
"Kamu kenapa sayang?" tanya Leo dengan melangkahkan kaki menuju Rara yang pucat
"Entahlah mas, aku pusing sekali," sahut Rara lalu menjatuhkan tubuhnya di tubuh Leo
"Jangan-jangan kamu hamil sayang," terka Leo
Rara memutar bola matanya lalu melemparkan tatapannya pada Leo.
"Nggak mungkin lah mas, aku kan lagi kedatangan tamu hari ini," sahut Rara
Leo yang tadinya sumringah nampak kecewa karena terkaannya salah.
"Oh nggak hamil ya," timpal Leo
Rara mengangguk, Leo pun membawa Rara kembali ke meja mereka.
Leo menyuruh Rara untuk meminum jusnya.
"Tadi sudah makan?" tanya Leo
Rara menggeleng sehingga membuat Leo menghela nafas,
"Nah itu," kata Leo.
Tak jauh dari tempat makannya ada makanan yang menjual bubur ayam, Leo melarang Rara untuk memakan nasi gorengnya.
"Nggak usah dimakan, makanan ini terlalu kasar, tak belikan bubur dulu," ucap Leo lalu dia pergi membeli bubur.
Tak selang berapa lama Leo kembali dengan bubur yang ada di tangannya.
Dia menyuruh Rara untuk memakan bubur dulu.
"Jika masih mual, kita ke rumah sakit," ujar Leo
"Baik mas," sahut Rara
Karena Rara sudah merasa baikan, Leo tidak jadi ke rumah sakit.
**********
Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Ray dan juga Angel.
Sejak pagi Ray sudah bangun dan bersiap, dia memakai jas warna putih tulang dengan aksen bunga mawar merah di saku bajunya.
Ray nampak tampan dengan balutan jasnya, sehingga membuat Leo tergerak untuk menggoda kakaknya tersebut.
"Kamu tampan sekali kak, aku jadi ingin nikah lagi," goda Leo
"Rara kamu taruh mana?" tanya Ray
Rara yang melihat Leo dan Ray mengobrol ikut bergabung, tapi dia memilih berdiri di belakang Leo Karena Leo dan Ray membicarakan dirinya.
Rara juga mengkode Ray untuk diam
"Rara di rumah lah kak kalau aku menikah lagi," jawab Leo sambil terkekeh
"Kamu nggak takut kalau Rara marah?" tanya Ray
"Nggak dong, dia nggak bisa marah dengan aku," jawab Leo percaya diri
Rara yang di belakangnya sudah sangat kesal, ingin sekali menganiaya suami tercintanya.
"Jadi kamu ingin menikah lagi ya mas?" tanya Rara
Leo membulatkan matanya, dengan terkekeh dia membalikkan badannya, terlihat Rara sudah meletakkan kedua tangannya di pinggang.
"Kenapa nggak bilang sih kak Ray kalo ada Rara," ucap Leo dengan pelan
"Katanya nggak takut baru gitu aja sudah ketakutan, dasar Cemen," sahut Ray dengan membalikan jempolnya
Rara yang kesal membalikkan badan Leo dan bertanya lagi
__ADS_1
"Jadi kamu mau menikah lagi mas?" tanya Rara
"Mana mungkin sih sayang, kan cintanya aku hanya dirimu seorang," jawab Leo
Hahahaha
Ray hanya tertawa melihat drama adik dan adik iparnya.
"Mangkanya kalau masih takut istri jangan sekali-kali punya niatan nikah lagi meski hanya bercanda," sahut Ray
Awalnya dia ingin menggoda Ray malah dia yang kena sendiri.
Mama yang sedari tadi menunggu Ray pun kesal pasalnya yang ditunggu malah asik bercanda di belakang.
Jam menunjukan pukul sepuluh, kini rombongan Ray sudah berangkat menuju kediaman Angel,
di rumahnya Angel menunggu Ray bahkan pak penghulu sudah datang.
Angel nampak cantik dengan balutan kebaya warna putih yang senada dengan Ray, rambut di sanggul modern dengan bunga melati yang menghiasi rambutnya.
"Perfect" gumam Mama
"Sekarang anak papa akan menjadi seorang istri," kata papa Angel dengan sedikit bersedih
Angel memeluk papanya, dia mencoba menenangkan papanya.
"Angel bahagia pa, jadi papa jangan menangis," hibur Angel.
Papa dan Angel saling berpelukan,
Terlihat rombongan Ray sudah datang, Leo menggiring kakaknya untuk masuk ke rumah Angel.
Mata Ray membulat sempurna saat melihat pengantinnya.
"You look so beautiful in white," gumam Ray
Kini Ray dan Angel duduk berseberangan dengan penghulu dan juga papa Angel.
Acara Ijab pun dimulai,
"Saya terima nikah dan kawinnya Angela Prabaningrum binti Irawan dengan mas kawin yang sebesar lima ratus juta, perhiasan emas seberat lima puluh gram dan sebuah mobil dibayar tunai,"
"Bagaimana?" tanya penghulu
Para saksi pun menyahut sah sah sah
"Alhamdulillah," ucap pak penghulu lalu beliau berdoa dan semua mengaminkan doa pak penghulu.
Ray mengecup kening Angel,
Kini gantian Angel yang mencium punggung tangan Ray.
"Terima kasih ya sayang, karena bersedia menjadi teman hidupku," kata Ray
Angel yang mendengar kata-kata Ray menangis, "Aku bahagia mas bersama kamu," sahut Angel
Kini gantian Ray dan Angel sungkem pada kedua orang tuanya,
"Semoga langgeng ya Ray, semoga kamu jadi imam yang baik untuk istrimu," doa mama
"Amin ma," sahut Ray
***********
Sore hari resepsi di gelar di hotel, Edward datang bersama Renata dan Ilham datang bersama Arini.
Mereka semua nampak bahagia,
Leo dan Rara ikut bergabung dengan mereka.
"Selamat ya Ray, akhirnya menikah juga," ucap Edward
__ADS_1
"Terima kasih Edward," sahut Ray
"Selamat pak Ray," kata Ilham
"Sama-sama Ilham," sahut Ray
Mereka saling memberi hadiah pada pengantin begitu pula dengan Leo.
"Ini Kak Ray, hadiah spesial dari aku," kata Leo sambil menyerahkan kadonya
"Apa ini Le?" tanya Ray
"Ada deh, kalau aku kasih tau sekarang nggak seru," jawab Leo
Ray yang kesal membogem bahu adiknya tersebut.
Semua pun tertawa melihat Ray dan juga Leo, bahkan ada yang heran dibalik sikap Leo dan Ray yang wibawa mereka sungguh seperti anak kecil saat bersama.
Tak lupa Bayu datang meski agak telat, dia menyerahkan sebuah hadiah untuk Ray
"Selamat ya pak Ray," ucap Bayu
"Terima kasih ya Bay, semoga segera menyusul," sahut Ray
"Amin semoga ya pak Ray," timpal Bayu
Berapa prosesi adat Jawa dilakukan, kini tiba saatnya Ray dan Angel untuk melempar bunga.
Para undangan sudah berkumpul untuk mendapat bunga dari pengantin.
"Satu dua ti ga," ucap Ray dan Angel barengan
Bunga pun di lempar dan ternyata yang mendapatkan bunganya adalah Leo
Rara nampak cemberut,
"Kok mas Leo sih yang dapat bunganya," gerutu Rara
Leo yang tidak ingin jadi salah paham melempar bunganya kembali dan Bayu sekarang yang mendapatkannya.
Rara masih cemberut sedangkan Leo berupaya membujuk Rara.
"Duh orang PMS sungguh susah," ucap Leo dengan melemas.
Acara sudah selesai kini Edward dan Renata pamit pulang begitu pula dengan Ilham dan Juga Arini.
Sebelum pulang mereka diminta Ray untuk berfoto dulu sebagai kenang-kenangan
Leo dan Rara, Edward dan Renata, Ilham dan Arini mengapit Ray dan Angel.
Mereka nampak tersenyum bahagia.
Tamat
Halo kak, gak terasa ya udah tamat ceritanya.
Sesuai permintaan, akan aku kasih extra part jadi pengumuman pemenang give away setelah extra part ya kak.
Ayo buruan ngejar ketinggalan supaya bisa memenangkan give away nya.
Jangan lupa Vote, hadiah, koment dan like nyaπππ
Maaf hari ini sedikit repot jadi up nya lamaππππ
Aku udah buat cerita baru ni kak, jangan lupa mampir ya,
ada give awaynya juga pastinya sebagai bentuk rasa terima kasihku yang udah dukung akuπππ
Aku juga ada grub Wa ni kak, kalau mau gabung ya kak, kita bisa ngobrol-ngobrol dan saling share
https://chat.whatsapp.com/Espsgp11cveBqv4kpxcSTC
__ADS_1
Makasih kak