Aku Bukan Wanita Lemah

Aku Bukan Wanita Lemah
Welcome baby twins


__ADS_3

Sebelum baby twins nya pulang Leo menyuruh beberapa desainer untuk mendesain kamar baby twins nya.


Leo memberikan waktu selama tiga hari sebelum baby twins nya pulang.


Ibu dan ayah Rara menunggui Rara hingga sembuh sedangkan mama dan Ray pulang, karena keesokan harinya Ray juga harus bekerja.


Bayu yang disuruh menghandle pekerjaan di kantor harus datang ke rumah sakit karena membutuhkan tanda tangan Leo.


"Pak Leo," panggil Bayu saat masuk dalam kamar perawatan Rara


"Ada apa Bay?" tanya Leo


"Saya butuh tanda tangan pak Leo, karena tidak bisa diwakilkan," jawab Bayu


Setelah mendapatkan tanda tangan Leo, Bayu melihat baby twins yang sedang tidur.


"Pak Leo meraka cantik sekali, boleh nggak bungkus satu untuk aku," kata Bayu


Leo menatap Bayu dengan mengerutkan alisnya,


"Enak saja mereka itu milikku, lagian bungkus kok bayi sana cari wanita dewasa," sahut Leo


"Aku cintanya sama kedua bayi ini," timpal Bayu dengan terkekeh


Namanya siapa?" imbuh Bayu


"Leora dan Liora," jawab Leo


"Nama yang bagus pak," sahut Bayu


Bayu dan Leo memutuskan untuk keluar karena ada yang perlu dibicarakan terkait pekerjaan dan beberapa kerja samanya.


"Ada masalah pak," kata Bayu


"Apa Bay?" tanya Leo


"Beberapa investor menarik dana mereka," jawab Bayu


"Kamu handle dulu saja Bay, setelah kondisi Rara stabil, akan aku urusi semua," sahut Leo


Bayu dan Leo asik mengobrol hingga malam semakin larut.


Obrolan berakhir setelah Bayu pamit untuk pulang.


"Nduk ibu sudah memesankan jamu untuk kamu, besok diantar kemari, kamu harus meminumnya supaya tetap rapet dan wangi selain itu supaya badan kamu tidak bedah karena kalau bengkak jelek sekali lo," pesan ibu


"Iya bu, tapi jamunya pahit apa nggak Bu?" tanya Rara memastikan


"Namanya jamu ya pahit nduk, kalau manis ya gula," jawab Ibu


"Kalau pahit malas minumnya Bu," sahut Rara

__ADS_1


"Ya gak boleh gitu nduk, ini juga demi kamu. Apa kamu mau Leo berpindah ke hati karena kamu tidak bisa menjaga badan kamu," kata ibu yang membuat Rara terdiam


"Ya nggak mau Bu," sahut Rara


Leo yang baru masuk sedikit banyak mendengar obrolan ibu dan Rara. Dia pun mendekat ke arah Rara dan ibu mertuanya


"Insha Allah Leo nggak akan berpindah hati Bu, doakan saja. Apapun bentuk Rara, Leo pasti akan menerimanya," ucap Leo lalu mengecup kening Rara


Kata ajaib Leo yang keluar dari mulutnya sanggup menghipnotis ibu dan Rara


"Lahir batin Leo mencintai Rara, mana mungkin Leo sanggup berpindah hati dan menyakitinya," ungkap Leo dengan menatap ibu mertuanya


Ibu sangat bahagia memiliki menantu seperti Leo yang sangat mencintai anaknya lahir batin.


Mata ibu pun basah, terharu dengan cinta Leo untuk Rara.


Sore hari sudah datang kini saatnya Rara untuk mandi. Leo dengan telaten membantu istrinya untuk mandi.


"Mas kamu nggak jijik, aku kan lagi nifas mas," kata Rara merasa tak enak saat Leo mengusapkan sabun ke seluruh tubuhnya


"Kamu nifas kan juga karena melahirkan anak aku sayang," sahut Leo


Seusai mandi Rara kembali lagi ke bed nya, makanan dan susu Rara sudah diantar, Leo juga menyuapi Rara


"Menu kali ini nggak enak mas," protes Rara


Leo menghela nafas, dia pun mengusap rambut lembut rambut Rara


"Iya mas, tapi aku nggak suka. Bolehkah aku minta makanan yang lain?" tanya Rara berharap Leo mau membelikannya makanan lain


"Boleh tapi makan dulu makanan ini," jawab Leo


Rara melemas, dengan terpaksa dia memakan makanan rumah sakit yang menurutnya tidak enak


Ibu dan ayah yang pergi keluar sudah kembali.


********


Tiga hari sudah berlalu kini tiba saatnya bagi Rara untuk pulang, di rumah mama sudah menyiapkan segala kebutuhan Rara maupun cucu-cucunya.


Ayah dan ibu juga ikut ke rumah Leo setelah itu mereka rencananya akan pulang ke Sidoarjo.


"Selamat datang di rumah cucu-cucu Oma," ucap mama yang langsung menggendong salah satu bayi Leo


"Ini cara bedainnya gimana Le, mukanya sama persis. Mana Leora dan mana Liora," tanya mama


"Kalau Leora ada tanda lahirnya di bahu ma sedangkan Liora tidak ada," jawab Leo


Mama mengecek tangan cucunya dan yang di gendong ini tidak ada tanda lahirnya yang artinya Liora yang mama gendong.


Mama membawa Liora ke kamarnya yang dibuntuti oleh Rara, Leo serta kedua orang tuanya.

__ADS_1


Netra Rara membulat melihat kamar bayi twins nya


"Bagus sekali mas," ucap Rara takjub begitu pula dengan orang tua Rara


Leora dan Liora ditidurkan di bed nya masing-masing nampak keduanya tidur dengan pulas.


Karena sudah tidak ada urusan lagi, ibu dan ayah pamit pulang.


"Baik-baik ya nduk, ingat jamu yang ibu belikan kemarin diminum, supaya rapet dan tidak bengkak badannya.


Lahiran pertama gini hormon-horman banyak yang berubah untuk itu kalau nggak dijaga akan bengkak badannya." Ibu berpesan pada anaknya


"Nggih Bu, nanti pasti Rara minum," ucap Rara dengan tersenyum


Ibu dan ayah membalikkan badannya hendak keluar namun Leo mencegahnya


"Tunggu ibu ayah, kalian pulang naik apa?" tanya Leo


"Naik bis nak," jawab ayah


"Biar diantar supir saja, Leo nggak tega kalau ibu dan ayah naik bis" sahut Leo


Leo keluar untuk menyuruh sopir mengantar pulang kedua mertuanya.


"Ibu ayah ditunggu supir didepan," kata Leo


Leo mengantar ibu dan ayahnya ke depan begitu pula dengan mama.


"Hati-hati ya Bu, pak," pesan mama


"Nggih Bu, terima kasih," ucap mama dan ayah barengan.


Selepas kepulangan mertuanya, Leo masuk kembali ke kamar bayi-bayinya.


Dia melihat Rara sedang melihat bayinya tidur.


"Sayang," panggil Leo yang membuat Rara kaget


"Kaget mas," sahut Rara dengan mengelus dadanya


"Kamu nantinya mengurus baby kita sendiri apa menggunakan jasa baby sitter?" tanya Leo


Rara nampak berfikir, dia ingin mengurus baby nya sendiri tanpa ada campur tangan baby sitter


Sebenarnya aku ingin mengurus bayi-bayi kita sendiri mas, kan sudah lama aku mendambakan kehadiran seorang anak," jawab Rara


"Ya sudah namun ingat ya sayang, jangan melupakan kewajiban kamu sebagai seorang istri karena kebanyakan meraka yang sudah memiliki anak melupakan suaminya. Suami nggak ke urus sehingga menyebabkan rumah tangga retak," sahut Leo


"Kalau aku sih pengennya tetap menggunakan jasa baby sitter supaya tiap malam kamu tidur nyenyak dan paginya fresh sehingga bisa mengurusi aku juga," imbuh Leo


"Tenang mas, aku akan bisa membagi waktuku baik dengan baby twins dan juga kamu," timpal Rara

__ADS_1


__ADS_2