"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"

"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"
Bab 32


__ADS_3

Alesya masih diam di tempatnya, tubuh nya seakan belum mau beranjak dari tempat di mana tadi Hov memeluknya erat.


bahkan Ia masih bisa merasakan aroma parfum milik Hov yang masih menempel di baju tidurnya.


kenapa saat Dia mengucapkan untuk tidak pulang dalam sehari ini. seperti ada perasaan aneh di hatiku ya! kenapa aku merasa sedih? bukankah seharusnya aku bahagia, Karna inilah kesempatanku untuk keluar dari Mansion ini.


sadarlah Alesya! jangan larut dalam permainan Iblis Tampan itu, kau harus segera pergi agar bisa kembali pada keluarga mu.


Alesya kembali memantapkan hati nya, Karna seperti nya saat ini, Ia sudah mulai merasa nyaman di sisi Hov.


*


*


Hov dengan malas melakukan mandi nya kali ini. hatinya merasa tidak rela bila harus meninggalkan Alesya sendirian di Mansion nya.


Apa aku mengajak nya saja ya! ah tapi tidak mungkin, bagaimana nanti kalau Dia sampai bertemu dengan Hans.


ah ayolah Hov, lagi pula hanya sehari saja kan, besok pagi-pagi sekali kau akan langsung kembali ke Mansion.


Hov coba memantapkan hatinya.


setelah selesai berpakaian dengan rapi. Hov langsung keluar menuju kamar Alesya. padahal baru saja beberapa jam yang lalu dia tidur bersama gadis itu.


Hov selalu merasa kekurangan waktu saat bersama dengan Alesya. Ia merasa waktunya berjalan begitu cepat saat bersama gadis itu.


"Alesya... Dimana kau? Hov sudah ada di kamar tapi tidak menemukan keberadaan gadis nya.


Hov lalu berjalan menuju kamar mandi dan mendengar suara gemericik air.


Ah sepertinya gadis itu sedang mandi. apa aku harus menunggunya, tapi aku sudah terlambat, bagaimana ini?


Akhirnya Hov memilih untuk keluar dari kamar Alesya dan segera menuju ke Helipad.


"silahkan Tuan!! Steve dan kru pesawat membukakan pintu Helicopter.


Hov langsung naik ke atas Helicopters miliknya dan langsung terbang menuju perusahaan yang sudah hampir 2 Minggu ini tidak Ia datangi.


setengah jam kemudian Hov sudah tiba di Perusahaan nya.


seperti biasa Hov langsung menuju ke ruang pribadi nya melalui Lift khusus Presdir.


"apa saja jadwal ku hari Steven?


"Hari ini anda perlu menandatangani kontrak dengan beberapa perusahaan yang akan bekerja sama dengan kita.


seluruh prosedurnya Tuan Hans yang sudah mengurus nya Tuan.


"Baiklah, aku akan menyelesaikan semua pekerjaan ku hari ini. agar besok pagi-pagi sekali sudah bisa pulang ke Mansion.


"Iya Tuan.


sepertinya Tuan Hov sudah benar-benar jatuh hati pada Nona Alesya. bahkan satu hari pun Ia seperti tidak rela untuk meninggalkan nya.


"Steve" beritahukan pada seluruh anggota kartel ku! malam ini aku akan mengadakan pertemuan itu di Club saja. aku sedang malas untuk pergi jauh-jauh.


"Iya Tuan!

__ADS_1


Steven tak berani mengatakan banyak hal pada Tuan nya itu, karna Ia tau saat ini Hov sedang dalam keadaan Rindu berat pada gadis kecil nya.


*


*


*


Di dalam kamar.


Alesya baru saja menyelesaikan mandinya, Ia keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk kimono.


sungguh hatinya sedang tidak baik hari ini, Ia hanya ingin kembali ke ranjang untuk sekedar merebahkan tubuh.


"Eh.. bunga siapa ini? kenapa di letakkan di meja kamar ku?


Alesya meraih buket bunga mawar putih yang sangat cantik itu dari meja.


Hmmm harum sekali!!


ada sepucuk surat yang di selip kan di antara batang mawar itu.


Alesya yang merasa pesaran segera membuka dan membaca nya.


(Maaf, Karna saat aku masuk ke kamar mu tadi, aku mendengar kamu sedang mandi, jadi aku memilih keluar. karena setahuku, kamu tidak suka bila ada orang asing yang ada di kamar mu saat kau sedang mandi. sebenarnya tadi aku hanya ingin melihat mu sebelum aku pergi dan juga ingin berpamitan dengan mu Alesya. Sampai jumpa besok pagi Nona Kecil ku ^_^)


"Alexander Jehova"


Oh Tuhan.. sepertinya pria ini ingin segera membuat ku gila!


Alesya masih tak percaya bila seorang Jehova bisa melakukan hal semanis ini pada nya.


rupanya kejutan kecil itu sukses membuat Alesya tersentuh hatinya. buktinya Ia masih saja mendekap erat mawar-mawar itu dan beberapa kali menciumi harumnya.


"Apa Anda menyukainya Nona? suara Hanna dari balik pintu menyadarkan lamunan Alesya.


"Iya Bi aku menyukai nya, Alesya tampak tersenyum manis.


"Syukur lah kalau Anda menyukainya Nona. Tuan Hov pasti akan senang mendengar nya. Hanna tersenyum tulus.


"Tapi Bibi tidak perlu mengatakan pada Tuan Hov kalau aku menyukainya! Bisa-bisa Dia besar kepada nanti.


"Iya Nona baiklah! aku akan mengunci rapat bibir ku ini dan membuangnya kuncinya ke laut haha. seperti biasa Mereka selalu bercanda seperti seorang Ibu dan Anak perempuannya.


tanpa mereka berdua sadari, Hov selalu memantau keadaan Alesya Lewat CCTV di ruangan itu. dari Perusahaan tempat Hov berada sekarang ini.


Hov tampak tersenyum bahagia saat melihat Alesya berulang kali membaca surat dari nya.


Sabarlah Alesya, besok pagi kita akan bertemu.


Steve sepertinya sudah mulai terbiasa, dengan Tingkah Tuan Mudanya yang beberapa Minggu ini seperti seorang anak remaja yang sedang jatuh cinta.


Semoga kali ini Nona Alesya adalah gadis yang tepat Tuan!


terselip doa untuk Tuan muda nya yang sudah hampir 25 tahun ini di kenal nya.


"Steven"

__ADS_1


"Iya Tuan"


"Siapkan aku mobil! aku akan berjalan-jalan sebentar, karena aku bisa gila bila terus saja melihat tingkah Alesya hanya lewat layar Handphone ku ini.


Oh... Steven! bisakah aku pulang ke Mansion sekarang saja? Hov sudah seperti seekor ikan yang sedang di keluarkan dari dalam air.


"Maaf kan saya Tuan, tapi sepertinya untuk sekarang ini Anda belum bisa kembali ke Mansion, bukankah masih banyak pekerjaan yang harus di selesaikan hari ini.


dan lagi pula malam ini Anda ada pertemuan penting kan!


"Iya...Iya... aku ingat! suruh orang di bawah untuk menyiapkan mobil sekarang! aku ingin makan siang dulu, baru setelah itu aku mengunjungi Mall Milikku.


"Baik Tuan"


tidak ada alasan untuk Steve menolak perintah dari Tuannya. walaupun pikiran nya sedikit berkecambuk, karena baru kali ini Hov mengajaknya untuk mengunjungi Mall Miliknya. Ia masih ingat, terakhir kali Hov datang ke Mall itu hanya untuk meresmikan pembukaan nya saja. setelah itu Dia tidak pernah lagi kesana.


Apa yang sebenarnya ada di pikiran mu saat ini Tuannnn? kenapa baru kali ini aku tidak bisa menebak isi kepala mu. Biasanya tanpa kau bicara pun aku sudah tau apa yang kau mau.


"apa mobil nya sudah siap Steve?


"sudah Tuan"


"Baiklah.. ayo kita turun!


"Iya Tuan!


Hov dan Steve berjalan menuju pintu keluar yang biasa di lewati para karyawan.


"kenapa Anda tidak melewati jalur khusus untuk Anda Tuan? Steve sedikit terkejut dengan tingkah Hov.


"Sudah jangan banyak bertanya! setidaknya agar semua karyawan yang ada di sini tau, kalau aku sudah kembali masuk untuk bekerja.


"Baiklah Tuan.


lagi-lagi Steve di buat pusing dengan tingkah Laku Tuan nya yang bagitu Aneh.


Lagi pula siapa yang akan tau Anda masuk ke kantor ataupun tidak Tuan. Toh selama ini


Anda jarang sekali menampakkan wujud mu di depan para karyawan secara langsung. Steve terus saja bergumam dalam hati.


Sontak saja para karyawan yang yang sedang berlalu lalang di perusahaan di buat terkejut, karna Bos Besar Mereka yang di kenal Angkuh dan juga sangat menjaga jarak dari karyawan nya itu, melenggang dengan santai menuju pintu keluar.


"hey lihat lah! bukankah itu Tuan Jehova, Oh Astaga ternyata Dia tampan sekali, selama satu tahun aku bekerja di perusahaan ini baru kali ini aku bisa melihat nya secara langsung.


ya! para karyawan bawahan yang bekerja di perusahaan itu memang sangat mustahil untuk bisa melihat apa lagi bertemu dengan Hov secara langsung. karena Hov memang terkenal dengan keangkuhannya dan sangat menjaga privasi nya.


Steven hanya bisa memberikan tatapan membunuh pada gadis-gadis yang di buat terpesona oleh Kharisma yang Hov miliki.


mereka semua sudah tau, bila Steve sudah menatap tak bersahabat, itu tandanya mereka harus segera pergi menjauh dari keduanya. (Hov dan Steven).


🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸


*LIKE


*KOMENTAR


"VOTE

__ADS_1


*TERIMAKASIH


__ADS_2