Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong

Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong
BAB 129


__ADS_3

Dag dig dug der , hati bagai di sambar petir , sakit ya.. itulah yang di rasakan Shila saat ini , emosi ? marah ? tentu ! Ingin sekali di amuk - amuk nya . Sedih , tentu sangat sedih , air mata sudah tak terbendung lagi tanpa terasa butiran air bening telah membasahi pipi nya namun saat ini , amarah sedang sangat memuncak ingin rasa nya Shila menerkam wajah yang ada pada foto ini , namun bagaimana bisa itu hanya foto namun cukup membuat nya cemburu dan panas hati ...


Klek ,


Terlihat Vero membuka pintu dan masuk , di tutup nya kembali pintu itu lalu berjalan pelan menghampiri Shila yang kini sedang menahan amarah nya .


"Sayang , kamu sedang apa ? Kenapa belum tidur , Hmm " Vero berjalan memutari meja kerja nya dan berada di belakang Shila lalu memeluk nya .


"Sayang .." karena tidak mendapat jawaban Vero kembali memanggil istri nya itu , penuh kasih sayang namun yang di panggil hanya diam .


"Jadi selama ini kamu selingkuh ya Mas? " Vero langsung melepaskan pelukan nya , menatap istri nya bingung , Vero pun tidak mengerti apa maksud nya kenapa tiba - tiba Shila mengatai nya selingkuh .


"Sayang , apa maksud mu ?"


"Kamu jangan pura - pura lagi Mas ,untuk apa kamu menyimpan foto nya , untuk apa kamu menyimpan foto si ular berbisa itu Mas ."


Vero terbelalak karena banyak foto Elin dalam laptop nya , lebih nya foto - foto itu terlihat Vulgar sangat Vulgar . Bahkan saat Elin memeluk nya foto itu ada mungkin ada orang yang sengaja mengambil nya saat itu .


Shila benar - benar sangat marah , marah besar , bagaimana tidak, Shila memang sudah cemburu pada Elin , dan kecemburuan itu bertambah ketika melihat beberapa foto Elin dalam laptop suami nya .


"Kenapa kamu diam Mas ? kenapa ? Jadi benar selama ini kamu main gila sama wanita itu ? Jadi benar lipstik itu Mas ? Itu bukan di sengaja , tapi kamu yang memang sengaja bersama nya , dan ... apa kamu juga ... auhhh ." ucapan Shila tertahan ketika rasa keram pada perut nya . Mungkin karena emosi nya melanda kecemburuan itu tidak bisa membuat nya tenang .


"Sayang ," Vero panik melihat istrinya menahan sakit seperti itu , Vero langsung memangku Shila dan ingin membawa nya ke dokter , namun Shila mengepiskan tangan suami nya yang ingin memangku nya itu.


"Sayang .. dengarkan aku dulu , aku benar - benar tidak ada hubungan apapun dengan Elin , dan foto ini entah kenapa ada dalam laptop ku aku juga tidak tahu ."

__ADS_1


"Awas Mas ,,aku tidak percaya lagi sama kamu , bukti nya ini sudah jelas , masa foto masuk sendiri ." Shila bangun dari kursi dan berjalan melangkah keluar namun saat baru berapa langkah Shila berbalik lagi dan berjalan menuju meja kerja Vero, senyum Vero mengembang saat Shila kembali berjalan ke arah nya , namun senyum itu seketika sirna karena Shila hanya mengambil cangkir teh yang sempat ia bawa untuk sang suami tercinta ,Shila mengambil cangkir teh itu lalu berbalik berjalan lurus menuju pintu dan keluar .


"Belum juga teh nya di minum , sudah di ambil lagi ." gumam Vero .


arrrgggghhhh... Vero mangacak - acak rambut nya sendiri , di lirik nya foto di dalam laptop itu lalu .. Brukk, laptop itu Vero lempar begitu saja tanpa mempedulikan file - file yang ada dalam laptop itu . Vero benar - benar sudah di buat pusing , istri cemburu itu yang paling ia takutkan , seorang Vero yang tidak pernah takut apapun kini hati nya lemah hanya karena istrinya cemburu . Elin , Elin wanita itu benar - benar pengganggu tidak hidup tidak mati masih saja mengganggu nya . Untuk malam ini Vero harus tidur di ruang kerja nya .


****


Keesokan pagi nya di ruang makan ,Vero benar - benar di acuhkan , Shila sibuk melayani ketiga anak nya , menuangkan nasi , lauk dan minun untuk mereka namun piring suami nya masih kosong dan tidak di lirik nya sama sekali .


"Sayang , untuk ku kamu belum menuangkan nya ."


Bukan nya menjawab Shila malah menyodorkan tempat nasi dan beberapa lauk ke hadapan Vero lalu dengan dingin nya Shila berkata ." Ambil sendiri , jangan manja ."


Si kembar yang melihat perbedaan sikap mami nya menjadi bertanya - tanya ada apa dengan mami papi nya pagi ini ? apa ngambek lagi ? tapi soal apa ? .


Joy yang melihat wajah papi nya begitu lesu , merasa kasihan . Joy pun menuangkan nasi untuk papi nya biar Joy yang melayani papi nya pagi ini .


"Ini papi , makanlah ? Jangan lemas seperti itu , Mami marah lagi ya papi ? tenang .. nanti aku bantu baikan lagi sekarang papi makan dulu ." ucap Joy dengan suara pelan agar tidak terdengar oleh Shila .


Vero pun tersenyum , ucapan Joy sedikit menenangkan hati nya .


Setelah selesai sarapan , mereka semua berangkat , si kembar akan berangkat ke sekolah , seperti biasa Shila selalu mencium kening ketiga anak nya bergantian sudah menjadi rutinitas di pagi hari , dan tidak lupa juga mencium kening milik suami , Vero sudah tersenyum senang karena sekarang adalah giliran nya untuk mendapat asupan di pagi hari , namun seketika bibir lengkung nya pun datar tidak ada ekspresi apa pun ketika sang istri melewati nya begitu saja kembali ke dalam rumah , benar - benar membuat Vero frustasi di pagi hari .


Vero menarik nafas panjang lalu di hembuskan nya pelan , Vero berjalan lemah menuju mobil nya . Ini benar - benar bukan diri nya yang sesungguh nya , kemanakah diri Vero yang sesungguh nya , mungkin sudah hilang dari semalam .

__ADS_1


"Ada apa dengan Mami dan Papi ?"


"Seperti nya mereka bertengkar lagi ."


"Kasihan Papi , tidak bersemangat seperti itu ."


Ucap triple J bergantian . Joy merasa kasihan kepada papi nya itu , Joy berlari mengikuti papi nya yang akan masuk ke dalam mobil nya .


Joy menarik lengan papi nya dan menyuruh nya untuk berjongkok , Vero pun bertanya untuk apa ? Namun Joy tidak memberi jawaban Joy menarik lengan Papi nya untuk berjongkok , Vero pun melakukan apa yang di pinta putra nya itu , Vero berjongkok lalu menatap Joy , menunggu apa yang di lakukan Joy .


Cup ,


Satu kecupan mendarat di kening mulus Vero ,Vero terbelalak mendapat serangan tiba - tiba dari putra nya itu , sedangkan Joy tersenyum seperti kuda , memperlihatkan gigi - gigi putih nya .


"Kalau Mami tidak memberikannya , aku bisa menggantikannya papi , jangan sedih lagi ya papi ." ucap Joy gemas .


Cup


Satu kecupan kembali mendarat di kedua pipi Vero , namun kini di lakukan oleh kedua putri nya . Pagi ini Vero mendapat tiga kecupan dari ketiga anak nya yang tersayang , sedikit mengobati luka di hati nya karena di acuhkan sang istri .


"Jangan sedih lagi ya papi .. kami akan bantu papi dan mami baikan lagi ." ucap Joanna , membuat Vero tersenyum .


"Ouh.. anak papi yang pintar , sini peluk papi ." Mereka pun berpelukan seperti teletubbies , Tinky Winky , Dipsy , Laa- laa, Po.... !!!!! . Aduh thor jadi ingat masa kecil nih hehe. !


Di balik jendela Shila memperhatikan orang yang sedang berpelukan di pagi ini , di teras rumah ini , ingin rasa nya Shila ikut berpelukan juga , namun hati nya masih sakit karena mengingat foto Elin semalam . Sulit bagi nya untuk mengontrol emosi , walau pun Elin sudah tiada tetap saja cemburu tetap melanda .

__ADS_1


__ADS_2