"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"

"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"
Bab 61


__ADS_3

hari sudah menjelang malam, tapi semua pelayan dan para penjaga belum juga menyelesaikan pekerjaan mereka.


semua nya masih sibuk dengan tugas mereka masing-masing.


ada yang sedang mendekorasi taman ada juga yang sedang mendekorasi ruangan utama. helicopters pun hilir mudik terbang membawa semua kebutuhan untuk pernikahan Taun dan Nona mereka.


*


*


Jehova masih berada dikota X saat ini. kali ini Ia mengundangnya Carlos untuk datang ke Club nya. Ia tidak peduli walaupun sodara nya itu sedang berada dirumah sakit untuk bekerja, yang Hov tau hanya Ia sedang butuh teman untuk bicara dan Carlos lah yang harus menjadi teman bicara nya sekarang.


Jehova memang orang yang paling tidak suka dibantah.


1jam kemudian Carlos sudah tiba di Club milik Jehova. Ia segera menuju ke ruangan dimana sodara nya itu sudah menunggu.


saat Carlos memasuki ruangan VVIP itu tampak Jehova sudah duduk dengan menyilang kan kakinya di Sofa.


"kenapa kau lama sekali Carl? Suara bariton Jehova sudah menusuk pendengaran Dokter muda itu.


"maaf Hov, aku harus mencari Dokter lain untuk mengantikan ku di rumah sakit. kau tau kan aku bertugas di ruang operasi.


"hmmmmm.


"ada apa ini Hov? kenapa kau tiba-tiba mengundang ku kesini. tidak biasanya kau berada diluar Mansion mu malam-malam begini. goda Carlos. Ia langsung duduk disamping Jehova dan menyesap soda yang ada dimeja itu.


"besok aku akan menikah dengan Alesya, Carl!


uhukkkk...uhukkk...


Carlos terkejut hingga tersedak oleh soda yang diminumnya.


"Menikah!! apa kau sudah gila Jehova?? pekik Carlos keras.


"iya menikah! apa telinga tuli heh? sahut Hov.


"tapi bagaimana mungkin kau bisa menikahi Alesya tanpa sepengetahuan keluarga nya. dan apa kau sudah memberi tau Tante tentang kabar ini Hov? cecarnya.


"sudah lah, kau tidak perlu memusingkan hal itu. biar aku yang menanganinya sendiri.


"lalu untuk apa kau mengundang ku kesini Hov. kalau kau tidak mau mendengar pendapat dariku.


"aku mengundang mu kesini bukan untuk meminta pendapatmu, tapi meminta mu hadir besok pagi untuk menjadi saksi pernikahan kami.


"kau benar-benar sudah gila Jehova. eh, dimana Hansen kenapa aku tidak melihatnya disini? tanya Dokter itu.


"aku sengaja tidak mengundangnya kesini Carl. Hov mengusap wajah tampan nya pelan.

__ADS_1


"ada apa dengan kalian berdua Hov? bukankah Dia bagaikan tangan kiri mu Hov. apa kalian bertengkar?


"iya Carl, kami bertengkar hebat tempo hari. Jawab Hov malas.


"Astaga, baru kali ini aku mendengar kalian berdua bisa betengkar. Carlos terkekeh kecil.


sebenarnya hal hebat apa yang bisa membuat kalian sampai bertengkar Hov. Carlos penasaran.


"Hansen mencintai Alesya Carl. Hov menjawabnya singkat.


"apa!!!!! apa aku tidak salah dengar Jehova? bagaimana mungkin kalian bisa mencintai gadis yang sama? apakah di negara ini sudah tidak ada wanita selain Alesya heh. kenapa kalian harus jatuh cinta pada satu gadis. ya walaupun ku akui, Alesya adalah gadis yang sangat menggoda. Carlos jujur.


"menggoda? apa maksud mu Carl? Jehova menatap Carlos penuh kebencian.


"eh, kenapa kau harus marah Hov. aku hanya sedang memuji calon pengantin mu itu saja. hehe kekehnya pelan.


tapi bagaimana ceritanya sampai Hans bisa jatuh cinta pada Alesya?


"cerita nya panjang Carl. Hov tampak ragu-ragu untuk bercerita pada Carlos.


"ayolah Hov, aku harus tau dulu cerita nya baru aku bisa membantu mu kawan. paksanya.


Lalu dengan berat hati Jehova pun menceritakan semua yang terjadi antara mereka bertiga. dari awal hingga akhirnya mereka pun bertengkar hebat seperti sekarang ini.


"apa menurutmu aku bersalah pada Hansen, Carl?


"Tentu saja Carl. kalau masalah itu kau tidak perlu khawatir. aku sungguh mencintai Alesya. buktinya besok aku akan menikahi nya kan. tanpa di sadari Jehova wajah bersemu merah saat mengucapkan nya.


"eh, kenapa wajah mu memerah Hov. apa kau sedang malu-malu sekarang? Carlos menggoda Jehova.


"apa kau mau mati Carl? wajah Jehova seketika berubah garang saat mendengar Carlos tak henti menggoda nya.


"kenapa kau harus marah-marah Hov. anggap saja malam ini sebagai pesta lajang mu teman. Carlos menepuk pundak Sodara nya itu.


"kau benar juga Carl! Hov terbahak-bahak. Carlos yang melihat itu ikut merasakan bahagia. karna baru kali ini Ia melihat Jehova bisa tertawa begitu lepas. tampak sekali kebahagiaan di wajah tampan Pria itu.


"Steven! apa kau akan berdiri di sana saja duduk disini! Carlos memanggil Steve yang hanya berdiri seperti patung disebelah Jehova.


"Iya Steve, kemarilah! Sahut Jehova.


"iya Tuan" dengan cepat Steve mengambil posisi di sebelah Carlos.


"lalu, apa Hans tau tentang rencana pernikahan mu dengan Alesya Hov? tanya Carlos.


"tentu saja tidak, aku tidak bisa membayangkan kalau Hans sampai tau Dia pasti tidak akan melepaskan Alesya begitu saja untuk ku. Hov bersungut-sungut.


"lalu apa rencana mu kawan?

__ADS_1


"entahlah, tapi aku berencana untuk mengirim Hansen pergi ke Negara N untuk mengurus Anak perusahaan ku yang ada disana.


"Bagaimana menurut mu Steven? Hov tiba-tiba bertanya padanya.


"oh, kenapa tidak Tuan. bukankah Anda atasan dari Tuan Hansen jadi Anda berhak menugaskan Dia kemana saja kan. jawab Steve.


"kau benar juga Steven! sahut Carlos.


tapi apakah cara itu tidak terlalu kejam Hov. kau seperti sedang memanfaatkan kekuasaan mu untuk menyingkirkan rival mu. kurasa itu terdengar mengerikan. ucap nya pelan.


"apa maksud mu Carl? kau bilang itu mengerikan! apa kah tidak lebih mengerikan lagi kalau besok kami sampai adu senjata di depan semua orang heh? pekik Hov keras.


"oh, astaga. kenapa aku tidak berfikir sampai kesitu Hov. Carlos menggangguk pelan.


"karena kau terlalu bodoh Dokter Carlos! aku heran kenapa orang seperti mu bisa menjadi seorang Dokter ya. Hov menatap Carlos dengan seksama.


"opa kau sedang menghina ku Hov. aku ini tidak bodoh, hanya saja aku tidak memahami cara kerja kalian yang begitu mengerikan untuk ku. Carlos merajuk.


kalau begitu, lakukan saja apa yang menurut mu baik. asal jangan sampai ada yang terluka diantara kalian.


"kau tidak perlu memberitahu ku, aku sudah bisa tau apa yang akan aku lakukan. sahut Jehova.


Steve, segera hubungi Hansen! perintahkan kalau malam ini juga dia harus terbang ke Negara N menggunakan jet pribadi ku.


"iya Tuan. Steve langsung mempersiapkan berkas-berkas untuk mengirim Hansen pergi ke Negara N.


"Nanti aku sendiri yang akan mengirimkan pesan untuk nya. agar dia menempati paviliun ku yang ada di kota L.


"iya Tuan. jawab Steve singkat.


"apakah tidak lebih kalau kau menelpon nya saja Hov. Carlos menyarankan.


"tidak Carl, aku belum siap untuk bicara langsung dengan nya. sahut Hov.


"baiklah kalau begitu.


tanpa terasa sudah hampir 4jam mereka menghabiskan waktu di Club itu.


lalu mereka memutuskan untuk menyudahi nya dan langsung menuju pulang ke Mansion DE'LUXE bersama sama.


*BERSAMBUNG


*LIKE


*VOTE


*KOMENTAR

__ADS_1


"TERIMAKASIH*"


__ADS_2