
Hansen masih belum bisa menerima kenyataan. kalau Alesya memilih untuk tetap tinggal di Mansion DE'LUXE bersama Jehova.
hatinya hancur berkeping-keping saat melihat Jehova dengan begitu mudahnya mencium bibir gadis yang dicintainya itu dan yang lebih membuatnya sakit hati. Alesya hanya diam saja seakan menikmati nya.
"kenapa Hov? kenapa kau tega melakukan ini padaku. bukankah kau sudah tau kalau aku mencintai Alesya. kenapa kau tega merebut nya dari ku.
tanpa di duga Hansen berlari menyerang Jehova yang sedang merangkul tubuh Alesya dan mencoba menarik tangan gadis itu.
Hov yang melihat itu dengan refleks berbalik dan membiarkan punggungnya menjadi sasaran pukulan dari Hansen.
"Menyingkirlah dari Alesya Hov! biarkan aku membawa Alesya pergi dari sini. Hans membabi-buta menyerang Jehova.
"Aaaaaaaaaaaaa... Tuan, apa yang Anda lakukan? kenapa Anda tidak menghindar? Alesya tampak ketakutan karna Hansen memukuli tubuh Hov bertubi-tubi.
Hov melepaskan tubuh Alesya dan berbalik memukul wajah Hansen keras, hingga membuat nya sempoyongan.
"Hanna.. pekik Hov keras.
"iya Tuan. Hanna segera berlari menghampiri Jehova.
"Bawa Alesya kembali kamarnya sekarang!!
titah Hov.
"Baik Tuan. dengan cepat Hanna menarik tubuh Alesya pelan dan membawanya masuk kembali ke kamarnya.
Hov sengaja menyuruh Hanna membawa Alesya masuk. agar Ia tak melihat perkelahian antar dirinya dan Hansen.
"apa kau sudah gila Hans? yang kau lakukan itu bisa menyakiti Alesya. bahkan kau membuat nya ketakutan Bodoh!! maki Jehova tepat di depan Hansen.
"kau benar sekali kawan! aku memang sudah gila, tapi kau lebih gila dari ku!! pekik Hans tak kalah keras.
"sudahlah Hans, aku tidak ingin berdebat dengan mu. bukankah aku sudah mengatakan kau harus melupakan Alesya!
"tidak Hov! kau tidak berhak memalukan itu padaku. ini hatiku, ini perasaan ku! dan aku sendiri lah yang akan menentukan nya. Hans bersikeras.
"Baiklah kalau begitu, kau harus bersiap-siap untuk menghadapi aku dulu. Jehova melangkah meninggalkan Hans yang masih berdiri ditempat nya.
"Berhenti!! apa maksud mu berkata seperti itu Hov?
"kau ingin tau jawabannya?
ikutlah denganku!! Hov kembali berjalan memasuki Mansion DE'LUXE.
dengan sempoyongan Hansen mengikuti langkah sahabatnya itu menuju ruang kerjanya.
tak beberapa lama, mereka berdua sudah ada di ruangan kerja milik Jehova. tak ada satu pun yang berani mengikuti mereka tidak Steven atau Edward.
ruangan dingin ber-AC itu seketika berubah menjadi panas saat mata mereka kembali bertemu.
"sekarang katakan! apa maksud semua ini Hov. Hans sudah sabar ingin mengetahui semuanya.
"duduklah dulu Hans!! Jehova mempersilahkan.
"tidak Hov, aku tidak butuh duduk ataupun tidur sekarang. aku hanya butuh penjelasan dari mu! teriak Hansen kesal.
"maaf kan aku Hans! karna sudah menyembunyikan Alesya darimu. Jehova tampak tulus mengatakan nya. hingga membuat Hansen sedikit melunak Karna selama Ia bersahabat dengan Jehova, baru kali ini Hans mendengar sahabatnya itu mengucapkankan kata maaf padanya.
__ADS_1
"tapi apa salah Alesya pada mu Hov? sehingga kau tega menculik nya seperti ini! Bola mata Hans sungguh berkaca-kaca saat mengatakannya.
"Alesya tidak pernah melakukan kesalahan apapun padaku Hans. hanya saja aku tidak mau kehilangan Dia. Jehova menunduk.
"apa maksud mu Hov? jangan katakan kalau kau juga mencintai Alesya! Hans nanar menatap Jehova.
"iya Hans! kau benar sekali, aku memang mencintai Alesya. bahkan aku sangat mencintai nya melebihi apapun Hans. ku mohon maaf kan aku! Hov kembali mengucapkan kalimat langka itu.
"apa? apa katamu? kau tidak bersungguh-sungguh kan Hov! aku yakin kau hanya bercanda kan. Hans tak percaya.
"tidak Hans. aku sungguh mencintai Dia. bahkan melebihi saat aku mencintai wanita ku yang dulu.
"tapi kenapa harus Alesya Hov? dan sejak kapan kau mencintai nya, kau bahkan tidak mengenal siapa Alesya, lalu bagaimana kau bisa jatuh cinta pada nya. Hans semakin kacau.
"kau salah Hans. aku bahkan sudah mengenal nya dari dulu. hanya saja baru kali ini aku bisa bertemu dengan nya lagi.
"apa maksudmu sebenarnya Hov? ku mohon jangan membuat ku semakin gila Jehova!! Hans memukul sofa itu berkali-kali.
"apa kau ingat tragedi penculikkan ku 10 tahun yang lalu? Hov coba mengingat kan.
"iya aku ingat, lalu apa hubungannya Alesya dengan semua itu Hov? Hans penasaran.
"Alesya adalah gadis kecil yang pernah ku ceritakan pada mu. Dia adalah gadis kecil yang telah menolong ku waktu itu.
"tidak Hov, kau pasti salah orang! bukankah kau sendiri yang mengatakan kalau seluruh keluarga nya sudah meninggal dalam kebakaran itu kan! Hans masih tidak percaya.
"iya, ku pikir juga seperti itu. tapi ternyata tidak Hans. rupanya Alesya di selamat kan oleh Bibinya yang sekarang menjadi Ibunya di pantai.
"maksud mu Tante Mayya? Hansen menegaskan.
"apa kau yakin Hov? apa kau sudah menyelidikinya dengan benar. apa benar Alesya gadis kecil itu. Hans memberikan pertanyaan bertubi tubi pada Sahabat nya itu.
"iya Hans, aku sudah menyelidiki dengan sangat baik dan semua informasi yang ku dapat bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"kenapa semuanya bisa seperti ini Hov. kenapa harus Alesya yang menjadi gadis itu Hov. kalau pun itu benar Alesya, kau tidak berhak menculik nya seperti ini Hov. kau tau betul aku mencintai nya kan. Hans mengacak rambut nya frustasi.
"iya Hans, aku tau! tapi aku juga tidak menyangka kalau aku juga akan menjatuhkan hati pada gadis itu. aku juga sangat mencintai nya Hans sungguh!!
"tidak Hov, aku yakin yang kau rasakan pada Alesya itu bukan perasaan Cinta. tapi hanya perasaan simpati saja Hov, Karna Dia pernah menyelamatkan mu dulu. iya kan? Hans berharap pendapat nya itu benar.
"tidak Hans, aku juga sebelumnya merasa seperti itu. tapi aku salah, ternyata perasaan yang aku rasakan untuk Alesya lebih dari itu Hans. sejak itu aku mulai menyadari, kalau ternyata aku benar benar jatuh hati pada Alesya.
"tapi sejak kapan kau jatuh hati padanya Hov? kau bahkan tidak pernah bertemu dengan nya secara langsung. akulah yang lebih dulu mengenal nya Hov, kau ingat itu kan?
"sudahlah Hans! aku tidak ingin berdebat dengan mu. aku sudah mengatakan semua nya yang ingin kau tau. sekarang kau bisa pergi dari sini. pergilah ke rumah sakit dan obati semua lukamu itu! titah Hov.
"tidak Hov, aku tidak akan pergi dari sini tanpa Alesya. Hans bersikukuh.
"jangan keras kepala Hans" Karna itu hanya akan sia-sia saja. mulai sekarang relakan Alesya untuk hidup bersama ku.
"kenapa, kenapa harus Alesya Hov? bukankah banyak sekali wanita yang menginginkan mu, kenapa kau harus memilih gadis yang aku cintai Jehova. Hans meracau.
"lupakan Dia Hans! aku tidak mau bersaing dengan mu. kau sahabat ku sejak kecil Hans. ku mohon mengertilah!!
"selama ini apa yang tidak ku berikan pada mu Hov. aku bahkan rela melakukan apapun untuk mu Hov. aku tidak akan mengusik mu kalau wanita itu bukan Alesya Hov. tapi kali ini aku sungguh tidak bisa. aku mencintai Alesya Hov. tiba-tiba secara perlahan Hans sungguh meneteskan air matanya.
"kalau begitu, cobalah kau mengambil Alesya dari ku!! Hov melangkah pergi meninggalkan ruangan nya dan Hansen yang masih duduk disana sendirian.
__ADS_1
"Jehova.. tunggu! Jehova!! Hansen berteriak memanggilnya. tapi si pemilik nama sama sekali tidak memperdulikan nya dan terus saja berjalan menjauh.
*
*
Sementara di kamar, Alesya masih menangis sesenggukan. Ia tidak menyangka kalau ternyata Hansen dan Jehova saling mengenal satu sama lain. bahkan yang lebih mengejutkan lagi ternyata Hansen menyatakan cintanya pada Alesya di depan banyak orang termasuk Jehova. Alesya masih belum bisa mencerna dengan baik kejadian yang baru saja dialaminya.
Hanna dengan sangat telaten mencoba menenangkan Alesya yang sempat ketakutan tadi.
"sudah Nona, jangan menangis terus! kau bahkan sudah menangis hampir 4jam lamanya. bagaimana mana bila air matamu habis nanti. Hanna menggoda nya.
"Bagaimana mungkin bisa habis Bibi, stok airmata ku banyak sekali bahkan tidak akan mengalami kemarau. Alesya tampak terpancing oleh candaan yang Hanna berikan untuknya.
"Nona, bagaimana kau bisa mengenal Tuan Hansen. tanya Hanna penasaran.
"Tuan Hansen itu, Bos ditempatku bekerja dulu Bi. sebelum aku di culik Oleh Tuan Jehova. Alesya tampak kesal.
lalu bagaimana Tuan Hans bisa mengenal Tuan Jehova Bi? Alesya balik bertanya.
"Tuan Hans adalah salah satu orang kepercayaan Tuan Jehova setelah Tuan Steven Nona.
"jadi mereka sangat dekat? tanya Alesya antusias.
"Tentu saja Nona" bahkan mereka sudah seperti kakak beradik. Tuan Hans sudah berteman dengan Tuan Jehova sejak mereka kecil. karna orang tua mereka juga bersahabat baik.
dan sekarang keduanya sama-sama mencintai mu Nona. aku bahkan tidak menyangka kalau kau akan ada diantara dua laki-laki berkuasa itu. semoga kau slalu diberikan kekuatan untuk menghadapi setiap kejutan di hidup mu nanti. Batin Hanna.
"apa Tuan Hov akan menembak Tuan Hans Bi?
"aku rasa tidak Nona, karna Tuan Hov sangat menghormati Tuan Hans. mereka pasti akan menyelesaikan masalahnya dengan baik. terang Hanna.
"Bi, apa kau tau? kenapa Tuan Hov marah-marah saat aku ada didekat Tuan Hans tadi ya.
Alesya masih bingung dengan sikap Jehova saat didepan Hans tadi, bahkan Jehova sempat berbohong pada Hansen kalau mereka pernah melakukan hal itu.
"mana aku tau Nona. kalau soal itu kau bisa bertanya langsung pada Tuan Jehova.
betapa polos nya diri mu Nona Alesya. kau bahkan tidak bisa merasakan kalau Tuan Jehova sudah jatuh cinta pada mu.
"eh, tidak mau! bisa-bisa Dia akan menembak kepala ku ini dengan pistol "kesayangannya" itu. Celoteh Alesya.
tanpa di sadari Alesya sudah tidak lagi menangis. Ia seakan melupakan tangisnya saat berbincang dengan Hanna.
Hanna memang selalu berhasil saat harus memenangkan Alesya.
Karena itu Jehova hanya mengijinkan Hanna saja, satu satunya pelayanan yang bisa berinteraksi dengan Alesya.
*BERSAMBUNG
*LIKE
*VOTE
*KOMENTAR
"TERIMAKASIH"
__ADS_1