
Kenapa kau begitu keras kepala Lesya?
Alesya terbaring tak berdaya di pangkuan Tuan Jehova. rambut panjang nya terurai tak beraturan karna perlawanannya tadi.
dengan perlahan, Hov merapikan rambut Lesya penuh kasih sayang. Hov membelai nya, mengusap pipi Lesya yang basah karena Ia sempat menangis ketakutan sebelum akhirnya pingsan.
Aku hanya ingin tau siapa dirimu Alesya. tapi kau sendiri yang tidak memberi ku kesempatan untuk mengenal mu. jadi jangan salah kan aku bila aku menggunakan caraku sendiri.
Hov masih memandang lekat wajah Lesya.
Kau cantik sekali Alesya!!!
lagi-lagi pujian itu meluncur dari bibir nya.
setelah tiba di Mension De'luxe. Hov mengangkat tubuh mungil Lesya ala Bridal style.
di bawanya Lesya ke kamar atas yang berada tepat di sebelah kamar milik Hov.
kamar yang selama kurang lebih 10 tahun ini.
tidak pernah di buka oleh siapapun kecuali oleh Hov sendiri.
kamar itu masih terawat dengan baik. Cat dindingnya berwarna Pink cerah, dengan desain classic modern.
Hov membaringkan tubuh Lesya di atas ranjang empuk itu dengan hati-hati.
Kamar ini sekarang menjadi milik mu Alesya.
tidur lah dengan nyaman! bisik Hov di telinga Lesya.
Hmmmmm.. kenapa aroma rambut gadis ini wangi sekali ya? Hov keheranan.
sesaat Hov menikmati sensasi keharuman rambut milik Alesya.
Eh.. sampo apa yang kau gunakan Alesya? kenapa wangi nya begitu menenangkan untuk ku, sepertinya aku harus mulai mencari tau lebih banyak tentang gadis keras Kepala ini.
lalu Hov perlahan keluar dari kamar itu dan menuju ke lantai bawah. untuk mengumpulkan semua pegawai yang ada di Mension De'luxe.
*
*
"Steve suruh mereka semua menghadap ku!!
"baik Tuan. Steve segera keluar untuk memanggil semua pegawai.
semua pegawai sudah ada di depan Hov dengan wajah penuh kegelisahan. karna tiba-tiba Tuan nya datang dengan seorang gadis muda.
dan yang lebih mengherankan lagi. Hov menempatkan gadis itu di kamar yang paling di "keramatkan" di Mension De'luxe. karna mereka semua tau betul betapa sulit nya orang lain untuk memasuki kamar itu.
"Semuanya dengarkan baik-baik!! Hov memulai pembicaraan.
mulai malam ini aku akan menempati Mansion ini lagi.
semua pegawai langsung saling pandang, mereka semua di buat terkejut dengan ucapan Tuan nya itu.
karna selama 4 tahun terakhir ini. jangan kan menginap Hov sudah tidak pernah lagi mengunjungi Mansion nya.
"kenapa kalian semua di diam saja?
apa kalian keberatan aku kembali kesini hah! tangan Hov sudah menggebrak meja di depannya. lagi, sebuah meja yang tidak bersalah menjadi sasaran kekerasan dari Hov.
"tidak Tuan. semua pegawai langsung menjawab secara bersamaan.
"Baiklah kalau begitu.
ketahuilah, aku tidak sendirian tinggal di sini. aku akan tinggal bersama Alesya Gadis yang ada di kamar atas.
__ADS_1
layani Dia seperti kalian melayani aku. perlakukan Dia seperti kalian memperlakukan aku. Pahammmm!!!
"Paham Tuan...!!
"Baiklah
kalian semua boleh Pergi..! Hov mengibaskan tangannya kirinya.
"kau juga boleh kembali ke tempat mu Steve, istirahat lah!! karna besok akan ada pekerjaan yang lebih berat lagi untuk mu.
"Baiklah Tuan saya permisi,
Steve baru keluar dari pintu setelah melihat Tuannya menaiki tangga.
Hov melangkah pelan menuju kamar yang sudah lama sekali tidak Ia tempati.
tepat di depan pintu kamar Lesya.
Ia berhenti sejenak membuka kamar gadis itu hanya untuk memastikan Lesya tidur dengan nyenyak malam ini.
lalu bergegas menuju kamar nya untuk mengistirahatkan tubuhnya.
*
*
sementara itu dipanti, Ibu Lesya merasa cemas karena anak perempuan nya belum juga pulang selarut ini.
Dimana kamu Nak? tidak biasanya kamu terlambat pulang seperti ini.
Ibunya masih setia menunggu kedatangan Alesya hingga tertidur di kursi ruang tamu.
hingga saat terbangun di pagi hari. ibu nya tetap tidak melihat kepulangan Alesya. Ia sudah berkali mencoba menghubungi ponsel Alesya namun tetap tidak tersambung.
Oh Tuhan, di manapun Lesya ku berada ku mohon lindungi lah Dia.
*
*
Di Mansion DE'LUXE.
*Ugghh kenapa kepalaku pusing sekali si*??
saat Alesya membuka kedua matanya. Dia menyadari kalau tubuh nya saat ini berada di tempat yang tidak semestinya.
"ada di mana aku?
Aaaaaaaaaaaaa.... dimana aku sekarang?
Lesya terkejut bukan main. karna Dia berada di sebuah kamar mewah. dengan segala fasilitas terbaik di dalam nya.
tanpa sadar dia melompat keluar dari ranjang tempat nya terbaring tadi.
dan berlari menuju kesegala arah. Ia berlari ke kamar mandi, kemudian berlari lagi menuju jendela besar yang ada di kamar itu. di bukanya tirai besar yang berwarna putih tulang dan langsung mengedarkan pandangannya ke seluruh halaman Mansion.
Huaaaaaaaaaaaa....
Dia lebih histeris lagi karna sejauh matanya memandang hanya melihat hamparan laut dan sebuah taman yang seperti tidak ada ujungnya.
Huaaaaaaaaaaa...Huaaaaaaaaaaa..
Lesya menangis sekeras-kerasnya berharap ada orang yang mendengar dan bisa menolongnya.
"Tolong!!!
aku di culik, tolong aku di culik! siapapun tolong keluarkan aku dari sini!!
__ADS_1
bibirnya meracau tak jelas sambil memukuli jendela yang ada di depannya.
Cekleek
Alesya mendengar suara pintu terbuka.
Ia spontan membalikan badan nya untuk mencari sumber suara itu. Di samping pintu itu sudah ada seorang Pria Tampan dengan tubuh tegap atletis yang masih menggunakan baju tidurnya. bersandar di pintu kamar dengan kedua tangannya terlipat di perut.
"tenang lah Sya! kau berada di mansion ku sekarang. Hov coba menenangkan.
"Apa yang kau katakan Tuan? Aku ada di Mansion milik mu?
Tidak....! jadi Kaulah yang sudah melakukan penculik kan padaku semalam. Mata Alesya nanar memandang ke arah Hov.
katakan apa salah ku? sampai anda tega menculik ku seperti sekarang ini.
tangisnya semakin menjadi jadi,
"aku tidak akan menyakiti mu Sya, tenanglah! Hov coba mendekati nya.
"Bohong.....!!!!
kau pasti akan membunuh ku kan? karna aku telah menolak bekerja di rumah mu.
"membunuh..?? heyyyy siapa yang akan membunuhmu.
aku hanya ingin kau tinggal bersama ku itu saja. Hov coba menyakinkan.
"tapi aku ingin pulang, aku tidak mau tinggal disini bersamamu. anda sudah menculik ku Tuan.
Hov semakin ingin mendekati Alesya yang sudah meraung-raung tak terkendali.
"jangan mendekat.. Tuan! atau aku akan??
"akan apa Sya?? tantang Hov.
coba saja kalau kau berani menyakiti dirimu sendiri apa lagi kalau kau sampai berani pergi dari tempat ini.
aku akan menghabisi seluruh keluarga mu yang ada di panti.
air matanya semakin tak terbendung ketika Hov mulai mengancam Alesya menggunakan keluarga nya.
"aku mohon jangan sakiti mereka. bunuh saja aku karna hanya aku yang bersalah padamu.
Lesya sudah terkulai lemas disamping ranjang, tenaganya seakan terkuras habis oleh tangisan nya.
melihat Lesya yang sudah mulai lelah, Hov semakin maju untuk mendekat.
"jangan mendekat Tuan!! kumohon jangan mendekat..!
Bruuuuuuug
Lesya tak sadar kan diri di samping ranjang.
Hov yang saat itu sudah berada cukup dekat dengan Alesya dengan sigap langsung mengangkat tubuh Lesya ke atas ranjang.
Sialan... Hov meninju angin, Ia merasa kasian pada Alesya. tapi dalam hati nya juga tidak rela melepas kan Alesya begitu saja. sebelum Ia tau tentang siapa Alesya yang sebenarnya.
Hov tanpa membuang waktu langsung menghubungi Dokter pribadinya untuk datang memeriksa keadaan Alesya.
🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR NYA DENGAN KASIH LIKE, VOTE DAN KOMENTAR YANG BAIK YA 🙏🙏
Tunggu kelanjutannya,
__ADS_1
semoga bisa menghibur pembaca semua 🤗🤗🤗