
sejenak Alesya menghentikan langkahnya, matanya masih menatap sosok laki-laki yang terlihat begitu sempurna walaupun hanya terlihat dari punggung nya saja.
tubuhnya sedikit bergetar kala membayangkan sebentar lagi, Ia akan segera melepaskan status lajang nya dan akan segera menjadi Istri dari orang yang memiliki kekuasaan mutlak di negara itu. walaupun Ia belum sepenuhnya tau pekerjaan apa saja yang sebenarnya digeluti oleh Jehova. yang Ia tau hanya Jehova adalah CEO dari AJ Group yang begitu terkenal dan wajah nya sering sekali wara Wiri dilayar TV pantinya.
Oh Tuhan, ku pasrahkan segalanya kepadaMu, semoga semua ini bisa menjadi awal yang baik untuk hidup kami.
Doa Alesya dalam hatinya.
"Nak, kenapa kau berhenti di sini? ayo majulah hampiri calon suami mu! titah Mayya.
"sebentar Bu. Alesya memejamkan matanya sejenak, untuk memantapkan hatinya sekali lagi.
Carlos yang melihat kehadiran Alesya, langsung berlari menghampiri Jehova yang masih berdiri mematung di Altar sendirian.
"Hov, lihat lah! pengantin mu sudah datang. Carlos menarik jas hitam yang Jehova gunakan.
dengan penuh semangat, Hov Langsung berbalik arah saat mendengar apa yang baru saja Carlos katakan pada nya.
"Oh Tuhan, cantik sekali Pengantin kecil ku dengan Gaun pengantin nya. cetus Hov begitu saja. saking terpesonanya Ia hanya berdiri mematung saat melihat Alesya sudah berjalan mendekati nya.
"hey, jemput Dia Hov! kenapa kau malah diam saja disini. ucap Carlos.
"ih,iya.. Carl. sahut Hov dengan cepat dan segera turun menghampiri Alesya.
dengan begitu gagah nya Jehova menghampiri Alesya, Jehova sudah tidak sabar ingin mengambil alih gadis itu dari Mayya dan Juga Hanna.
astaga, Tuan Jehova sungguh sangat tampan dengan baju yang dipakainya sekarang. kenapa sekarang aku merasa sangat beruntung bisa menjadi pengantin dari laki-laki ini.
Batin Alesya.
"Ijinkan aku membawa pengantin ku ke atas Altar Ibu. Jehova meminta ijin.
"Iya Nak, bawalah Alesya bersama mu. karena mulai sekarang ku serahkan Alesya sepenuhnya kepada mu. tapi kau harus berjanji untuk selalu menjaga dan membahagiakan nya. ucap Mayya parau, tiba-tiba air matanya menetes begitu saja.
"iya Ibu, jangan khawatirkan itu. Karna aku akan menjaga Alesya dengan nyawaku sendiri dan aku berjanji akan selalu memberikan kebahagiaan disepanjang hidup nya. jawab Hov dengan mantap.
"Baiklah Nak. Mayya melepaskan tangan Alesya dan memberikan nya pada Jehova.
dengan segera Hov meraih tangan Alesya. dan melingkarkan nya di lengan berotot milik nya.
"apa kau sudah siap Alesya? tanya Jehova.
"iya Tuan, saya sudah siap. Alesya melemparkan senyuman yang begitu indah dan juga begitu tulus.
Jehova yang melihat senyum tulus dari bibir Alesya membuat jantung nya berdebar semakin kencang. Karna baru kali ini Jehova mendapatkan senyum sehangat itu dari gadis pujaan hatinya itu.
senyum apa tadi? kenapa aku baru melihat Alesya tersenyum seperti itu padaku. Astaga rasanya jantungku ingin meledak saja.
Batin Hov.
Mereka berdua berjalan bersama menuju Altar beriringan. tampak tangan Hov menggenggam erat tangan Alesya.
__ADS_1
semua mata yang memandang momen langka yang sedang terjadi saat ini, tentu saja ikut bersukacita atas kebahagiaan Tuan mereka.
mereka semua tidak menyenangkan, kalau seorang Tuan Alexander Jehova akan melabuhkan hatinya kepada seorang gadis sederhana seperti Alesya. yang mereka semua tau, Alesya hanya lah seorang gadis biasa yang begitu beruntung mendapatkan cinta dari Seorang kolongmerat sekaligus ketua Mafia di negara itu.
tapi lain cerita dimata Hov, sebaliknya Jehova lah yang merasa begitu beruntung bisa mendapatkan gadis secantik dan sebaik Alesya. karena menurut Jehova Alesya adalah gadis yang begitu polos dan apa adanya. dan yang paling membuat Jehova tertarik pada gadis itu adalah, Alesya bukanlah gadis murahan seperti kebanyakan gadis yang sudah Hov temui. apalagi antara mereka berdua memiliki keterikatan di masa lalu.
Mereka berdua sudah berada diatas Altar sekarang. kedua mempelai sudah siap untuk mengucapkan sumpah janji pernikahan.
tampak sekali wajah dari kedua sedikit tegang terutama Jehova.
"Apa Anda sudah siap untuk mengucapkan janji pernikahan Tuan Alexander Jehova? tanya penghulu yang ada di depan mereka.
"Sudah" jawab Hov mantap walaupun air mukanya agak sedikit memucat.
"apa Anda sudah siap Nyonya Alesya Gracia Lie. giliran Alesya yang mendapat pertanyaan dari sang penghulu.
"iya, Saya sudah siap. Alesya menjawab pelan namun pasti.
"Baiklah, kalau begitu ayo kita segera laksanakan pernikahan ini.
penghulu mulai memberitau Jehova bagaimana tata cara pernikahan itu agar Sah Dimata Agama dan juga negara.
Saat Hov sudah benar-benar memahami semua arahan yang diberikan pada nya. dengan cepat Pengghulu itu menikah kan mereka berdua dan Jehova dengan sangat lantang juga penuh kemantapan saat mengucapkan ikrar sumpah pernikahan nya dengan Alesya. hanya dengan satu tarikan nafas saja. hingga membuat semua orang yang hadir dan menjadi saksi disana dibuat terkagum-kagum dan dengan serentak Mereka mengucapkan kalimat SAH bersama sama.
tanpa sadar air mata Alesya menetes dengan sendirinya. Ia merasa sangat terharu karena mendengar Jehova Begitu mantap dan penuh kesungguhan saat mengucapkan sumpah pernikahan itu.
Carlos langsung menghampiri Jehova dan memberikan kotak cincin berwarna merah hati padanya.
ternyata kotak itu berisi sepasang cincin pernikahan berwarna gold dengan desain yang tidak biasa. di cincin itu juga terukir nama mereka berdua.
"indah sekali Tuan" ucap Alesya pelan.
"apa kau suka? sahut Hov.
"he,em. aku menyukainya. Alesya mengangguk pelan sambil menatap dalam ke mata Jehova.
"kalau begitu berikan tangan mu, aku akan memakaikan cincin ini dijari manis mu sekarang.
"iya" Alesya menjulurkan jari-jari nya pada Jehova.
dengan perlahan Jehova memakaikan cincin pernikahan itu di jari manis Alesya.
"sekarang giliran mu Alesya!! titah Hov.
"Iya Tuan, Alesya tampak malu-malu mengambil cincin itu dan segera memasang kan dijari masih Jehova.
"cium...! cium...! cium...! terdengar suara riuh dari Carlos dan juga beberapa pelayan yang ada disana.
hingga membuat Jehova dan Alesya merasa malu. walaupun mereka sudah pernah melakukan itu sebelum nya.
"apa aku boleh melakukan nya Alesya? Hov meminta ijin.
__ADS_1
Alesya hanya mengangguk tanpa memberikan jawaban.
beberapa saat mereka menyatu dalam ciuman itu. inilah pertama kali nya Jehova merasakan Alesya membalas ciuman nya dengan penuh perasaan.
akhirnya mereka berdua sudah sah menjadi suami Istri. wajah cantik Alesya tampak semakin berseri Karna banyak senyum yang mengembang di bibirnya tanpa Ia sadari.
begitu pula dengan Hov, pria itu tampak sangat bahagia bisa bersanding dengan gadis kecilnya.
Hov perlahan membawa Alesya turun dari Altar dan membawanya keruang utama yang ada diMansion. karena di sanalah pesta akan diselenggarakan. walaupun hanya beberapa orang yang hadir di pernikahan mereka, tapi rupanya Hov mempersiapkan nya dengan sangat baik.
banyak sekali makanan mewah yang tersaji dimeja yang sudah disiapkan. dari steak, roti, beraneka buah-buahan, puding hingga wine termahal semua nya sudah ada disana.
Jehova membawa Alesya untuk duduk di tempat yang sudah disiapkan oleh para pelayan. tempat itu seperti singgasana untuk raja dan ratu.
walaupun untuk Jehova ini perayaan sederhana. tapi untuk Alesya pernikahan ini sudah sangat sempurna. dari dekorasi nya dari penataan ruangannya, semuanya sudah seperti pernikahan impian Alesya. Ia tidak menyangka, kalau mimpinya untuk bisa menikah dengan suasana pesta kebun sudah diwujudkan oleh Jehova walaupun gadis itu tidak pernah meminta Hov untuk melakukan nya.
"duduklah disini Alesya. aku akan memanggil Ibu untuk menemani.
Hov berjalan menghampiri meja dimana Ibu dan Adik-adik Alesya sedang duduk menikmati hidangan yang sudah disajikan.
"hei, kenapa kau meninggalkan Istri mu sendirian disana Nak? ucap Mayya.
"apa aku tidak boleh duduk disini bersama mu Bu. Hov meruncing kan bibir nya.
"tentu saja boleh, tapi bukankah pengantin baru biasanya ingin selalu berdekatan terus ya. goda Mayya.
"Nanti saja Bu berdekatan nya. sekarang aku sedang ingin berdekatan dengan ibu saja. kekeh Jehova.
"Kau ini memang genit Nak. tanpa ragu-ragu Mayya memukul pelan pundak Hov dengan tangan nya.
hingga membuat semua orang yang ada disana dibuat terheran heran, Karna baru kali ini ada perempuan paruh baya yang berani melakukan hal itu pada Tuah Jehova. tak terkecuali Steve dan Carlos.
sementara Alesya yang melihat kedekatan Jehova dan Ibunya semakin bingung saja. Ia tidak menyangka kalau Hov sudah sedekat itu dengan Ibunya. bahkan tak jarang Alesya melihat Hov bercanda dengan Lia, Ken dan juga Jems, adik-adik nya yang ada di pantai.
apa yang sebenarnya sudah Iblis besar itu lakukan dibelakang ku. kenapa Dia bisa begitu dekat dengan mereka. bukankah Dia selalu saja mengancam ku dengan nyawa mereka. tapi kenyataannya Tuan Hov tidak pernah menyakiti mereka semua. bahkan menurut Ibu Tuan Hov sangat menyayangi mereka.
apa jangan-jangan selama ini Dia hanya menggertak ku saja. astaga.. bodoh nya aku.
Alesya memukul kepalanya pelan saat menyadari kalau selama ini sebenarnya Jehova tidak pernah benar-benar ingin mencelakai keluarga nya.
Hov yang melihat tingkah konyol Alesya dari kejauhan hanya mengulum senyum dibibir indah nya.
*BERSAMBUNG
*LIKE
*VOTE
*KOMENTAR*
TERIMAKASIH
__ADS_1