
Lesya masih duduk terdiam. setelah mengetahui bahwa orang yang baru saja Ia temui, adalah Bos Besar pemilik Club tempat nya bekerja saat ini.
matanya tak berani memandang ke arah Hov seperti tadi.
bibirnya terkunci rapat tak ada sepatah kata pun yang bisa Ia ucap kan.
Oh Tuhan. tamat sudah riwayat ku..! tapi bagaimana mungkin seorang CEO bisa keluyuran di taman belakang.
pikiran nya bergejolak. wajah nya pias saat Ia mengingat apa yang sudah Ia lakukan pada Orang yang saat ini sedang memandang nya lekat.
hal yang membuat nyali Alesya semakin menciut
karna Ia sempat mengatakan Bahwa Bos nya adalah orang yang kejam.
tanpa Ia tau lawan bicaranya adalah Bos nya sendiri.
Dasar kau ceroboh Lesya! kau memang Bodoh!!!!
Lesya merutuki kebodohannya sendiri dengan terus menukuli pelan kepala nya.
tanpa sadar Hov menarik kedua ujung bibirnya. Hov tampak tersenyum samar saat melihat tingkah konyol Lesya.
terang saja itu menjadi pemandangan yang luar biasa bagi sang menejer. karna baru kali ini Ia melihat CEO nya tersenyum dengan tulus untuk seorang gadis biasa seperti Alesya.
"Heyyyy kau kemarilah!!
Hov memanggil Lesya.
"baik Tuan, dengan sigap Lesya langsung menuju ke arah nya.
"sekarang kau sudah tau siapa aku kan!! Mata Hov sudah mengintimidasi.
"iya Tuan, maafkan atas kebodohan yang saya lakukan terhadap Anda Tuan.
Alesya membungkuk kan badan nya di depan Hov.
saya mohon jangan pecat saya.
Alesya mengiba.
"dasar Bodoh. kenapa baru sekarang kau memohon padaku?
hey.. lihat lah wajah mu itu!! kenapa kau tidak se mengerikan saat di taman tadi Nona!! aku benci saat melihat wajah pucatmu itu. Tersenyum lah!!!
Hov masih saja menggoda Alesya. yang secara terang-terangan sudah merasa kalah darinya.
"Oh, Benar kah Tuan?
Alesya tanpa sadar meraba kedua pipinya.
maaf, mungkin saya terlalu leleh karna sekarang sudah larut malam. O iya jam berapa sekarang ini Tuan-tuan? Alesya mencoba menyembunyikan kegelisahan nya.
"ingat lah Sya!!
lain kali berhati-hati lah saat berbicara pada orang yang belum kau kenali.
menejer nya mencoba mengingat kan Alesya.
"Iya Tuan, saya akan mengingat nasehat anda selalu.
maaf Tuan Tuan, seperti nya ini sudah semakin malam. Alesya melihat arloji di pergelangan nya sudah menunjukkan pukul 24.00.
bolehkah saya meminta ijin untuk pulang?
"Tidak....."
Lesya langsung menoleh kearah suara itu berasal.
"tapi kenapa saya tidak boleh pulang Tuan Jehova?
Apa baru saja gadis itu menyebutkan nama ku.
Hati Hov langsung menghangat saat bibir Alesya menyebut namanya.
"karna kau belum menerima tawaran dari ku!!
"tawaran apa lagi Tuan?? Wajah Lesya tampak bingung.
"apa kau sudah pikun Nona?
baru beberapa jam yang lalu aku memberimu penawaran untuk bekerja di rumah ku. jangan bilang kalau kau sudah lupa.
"Oh.... tentang itu!!
__ADS_1
bukankah, tadi saya sudah mengatakan nya pada Tuan.
maaf kan saya sekali lagi, sepertinya saya tidak dapat menerima tawaran dari Tuan Jehova yang terhormat ini.
karena Ia takut Tuannya itu akan tersinggung.
Lesya membubuhka senyum termanis nya saat memberi jawaban.
tepat seperti dugaan nya, raut wajah Hov langsung merah padam, mendengar penolakan dari mulut Alesya.
"Brakkkkk"
sebuah meja menjadi sasaran kemarahan Hov.
"kau pikir kau siapa hah!!!!
beraninya menolak tawaran ku. suara Hov nyaring di telinga Lesya.
Lesya sungguh terkejut melihat sifat Hov yang sebenarnya.
ternyata benar apa yang dibicarakan teman-temannya tentang Hov.
Dia adalah pria yang kejam dan kasar.
tapi itu semua tidak mempengaruhi keputusan yang sudah Alesya pilih. Alesya sudah mantap dengan hati nya.
Ia tidak akan meninggalkan Ibu dan Adik-adiknya sendirian Rumah Panti.
walaupun dia harus kehilangan kesempatan untuk mendapatkan gaji yang lebih besar.
"sekali lagi saya mohon maaf Tuan.
tapi saya tidak bisa bekerja di rumah anda. saya benar-benar mohon maaf.
ber kali-kali Lesya membungkukkan tubuh nya di depan Hov.
"Keluar"
satu kata dengan nada yang cukup tinggi. meluncur dar bibir Pria Tampan rupawan itu.
"permisi Tuan Tuan.
dengan ter buru-buru Lesya langsung pergi meninggalkan ruangan mengerikan itu.
saat di depan pintu Alesya terkejut, karna mendapati Steve berdiri mematung di samping pintu dengan expresi wajah yang tak Biasa.
yang terpenting saat ini aku sudah keluar dari sana dan sampai lebaran kuda pun aku tidak akan sudi bekerja di rumah pria gila itu!
*
*
*
tunggulah! apa yang akan aku lakukan pada mu Alesya.
mata Hov di penuhi amarah malam ini.
Ia merasa terhina oleh perlakuan Alesya kepada.
"Luis, mulai besok Alesya sudah tidak akan bekerja di sini lagi.
"Ba..baik Tuan.
suara Luis bergetar melihat mata Hov yang sudah di penuhi amarah.
'Steve... Panggil Hov pada asisten kepercayaan nya itu.
"Iya Tuan!!
"perintahkan semua pelayan di Mansion de'Luxe untuk membersihkan seluruh ruangan!!
karena mulai malam ini, ada seorang gadis yang akan tinggal di sana.
ucapnya sembari menampakan senyum iblis di bibirnya.
"Baik Tuan, akan segera saya laksanakan. Steve tampak mengambil gawai nya.
dan langsung menghubungi kepala Pelayan yang di Mansion de'Luxe.
Hov pun keluar dari ruangan Luis dengan rencana jahat yang ada di kepala nya.
*****
__ADS_1
Aku harus segera pergi dari tempat ini. Aku harus mencari pekerjaan lain, apapun yang terjadi aku tidak mau bertemu dengan Si Gila itu.
Lesya bergegas keluar meninggalkan Club dengan perasaan kalut.
"Alesya tunggu!!
suara Luis terdengar dari salah satu sudut ruangan.
"Oh, ada apa lagi Tuan?
Luis berlari kecil menghampiri Alesya.
"Maafkan saya Sya.
mulai besok kamu sudah tidak bisa bekerja di sini lagi. terang Luis.
"Oh, tidak apa-apa Tuan.
lagi pula, saya juga berniat untuk berhenti dari Club ini.
"Oh sungguh?
bukan kah, tadi kau memohon untuk tidak dipecat? Luis merasa terkejut.
"iya Tuan, sepertinya saya sudah berubah pikiran.
hehehehehe Lesya menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal.
"o..iya satu lagi Sya.
alangkah lebih baiknya jika kamu tidak bertemu dengan Tuan Hov lagi.
karna Tuan Jehova tidak segan untuk menghabisi nyawa orang-orang yang sudah membuatnya marah. Luis menjelaskan.
"oh benar kah? Lesya menutup mulutnya tak percaya.
Iya Tuan, saya akan slalu mengingat nasehat Anda.
saya tidak akan berurusan dengan Tuan Gila itu, eh maksud saya Tuan Hov itu.
Lesya dan Luis tidak menyadari. ada beberapa orang yang sedang mengamati nya dari dalam mobil. yang berada di seberang jalan.
"Baiklah, kalau begitu saya permisi dulu Tuan Luis. terimakasih atas nasehat anda. Lesya membungkuk tubuh nya dan segera pergi.
"pulang dan berhati hatilah di jalan Alesya! teriak Luis dengan melambaikan tangan nya.
seperti biasa, Lesya selalu berjalan sendirian saat mencari taksi, untuk di tumpangi nya pulang.
"Citttttttt"
sebuah mobil Porsche berwarna hitam berhenti tepat di hadapan nya. di susul dengan 2 mobil lain di belakang mobil Porsche itu.
Ada dua laki-laki bertubuh tegap dengan pakaian serba hitam.
keluar dari mobil yang ada di barisan paling belakang,
mereka langsung mendekati Alesya tanpa aba-aba.
"Hey, ada apa ini?
Lesya mulai terlihat panik. tubuh nya bergetar hebat saat melihat orang-orang mengerikan itu sudah ada di hadapannya.
"masuklah Nona!! perintah salah satu Pria dan satu lagi membukakan pintu mobil Porsche yang ada tepat di depan nya.
"siapa kalian? apa hak kalian memaksa ku untuk masuk ke mobil itu. lihat saja aku akan berteriak jika kalian berbuat macam-macam padaku. Lesya mencoba menggertak.
"sudahlah Nona, jangan mempersulit diri anda sendiri. pinta dua laki-laki itu.
"tidakkkkk"
aku tidak mau masuk! aku tidak mengenal siapa kalian. jadi bagaimana mungkin aku akan menuruti perintah kalian.
tiba-tiba dari arah belakang tubuh Alesya. ada seseorang yang sudah menggenggam sebuah sapu tangan, lalu membekap mulut dan hidung nya.
"Arrhhh" Tolong....!!
Alesya berteriak dan mencoba melawan sekuat tenaga, namun semakin lama suara dan tenaga nya semakin melemah. hingga akhirnya Ia pun tak sadarkan diri.
🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR NYA DENGAN LIKE, VOTE DAN KASIH KOMENTAR YANG BAIK YA 🙏🙏🙏
__ADS_1
TUNGGU KELANJUTANNYA YA TEMAN-TEMAN.
semoga bisa menghibur pembaca semua 🤗🤗🤗