Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong

Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong
BAB 109


__ADS_3

Sekolah


Teng..teng..teng..


Suara lonceng berbunyi , para siswa - siswi pun berhamburan . Kini waktu nya mereka untuk pulang sekolah , begitu juga dengan triple J dan Stella mereka keluar kelas bersama - sama .


Namun saat baru saja keluar kelas tiba - tiba


Joy ,


Seru seorang gadis kecil yang seumuran dengan Joy , juga mengenakan seragam yang sama . Joy menghentikan langkah nya menatap gadis di depan nya dengan tatapan datar .


Sedangkan Jolie , Joanna dan Stella mereka saling bercengkrama ketika siswi itu memanggil nama Joy .


"Kamu Joy kan ?" tanya gadis kecil itu malu - malu .


"Iya, ada apa?" tanya Joy jutek . Joy begitu dingin ,menatap gadis itu datar tanpa ekspresi begitulah Joy .


"Ini ,aku hanya ingin memberikan mu ini ." Gadis kecil itu menyodorkan sebuah surat kecil berwarna yellow .


Joy , mengernyit , mata nya menyipit, lalu mengambil surat itu ." Apa ini ?" tanpa menjawab pertanyaan Joy , gadis kecil itu berlari pergi meninggalkan triple J dan Stella yang menatap nya bingung .


"Apa itu Joy ? " Stella , Jolie dan Joanna mendekat ke arah Joy mata nya tertuju pada kertas surat yang berwarna yellow itu .


Jolie ,Joanna , Stella terbelalak ketika Joy membuka surat itu , terutama Joy yang tak kalah terkejut nya mata Joy membulat sempurna .


Oh .. my.. god .


Ucap Mereka kompak .


"Apa gadis itu penggemar mu ?" ucap Jolie.


"Kau baru saja mendapatkan surat cinta ya Joy!." celetuk Joanna .


"Siapa gadis itu , aku tidak suka!" Stella mengerucutkan bibir nya tak suka melihat Joy mendapatkan perhatian dari gadis lain .


"Mungkin anak itu menyukai mu Joy ." celetuk Jolie .


"Aku tidak suka gadis b0d0h !! Lihat lah , tulisan nya saja jelek banyak salah nya pula, gambar nya juga sangat jelek ." cibir Joy pada gambar tersebut .


"Sombong sekali kamu Joy ." cibir Jolie .


"Stella , seperti nya kamu punya saingan haha.. ." cibir Joanna di iringi tawa .


Stella yang mendapat cibiran dari Joanna hanya mengerucutkan bibir nya sembari bersedekap .


"Kalau kalian terus membahas anak itu , kapan kita akan pergi nya ." gertak Joy .


"Oh iya , kita kan mau pergi ke mall ." ujar Jolie .


"Ya sudah kita berangkat sekarang , mobil kita juga sudah menunggu ." ucap Joanna penuh semangat .


"Aku ikut mobil kalian saja ya ." ujar Stella yang mengekor di belakang .


Hari ini Triple J dan Stella akan pergi ke mall untuk berbelanja , karena mereka mendapatkan black card dari sang papi itu sebab nya triple J akan jalan - jalan sambil belanja sepuas nya .


Mereka menaiki mobil Joy yang di hadiahi papi nya , tapi .. tetap dalam pengawasan supir .


"Pak , kita ke mall dulu ya ."


"Baik nona ." si supir pun mengangguk ketika mendapat perintah dari Joanna .


Si supir pun melajukan mobil nya dengan kecepatan standart .

__ADS_1


****


Hari ini Vero dan Elin , sedang berada di sebuah cafe yang terdapat di salah satu mall di ibu kota untuk pertemuan nya dengan TuanĀ Azema Ryuga Masashi kolega penting dari jepang. Sebenar nya Vero begitu malas harus pergi berdua dengan Elin , tadi nya Vero akan mengajak Shila , namun Shila sudah mulai lelah dan harus beristirahat jadi terpaksa Vero harus pergi bersama Elin saja .


Vero dan Elin sudah sampai di mall dan sekarang sedang melangkah menuju sebuah cafe yang dimana tempat pertemuan nya dengan tuan Azema .


Elin merasa ada peluang untuk mendekati Vero , karena Shila tidak ada disana , namun usaha nya untuk mendekati selalu saja gagal , Vero selalu melangkah lebih cepat dari nya bahkan Elin sampai harus berlari - lari mengikuti nya .


"Tuan muda tunggu ." teriak Elin yang mengekor di belakang .


"Tuan mu.." baru saja Elin ingin memanggil bos nya itu , ucap Elin tertahan karena ponsel nya berdering .


"Mau apa lagi sih ini orang , ganggu saja ."


Elin begitu malas mengangkat nya , yang tak lain adalah bos yang menyuruh nya .


"Ada apa lagi ." ucap Elin pada sambungan telepon .


"Dimana kamu sekarang ?." tanya seseorang di ujung sana .


"Aku sedang berada di city mall , aku kan sudah bilang pada mu akan ada pertemuan dengan kolega penting dari jepang ."


"Oke, ingat !! setelah meeting jangan lupa kamu kirim file - file nya pada ku ."


"Iya , bawel !! "


Tut. Elin menutup telepon nya sepihak .


"Huh, dasar punya bos bawel nya minta ampun gak bisa sabar dikit apa ! Tuh kan aku jadi di tinggal ." Elin kembali berlari menyusul Vero ke cafe .


****


Si kembar triple J sudah sampai di mall , mereka langsung masuk ke dalam mall namun langkah Joy terhenti ketika melihat seorang security penjaga mall .


"Lihat lah ." Joy menunjuk security itu


"Ya Tuhan , kita harus berhadapan lagi dengan nya , apa dia masih mengenali kita ."


Jolie ingat betul security itu yang dulu pernah mengejar nya bersama saudara kembar nya saat mereka mengunjungi mall pada waktu itu .


"Siapa dia ? dia kan hanya security ." celoteh Stella yang memang tidak tahu apa - apa .


"Stella , kalau security itu melihat kita bisa gawat kita bisa di larang masuk ." jelas Joy


"Kenapa ? aku sering ke mall bersama daddy ku tapi tidak di larang ."


"Itu karena kamu bersama daddy mu , sekarang kita hanya berempat tidak ada orang dewasa bersama kita ." jelas Jolie .


"Lalu bagaimana ? " tanya Stella .


"Kita pelan - pelan saja jangan sampai ketahuan ." Stella ,Jolie ,dan Joanna pun mengangguk mengikuti saran Joy yang melangkah pelan sampai mereka masuk ke dalam .


"Akhir nya kita selamat ."


Mereka sangat lega karena lolos dari incaran security .


"Sekarang kita mau kemana ?" tanya Joanna


"Aku ingin main game ." ujar Joy yang hobi nya memang main game .


"Aku ikut kamu saja Joy ." Begitulah Stella kemana pun Joy pergi pasti dia ikuti .


"Aku lapar, makan saja dulu ." ujar Jolie yang di pikiran nya selalu saja makanan .

__ADS_1


"Yang kamu pikirkan itu selalu saja makanan , ini makan saja untuk mengganjal perut mu ." celoteh Joy yang memberikan sekantong roti kepada Jolie.


"Ayo , kita ke lantai atas aku ingin bermain , ayo Stella ."


Senyum Stella mengembang , mata nya berbinar ketika Joy menarik lengan nya hati Stella berbunga - bunga sekarang .


Joanna dan Jolie hanya mengikuti nya dari belakang .


Mereka berempat menyusuri sekeliling mall , dan yang di tuju adalah tempat bermain . Joy begitu semangat memainkan bola basket begitu juga Stella yang selalu mendukung Joy .


Joanna dan Jolie mereka juga bermain semua permainan yang ada , sampai yang terakhir mereka bermain mesin pencapit boneka.


"Joy , aku mau boneka lumba - lumba itu ." rengek Stella yang menyuruh Joy untuk mengambil boneka itu ,


"Jangankan lumba - lumba semua boneka ini aku bisa mengambil nya " ujar Joy dingin .


"Benarkah Joy ! kalau begitu ambil saja semua nya ." ucap Stella antusias .


"Oke , aku akan ambilkan boneka untuk kalian semua ."


Joy mengambil satu persatu boneka yang berada dalam mesin capit , tanpa waktu yang lama boneka itu sudah Joy dapatkan ,Joy mencapit boneka lumba - lumba untuk Stella, lalu boneka beruang untuk Jolie dan boneka panda untuk Joanna .


Mereka bertiga sangat senang mendapat kan boneka nya .


"Joy , kenapa kau tidak mengambil boneka ?" tanya Jolie .


"Aku tidak butuh boneka . Kalian sudah mendapatkan boneka nya masing - masing , sekarang kita mau kemana lagi ?" tanya Joy


"Makan ." jawab Jolie singkat


"Ayo , aku lapar ." rengek Jolie .


"Huh, dasar perut karet ." cibir Joanna


"Memang nya kamu tidak lapar ."


"Lapar sih !! ." ucap Joanna nyengir kuda .


Akhir nya mereka berempat pergi ke sebuah cafe , dan mereka memesan makanan yang sangat banyak bahkan sampai satu meja penuh . Semua jenis makanan ada .


Pelayan cafe menatap ke empat anak itu yang sedang lahap memakan makanan nya , namun pelayan cafe ragu apa mereka bisa membayar semua makanan yang sudah di pesan ? sedangkan dari tadi tidak terlihat orang dewasa menemani nya .


"Kamu yakin mereka akan membayar?" pelayan 1


"Tidak tahu ,tapi mereka memesan makanan banyak sekali kalau tidak bayar aku yang di marahi nanti ." pelayan 2 .


"Ya sudah kita tagih saja sekarang jangan sampai mereka kabur ." kedua pelayan itu menghampiri ke empat bocah kecil yang baru saja selesai makan .


"Permisi adek - adek , dimana orang tua kalian ini adalah jumlah yang harus di bayar ." ucap pelayan 1 yang memberikan bil .


"Semua nya lima juta rupiah ." ujar pelayan 2 .


"Kami tidak membawa uang kes , bisa kami membayar dengan kartu ." ujar Joanna .


Kedua pelayan itu saling tatap , apa anak seumuran mereka sudah memiliki kartu kredit ? rasa nya tidak mungkin. Namun pelayan itu mengangguk dan meminta kartu kreditnya .


"Joy , berikan ." titah Joanna .


"Joy pun merogoh tas gendong nya untuk mengambil black card nya ,namun Joy mendadak panik dan gelisah .


" Mana kartu nya adek - adek ?" pinta si pelayan .


Namun Joy sedikit bingung , dan gugup Joy menatap kedua saudara nya dengan tatapan yang tak bisa di artikan .

__ADS_1


__ADS_2