
Hov masih terdiam tepat dibelakang Alesya. matanya tak pernah berpaling sedikit pun dari gadis yang ada di hadapannya itu.
ada perasaan tak biasa tumbuh di hatinya saat berdekatan dengan Alesya.
siapa kamu sebenarnya Alesya???? kenapa dirimu seperti magnet untuk ku.
Alesya yang sedang duduk bersila di rerumputan mulai merasakan ada sesuatu di belakang nya.
dengan perlahan Ia menoleh ke belakang. sepasang sepatu hitam mengkilap lah yang pertama di lihatnya.
eh.. sepatu siapa ini???
semakin penasaran Alesya memberanikan diri untuk mendongak ke atas, mencari tau siapa sebenarnya pemilik sepatu itu.
**Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa**
Alesya berteriak sekuat tenaga nya hingga membuyar kan lamunan Hov.
"siapa kau? siapa kau??????
sontak Alesya panik
saat Ia melihat ada seseorang laki-laki dengan paras tampan dan memiliki bentuk tubuh nyaris sempurna berdiri tepat di belakang nya.
Alesya yang ketakutan spontan berdiri. namun sayang keseimbangan tubuh nya goyah.
hingga tanpa sengaja Ia menarik Jas milik Jehova.
Buuuuuuuk
mereka berdua jatuh bersamaan dengan posisi Hov tepat di atas tubuh mungil Alesya.
sesaat mata mereka bertemu.
Hov menetap lekat mata coklat milik Alesya.
"Mata yang cantik!
sebuah kata yang meluncur tanpa aba aba dari bibir Hov.
"Huaaaaaaaaa"
teriakan Alesya semakin tak terkendali, saat mendengar apa yang Hov ucapkan pada nya.
"siapa kau? siapa kau?
menyingkir dari tubuh ku!!
tangan Lesya mendorong tubuh Hov sekuat tenaga. namun tidak sedikit pun tubuh Hov bergerak dari tempatnya.
entah apa yang ada di pikiran Hov saat itu. Ia justru semakin kuat mengungkung tubuh kecil Lesya dibawah tubuh nya.
"Tolong Paman lepaskan aku..! lepaskan aku!! Paman ini sebenarnya siapa??
kenapa Anda sampai menangkap ku seperti ini.
Hiks...Hiks...Hiks... air mata Lesya mulai menetes di pipi halus nya.
Hov yang terkejut melihat Alesya menetes kan Air mata. langsung berdiri menjauhkan tubuhnya dari Lesya.
saat Alesya merasa ada kesempatan mulai merangkak untuk menjauh dari tubuh Hov dengan masih berurai air mata.
"Heyyyy.. kanapa kau menangis? Hov merasa bersalah.
"dan kenapa anda tiba-tiba ada di belakang ku Paman? Lesya justru balik bertanya!
"Tunggu..! Kau mamanggil ku dengan sebutan apa????
"P..A..M..A..N" Lesya menegaskan ucapan nya.
"PAMAN katamu!!!
Hov mengulangi perkataan nya.
Cihh.. apa matamu rabun? sehingga tidak bisa melihat orang tampan seperti ku dengan baik hah!!
Hov mendengus kesal, tak terima di sebut Paman oleh Alesya.
"saya tidak peduli anda tampan atau tidak. yang ingin saya tau, kenapa Anda tiba-tiba berada di belakang saya hah? protes nya.
"heyyyy... apa kau tidak tau siapa aku Alesya???
Hov mulai mendekati Alesya yang tengah duduk bersimpuh di rerumputan.
"bagaimana kau bisa tau namaku? Lesya semakin panik.
"hahahahahaha... apa yang tidak aku tau tentang mu Nona? Hov menyeringai.
"jangan berani mendekat....!!! perintah Lesya pada Hov.
jika kau mendekat, aku akan memanggil petugas keamanan di sini.
"apa kau mengancam ku Sya?
Astaga.... seperti nya kamu bener bener tidak tau siapa aku ya?
cihhh, menyebalkan sekali gadis ini, bisa bisa nya Dia tidak mengenaliku, apa mungkin Dia tidak pernah menonton televisi atau sekedar membaca surat kabar. bukankah wajah ku sering sekali muncul disana kan!!
"aku tidak peduli siapa anda.
lagi pula, saya juga tidak ingin mengenal anda...!!!
__ADS_1
Tolong jangan ganggu saya Paman!! Lesya mengiba.
kumohon sekarang Anda pergilah!!
Karna saya harus kembali bekerja. tolong jangan mempersulit ku!
jangan sampai saya di pecat hanya karena di anggap menggoda Anda Paman.
"jangan memangil ku dengan sebutan Paman..!!!!!! Pekik Hov.
Lesya kembali menangis saat mendengar Hov berteriak di hadapan nya.
"Hiks... Hiks... Hiks... lalu aku harus memanggil mu dengan sebutan apa? suaranya terdengar parau.
"setidaknya kau bisa memanggil aku Tuan..!!
"Baiklah Tuannnnnn!!!! seru Lesya.
"Kenapa kau seperti nya takut sekali di pecat Nona??
Eh... lagi pula siapa yang akan memecat mu dari sini?
Hav sedikit menurunkan nada bicaranya saat melihat air mata Lesya kembali menetes.
"Sungguh kau tidak tau Tuan?
kalau Bos pemilik Club malam ini sangatlah mengerikan.
menurut rumor yang beredar
dia tidak segan untuk menghukum para karyawan nya bila berani melakukan kesalahan. tapi entahlah lagi pula aku belum pernah melihatnya. tapi juga berharap jangan sampai bertemu dengan nya. wajah Alesya pias.
"Ohhh, Benar kahh?? pekik Hov.
sialan, siapa yang berani mengedarkan rumor seperti itu tentang ku. Awas saja sampai aku tau biang keladinya.
lalu kenapa kau masih mau bekerja disini?
Hov semakin ingin tau.
"karna hanya di tempat ini lah,
seorang pencuci piring seperti ku mendapatkan gaji yang lumayan besar Tuan.
"bagaimana kalau kau bekerja di rumah ku saja?
aku akan menggaji mu 3 kali lipat dari gaji mu di tempat ini.
bagaimana Alesya? Hov menawarkan.
"benar kah? Lesya merasa menemukan keberuntungan malam ini.
"tapi dengan satu syarat!
"kau harus tinggal bersama ku, di rumah ku..!! Hov menerangkan.
"Apaaaaaaaaa?
aku harus tinggal bersama mu dalam satu rumah.
tidak Tuan, Maaf aku tidak bisa!
Terimakasih banyak Tuan atas tawaran anda.
lagipula saya merasa baik-baik saja bekerja disini. sepertinya aku belum belum berfikir untuk beralih ke pekerjaan lainnya.
Hehehe Alesya' memberikan senyum ramah sebagai tanda penolakan.
Ia membukukan badan di depan Hov dan
Dengan terburu-buru. Lesya segera pergi meninggalkan tempat itu, tanpa mempedulikan Hov yang masih terduduk di taman.
Dasar Pria gila! apa yang ada di otaknya sampai Dia menawarkan pekerjaan tidak masuk akal itu padaku.
"Hey...hey....hey.... tunggu!!!
siapa Yang menyuruh mu pergi???
oh astaga, gadis kecil itu membuat ku gila..
Hov berteriak sendirian di taman. hingga semua karyawan menoleh ke arah nya.
apa yang kalian lihat?? bentak Hov pada seluruh karyawan itu.
kembali bekerja!! atau aku akan memecat kalian semua. Paham!!!
Dengan kesal Hov pun ikut meninggalkan taman belakang.
sial.. beraninya Dia menolak tawaran ku! sepertinya aku tidak bisa meremehkan gadis itu.
tapi tidak sedikit pun Hov marah pada gadis yang baru saja Ia temui. padahal jelas-jelas Alesya sudah berlaku tidak sopan pada nya.
hey ada apa dengan dirimu Jehova???
Ahhh entahlah. kedua tangan Hov sudah mengacak ngacak rambut hitam sempurna milik nya.
mulai sekarang perlu kau ingat dengan baik Alesya. Aku Alexander Jehova tidak pernah menerima penolakan dari siapapun, termasuk darimu!!!
Bibir Hov menyeringai.
*****
__ADS_1
Di tempat lain, Alesya yang tanpa merasa bersalah. melanjutkan pekerjaannya yang sempat terhenti.
ada apa dengan mereka si? kenapa mereka menatap ku dengan pandangan yang berbeda? apa jangan-jangan ada yang selah dengan diriku ya?? ah entahlah..!
Alesya tetap saja melakukan pekerjaan tanpa mempedulikan sekelilingnya.
Buuukk
sebuah tangan menyentuh pundak Alesya dengan pelan.
"ikutlah denganku sebentar Sya!!!
Ternyata Luis menejer Alesya sudah berdiri di belakangnya.
"Oh Tuan meneger, maaf ada perlu apa ya? sampai anda memanggil saya sendiri di dapur. Alesya mulai gugup.
pikiran Alesya mulai berkelana jauh.
pasti si Paman itu sudah mengatakan hal yang tidak-tidak pada meneger ku.
Oh Tuhan, bagaimana kalau sampai aku di pecat dari sini.
Aku masih membutuhkan pekerjaan ini, ku Mohon bantulah Aku Tuhan!
Tibalah Alesya di depan pintu Ruangan meneger nya.
"Masuk lah Sya!! Luis mempersilahkan.
"Ih..Iya. Tuan.
Lesya tampak ragu untuk memasuki ruangan itu.
"silahkan duduk Sya..!! dengan ramah menejer nya mempersilahkan Alesya duduk.
saat hendak mendudukkan tubuhnya di kursi tamu. ternyata..
Hov sudah duduk dengan santai di sova itu.
"Halooo Alesya, kita bertemu lagi!
dengan senyum manjanya Hov menyapa Lesya.
"Ehh.. apa yang anda lakukan di sini Paman?
maaf, maksud ku Tuan.
sudah ku duga! pasti anda bercerita yang tidak tidak pada Atasan ku kan? Alesya menyipitkan matanya ke arah Hov.
saya mohon! anda harus percaya dengan saya Tuan Meneger.
saya tidak melakukan apa pun pada Paman ini!!
jari Lesya sudah menunjuk ke arah Hov yang sedang duduk dengan menyilang kan kaki panjang nya.
saya bahkan tidak mengenal orang ini sungguh!! Lesya coba menyakinkan atasannya.
uhuk...uhukk... Hov, terbatuk walaupun sebenarnya tenggorokannya tidak merasa gatal.
"tenang Lesya, duduklah dulu!
atasannya coba menenangkan.
"iya benar apa kata meneger mu.
kemari lah Sya!!
Hov menepuk sova yang masih kosong, mengisyaratkan agar Lesya duduk di sebelah nya.
"duduklah disana Sya! menejer nya menunjuk ke arah Hov.
"tidak.....!!
Aku akan duduk di sini saja. Lesya mengarah ke sebuah kursi yang ada di sudut ruangan itu.
Hov hanya tertawa kecil, melihat kelakuan Lesya yang begitu menggemaskan di matanya.
"begini Lesya, menegernya memulai pembicaraan.
apa kau tau, siapa Tuan muda yang duduk di sova itu?
"tidak..!
Lesya menggeleng kan kepalanya.
"baiklah, mulai sekarang kau harus bersikap lebih sopan saat sedang berbicara dengan Tuan ini.
"memang nya kenapa aku harus bersikap sopan padanya? tanya Lesya.
"ketahuilah Sya, karna Tuan Jehova ini adalah pemilik Club' tempat mu bekerja sekarang ini.
"Apa................? Benarkah???
mata Alesya seketika membulat sempurna. lidahnya seakan kaku tak berani berucap lagi.
Spontan Ia menoleh ke Arah Hov yang tengah duduk santai di sova empuk itu.
dengan santai Jehova melambaikan tangan nya ke arah Alesya dan tatapan mata Hov sudah seperti peluru yang siap menembus tubuh Alesya saat itu.
"Halooo Nona Alesya.................!!!!
πΈπΈπΈπΈ BERSAMBUNG πΈπΈπΈπΈ
__ADS_1
terimakasih bagi yang sudah mampir untuk membaca π€π€π€ tetep tunggu kelanjutannya ya........πππ