
Alvin dan Zeni sudah sampai di semarang , dan sekarang sedang menaiki taksi dalam perjalanan menuju rumah nya.
"Alvin , aku merasa gugup ." ujar Zeni yang meremas jari jemari nya .
"Jangan gugup Zeni , Ibu aku sangat baik ko , Ibu pasti senang melihat mu datang " ucap Alvin yang tersenyum sembari menggenggam tangan Zeni .
"Semoga saja ya Alvin ." Zeni menarik senyum nya untuk menghilangkan rasa gugup nya . Zeni takut kejadian masalalu nya terulang lagi , saat Zeni di tolak oleh orang tua kekasih nya dan itu menyakiti hati nya .
"Zeni apa kamu tahu ? ini pertama kali nya aku pulang dalam waktu 10 tahun aku bekerja dengan Tuan muda , aku tidak pernah pulang selama 10 tahun ini ." Zeni begitu terkejut ketika mendengar pernyataan Alvin .
"Serius ?? lalu bagaimana dengan ibu mu ? "
"Walaupun aku tidak pernah pulang , aku tetap berkomunikasi dengan ibu , aku hanya malas saja kalau pulang ."
"Malas kenapa ? Apa kau tidak merindukan ibu mu ? "
Alvin menghela nafas sejenak " Aku malas , karena setiap kali pulang ibu selalu saja menanyakan kapan aku menikah dan lebih parah nya lagi ibu selalu mengundang anak - anak gadis untuk menyambut ku ." Zeni tergelak mendengar perkataan Alvin .
"Kenapa tertawa ?"
"Lucu saja,, bisa - bisa nya ya ibu mu melakukan itu , itu berarti ibu mu ingin sekali cepat kau menikah !! Padahal kamu pilih saja antara gadis - gadis itu ."
"Jadi , kamu menyuruh ku untuk memilih diantara gadis itu ? " Zeni terdiam ketika mendengar ucapan Alvin .
"Maksud ku dulu , kalau sekarang tidak boleh awas saja kalau kamu menggoda gadis - gadis itu ." Alvin tergelak .
"Kamu cemburu ? tenang saja aku tidak akan melirik wanita lain hanya kamu wanita yang ku pilih ."
"Ih.. gombal , Alvin sekarang kamu pintar menggombal ya ." cibir Zeni seraya mencubit perut Alvin lembut .
"Siapa yang menggombal aku serius , asal kamu tahu kamu adalah wanita pertama yang aku kenalkan pada ibu ku ."
"Iya, iya aku tahu itu karena aku satu - satu nya pacar mu." timpal Zeni yang menyenderkan tubuh nya pada kursi mobil .
"Zeni apa kamu siap menikah dengan ku ? menjadi ibu dari anak - anak ku nanti ? Aku harap kita akan selalu bersama dan kita akan mempunyai anak yang lucu dan kita akan membesarkannya bersama - sama . " ucap Alvin yang menggenggam tangan Zeni . Zeni jadi terenyuh mendengar ungkapan Alvin , hati nya benar - benar bahagia walau pun dirinya pernah gagal dan pernah terluka namun kini sudah ada laki - laki yang membuat nya bahagia . Tidak akan percaya bahwa Alvin adalah laki - laki yang di pilih tuhan untuk nya.
Zeni dan Alvin memang baru mengenal namun mereka sudah lama bertemu , hampir setiap hari mereka bertemu di perusahaan bahkan Zeni pun suka mencuri - curi pandang pada Alvin ya.. memang Zeni sudah mengagumi Alvin dari dulu .
Namun , mereka tidak tahu bahwa Tuhan mempertemukan mereka waktu itu dan Tuhan sudah mentakdirkan kedua nya untuk bersama .
__ADS_1
Zeni merasa terharu , dan bahagia ketika Alvin mengungkapkan isi hati nya , Zeni pun hanya mengangguk sebagai jawaban . Alvin begitu bahagia ketika Zeni menerima lamaran nya saking bahagia nya Alvin tidak sadar bahwa mereka sudah sampai di depan rumah nya .
Ehheem..
Si supir taksi berdehem , Alvin dan Zeni pun tersadar ketika mendengar suara deheman sang supir .
"Sudah sampai pak ." ujar si supir .
"Itu rumah ku ." tunjuk Alvin pada sebuah rumah yang sederhana tidak besar juga tidak kecil .
"Ayo , kita turun ." Alvin dan Zeni pun turun dari dalam mobil . Setelah penumpang nya turun si supir taksi pun melajukan kembali mobil nya .
Zeni dan Alvin pun melangkah menuju rumah nya . Dari kejauhan ada seorang wanita yang melihat kedatangan Alvin wanita itu langsung masuk ke dalam rumah Alvin dengan berlari .
"Sum.. Sumi .. " teriak wanita itu mencari keberadaan Ibu Sumi yang tak lain adalah ibu Alvin .
"Aduh, Sari apa njerit kuping ku lara ." sahut Sumi yang baru saja dari dapur .
"Anu itu anakmu kuwi ."
"Anak ku Alvin kenapa ? kenapa dengan Alvin ?" tanya Bu Sumi .
Tok..tok..tok..
"Siapa itu ?" tanya Sumi pada dirinya .
"Nah , itu anak mu Alvin , dia pulang dan satu lagi tadi aku lihat Alvin bawa perempuan mungkin calon nya kali Sum, " ujar Sari tetangga Sumi .
"Serius kamu Sari ? Alvin bawa perempuan ? "
"Iya , serius aku ."
Tok..tok.tok.. suara pintu kembali di ketuk , Sumi dan Sari pun langsung melangkah ke ruang tamu untuk membukakan pintu .
****
PT.Wallandou group
Pagi ini Vero kedatangan Sekretaris baru nya , Vero menatap dingin tanpa ekspresi seorang wanita yang ada di depan nya yang tak lain sekretaris baru nya .
__ADS_1
Yang benar saja Alvin, kamu merekrut dia sebagai sekretaris ku .
Batin Vero , yang melihat sekretaris baru nya itu dengan pakaian sexy dan ketat , hanya memakai rok seatas lutut nya yang memperlihatkan paha mulus nya , dan wanita itu memakai kemeja dengan sengaja kancing utama nya dia buka memperlihatkan sedikit lengkukan gunung kembar nya . Bahkan wanita itu terlihat ingin menggoda Bos nya itu dengan menguraikan rambut panjang nya itu . Namun itu tidak menarik sama sekali untuk Vero .
"Siapa nama mu ?" tanya Vero dingin seperti biasa sifat cuek , dingin, sombong nya kembali lagi .
"Nama saya, Elina bos biasa di panggil Elin ."
"Bos!! kamu bilang saya Bos ? Kamu tahu semua orang memanggil saya apa ? Tuan muda !! Tolong panggil saya dengan nama itu ." ucap Vero dengan tatapan dingin nya . Elin pun menjadi gugup ketika mendapat tatapan seperti itu .
"Baik Tuan muda ." ucap Elin yang tersenyum manis .
"Saya tidak suka orang yang lelet , cengeng , dan mudah mengeluh . Jadi sekretaris saya harus cekatan , gesit , jangan cengeng mengerti ?"
"Mengerti Tuan muda ."
"Bagus kalau begitu , kamu boleh keluar 10 menit lagi kita ada meeting ." ujar Vero dingin ,tanpa melihat ke arah Elin sedikit pun .
Elin pun keluar dari ruangan Vero dengan wajah kesal .
Jutek banget sih !! Masa gak tergoda sama sekali, aku sudah cantik dan sexy kaya gini .
Batin Elin , yang melangkah duduk di meja kerja nya .
Aku jadi penasaran dengan Tuan muda , dia berbeda dari lelaki lain , Aku harus bisa mendekati nya .
Batin Elin yang tersenyum smirk .
Elin memang wanita cantik dan sempurna , tubuh nya ideal dambaan semua lelaki . Selain cantik Elin juga pintar dan cerdas dia sudah berpengalaman sebagai sekretaris CEO , dan hampir semua bos nya selalu tergoda oleh kecantikan dan tubuh bohay nya . Namun, tidak dengan Vero yang bersikap dingin dan acuh ketika melihat nya , itu membuat Elin semakin penasaran dan membuat Elin tertarik pada Tuan muda Alvero yang sekarang ini menjadi bos nya.
Elin tahu Tuan muda sudah memiliki istri dan juga anak . Namun sepertinya Elin tidak memperdulikan nya . Yah, memang begitulah Elin dia tidak akan pernah peduli dengan status seorang pria , bahkan Elin seringkali terlibat skandal dengan para mantan Bos nya itu .
...----------------...
🌹🌹🌹🌹 👈 berikan bunga untuk ku ya
jangan lupa juga like dan komen nya ,
Terimakasih 🙏☺
__ADS_1
...Salam cinta ...
...Triple J ❤🥰...