
Extra part 1
Selepas acara resepsinya Ray dan Angel masuk dalam kamar hotel yang di pesan sebelumnya.
Ray meminta tolong pada pelayan hotel untuk memindahkan kado-kado mereka ke kamar.
Ray dan Angel membuka satu-satu kado dari para teman dan rekan bisnisnya.
Ada yang memberi pulpen mewah, jam tangan mewah bahkan ada yang memberi mobil.
"Siapa yang memberi mobil mas?" tanya Angel penasaran
"Mr Exel sayang, klien dari Inggris," jawab Ray
Angel tersenyum tak di sangka ada yang memberi kado sebuah mobil sport mewah sebagai kado.
Terakhir adalah kado dari Leo dan Rara
"Bocah ini ngasih apa ya?" gumam Ray lalu membuka satu persatu perekat yang digunakan untuk membungkus kadonya
Angel yang penasaran juga ikut membuka kotak kado Leo, dan betapa kagetnya mereka saat dibuka berisi shampo dan lain-lain.
Di dalamnya ada tulisan "Jangan lupa mandi wajib ya kak,"
Leo dan Angel tertawa, "Ada-ada saja bocah itu," gumam Ray
Kini mereka membuka kotak yang kedua,
Lagi-lagi Angel dan Ray dibuat geleng-geleng dengan hadiah dari Leo
Sepuluh lingerie warna random, dalam kotak ada tulisan
"Semoga sukses manjat nya,"
Sean dan Angel tertawa,
__ADS_1
"Bocah kampret," ucap Ray
Setelah membuka hadiah, Angel dan Ray mengganti pakaian Meraka.
Angel yang kesulitan untuk membuka resleting bajunya harus meminta bantuan suaminya.
"Mas tolong aku dong," pinta Angel
"Tolong apa sayang?" tanya Ray
"Bantuin buka resletingnya dong mas, ni tangan aku nggak sampe," jawab Angel
Ray berjalan mendekat ke arah Angel dengan tersenyum licik.
Tangannya membuka Resleting gaun Angel, lalu bergerilya kemana-mana.
"Mas sabar dong, aku ganti baju dulu," kata Angel
Ray tidak menggubris kata-kata Angel, setalah Angel menanggalkan gaunnya Ray menggendong Angel ala bridal dan membawanya ke tempat tidur.
"Ya sudah makanlah kan santapan kamu sudah hampir polos," sahut Angel dengan tangan menyusuri dada Ray yang putih bersih.
Mendapat sentuhan dari Angel, kejantanannya pun mengeras siap untuk masuk gawangnya.
"Do you ready sayang?" tanya Ray
"Nggak," jawab Angel menggoda Ray
"Nggak peduli siap atau nggak yang penting malam ini aku makan," sahut Ray.
Ray memegangi tangan Angel lalu meletakkan wajahnya di leher Angel hal ini membuat Angel kegelian.
"Ampun mas, iya-iya ayo," pinta Angel
Ray sudah bersiap untuk menyerang Angel, bibir dan tangannya berkelana kemana-mana membuat mahkluk yang dalam kungkungan nya mendesah penuh kenikmatan.
__ADS_1
Karena desakan dari Angel, Ray melakukan penyatuannya.
"Masih sakit mas," ucap Angel dengan lirih
"Aku akan pelan-pelan sayang," sahut Ray
Kini pinggul Ray melaju dengan pelan supaya wanitanya tidak kesakitan.
"Lebih cepat mas," pinta Angel
"Yakin?" ucap Ray
Angel hanya mengangguk, dia sungguh menikmati permainan suaminya. Karena akan mendapatkan pelepasannya Angel meminta Ray untuk mempercepat laju permainannya.
"Aaahhhhh mas," kata Angel diselingi dengan ******* serta nafas yang memburu.
Ray tersenyum puas melihat wanitanya, mendapatkan pelepasannya. Karena bagi Ray memuaskan wanita adalah motto utamanya.
"Sekarang giliran ku sayang," kata Ray dengan menambah kecepatan permainannya.
pinggulnya maju mundur dengan cepat, Angel mendesah dan mengerang, dia bersiap untuk mendapat pelepasannya yang kedua.
Aaahhhhhh
Suara ******* Ray dan Angel menggema, mereka berdua sama-sama mendapatkan pelepasannya.
Angel dan Ray saling pandang, mereka tersenyum dengan nafas yang masih memburu.
"Terima kasih sayang," ucap Ray
"Terima kasih juga mas, telah menjadikan aku wanita yang paling bahagia di dunia ini," sahut Angel
"Sama-sama," timpal Ray
Mereka istirahat sebentar dan melanjutkan aksi Meraka lagi, entah berapa ronde Ray memanjat Angel.
__ADS_1
Karena Amunisi yang sudah menipis kini mereka berdua memutuskan untuk tidur.