
Hov masih memandang lekat gadis nya itu dari balik jendela ruang kerjanya.
"kenapa kau tidak bisa merasakan apa yang aku rasakan padamu Sya?
harus dengan cara apa lagi aku menunjukkan nya. kini aku sadar, aku sudah sangat mencintai mu Sya, bahkan mungkin sangat dalam aku menjatuhkan hati pada mu.
sebelum nya, Hov belum yakin perasaan yang dia rasakan untuk Alesya adalah perasaan cinta. Ia baru menyadari saat penolakan yang dilakukan Alesya, begitu membuat hati nya terluka.
ya, ternyata sesakit inilah rasanya di tolak. bahkan di maki oleh seseorang yang aku cintai. apa mungkin ini yang di namakan karma ya? Hov merasa mungkin ini balasan untuk nya, karena entah sudah berpuluh bahkan ratusan wanita yang Ia tolak mentah-mentah. Karana tidak ada satupun wanita yang bisa menggetarkan hati nya.
Hahahahahaha... Hov mencoba tertawa walaupun hati nya begitu terluka oleh perlakuan Alesya.
*
*
sementara itu, Alesya yang sedang bermain di taman bersama Hanna semakin bersemangat. karena satu persatu Ia sudah mempelajari sistem keamanan di Mansion.
"Nona jangan terlalu jauh! Hanna memenggil Alesya yang sudah berlari hampir ke tepi pantai.
"Iya Bi!! aku hanya ingin melihat kamar ku dari sebelah sini saja. apa Bibi mau ikut dengan ku? Alesya mencoba mengalihkan perhatian Hanna yang terus saja mengawasi nya.
Bibi tidak boleh tau, kalau aku sedang mencari cara untuk keluar dari kamarku nanti saat aku kabur.
"ini sudah semakin siang Nona, ayo kita masuk!!
"iya Bi tunggu sebentar lagi! Alesya masih saja berputar di bawah kamar nya untuk mengamati lebih jelas.
"Baiklah Nona, tapi kau tidak boleh keluar dari pagar pembatas itu ya, karna itu sangat berbahaya untuk mu Nona.
"siap Bibi.....!
Alesya mengacungkan kan ke dua jempol nya ke arah Hanna.
mereka berdua sudah sangat dekat. kadang tertawa terbahak-bahak saat mereka harus membahas hal-hal kecil yang tidak masuk akal, saling bercanda dan terkadang Hanna menggoda Alesya.
Hanna yang merasa Alesya terlalu sibuk di taman samping pun menghampiri nya.
"Apa yang sebenarnya sedang kau lakukan Nona? kenapa kau berjalan mondar-mandir di taman ini?
"ah.. tidak ada Bibi, aku hanya sedang melihat pemandangan pantai dari sini sangat indah. Alesya tidak ingin Hanna tau kalau dirinya sedang mencari jalan keluar dari kamar nya.
"kau benar sekali Nona, pemandangan dari sini memang sangat indah. kau memang pintar sekali mencari tempat yang bagus untuk bersantai.
"Siapa dulu Bikk, Alesya!!
Hahahahahaha mereka berdua tertawa bersama.
tanpa terasa Hari sudah menjelang sore. mereka memutuskan kembali ke dalam Mension.
"Bibi aku sangat lapar, bisa kah aku makan di dapur saja?
"Tapi Non? Tuan melarang Anda untuk makan di luar kamar.
"Tapi aku bosan Bi! kenapa aku tidak boleh melakukan ini itu sihh. Alesya merajuk.
"Baiklah, aku akan mencoba meminta ijin kepada Tuan Hov agar kau boleh makan di ruang makan.
__ADS_1
"Tapi aku ingin makan di dapur saja Bi, Alesya merengek-rengek.
"Tidak Bisa Nona, sampai kau pingsan pun. Tuan Hov tidak akan mengijinkan Anda untuk makan di dapur.
"Baiklah... Baiklah....! aku menurut padamu saja.
tidak masalah walaupun hanya di meja makan, yang penting aku bisa mengamati seluruh ruangan di Mansion ini. agar aku tau, di mana saja para penjaga itu di tempat kan.
Bagaimana pun caranya aku harus bisa keluar dari tempat ini!
"Baiklah Nona, anda bisa duduk di sini dulu! aku akan menghubungi Tuan Hov sebentar untuk meminta Ijin dari nya.
"Emmmm
Alesya duduk di ruang tamu Mansion de'Luxe yang sungguh megah. ruangan dengan desain klasik modern masih mendominasi ruangan itu.
mata Alesya tak henti berputar mengelilingi sekitar Mansion,
"Wah penjagaan di sini sangat ketet, jelas tidak mungkin aku bisa kabur melewati ruangan ini.
Hanna masih menghubungi Hov lewat telepon khusus yang di sediakan Mansion. semua pelayan sudah tau Bahwa Tombol No 1 akan langsung terhubung pada Tuan mereka.
"Tuan....
"Iya.. Ada apa Hanna?
"Nona Alesya ingin makan di luar kamar nya, apakah anda mengijinkan kan?
"Bawa saja Dia ke meja makan ku!
" Baik Tuan!
tapi apa anda juga akan makan malam bersama Nona Alesya?
"Baik Tuan!
Tut........
Hov mengakhiri panggilan telepon nya.
saat Hanna tiba tiba di ruang tamu, Hanna sangat terkejut karena Alesya sudah tidak ada di tempatnya duduk.
"Non Alesya... Non Alesya.... Hanna berteriak kebingungan.
Alesya yang mendengar Suara Hanna memanggil nya langsung menghampiri.
"ada apa Bibi! Aku di sini Alesya tersenyum manis pada Hanna.
"Oh Tuhan... aku tidak membayangkan apa yang terjadi padaku kalau sampai kau keluar dari Mansion ini Nona.
Hanna sudah menghambur memeluk tubuh langsing Alesya.
"Maaf kan aku Bi, aku hanya melihat melihat saja.
kenapa Bibi sekawatir ini? Alesya merasa bersalah pada Hanna.
"jangan pernah pergi dari Mansion ini tanpa seijin Dari Tuan Hov Nona, apapun yang terjadi. karena itu akan berbahaya untuk mu dan juga orang lain, ingat itu! Hanna memperingati.
"He,em... Alesya hanya mengangguk tanpa berani menatap Hanna, karna memang Ia sudah berencana kabur dari tempat itu.
__ADS_1
oiya Bi, bagaimana apakah Tuan Hov mengijinkan?
"Iya Nona.. Tuan Hov mengijinkan Anda untuk makan di luar kamar.
"Yeee.. terimakasih Bibi. Alesya mendarat kan ciuman di pipi Hanna. maklum saja karena Alesya biasa melakukan hal itu pada Ibu dan Adik-adiknya di Panti.
"Jangan lakukan itu lagi Nona! karna bila ada yang melihat nya, maka aku akan marah padamu, Hanna bersungut-sungut.
"Biarkan saja.. lagi pula hanya Bibi yang menjadi teman ku disini, aku sudah mengganggap Bibi seperti ibu ku sendiri, Alesya tersenyum manis.
"Ayo Nona, kita ke meja makan! ajak Hanna.
lagi-lagi Alesya di buat kagum dengan ruang makan di Mansion itu. "
Tuan Hov sungguh memiliki selera yang sangat bagus, semua desain di rumah ini tampak sederhana namun tidak meninggalkan kesan mewah dan elegan.
"Duduklah di kursi itu Nona, aku akan memasak untuk makan malam Anda.
"bolehkah aku membantu mu Bik?
"Tidak.....! Hanya itu yang keluar dari mulut Hanna.
kali ini diamlah di kursi itu Nona! Nikmati apa yang ada di meja makan itu dulu! kalau kau sudah tidak tahan dengan perutmu. Hanna tertawa mengejek Alesya.
"Ahhhhhhh Bibi meledek ku Ya...! Alesya meruncing kan bibir mungil nya.
baiklah kalau begitu aku akan memakan buah buahan ini dulu.
mulut nya terus saja mengunyah apel yang dipegang nya, sambil bersenda gurau dengan Hanna.
Alesya tidak mengetahui bahwa Hov sedang menyaksikan Dia dari Laptop miliknya, lewat CCTV yang terpasang di seluruh ruangan itu.
Hov memang sengaja memasang CCTV. di seluruh ruangan Mansion sejak Alesya tinggal di sana. Hov langsung menyambungkan kan CCTV ke Laptop dan perangkat di Ponselnya.
"kenapa kau bisa sebahagia itu saat bersama Hanna Sya?
tapi saat bersama ku, kau slalu saja menjaga jarak! kau slalu saja berusaha menjauhi ku.
Kenapa Sya.. kenapa? Hov merasa hatinya tercabik saat mengingat apa yang di ucapkan Alesya pada nya.
Seandainya kau bisa menyadari perasaan ku untuk mu, sungguh aku benar-benar mencintai mu "Alesya Gracia Lie"
sekarang aku tau! kenapa Hans selalu merasa di abaikan oleh mu. karna kau memang tidak semudah yang kubayangkan Alesya.
terlalu sulit untuk menebak apa kemauan mu, dan jalan pikiran mu terlalu sulit untuk ku baca. kau sungguh gadis yang luar biasa!
tapi ketahuilah Alesya, aku seorang Alexander Jehova. tidak menerima penolakan apalagi sampai kau abaikan seperti ini.
aku akan menaklukkan mu, aku akan membuat mu jatuh cinta pada ku, seperti kau telah membuat ku jatuh cinta padamu!
TUNGGU SAJA GADIS KECIL KU.........!
kau akan segera menjadi milik ku, bagaimana pun caranya!
🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸
****LIKE
*VOTE
__ADS_1
*KOMENTAR***
selamat membaca dan semoga menghibur 🤗🤗🤗