Aku Bukan Wanita Lemah

Aku Bukan Wanita Lemah
Aku nggak sanggup melihat kamu dengan teman wanita mu


__ADS_3

Angel mengambil ponselnya lalu selfi di samping Rara dan mengirimkannya pada Ray.


Ray yang baru bangun melihat pesan Angel, dia sungguh kaget karena Angel berada di rumahnya.


Dengan kesadaran yang baru kembali, Ray berlari ke kamar mandi untuk mencuci muka dan sikat gigi.


Rara yang tau kalau Angel Selfi di sampingnya menjadi kesal, "Pasti di kirimkan ke mas Leo," batin Rara


Melihat raut wajah Rara yang kesal, Angel pun menyunggingkan senyuman.


"Panas panas kamu Ra, pasti mengira foto itu aku kirim ke Leo," Angel bermonolog dengan dirinya sendiri


Ray yang sudah selesai segera turun dan menemui Angel,


"Sayang," panggil Ray berjalan menghampiri Angel dan mengecup sekilas kening calon istrinya


Rara hanya melongo melihat Ray dan Angel


Ray yang melihat Rara pun bertanya


"Are you okay Ra?" tanya Ray


Rara hanya mengangguk tanpa merubah pandangannya,


Ray dan Angel tersenyum melihat Rara yang masih melongo.


"Jadi Angel calon istri kak Ray," gumam Rara yang bisa didengar Ray dan Angel


"Iya Ra, gak nyangka ya, kita sekarang akan jadi ipar," sahut Angel


Rara yang tidak enak, pamit untuk membangunkan Leo.


"Aku pamit dulu ya, kalian lanjut." ucap Rara melangkahkan kakinya masuk kedalam.


Rara masih tidak percaya, bagaimana bisa Angel adalah calon suami Ray kakak iparnya.


Rara membuka pintu kamarnya lalu mendekati suaminya yang masih setia dengan guling dan bantalnya.


Dia menarik baju Leo, namun Leo tidak bergeming sedikit pun.


"Ini tidur apa mati suri sih," gerutu Rara


Kesal karena tak kunjung bangun Rara akhirnya menurunkan rambutnya sehingga mengenai wajah Leo. Merasa ada yang mengganggu akhirnya Leo pun membuka matanya


Rara tertawa karena ulahnya sanggup membangunkan Leo,


"Dah siang ayo bangun," kata Rara


"Udah bangun sayang, lihatlah," sahut Leo dengan menunjuk bagian bawahnya yang sudah berdiri tegak.


Rara menggeleng suaminya sungguh mesum sekali,


"Tidurkan dong sayang, nggak nyaman kalau dia terus berdiri," ucap Leo dengan terkekeh


"Caranya?" tanya Rara

__ADS_1


Leo langsung saja menarik tubuh Rara dan mengungkungnya di bawah tubuhnya.


"Caranya ya gini," jawab Leo dengan tersenyum licik


Selama tiga puluh menit dia mengerjai istrinya, setalah puas Leo merebahkan tubuhnya di samping Rara.


"Tuh kan sayang, dia udah tidur," kata Leo dengan tertawa


Rara melemparkan tatapan mautnya ke Leo, kesal sekali karena habis dikerjai Leo hingga lemes.


"Mas buruan mandi, tu di bawah ada calon kakak ipar kamu," kata Rara yang membuat Leo kaget


"Kamu nanti akan tambah kaget jika tau siapa calon kakak ipar kamu," imbuh Rara


Rara dan Leo segera membersihkan diri,


Di bawah Ray dan Angel duduk di sofa ruang tamu,


"Kamu cantik sekali dengan cara pakaian yang kasual seperti ini sayang," puji Ray


Angel menyunggingkan senyuman,


"Masak sih mas," goda Angel dengan terkekeh


Ray yang kesal menggelitik perut calon istrinya, Angel terus saja meronta supaya Ray mau melepasnya namun bukannya dilepas Ray malah semakin gencar menggelitik Angel.


Hingga tatapan mereka saling bertemu dan lama-lama mereka saling mendekat dan ciuman tidak dapat terelakkan.


Mama yang baru saja keluar kamarnya kaget karena Ray berciuman di ruang tamu.


Ray dan Angel kaget hingga mereka berdua terjatuh dari sofa.


Angel dan Ray segera bangun dan membenahi baju mereka.


"Nggak Leo nggak kamu, kalau berbuat bermesraan suka di tempat umum, apa nggak malu dilihat orang," omel mama


Angel yang merasa takut dan malu mencubit Ray


"Kamu sih mas," bisik Angel


Ray hanya terkekeh, "mama memang seperti itu,"


Ray memperkenalkan Angel pada mamanya, Leo yang baru turun juga kaget ternyata calon kakak iparnya adalah Angel.


Meraka saling mengobrol hingga tak terasa waktu sudah sore dan Angel pamit pulang.


Angel sangat bahagia karena sebentar lagi akan menikah.


Kedua orang tuanya juga pulang untuk menentukan tanggal pernikahan Angel dan juga Ray.


Pagi ini Ray berangkat ke Jakarta, perusahaan yang di sana membutuhkannya.


"Segera mungkin aku akan kembali sayang," ucap Ray sambil mengecup kening Angel


"Hati-hati ya," ucap Angel

__ADS_1


*********


Hari berlalu dengan cepat sudah seminggu Ray di Jakarta, Angel yang tidak bisa menahan rasa kangen pada Ray menyusulnya ke Jakarta.


Angel senagaja tidak memberitahu Ray karena dia ingin memberikan surprise pada Ray.


Angel mendatangi alamat rumah yang Leo berikan, Sekarang adalah hari minggu jadi Ray tidak ke kantornya.


Angel memencet bel rumah Ray namun tidak ada yang membukakan pintu hingga Ray keluar dengan seorang wanita


"Mas," panggil Angel dengan air mata yang mengepul di pelupuk mata.


"Sayang, kapan kamu datang?" Tanya Ray


"Dia siapa mas?" tanya Angel mengabaikan pertanyaan Ray sebelumnya


"Perkenalkan dia teman aku," Ray memperkenalkan temannya pada Angel.


Angel menarik tangan Leo masuk ke dalam, dia marah sama Ray


"Kamu tu mas kita akan menikah jadi tolong jangan dekat-dekat wanita," omel Angel


"Memang kita akan menikah tapi kamu juga nggak berhak melarang-larang aku dekat dengan siapa, lagipula dia itu sekertaris ku, aku nggak ada hubungan apa-apa dengannya," sahut Ray


"Lebih baik kamu istirahat," imbuh Ray


Karena ada urusan yang nggak bisa diwakilkan Ray pergi bersama teman wanitanya.


Angel terduduk lemas di sofa, air matanya turun dengan deras. Dia tidak menyangka Ray akan seperti itu.


"Sekali play boy selamanya akan play boy, sekarang keputusan ada di tangan kamu Angel, menikah atau tidak," gumam Angel


Angel tersenyum, dia sungguh bingung. Tanggal pernikahan sudah di tentukan mana mungkin dibatalkan begitu saja.


Dengan perasaan yang tak menentu Angel masuk ke salah satu kamar di rumah Ray. Dia merebahkan dirinya, kejadian tadi membuat matanya menangis.


Sore hari Ray sudah pulang, dia langsung menemui Angel di kamar.


"Sayang," panggil Ray yang membuat Angel terbangun


Ray duduk di tempat tidur lalu mengecup Angel.


"Mas bagaimana kalau kita membatalkan pernikahan kita," kata Angel yang membuat Ray kaget


"Memangnya kenapa sayang?" tanya Ray


"Jujur aku nggak bisa terima mas jika kamu dekat dengan wanita lain, untuk itu kita pisah saja. Tanpa aku kamu akan bebas jika ingin bersama-sama wanita lain," jawab Angel


Ray tidak bisa terima, Angel membatalkan pernikahan dengannya, mama Ray sudah menyiapkan semua.


"Pernah kamu berfikir kalau kita membatalkan pernikahan ini, orang tua kita pasti kecewa. Aku nggak mau," kata Ray sedikit meninggi


"Tapi kamu juga bisa nggak mengerti perasaanku?" kata Angel dengan menangis


"Aku tak sanggup melihat kamu dekat dengan para teman wanita kamu mas, aku sakit aku cemburu," teriak Angel

__ADS_1


Ray terdiam,


__ADS_2