"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"

"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"
Bab 33


__ADS_3

siang ini Hov dan Steve sedang menyusuri jalanan di kota X. Hov masih saja sibuk dengan Ponsel yang masih di pegang nya erat, tak jarang Ia tertawa lepas seperti seorang pria yang sedang jatuh cinta pada umumnya. hanya saja yang menjadikan nya berbeda saat ini yang sedang tertawa adalah Hov. pria dingin yang angkuh dan juga terkenal dengan kekejaman nya.


"Maaf Tuan, apa Anda akan makan siang di restoran milik Tuan Hans? Steve tampak ragu-ragu saat bertanya, karna Hov tampak tak bergeming dari ponsel nya.


"Tidak...! dengan cepat Hov menjawabnya.


"lalu Anda ingin makan siang di mana Tuan?


"Entahlah.. kita pergi ke Mall saja dulu!


"Baik Tuan! Steve terus melajukan mobilnya ke arah yang di inginkan Hov.


Bukankah seingat ku, Tuan Hov mengatakan ingin makan siang terlebih dahulu, tapi kenapa sekarang malah ingin pergi ke Mall?


Steve di buat bingung oleh Tuan Mudanya itu.


Lima belas menit kemudian, mereka sudah sampai di depan pintu masuk Mall tersebut.


"Kita sudah sampai Tuan! seperti biasa Steve lebih dulu keluar membukakan pintu untuk Hov.


"Terimakasih Steven" Hov tersenyum dengan sangat ramah pada Asisten tercinta nya itu.


dan melenggang masuk tanpa mempedulikan Steve yang masih mematung di samping mobil.


"Apa Tuan Hov sakit? kenapa Dia tiba-tiba tersenyum seperti itu padaku?


bukannya merasa senang, Steve justru merasa ngeri Karna Tuannya berperilaku sangat aneh hari ini.


"Cepat lah sedikit Steve! ada apa dengan mu, kanapa jalan mu seperti siput hari ini? Hov terus saja mengomel pada Steve.


"Iy..iya Tuan, Steve berlari kecil untuk menyusul Hov yang sudah ada di depan.


tanpa di duga Hov memasuki toko Buku dan juga perlengkapan kantor terbesar di Mall itu.


"Silahkan masuk Tuan!


Dua karyawan toko Tampak sopan membukakan pintu untuk Hov dan Steve.


tidak ada jawaban apapun dari keduanya, mereka langsung masuk tanpa mempedulikan sapaan dari ke dua karyawan cantik itu.


Dasar sombong, baru kali ini ada pelanggan yang tidak menjawab sapaan dari ku! awas saja, sebentar lagi kau pasti akan meminta nomor telepon seluler ku! gumam salah satu pelayan cantik di toko itu.


Hov tampak serius melihat dan berkeliling di toko buku itu.


tapi, lain lagi dengan Steve yang masih sangat bingung dengan Tuan nya yang tiba-tiba mengajak nya masuk kesebuah ke toko buku.


"Steve apa ini bagus? tiba-tiba Hov menunjukkan sebuah buku Diary (catatan) yang bersampul merah jambu dengan gambar hati.


"Ba..baagus Tuan! Steve menjawab dengan sembarangan saja, karena Dia sendiri juga tidak tau apa yang sedang ada di pikiran Tuannya.


"Ahh, seperti nya kau menjawabnya dengan ragu Steven! Hov melempar buku itu kembali ke tempatnya dengan malas.


"Ma..maaf Tuan! tapi memang saya tidak pernah membeli buku seperti itu, jadi saya juga bingung kalau harus di suruh memilih. Steve menjawabnya dengan sangat hati-hati.


"Kalau begitu kau panggil meneger di toko ini saja! Dia pasti tau buku mana yang cocok untuk "Alesya ku" menulis.


"Iya Tuan!!


apa katanya tadi? Alesya ku...! apakah perkembangan Nona Alesya dan Tuan Hov sudah sejauh ini? oh, jadi tujuan nya kesini adalah untuk membelikan buku untuk Nona Alesya, pantas saja Dia sesemangat ini!

__ADS_1


Steve masih saja bergumam dan pikiran nya menerka-nerka apa saja yang sudah Alesya dan Hov lakukan kurang lebih hampir 1 bulan ini tinggal bersama. sembari masih berjalan mencari pelayanan toko untuk memanggilkan meneger di toko buku itu.


"Hey kau kemarilah! Steve memangil pelayanan toko yang tadi di temuinya di depan pintu.


"iya" ada yang bisa saya bantu Tuan?


"Panggil kan meneger mu kesini!


"maaf, ada perlu apa ya? sampai Anda ingin bertemu dengan menejer kami.


"Sudah lah, kau tidak perlu banyak bicara, panggil saja Dia!!


"Maaf Tuan, jika Anda membutuhkan sesuatu, saya bersedia membantu Anda! gadis itu tampak tersenyum menggoda di depan Steve.


"Aku tidak sedang bernegosiasi dengan mu Nona! jadi jangan membuang waktu ku sebelum kau menyesal. Cepat panggil meneger mu kemari!!


"Maaf Tuan, meneger kami sedang sibuk! jadi saya tidak bisa mengganggu nya. pelayanan itu pergi begitu saja tanpa mempedulikan Steve.


"Hey, berhenti disana! atau akan menyeret mu keluar dari tempat ini selamanya.


"Silahkan! kalau Anda bisa melakukan itu padaku Tuan.


gadis muda itu seperti nya tidak menyadari sedang berhadapan dengan siapa? hingga Dia dengan sombong nya mencoba menantang Steven, Orang dengan posisi ketiga paling penting di AJ Group setelah Hans.


"Baiklah Nona, kalau itu maumu!


Steve segera masuk ke ruang meneger di toko itu, tanpa mempedulikan para karyawan yang mencoba menghalanginya.


Hov yang mendengar keributan Antara Steve dan para karyawan hanya tersenyum kecil dan masih melanjutkan memilih beberapa Buku Diary tanpa mempedulikan asisten nya itu.


Karna Hov sudah terbiasa melihat Steve melakukan keributan semacam itu di berbagai tempat.


Braaaaaak...


"Aku yang melakukan nya! Steve sudah bersandar di samping pintu dengan melipat kedua tangannya.


"Oh Tuan Steven! Kenapa Anda sampai repot-repot datang ke ruangan ku? kenapa Anda tidak menyuruh pelayanan saja untuk memanggil ku.


si menejer tampak ketakutan karna wajah Steve sudah merah padam. Hampir semua Atasan yang memegang saham di Mall itu pasti mengenal siapa Steven. mereka semua tau kalau Steve adalah Asisten terbaik, terhebat sekaligus terkejam yang di miliki Oleh Pengusaha Muda bertangan dingin, Alexander Jehova.


"Sebenarnya aku tidak ada waktu untuk masuk ke ruang pribadi mu ini! hanya saja salah satu karyawan mu membuat ku muak!


"karyawan mana yang Anda maksud Tuan?


"kau lihat wanita sok kecantikan itu? ekor mata Steve sudah mengarah pada wanita yang sedang menundukkan kepalanya.


"Dina" cepat kesini!! si menejer berteriak memanggil perempuan itu.


"iya Sayang! si perempuan dengan cepat langsung berjalan menghampiri si menejer.


"Apa katanya tadi? Dia memanggil mu sayang? bukankah setau ku kau sudah berkeluarga? Steve memandang si menejer dengan tatapan membubuh.


"Ah tidak, Anda hanya salah dengar saja Tuan Steve!


jangan pernah memanggil ku seperti itu lagi di depan umum kau tau itu!


si menejer tampak memarahi karyawan cantik nya.


"Oh, jadi benar gadis sialan itu adalah kekasih gelap mu? pantas saja tingkah nya seperti pemilik di toko buku ini. kalian sungguh sangat menjijikan! Steve mengintimidasi.

__ADS_1


"Tidak Tuan, ini semua tidak seperti yang Anda bayangkan!


"hey, aku memang tidak membayangkan. tapi aku melihatnya! apa kau pikir mataku ini buta.


"sekarang singkirkan wanita itu dari toko ini, pecat Dia! atau aku yang akan menyingkirkan kan nya sendiri! Steve berjalan keluar tanpa mempedulikan kedua sejoli itu yang sedang bertengkar hebat.


Oiya, jangan lupa setelah kau menyingkirkan wanita itu. temui Aku dan Tuan Hov di depan!


"Apa? ada Tuan Hov di toko ini! si menejer langsung menyingkirkan tubuh wanita itu yang terus saja bergelayut di lengan nya, untuk meminta ampun agar tidak di pecat.


"kumohon jangan pecat aku sayang!


"bukankah sudah ku katakan! jangan memanggilku seperti itu di tempat umum, mulai sekarang aku memecat mu, dan aku tidak ingin lagi ada hubungan dengan mu, kau paham itu!


"jangan lakukan itu padaku! Huaaaa.. siperempuan semakin menangis histeris.


"apa kau tau? kau baru saja berurusan dengan siapa Dina? Dia Adalah Tuan Steven, asisten pribadi dari Tuan Muda Jehova pemilik Mall ini!! kau tau itu. dasar wanita gilaa, bisa-bisanya kau berperilaku sombong pada pembeli hanya karna kau merasa dekat dengan ku! sekarang semua nya sudah berakhir dan aku tidak membutuhkan mu lagi. sekarang pergilah dari sini sekarang juga!!


si menejer menghempaskan dengan keras tubuh wanita itu hingga terpental cukup jauh.


dan segera berlari menuju geleri Tokonya.


"Ahhh, kenapa kau lama sekali?? Maaf siapa nama mu? Steve lupa nama meneger itu.


"Maaf Tuan, nama saya Bams!


sekali lagi maaf kan atas kebodohan saya, sehingga mengganggu kenyamanan Anda Tuan-tuan.


"Bagus lah kalau menyadari itu! Steve menatap jengah pada si menejer. sekarang bantuan lah Tuan Hov untuk memilih Buku Diary terbaik di tempat ini!


"Baik Tuan!


Hey kalian semua kemarilah bantu aku untuk mencarikan Tuan Hov Buku Diary!


"Hey tunggu Bams! aku tidak menyuruh mereka, aku hanya menyuruh mu! kau dengar itu? Steve menumpahkan kekesalannya pada Bams.


Hov Hanya diam tak bergeming menetapkan apa yang sudah Asistennya itu lakukan pada Bams. Hov tau siapa Steven, Asisten nya itu tidak akan menghukum seseorang tanpa alasan yang jelas.


"Oh, Baik Tuan. saya sendiri yang akan mencari kan nya!


Bams dengan cekatan memilih beberapa buku di tangan nya untuk di bawa pada Hov.


apakah ada yang Anda sukai Taun?


"tidak ada!


Steven yang menjawab, sementara Hov Hanya menggeleng pelan.


cari lagi, yang lebih banyak!


"Ii..iya Tuan! Bams masih mengumpulkan beberapa buku yang letakkan di sebuah kardus.


sementara Hov hanya duduk mengedarkan pandangannya pada buku-buku yang tersusun rapi di sana dan Steven berdiri tepat di samping Hov. Steve juga tampak tersenyum bahagia seperti sedang melihat seorang anak kecil yang menjalankan Hukuman.


🌸🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸🌸


*LIKE


*VOTE

__ADS_1


*KOMENTAR


*TERIMAKASIH


__ADS_2