"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"

"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"
Bab 22


__ADS_3

Tubuh Alesya membeku dalam dalam rengkuhan Hov. nafas nya menderu saat bibir Hov mulai menyusuri setiap helai rambut panjang nya.


tubuh Alesya semakin bergetar. Ia tahu betul akan berakhir seperti apa diri nya kali ini. jantung nya terus berdegup kencang, ketika tangan Hov sudah mulai menyusuri setiap lekuk tubuhnya.


Dretttttt....Dretttttt.... Dretttttt


Tiba-tiba ponsel Hov bergetar kencang, di atas meja kamar.


"Sialan....! mengganggu saja, umpat nya sambil melepaskan tubuh Alesya.


Alesya benar-benar merasa sebuah keberuntungan sedang berpihak pada nya kali ini.


terimakasih Tuhan.. kau menyelamatkan aku dari manusia itu (Hov).. gumamnya dalam hati'


Kaki Alesya terasa lunglai. sampai tak mampu menopang tubuh nya sendiri. batin nya terasa leleh, hingga akhirnya terduduk di lantai kamar.


Samar-samar Alesya mendengar pembicaraan Hov dengan seseorang yang ada di balik ponsel itu.


"Halooo, ada apa kau menelpon ku malam-malam begini Hans?


"tenang lah kawan! apakah aku mengganggu mu?


" tentu saja kau mengganggu ku.


"memangnya apa yang sedang kau lakukan teman??


heyy, apa kah kau lupa Hov? kau meminta ku untuk mengambil alih pekerjaan mu itu hanya dalam waktu satu Minggu sajakan?


lalu apa kau lupa? ini sudah lebih dari satu Minggu! apa kau pikir aku tidak memiliki pekerjaan sendiri hah.


Hans berteriak dari balik ponsel nya.


Cepat lah bekerja!!!! lagi pula apa yang sebenarnya sedang kau lakukan? hingga kau lupa semua pekerjaan mu.


Hans tak henti mengomel pada temannya itu.


" sabarlah Hans, apa kau juga lupa? kalau aku ini Bosnya!! jadi sesuka lah. lagi pula urusan ku di sini belum selesai.


"Baiklah... Kau Bosnya Tuan Jehova! sebenarnya apa yang kau sembunyikan dari ku kawan??? Hans mulai curiga.


"Tidak ada!!! aku tidak menyembunyikan apa pun darimu Hans, percayalah!! Hov coba menyakinkan sahabat nya itu.


"tapi akhir-akhir ini kau sungguh sangat aneh Hov, biasa nya kau slalu menghubungi ku untuk sekedar menanyakan tentang pekerjaan, tapi sekarang jangan kan menelfon ku, pesan dari mu tak pernah ku terima.


jujur lah Hov! apa yang sedang kau sembunyikan dari ku. Hans coba menekan.


"Sungguh, aku tidak menyembunyikan apapun dari mu kawan. Hov masih saja tidak mau berkata jujur pada Hans. sebab Hov tau betul. Hans menyukai Alesya dan tentu saja Hov tidak ingin Hans mengambil Alesya dari nya.


"Baiklah Kawan! kalau kau belum bisa memberi tau ku.


Tujuan ku menghubungi mu malam ini karna ada hal penting yang ingin ku sampaikan padamu.


" iya, katakan lah Hans!!!


"tiga hari lagi ada pertemuan penting antara ketua Mafia dari berbagai negara.


dan kau wajib hadir Hov!!


kehadiran mu tidak bisa di wakilkan oleh siapapun termasuk aku. Hans menjelaskan.


Tanda tangan mu di butuhkan disana. karna akan ada anggota baru yang ingin bergabung dengan kartel kita dan kau sendiri yang harus menentukan nya.


"Baiklah! besok kirim kan semua data dan informasi tentang anggota baru yang ingin bergabung dengan kita.


aku akan bekerja dari sini.


tiga hari lagi aku akan hadir di sana!!!


"Baiklah Hov, besok aku akan segera mengirimkan kan semua data yang kau butuhkan. jangan sungkan untuk menelfon ku jika kau membutuhkan bantuan ku untuk pekerjaan mu disana!


"terimakasih untuk semua bantuan mu kawan! aku bisa menyelesaikan semua pekerjaan ku disini sendiri, kau urus saja yang di perusahaan Okehhh!!!


Tuttttttttt........


Hov langsung menutup telfonnya.


Alesya yang mendengar Hov sudah mengakhiri panggilan nya. langsung merangkul kedua lutut nya dan menyembunyikan wajahnya.


hati nya terus saja bergumam.


*a*ku harus kabur saat laki-laki itu pergi dari Mansion ini, ya saat itulah kesempatan, dalam tiga hari ini aku harus mencari cara untuk keluar dari tempat ini.


"Ibu aku merindukan mu! Alesya menangis tak bersuara.


Terdengar Suara langkah kaki Hov Mulai mendekat ke Arah nya. Alesya tak berani sedikit pun mengangkat kepalanya untuk menatap Hov.

__ADS_1


"Eh, kenapa kau diam saja Sya?


Hov sudah berjongkok tepat di depan nya. Hov menyibakkan rambut Alesya yang menutupi wajahnya.


mendekat lah Sya!! Aku tidak akan melakukan apapun padamu, jika kau tidak mengijinkan nya. Hov coba menyakinkan.


tapi Alesya tetap saja tidak bergeming dari tempatnya meringkuk saat ini.


Baiklah kalau itu maumu!


dengan cepat tangan Hov menggangkat tubuh Alesya untuk di bawa ke atas ranjang milik nya.


"Turun kan aku Tuan! suara Alesya parau.


"tunggu! apa kau menangis Sya? kenapa suaramu???


Hov membaringkan tubuh Alesyadengan perlahan.


Apa kau takut padaku?? Hov menatap mata Alesya masih basah.


Alesya hanya mengangguk tak bersuara.


Astaga... maafkan aku Sya!!


aku hanya bercanda, aku tidak sungguh-sungguh marah padamu. asal kau tau, kau boleh mengambil dan mamakai semua kemeja atau pun baju-baju ku yang ada di lemari itu.


Hov tampak tersenyum manis di depan Alesya.


Hati Alesya sedikit menghangat melihat Hov tersenyum seperti itu.


"Benarkah???? Alesya memastikan.


"Tentu saja!!! Hov mengangguk.


"Apa kau lelah Sya?


"Iya Tuan., Aku sangat lelah dan juga mengantuk.


"Baiklah, sekarang ayo kita tidur! Hov segera mengambil posisi di sebelah Alesya.


"Heyyyy tunggu! apa yang Anda lakukan Tuan, mata Alesya membulat seketika menatap Hov.


"Bukankah tadi kau mengatakan ingin tidur? sekarang tidur lah!!!!


apa kau pikirnkau saja yang mengantuk, aku juga mengantuk Alesya.


"lagi pula siapa yang akan melarang Sya? buktinya sekarang aku ada di samping mu kan!! Hov tersenyum genit pada Alesya.


"Oh... Kau ingin tau siapa yang melarang Laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri tidur bersama??


"Iya, siapa yang melarang nya Sya?? Hov penasaran.


"Yang melarang nya Adalah Tuhan dan ibu ku, kau paham itu Tuan Hov!


"Ha-ha-ha,,, Hov tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Alesya.


Hey Nona, Ibu mu bahkan tidak ada disini???


"Iya Ibu ku memang tidak di sini. tapi ketahuilah Tuan! Tuhan ku bisa melihat apapun yang sedang kita lakukan. walaupun dalam gelap sekalipun.


Deeeg......!!!!


lagi_lagi ucapan Alesya seperti pisau tajam yang menghujam tepat di dadanya.


Hov langsung diam tak bersuara.


Alesya yang melihat Hov hanya terdiam. segera meraih bantal dan selimut untuk di bawa nya ke sofa yang ada di kamar itu.


"Tunggu! kau mau kemana Sya? Suara Hov terdengar berat.


"Aa...Aku akan tidur di sova Tuan. suara Alesya bergetar saat Ia tau Hov sudah mulai marah.


"Tidak!!


kembali lah ke ranjang! Hov berteriak pada Alesya.


tubuh Alesya seketika mematung, tak berani bergerak maju atau pun mundur kembali. langkah nya langsung terasa berat. seperti ada sebuah batu besar yang di ikatkan di kedua kakinya.


Apa Kau tidak mendengar ucapan ku Alesya? apa kau ingin mendapatkan Hukuman dari ku Hah?? keduanya kalinya Hov berteriak.


"Maaf kan Aku Tuan!! Alesya langsung berbalik dan lari menuju ranjang di mana Hov masih berbaring di sana.


"Baguss, gadis pintar! senyum Hov menyeringai.


Sekarang tidur lah dengan nyenyak di ranjang ini!!

__ADS_1


Habislah aku, pasti kali ini aku tidak akan bisa Lolos dari jeratan nya!!


tiba-tiba Hov turun dari ranjangnya. dan memunguti bantal dan selimut yang berserakan di lantai.


"Aku yang akan tidur di sofa!


Alesya terkejut dengan apa yang di lakukan Hov. Ia tidak menyangka Hov akan sebaik itu pada nya.


padahal dalam benak nya tadi, kali ini Alesya akan habis jadi pemuas ***** Hov.


Walaupun ranjang itu begitu nyaman tapi entah kenapa Alesya tidak bisa memejamkan mata nya.


seperti ada perasaan takut tersendiri. karena baru kali ini Ia berada dalam satu kamar bersama seorang laki-laki "dewasa".


"Kenapa kau belum tidur Sya??? suara bariton Hov kembali terdengar.


"eh. iya Tuan, seperti nya saya tidak jadi mengantuk.


"isshhh... Bagaimana mungkin rasa kantuk mu tiba-tiba menghilang?


"entahlah Tuan!!!


Bagaimana kalau kita bercerita saja. Alesya coba mengalihkan pembicaraan, agar Hov tidak curiga bahwa sebenarnya Alesya takut padanya.


"Baiklah, Hov segera berdiri untuk mendekati Alesya.


namun suara Alesya sudah lebih dulu menyambar!


"Berhenti di sana Tuannnnnn...!!!


kita Cukup bercerita dari tempat masing-masing. jadi anda tidak perlu mendekat!!


Alesya sudah menghentikan langkah Hov.


"Ohhhh Baiklah, Hov kembali duduk di sofa nya.


"O iya Tuan, bukankah tadi kau belum menjawab pertanyaan ku?


"pertanyaan yang mana Sya?


"Tentang pekerjaan Anda Tuan???


"Bukankah kau sudah tau! Aku pemilik Club tempat mu bekerja waktu itu.


"kalau hanya seorang pemilik Club, kenapa kau bisa memiliki Mansion seindah ini Tuan?


Aku sangat yakin. Hasil dari Club mu saja tidak akan mungkin bisa untuk membeli Mansion semegah ini.


Hey, jangan coba-coba membodohi ku! setidaknya aku tidak sebodoh yang kau lihat Tuan. Alesya tersenyum sombong.


Ya, paling tidak aku bisa membayangkan betapa Mahal harga Mansion ini.


"apa maksud mu tersenyum seperti itu Nona?


Hov merasa gemas dengan tingkah Alesya.


Apa kau tau? Club ku adalah Club terbesar di negara X ini. jadi apa ada yang salah? jika aku mendapat kan hasil yang besar dari sana hah! Hov tidak ingin Alesya tau bisnis apa saja yang Ia jalani saat ini. lagi pula Hov juga tidak akan melibatkan Alesya di dalam nya.


"tapi aku pernah mendengar rumor, bahwa pemilik Club, Juga Presdir dari AJ Grup yang sangat terkenal itu. Aku sering mendengar cerita itu dari teman-temanku.


"hmmmmm.......


itu bukan "Rumor" Alesya...! itu kenyataan!!


"Wahhhh....! jadi itu benar??? apakah Anda orang nya Tuan! Alesya masih tidak percaya. itu berarti kau orang cukup berpengaruh di Negara ini ya. Alesya menggangguk kan kepalanya terkagum kagum.


wah aku tidak menyangka bisa bertemu dengan Presdir AJ Grup Secara langsung.


Alesya berseru kegirangan.


"Ya seperti itu lah..! Hov tersenyum malu mendengar Alesya mengelu- elukan diri nya.


sekarang kau sudah tau pekerjaan ku bukan? Hov lah yang sekarang menyombongkan diri.


"Ya Baiklah, sekarang aku percaya Anda bisa memiliki Mansion seindah ini. karena memang Anda seorang yang sukses.


jadi sekarang aku tidak heran kalau Anda bisa memiliki Mansion semegah ini.


"Memangnya kau fikir selama ini aku bekerja sebagai apa Sya?? Hov merajuk.


sekarang giliran ku untuk bertanya pada mu Alesya!


🌸🌸🌸🌸 **BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ**...

__ADS_1


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR NYA DENGAN LIKE, VOTE DAN KASIH KOMENTAR YANG BAIK YA πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


SELAMAT MEMBACA πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2