"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"

"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"
Bab 24


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Alesya sudah terbangun dari tidurnya, Ia merasa ada sesuatu yang Ia genggam, saat matanya mulai terbuka Alesya menyadari ternyata yang di genggamnya erat adalah tangan milik Hov.


"Astaga... bagaimana mungkin aku bisa menggenggam tangan nya, bukan kah semalam Tuan Hov berada di sofa yang letaknya cukup jauh dari ranjang ini kan?


sejak kapan Tuan Hov menggeser sofa ini? kenapa aku tidak mendengar nya


memalukan sekali. pasti tidur ku seperti orang pingsan tadi malam. Alesya merutuki dirinya.


Lalu perlahan lahan Alesya mencoba melepaskan tangan nya dari Hov.


Ahh... akhirnya aku bisa melepaskan tangan ku darinya, bisiknya pelan.


sejenak Alesya memandangi wajah Hov yang sedang tertidur pulas di depan nya.



Wajah mu sungguh seperti malaikat Tuan, tampan sekali!


Alis mu yang hitam dan tebal. lihat lah hidung mu itu!! sangat sempurna, dan apa kau tau? kau memiliki bibir yang sangat menggoda, bibir mu begitu sexy.


hi...hi...hi...hi...


Alesya tersenyum tidak jelas di depan Hov.


Huffff...


seandainya saja kau bukan orang yang menculik ku, mungkin aku bisa menjadi teman mu. gumam nya dalam hati.


'ALEXANDER JEHOVA......'


Alesya menyebut nama Hov dengan sangat pelan.


Namamu sungguh sangat indah, wajah mu juga sangat tampan Tuan.


tapi Sayang sekali kau jahattttt! karena kau telah memisahkan aku dari keluarga ku.


sejenak wajah Alesya tampak murung.


Bibir nya terus meracau tak jelas. dengan masih menatap pria yang sedang tertidur di hadapan nya itu


ehh... kenapa aku malah diam sini untuk menatap nya.


bukankah ini kesempatanku ku untuk keluar dari kamar ini kan!!


Alesya segera mencari kunci pintu kamar itu. hampir di semua sudut kamar sudah Ia cari bahkan di bawah kasur nya juga, tapi tetap saja Ia tidak menemukannya.


Ahhhhhhh dimana kau menyimpan kunci itu Tuan Hov! Alesya terdengar putus asa.


Tunggu! apa mungkin dia menyimpan kunci itu di saku celananya??


Alesya dengan perlahan meraba saku celana milik Hov.


krincing..


yes!!! akhirnya aku menemukan nya, Mata indah nya berbinar.


Eh, Tapi bagaimana cara aku mengambil nya?


Alesya hanya mondar mandir di dalam kamar.


Akhirnya Ia memberanikan diri untuk merogoh saku celana Hov secara perlahan.


saat tangan nya mulai masuk ke dalam saku celana Hov.


Pria itu menggeliat pelan dengan memposisikan saku nya semakin susah untuk di gapai,


Hov menghimpit saku celana nya.


Ohhh tidak!! kenapa kau harus merubah posisi mu sihhhh? Dasar Iblis tampan!!!


Alesya tampak panik karena tangan nya sudah terlanjur masuk kedalam saku dan terjepit diantara sofa dan paha berotot Hov.


lalu dengan cepat Alesya merubah posisi nya yang semula berdiri di samping Hov, kini memposisikan tubuhnya tepat di depan Hov.

__ADS_1


saat tangan Alesya mulai bergerilya semakin dalam untuk mengambil kunci itu.


Ohhh Akhirnya..! aku mendapat kan nya.


namun belum sempat Alesya menarik kunci itu.


Bruuuuuuug


Hov sudah lebih dulu membalikan tubuhnya, hingga langsung berhadapan dengan tubuh Alesya, dan dengan cepat tangan Hov menahan tangan Alesya yang masih berada di saku celana nya.


"kenapa kau terburu-buru sekali Nona?


apa kau sudah tidak sabar ingin bermain dengan ku? senyum Hov menyeringai tatkala melihat Alesya yang sudah mulai salah tingkah.


"Maaf Tuan, tadi aku melihat ada serangga yang masuk kedalam saku celana mu,


karena itu aku ingin mengeluarkan nya! bola mata Alesya memandang ke segala arah untuk menghindari tatapan mata dari Hov.


"Oiya, benarkah Alesya? Hov seakan percaya dengan Alasan yang Alesya buat.


"Iya Tua, Sungguh!


Sekarang kumohon lepaskan tanganku!! Rengek nya.


"Tidak mau, aku ingin kau mencari Serangga yang kau katakan tadi padaku.


cari dulu! baru ku lepas kan. titah Hov.


"tapi bagaimana aku bisa menemukan nya? pekik Alesya.


"heii, bukankah? tadi kau sendiri yang mengatakan ada serangga yang masuk ke dalam saku celana ku kan!


"Hik....hik...hik... maaf kan aku Tuan! sebenarnya tidak ada serangga di saku Anda. Alesya pura-pura menangis di depan Hovv.


"Cihhhh.... hentikan! tangisan palsu mu itu membuat telinga ku sakit Sya!


"lalu aku harus bagaimana? agar kau melepaskan tangan ku! Alesya merajuk.


"tidak Tuan, aku hanya ingin meminjam kunci mu, karena aku ingin mengganti bajuku. itu saja!


"Lalu kenapa kau tidak membangunkan aku saja? bukankah itu lebih mudah, Hov masih saja menahan tangan Alesya di sakunya.


"tadi Anda tertidur begitu pulas Tuan, sehingga saya tidak tega untuk membangun Anda, Alesya beralasan.


"pintar sekali kau mencari alasan Nona! Hov menyentik kan jari nya, tepat di jidat mulus Alesya.


"Auuuuuhhh Sakit... Pekik Alesya.


karena kau sudah menyentil jidatku semaumu,


sekarang kumohon lepas kan tangan ku Tuan!


"Baiklah aku akan melepaskan nya, tapi dengan satu syarat...!


"Apa syarat nya Tuannnnnn??


"Aku ingin mendengar kau mengakui kesalahan mu dulu.


"tapi aku tidak melakukan kesalahan apapun Tuan, Alesya bersikukuh.


"lalu untuk apa kau mengambil kunci ku, kalau bukan untuk kabur hah? Hov terus saja menggertak Alesya.


Kalau kau tidak mau mengakui nya, aku tidak akan melepaskan tangan mu. Hov semakin kuat mencengkeram tangan Alesya.


"Sakitt Tuan.


Baiklah..! aku mengakui, aku memang ingin mengambil kunci yang ada di saku mu, agar aku bisa kembali ke kamar ku untuk berganti Baju, tapi bukan untuk kabur dari mu!!! ucap nya setengah berteriak.


apa sekarang kau sudah Puasss Tuan Besar? ALEXANDER JEHOVA


Alesya menyebut nama Hov dengan penuh penekanan.


"Hmmmmmm aku sangat Puas. Nona Alesya.

__ADS_1


tampak Hov mengulum senyum saat Alesya menyebut nama nya.


"sekarang lepas kan tangan ku!


"Baiklah Nona! Hov terkekeh.


saat Alesya baru saja akan menarik tangan nya dari saku Hov.


dengan cepat, Hov menjegal kedua kaki Alesya yang ada di depan nya, hanya dengan menggunakan satu kaki jenjangnya sudah membuat Alesya kehilangan keseimbangan.


Bruuuuuuk


Aaaaaaah.... Tubuh Alesya langsung terjatuh tepat di dada bidang milik Hov.


dadanya dan dada Hov menempel sempurna. hingga membuat Alesya kelimpungan di depan Hov.


"Heyy, apa kau sengaja ingin berbaring di atas dadaku Sya?? Hov menggoda Alesya.


"oh astaga, bukankah Anda sendiri yang dengan sengaja sudah menjatuhkan ku Tuannn!


wajah Alesya menengadah menatap Hov.


Alesya dengan segera, berusaha untuk berdiri menjauh kan tubuh nya dari Hov.


namun tanpa di sangka tangan Hov sudah melingkar erat di pinggang rampingnya.


"Astaga, apa yang kau lakukan Tuan?? Alesya tampak terkejut.


singkirkan tangan mu dari pinggang ku sekarang!


Alesya mencoba menyingkirkan tangan Hov dari pinggang miliknya tapi tetap tidak berhasil.


"Bukankah posisi seperti ini sangat nyaman Sya?? Hidung mancung Hov menciumi pucuk rambut milik Alesya.


"Arrrrrkk, Lepas kan aku!! Alesya menggeliat kencang diatas tubuh Hov.


tapi semakin Alesya meronta. Hov justru semakin erat memeluk tubuh nya.


Ohhh, terbuat dari apa tubuh mu ini Tuan?


kenapa kau sangat kuat sekali. Alesya menyerah kelelahan dan refleks menjatuhkan kepalanya di bahu miliki Hov.


Perlahan tanpa sadar, Alesya mulai menciumi aroma tubuh yang Hov miliki. Aroma yang slalu bisa membuatnya gila, wangi Hov sungguh sangat menggoda pikiran nya.


Hidungnya terus saja mengendus mendekat ke ceruk leher Hov.


Aroma tubuh Hov benar- benar membuat Alesya seperti kehilangan kesadaran nya. Ia terus saja menciumi wangi tubuh pria yang saat ini dekapnya.


hingga tanpa sadar tangan Alesya yang sedari tadi menahan tubuhnya agar tidak menyentuh Hov, dengan cepat sudah melingkar di leher Pria tampak itu.


"Ahhhhhhh"


samar terdengar ******* meluncur dari bibir Hov, saat Alesya mengecup pelan leher milik nya.


Hov semakin mengerat kan pelukannya pada tubuh Alesya.


Alesya benar-benar sudah terlena dengan sejuta pesona yang Hov miliki.


Seperti terhipnotis, Alesya tidak lagi memperdulikan saat ini Tubuhnya sedang berada tepat di atas laki-laki "DEWASA" yang sudah sangat lama mendambakan sentuhan darinya.


dan benar saja. Hov tidak lagi bisa mengendalikan dirinya dan kejantanan nya mulai memberontak.


Alesya yang saat itu hanya mengenakan Kemeja tipis, semakin membuat Hov memanas.


"teruskan Sayang! lakukanlah semaumu! Bibir Hov mulai meracau menikmati cumbuan yang Alesya berikan.


🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR NYA DENGAN LIKE VOTE DAN KASIH KOMENTAR YANG BAIK YA πŸ™πŸ™πŸ™


HAPPY READING πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—**

__ADS_1


__ADS_2