tubuh Alesya sudah di bopong Oleh Hov. menuju kamar mandi yang ada di kamar pribadi Hov.


🌸🌸🌸🌸 **BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸


****LIKE


*VOTE


KOMENTAR***

__ADS_1


__ADS_2