"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"

"PENGANTIN KECIL TUAN HOV"
Episode 15


__ADS_3

Hov masih tidak tau. apa yang sebenarnya terjadi di tempat itu. Dia sangat di buat bingung oleh Kakak dari kekasihnya.


sesaat kemudian, Cindy muncul dari balik salah satu ruangan yang ada di bangunan itu.


"Cindy!! apa yang sebenarnya terjadi? kenapa kau tampak baik-baik saja. kau tidak seperti orang yang sedang di culik? Hov semakin bingung dengan keadaan ini.


"Hahaha... kau memang bener Hov. Cindy memang tidak sedang di culik. ini semua rencana ku untuk memancing mu datang ke sini.


dan seperti nya aku berhasil. Kelakar Samuel.


geledah Dia! Same memerintahkan anak buahnya untuk menggeledah tubuh Hov.


dua senjata api dan dompet yang Hov bawa. berhasil di ambil oleh anak buah Samuel.


"kenapa kau tega melakukan ini pada ku Cin?? Kenapa kau tega bersekongkol dengan kakak mu untuk menjebak ku seperti ini! Sesal Hov pada kekasihnya itu.


Dasar perempuan ular, ternyata selama ini aku sudah salah mencintainya!!


"Maaf kan aku Hov!! aku terpaksa melakukan ini, Cindy coba membela diri.


"lalu apa yang kau mau dari ku Same?


"Hahahaha.. kau memang orang yang tidak suka membuang-buang waktu Hov.


baiklah' aku akan memberi tau rencana ku untuk mu.


"apa maksud dari rencana untuk ku? Hov coba mencari tau.


"sabarlah!! bawa dokumen itu padanya!! Samuel memberikan sebuah dokumen kepada Anak buah nya untuk di berikan pada Hov.


"Apa ini Same?


Bacalah! nanti kau juga tau, Same duduk dengan santai di sebelah Cindy.


Hov dengan cepat membuka dan membaca dengan teliti seluruh isi dokumen itu.


"apa-apaan Ini Same? kau meminta ku untuk mundur dari pencalonan ketua Mafia di Negara ini!


dan tidak tau malu sekali kau. meminta 50 persen saham yang ada di perusahaan ku!!


apa yang selama ini ku berikan kepada mu belum cukup? uwang, fasilitas mewah, perlindungan dan semuanya. apa itu belum cukup Same? Hov coba mengingat kan Same!


"Ya.... kau memang memberi ku semua nya Hov. tapi kau tidak memberi ku kekuasaan, dan itu membosankan!!!


"Dasas "Rakuss" Hov memaki Samuel.


"Heyyy Adik ipar ku tersayang, jangan coba memaki ku. apa kau pikir kau tidak lebih rakus dari ku Hov. pekik Samuel.


Tanda tangani lah Dokumen itu dan kau bisa pergi dengan adik kesayangan ku ini, kalau kau memang tidak rakus!!!


hahahahahaha...


bukankah itu hal yang mudah Hov? Same menantang!!


"Asal kau tau Same! walaupun aku menandatangani dokumen itu. bukan berarti kau bisa menggantikan posisi ku. sebagai kandidat terkuat untuk mengganti kan posisi Ayahku.


kau tidak layak untuk posisi itu Same!! hahahaha tawa Hov mengejek.


"Apa maksud mu Hov? Same mulai terpancing Amarahnya.


hingga tiba-tiba..


Dooor


Same meletuskan senjatanya apinya tepat di lengannya kiri Hov.


"Aaaaaaaaaaaaa, Hov memegang lengannya yang Terluka.


"kakak hentikan!! tangan Cindy memegangi tangan kakak nya.


"Lepas kan Cindy!! apa kau mau hidup dengan seseorang yang lebih mementingkan kekuasaan nya di bandingkan hidup denganmu Hah?


Samuel coba memprovokasi adiknya.


"Menyerah lah Hov!! teriak Cindy dari tempat duduknya saat ini. tandatangani lah dokumen itu! dan ayo kita pergi dari tempat ini. Cindy coba merayu.

__ADS_1


"lebih baik aku mati Sin. dari pada aku harus menyerahkan hasil kerja keras keluarga ku padanya.


selama bertahun-tahun keluarga ku merintis ini semua dengan susah payah dan Kakak mu dengan cara yang memalukan ini ingin merebut nya. Jangan Mimpi!!!


"ternyata kakakku benar Hov. kau lebih mementingkan kekuasaan mu di bandingkan aku, Cindy berurai air mata.


"Terserah apa katamu Cindy. lagi pula sekarang aku mulai sadar. aku telah salah memilih kekasih.


hahahah Hov tertawa di sela rasa sakit nya.


"apa... katamu Hovvv? Cindy meraih pistol dari tangan kakaknya. dan menembak dengan membabi buta ke segala arah.


akibat nya ada beberapa dari anak buah Samuel yang ikut tertembak tanpa sengaja.


Hov pun, memanfaatkan momen itu untuk kabur dari tempat nya berdiri.


"Hentikan Cin? Same merebut pistol nya dari tangan Cindy.


kejar Hov!! Same memerintahkan seluruh anak buahnya untuk mengejar nya.


Dooor....Dooor...Dooor....


semua pistol yang mereka pegang di tembak kan ke arah Hov. hingga beberapa tubuh Hov terkena luka tembak. namun Ia berhasil kabur ke dalam Hutan. beruntung karna saat itu matahari hampir tenggelam dan para anak buah Same kesulitan untuk mencari keberadaannya tidak berhasil menemukan Hov.


Hov terus berlari menyusuri Hutan, lalu Ia mendengar samar-samar suara anak kecil yang sedang bernyanyi. Hov dengan susah payah mencoba mencari asal suara itu.


dari balik semak-semak Hov melihat seorang gadis kecil yang sangat cantik. sedang bermain sendirian di tengah Hutan.


tanpa ragu, Hov langsung mencoba menghampiri nya dengan sisa tenaga yang Ia memiliki.


"Tolong.... siapapun tolong aku....!!


saat gadis itu berhasil menemukan nya, sesaat Ia menatap Manik Coklat milik si gadis. namun tiba-tiba Ia tak sadar kan diri.


ketika Hov sadar. Hov sudah ada di rumah sakit milik keluarga nya.


suara gadis kecil itu slalu saja menggema di telinganya.


hingga Hov menerima kabar. bahwa Samuel sudah pergi meninggalkan Negara itu dan tentang Cindy yang mengakhiri hidupnya, dengan cara Bunuh diri.


*


*


Hov langsung keluar dari ruang kerjanya menuju ke kamar Alesya.


Braaaaaak


dengan tidak sabar Hov membuka pintu kamar Alesya.


Alesya yang mengira itu adalah Bibi Hanna langsung menghampiri nya. namun langkah nya langsung terhenti ketika yang muncul dari balik pintu ternyata Hov.


"Kenapa berhenti Sya? apa kau berharap orang lain yang masuk ke kamar ini.


"ti..tidak, Alesya menjawabnya dengan gugup.


Greeeeb


tanpa aba-aba Hov menarik tubuh mungil Alesya kedalam pelukannya.


jantung Alesya seperti hampir meledak saat berada di dalam pelukan Hov. Aroma maskulin dari tubuh Hov langsung menyeruak di Indra penciuman nya yang membuat Alesya merasa Gila.


"apa yang anda lakukan Tuan? Alesya mencoba meronta. tapi tak kuasa melawan kekuatan Hov yang lebih besar.


apa yang terjadi dengan pria gila ini? kenapa tiba-tiba Dia memeluk ku begitu erat.


"Diamlah! apa bibir mu tidak bisa diam Sya? aku hanya ingin memelukmu itu saja.


Hov semakin erat memeluk tubuh Alesya. seperti sudah menjadi kebiasaan nya, tanpa sadar hidung nya terus saja menciumi pucuk kepala Alesya.


kenapa rambut mu bisa seharum ini Sya? bibir Hov meracau tak jelas.


"tolong hentikan itu Tuan!!!


Alesya mulai merasa tidak nyaman dengan perlakuan Hov.

__ADS_1


Oh Tuhan, sepertinya laki-laki ini sudah tidak waras!!


"jika aku tidak ingin melepaskan kan mu. maka apa yang akan kau lakukan Sya? Hov menundukkan kepalanya untuk melihat expresi wajah Alesya yang mulai panik.


"Hahahaha.... aku suka melihat wajah mu saat gugup seperti itu. Hov mulai merenggang kan pelukannya.


Alesya memanfaatkan itu untuk menjauh dari Hov.


seberapa jauh kau akan lari dari ku. tetap saja aku akan menemukan Mu gadis kecil ku! Hov menggembang kan senyum yang begitu manis di bibirnya.


Oh Tuhan, kenapa senyum si gila itu begitu menawan. aku bisa gila kalau terus melihat senyum nya itu.


eh.. tidak Alesya! kau tidak boleh luluh hanya karna senyum iblis nya. kau tetep memikirkan cara untuk keluar dari tempat ini.


"Kenapa kau malah melamun Alesya? Apa kau begitu bahagia karena sudah aku peluk?? Hahahahahaha aku akan mengunjungi mu lagi nanti malam.


siapkan dirimu!! Hov keluar kamar dengan perasaan ber bunga-bunga.


"Heyyyy tunggu! apa maksud mu Tuan?


Hov tidak memperdulikan suara Alesya dan tetap berjalan keluar dengan melambaikan tangan nya.


Dasar gadis kecil ku..


eh kenapa jantungku selalu berdebar kencang saat Alesya ada di dekat ku ya? Cih gadis ini sungguh berbeda dengan gadis lainnya.


hey, apa yang sebenarnya terjadi pada ku? kenapa aku slalu memikirkan gadis Aneh itu.


Hov masih saja tersenyum tidak jelas saat kembali ke kamarnya.


*


*


Tokkkkk....Tokkkkk....Tokkkkk...


masuklah!! Alesya mempersilahkan.


"Bibi Hanna, Alesya langsung turun dari ranjang nya.


"Bersiap lah Nona. karna anda akan keluar kamar malam ini. Hanna tersenyum ramah.


"wahhh benar kah? Alesya meloncat kegirangan saat mendengar ucapan Hanna.


"sudah hentikan!! Hanna meletakkan paper bag yang dia bawa di atas ranjang.


"apa itu Bi? Alesya panasaran dengan isi paper bag itu.


"ambil lah Nona! Tuan Hov yang memberikan kan nya untuk mu.


Alesya membuka nya. ternyata peper bag itu berisi drees berwarna putih tulang dengan padu padan Belt Hitam yang sederhana. namun tidak meninggal kan kesan mewah dari baju itu.


mulut Alesya sukses di buat menganga. karena kagum dengan keindahan dress yang ada di depan nya.


"Bagus sekali baju ini Bibi. sungguh aku belum pernah memakai baju sebagus ini.


"Bersiap lah Nona! saya akan membantu Anda berhias.


"kenapa aku harus berhias dan juga harus memakai baju ini Bi? bibir Alesya tak henti berbicara.


memang nya aku akan pergi kemana Bi? bukan aku hanya akan keluar untuk melihat taman saja?


"sudah jangan bicara terus Nona. atau saya akan keluar dari kamar ini. Hanna mulai mengancam.


"Baiklah.. aku akan segera mandi tapi ku mohon jangan keluar dari kamar ku!!


Alesya langsung berlari kecil ke arah kamar mandi.


"Iya Nona Kecill!! Hanna tersenyum gemas melihat Alesya.


🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


jangan lupa untuk like dan kasih komentar ya sayang...👌👌👌

__ADS_1


happy Reading 🤗🤗🤗


__ADS_2