"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"

"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"
Bab 71


__ADS_3

Mereka sudah tiba di halaman depan. di mana sebuah mobil SUV mewah sudah terparkir disana.


"Cepat Alesya! Pekik Hov pelan pada Istrinya yang masih tertinggal dibelakang.


"eh, apa kau tidak melihat ku kesulitan berjalan menggunakan gaun ini Tuan? sahut nya.


"iya aku tahu! Hov tanpa pikir panjang langsung menghampiri Alesya dan segera menggendong tubuhnya mungil nya ala bridal style.


"ah, apa yang kau lakukan Tuan? turun kan aku! Alesya meronta di gendongan Jehova.


"dasar aneh, bukankah tadi kau sendiri yang mengatakan, kesulitan berjalan kan! cecar Hov.


Hanna dan Mayya hanya bisa tersenyum melihat tingkah pasangan pengantin baru itu. mereka merasa senang sekali karena bisa melihat Alesya dan Jehova bercanda layaknya suami istri pada umumnya. terutama Hanna, karena Hanna cukup tau seperti apa hubungan antara Tuan dan Nona mudanya itu.


saat mereka sudah ada disebelah Mayya, Jehova dengan segera menurun kan Alesya dengan pelan.


"Ibu, apa kau sungguh akan pulang sekarang? rengek Alesya.


"iya Nak, Ibu akan pulang sekarang. jangan merengek seperti itu! ingat lah sekarang kau sudah menikah. bisik Mayya pelan.


"Iya Bu, aku sudah tau. tapi aku masih ingat bersama Ibu. Jawab Alesya pelan.


"nanti, kalau suami mu sudah ada waktu. kalian bisa datang mengunjungi bersama. Iya kan Nak Hov? Mayya terkekeh.


"Iya Bu, nanti saat aku libur. aku pasti akan mengajak si cengeng ini pulang kerumahnya. haha. tawa Hov.


"apa katamu? aku tidak cengeng Tuan! aku hanya tidak bisa menahan air mata yang keluar begitu saja dari mataku ini. Alesya membulat kan matanya pada Hov.


sejenak mereka beradu pandang. Jehova menatap lekat mata Coklat Alesya. mata yang begitu meneduhkan hatinya. mata seorang gadis penyelamatan yang tidak pernah Ia lupakan sama sekali.


"jangan melihat ku seperti itu! atau aku akan mencium mu di depan mereka semua. ancam Hov namun dengan sedikit tawa.


"oh, maaf kan aku Tuan. Alesya langsung memalingkan wajahnya dari tatapan Jehova.


"sudah jangan bertengkar lagi! sahut Mayya.


kapan Ibu bisa pulang? kalau kalian masih asik sendiri.


"haha, maaf kami Bu. Jehova kembali mefokuskan pandangan pada sang mertua. Jehova membuka pintu mobil untuk mertua nya dan mempersilahkan mereka semua memasuki mobil mewah itu.


"Bu, jaga kesehatan baik-baik ya! Alesya langsung merangsek ikut memasuki mobil itu, tanpa mempedulikan gaun pengantin nya yang menjuntai kemana-mana.


ibu tidak perlu menghawatirkan aku. percayalah! aku akan baik-baik saja ditempat ini Bu. air matanya kembali berderai membasahi pipi mulusnya.


"jangan menangis seperti itu Nak! Ibu akan baik-baik saja. Karna suami selalu mengirimkan dokter-dokter terbaik nya untuk mengobati Ibumu ini. ucap Mayya.

__ADS_1


"benarkah Bu? Alesya tampak ragu.


"Iya Nak, suami mu selalu memberikan yang terbaik untuk kami. percayalah!


"Baiklah kalau begitu Bu. Alesya tampak lebih tenang.


"sekarang turunlah! dan temani suami untuk beristirahat. titah Mayya.


"iya Bu. dengan segera Alesya melepaskan pelukannya pada sang Ibu. dan dengan perlahan menuruni mobil itu.


tanpa di duga nya Ia terpeleset saat sepatu yang Ia pakai menginjak Gaun nya sendiri.


aaaaaaaaaaaaa, teriak Alesya kencang.


naman untung nya Jehova dengan sigap berhasil menangkap tubuh Istrinya yang hampir saja tersungkur kebawah.


"Berhati-hati lah Alesya! apa ada yang sakit? Hov, memeriksa seluruh tubuh Istrinya kecil nya itu dengan seksama.


"tidak ada yang sakit Tuan, baik-baik saja! wajah Alesya tampak merona karena melihat tingkah manis suami nya itu.


"sungguh? Hov masih tidak percaya.


"Iya Tuan, sungguh tidak ada yang sakit. Alesya memastikan.


"hmmmmm, baiklah kalau begitu. jawab Hov singkat.


"eh iya Bu, maaf kan Kami! sahut Alesya.


"tidak apa-apa sayang, Ibu hanya ingin berpamitan. Mayya tersenyum ramah. Oiya Hanna, aku titipkan Alesya padamu ya, bantu Dia untuk menjadi Istri yang Baik untuk Tuan Jehova.


"Iya Nyonya, saya akan selalu menjaga Nona Alesya dengan baik disini. Hanna mencucurkan air mata nya tanpa sadar.


"kalau begitu, Ibu pamit dulu ya. Terimakasih untuk semuanya.


"Iya Bu, ibu hati-hati dijalan ya. Alesya mencium punggung tangan Ibunya kemudian disusul oleh Jehova.


Maya melambaikan tangannya, begitu juga dengan ketiga Adik Alesya.


pintu mobil sudah menutup secara otomatis, namun kacanya masih dibiarkan terbuka, agar Mayya masih terlihat oleh Alesya dan yang lainnya.


perlahan mobil yang ditumpangi keluarga Alesya pun sudah keluar dari pintu gerbang Mansion DE'LUXE.


walaupun mobil itu sudah semakin menjauh, tapi pandangan Alesya masih saja tak berpaling dari mobil mewah itu.


"apa kau sedih Alesya? suara Hov berhasil menyadarkan Alesya dari lamunannya.

__ADS_1


"Iya Tuan, eh maksud ku tidak. Alesya tersenyum pias.


"tidak apa-apa kalau sedih, lagi pula kau baru sebentar bertemu dengan Ibumu, tapi mau bagaimana lagi. besok Ibu harus menjalani medical check up. jadi mau tidak mau Ibu harus pulang ke kota X kan. jelas Hov.


"iya Tuan. Alesya menjawab nya lemas.


"apa kau lelah Alesya? Hov kembali bertanya.


"iya Tuan, saya lelah sekali. sahut Alesya.


"kalau begitu ayo kita beristirahat! ajak Hov.


"ih,iya Tuan. suara parau.


greeeeb


lagi-lagi Jehova membopong tubuh Alesya dan segera membawanya naik kelantai atas. kali ini Alesya hanya diam di rengkuhan suaminya. Ia tak menolak sama sekali, bahkan dengan santai nya Alesya menyandarkan kepalanya di dada lebar Jehova.


Hov merasa ada yang berbeda dari Alesya, Karna tidak biasanya, gadis itu mau bersentuhan langsung dengan dirinya. tapi kali ini Alesya benar-benar menjadi sangat imut menurut nya.


oh, apa kucing kecil ini sudah mulai jatuh cinta pada ku? tapi apa mungkin secepat itu. bukankah baru kemarin Dia mengumpat ku dengan berbagai macam makian.


ah, sepertinya aku memang harus memakai cara yang diberikan oleh Carlos. agar aku tau apa yang sebenarnya Dia rasakan pada ku.


Batin Jehova.


tak beberapa lama mereka berdua sudah tiba di depan pintu kamar milik Jehova. saat Alesya menyatakan kalau ternyata mereka sudah tiba didepan kamar Hov, seketika diri nya langsung panik dan berusaha untuk turun dari gendongan Hov.


"hey, apa yang sedang kau lakukan Alesya? diamlah!


"maaf Tuan? kenapa Anda membawa saya kesini? bukankah kamar saya ada disebelah sana. Alesya mengarah ekor matanya ke pintu yang ada disebelah kamar Jehova.


"Jangan lupa Nyonya Hov! sekarang kau adalah Istri ku. dan sudah seharusnya mulai sekarang kita akan tidur di satu kamar! tegas Jehova.


tubuhnya Alesya langsung mematung, Ia tak lagi bergerak. ketika Jehova memanggil nya Dengan sebutan Nyonya Hov. seperti ada sebuah dentuman keras yang membentur di dinding hatinya. ada perasaan bahagia namun ada juga perasaan takut yang membebani nya, karena sekarang Ia sudah menyandang gelar Nyonya Jehova. Istri dari pengusaha kaya raya dan juga dikenal sebagai orang yang bersifat dingin.


setelah mereka masuk kedalam kamar, rupanya kamar itu juga sudah didesain seperti kamar pengantin pada umumnya. hanya saja semua hiasan yang ada dikamar itu penuh dengan barang-barang mewah.


Alesya cukup terperangah, dengan seluruh desain kamar itu. tidak terlalu berlebihan tapi sangat elegan menurut nya.


*BERSAMBUNG


*LIKE


*VOTE

__ADS_1


*KOMENTAR*


TERIMAKASIH


__ADS_2