"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"

"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"
Bab 21


__ADS_3

"Turun kan aku Tuan!!! Alesya meronta dalam gendongan Hov.


namun Hov tetap saja tidak melepaskan nya.


"Diam lah...!! atau aku akan melemparkan mu ke laut di luar sana. ancam Hov!!


Tubuh Lesya mematung tak bergerak setelah mendengar ancaman Hov.


'Tuhan aku masih ingin hidup, kumohon selamat kan aku dari pria kejam ini. Alesya berdoa dalam hati.


Hov tampak mengulum senyum. setelah merasa Alesya pasrah dalam gendongannya. mereka telah sampai di depan pintu. dengan mudah


Hov membuka pintu kamar yang tertutup itu dengan kaki kanannya dan langsung menuju ke kamar mandi.


Hov menurunkan tubuh Alesya' tepat di depan pintu kamar mandi.


"sekarang kau sudah sampai Nona Alesya!


"jangan memanggilku seperti itu!!!


Brakkkkk.....


Alesya langsung masuk ke dalam kamar mandi dan menutup pintunya dengan keras. tanpa mempedulikan Hov yang masih berdiri mematung di balik pintu.


"Astaga...!


Hov terkejut, karna hanya Alesya satu-satunya gadis yg berani memperlakukan nya seperti ini.


apa ada yang salah dengan ku? kenapa seperti nya aku selalu salah di matanya.


Dasar gadis Aneh!! Hov mengumpat di depan pintu kamar mandi.


*


*


Sementara itu Alesya yang sudah ada di dalam, mengamati seluruh ruangan kamar mandi yang elegan dan juga sangat nyaman itu.


"seperti nya. ini kamar mandi milik nya(Hov)


seleranya sungguh sangat bagus.


Alesya tampak tersenyum senyum. melihat apa saja koleksi peralatan mandi yang di miliki Hov.


iisshh..


Bukankah seorang pria sebenarnya tidak membutuhkan sabun sewangi ini, aku saja sudah bahagia bisa menggunakan sabun batangan di rumah pantiku!!


Oh Ibu.. sedang apa kau disana, aku merindukanmu Bu...


sejenak pikiran nya menerawang jauh tapi dengan cepat Alesya kembali pada kenyataannya yang sekarang.



Huff aku tidak boleh lemah disini, aku harus kuat. aku pasti bisa keluar dari tempat ini!!


Alesya kembali menyusuri kamar mandi itu dan entah kenapa Alesya merasa sangat nyaman berada di kamar mandi milik Hov.


Ia segera menyiapkan diri berendam dalam Bathtub yang di isi dengan Air hangat. dan membubuh kan beberapa tetes aroma terapi di dalam nya.


Ahhhh kenapa kamar mandi di kamar ku tidak senyaman di sini ya?


jangan berfikir macam-macam Alesya! kenapa kau harus merasa iri dengan pria itu! dasar tidak tau diri.


ingatlah! kau tidak akan tinggal di sini untuk selamanya. jadi untuk apa kau berhayal yang tidak-tidak.


Alesya coba mengingat kan dan merutuki kebodohan dirinya sendiri.


Hov yang merasa Alesya sudah hampir 1 jam di dalam kamar mandi mulai merasa khawatir.


Tokkkk..Tokkkk..Tokkkk...


"Alesya... Alesya...


Hov menggedor pintu kamar mandi dengan cukup keras.


hingga membuat Alesya terperanjat!!


"Ada apa Tuan!!!!

__ADS_1


"apa kau baik-baik saja?


"Bukankah, baru saja aku bisa menjawab mu. itu tandanya aku baik-baik saja Tuannnnnn!


Dasar iblis besar! Dia hanya bisa menggangu kesenangan ku saja!


"tapi kenapa kau lama sekali Sya?


"iya.. sebentar lagi aku akan keluar!


"Cepat lah! jangan sampai kau masuk angin.


"Iyaaaaa!!!!!


Alesya langsung bangun dari Bathub dan menguyur tubuhnya di bawah Shower.


"Ah segaaar nya..


setelah Alesya mengeringkan tubuhnya. Ia baru menyadari bahwa Ia belum sempat menyiapkan baju ganti. sementara baju yang tadi Ia gunakan sudah sangat kotor.


mau tidak mau. dia harus meminta bantuan kepada Hov untuk memanggil kan Bibi Hanna.


Perlahan Ia membuka pintu kamar mandi dan memanggil Hov yang sedang berbaring di atas tempat tidur.


"Tuan..... Tuan...!!


Hov mendengar suara Alesya yang memanggil nya, langsung menghampiri.


"Ada apa Sya? belum sempat Hov sampai di depan pintu.


"Stopp, Berhentilah di situ..! pekik Lesya.


"tapi kenapa kau memanggilku ku Sya? kalau aku hanya harus berdiri disini!


"apa kau mau membantu ku?


"Bantuan macam apa yang kau butuhkan dari ku Nona? Hov menatap Alesya dengan mata nakalnya.


"Tolong katakan pada Bibi Hanna


untuk mengambil kan baju ganti ku di mansion De'luxe?


"Oh.. Alesya, bukankah ini sudah cukup malam untuk Hanna bekerja. setidaknya biarkan dia beristirahat.


keluar lah!! lagi pula aku tidak akan keberatan, jika kau keluar tanpa memakai baju. Hahahaha senyum Hov menyeringai.


"Dasar mesummmmm!!!! Alesya mengumpat dari balik pintu.


"lalu apa yang akan kau lakukan di dalam kamar mandi Sya? apa kau akan tidur di sana? Hov masih saja menggoda Alesya.


Ayo keluar lah cepat!!! Hov semakin mendekat ke pintu kamar mandi..


Braaaaaak...


"jangan mimpi Tuan!!!!


Alesya langsung menutup pintu kamar mandi dengan keras dan langsung mengunci nya.


Ya Tuhan, apa salah ku kenapa aku harus tinggal dalam satu kamar dengan pria berotak mesum seperti Dia?


Ya apapun yang terjadi aku harus segera kabur dari Mansion ini.


Karna jika tidak, aku pasti akan menjadi...?


aaaaaaaaaaaaa Alesya tidak berani membayangkan nya.


Alesya mencoba masuk ke Walk in Closet milik Hov yang letaknya bersebelahan dengan kamar mandi. di sana terdapat sebuah lemari pakaian yang cukup besar. rupanya di situ tempat Baju, kemeja, celana, topi dasi dan juga CD milik Hov di letakkan.


Alesya' membuka lemari itu.


Wahh rapi sekali, semua pakaiannya tersusun dengan sangat rapi, dari Jas, Kemeja, celana hingga baju-baju casual milik Hov ada pada letak nya masih-masing.


setelah Alesya melihat lihat, akhirnya pilihan Alesya jatuh pada kemeja warna putih dengan motif garis-garis biru samar.


Alesya' merasa kemeja itu cukup besar dan longgar. sehingga tidak terlalu menonjol kan lekuk tubuh nya, walaupun tetep saja panjang kemeja itu hanya sampai di atas lutut Alesya.


Alesya sudah selesai memakai kemeja milik Hov. lalu Ia menuju kearah cermin dan langsung berputar putar di depan cermin untuk melihat dirinya.


"Ah Baiklah... setidaknya kemeja ini bisa menutupi tubuh ku dari si otak mesum itu.

__ADS_1


heyyyy, rupanya tangan ku bahkan ikut tertutupi juga hehehehe.. Alesya tersenyum sambil memainkan sisa lengan panjang kemeja Hov, yang melebihi panjang dari tangan nya.


Cekleek..


Alesya membuka pintu dengan perlahan dan keluar dari kamar mandi dengan cara mengendap-endap.


setelah sampai di depan tempat tidur. Ia melihat Hov sudah tertidur lelap di atas ranjang.


Ah baguslah, rupanya Dia sudah tidur!


Alesya merasa inilah saat nya Ia harus segera kembali ke Mansion de'Luxe untuk berganti baju.


saat Ia sudah tiba di depan pintu keluar


Ceklekk..Ceklekk...Ceklekk..


Alesya mencoba menarik gagang pintu itu berkali-kali tapi tidak berhasil.


Tidakk...... ternyata si gila itu mengunci pintu nya!!


Alesya mengacak ngacak rambut basah nya Frustasi.


krinjing... krinjing... krinjing...


"apa kau mencari ini Nona?


Hov sudah memainkan kunci, yang di pegangnya dari atas ranjang.


Rupanya setelah kau mencuri Kemeja dari lemari ku. sekarang kau mencoba kabur dari ku juga Hah...!


Hov sudah turun dari ranjangnya dan segera menghampiri Alesya.


"Ti.. tidak Tuan, aku hanya ingin mengganti baju ku, itu saja!


Alesya sudah di buat kalang kabut oleh Hov, yang mulai mendekati nya.


"Apa kau akan keluar dengan pakaian seperti ini??


Hov mengamati Alesya dari ujung rambut sampai ujung kakinya.


Sial.. gadis ini sungguh sangat mempesona!! Hov bergumam dalam hati.


Apa kau ingin menggoda laki-laki di luar sana dengan berpakaian seperti ini?


Hov sungguh tidak rela jika ada mata lain yang harus melihat pemandangan seindah ini selain dirinya.


"Tidak Tuan Sungguh!! Alesya tampak ketakutan melihat reaksi Hov seperti itu.


Hov yang melihat Alesya ketakutan justru semakin bersemangat untuk menggodanya.


kalau begitu hukuman apa yang harus ku berikan pada mu? karna kau telah memakai kemeja ku tanpa Ijin Sya.


"Maaf... sungguh maaf kan Aku Tuan! karna aku bingung harus keluar dengan mamakai baju apa, lalu mencari di lemari mu dan menemukan Kemeja ini.


sungguh, tidak ada niat ku untuk mencuri nya.


Hov yang melihat wajah Alesya pucat. langsung mendekat dan mengurung Alesya dengan kedua tangan nya.


Alesya yang bingung dengan sikap Hov. langsung mencoba menghindar namun terlambat. karena Hov telah lebih dulu memojokkan tubuh mungil nya disisi tembok kamar.


"sekarang kau mau kemana Sya?


Hov menatap lekat gadis yang ada di depannya itu.


jangan coba-coba pergi dari Ku Sya!!


karena aku pasti aku akan menangkap mu lagi.


Bibir Hov sudah mendarat di samping telinga Alesya.


rupanya gadis ini juga berkeramas menggunakan shampo ku, tapi kenapa di rambutnya menjadi lebih harum ya? tidak seperti biasanya.


Hov masih saja tak beranjak dari rambut dan Leher milik Alesya.


Kali ini Alesya hanya memejamkan mata. tanpa berani mengeluarkan sepatah kata pun dari bibir nya.


🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Jangan lupa dukung Author nya dengan kasih like Vote dan Komentar yang baik ya🙏🙏🙏


Happy Reading 🤗🤗🤗


__ADS_2