Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong

Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong
BAB 138


__ADS_3

Di sebuah ruangan bersalin , Shila sedang mempertaruhkan nyawa nya untuk melahirkan tiga bayi kembar , rasa panik , cemas , khawatir menjadi satu .


Rasa sakit yang Shila rasakan dulu kini kembali Shila rasakan, yang dimana dulu di sebuah ruangan , yang hanya di temani seorang dokter , dengan bekal semangat hidup dan rasa cinta terhadap calon bayi kembar nya , Shila terus berjuang ,melawan rasa takut nya , seluruh tenaga ia keluarkan , peluh keringat membasahi pipi nya , rasa haru dan tangis menjadi saksi perjuangan nya melahirkan tiga bayi kembar yang tidak di harapkan semua orang , namun menjadi awal kehidupan baru nya . Dan pengalaman pahit itu akan selalu di ingat oleh nya sampai saat ini .


Aaaa..... huh, huh,


Aaaa..... huh, huh,


Terus .. tarik nafas lagi , pelan - pelan .. oke, dorong bu , dorong lagi ..


Aaaa.....


Oek..Oek..Oek.. tangisan bayi pun terdengar , dengan kekuatan nya dan kesabaran nya , akhirnya bayi pertama sudah keluar , tubuh kecil yang memiliki ukuran hanya beberapa senti saja, seperti sebuah boneka yang di penuhi darah namun bernyawa itu menangis dengan keras memecah keheningan di dalam ruangan. "Alhamdulillah , anak pertama laki - laki pak bu ." senyum mengembang di sudut bibir seorang pria yang kini sedang menemani Shila yang tak lain adalah Vero . Tak sedikit pun Vero bergerak , atau pun beranjak dari tempat nya . Dari awal proses lahiran Vero setia menemani sang istri berada di samping nya , menggenggam erat tangan sang istri , sesekali mengecup punggung tangan milik istri nya .


"Sayang , bayi pertama kita laki - laki , kamu ingat kan ? Joy sangat menginginkan adik laki - laki , Joy pasti sangat senang ." ucap Vero yang terus mengecup kening Shila tanpa henti .


Saat ini Shila tidak lagi sendiri ada suami yang menemani nya , juga keluarga nya yang sedang panik , cemas , khawatir menunggu prosesi kelahiran nya . Di luar ruangan sudah ada Delia , Adithama yang sudah tidak sabar ingin melihat cucu nya , Bi Inem, Si kembar triple J , Zeni , Alvin dan juga Erik yang menunggu kehadiran triple baby generasi ke dua .


Oek..Oek..Oek..


Suara tangisan bayi membuat semua orang gembira , bahagia , dan haru , akhir nya sebentar lagi mereka akan melihat , tiga bayi kembar lagi yang baru saja lahir ke dunia .


"Suara itu ? suara bayi , itu tanda nya adik kita sudah lahir , yeyeyeye.. ." Triple J begitu senang dan gembira bahkan sampai jingkrak - jingkrak ketika mendengar suara tangisan bayi itu .


Sedangkan di dalam ruangan Shila masih berjuang karena masih ada dua bayi lagi yang harus di lahirkan , seluruh tenaga sudah ia keluarkan , sampai peluh keringat membasahi pipi nya . Tak hanya Shila wajah Vero pun di penuhi peluh keringat , rasa tegang yang di rasakan nya , untuk pertama kali nya Vero melihat bagaimana perjuangan seorang ibu yang melahirkan anak nya , hidup dan mati rela di pertaruhkan , inikah perjuangan seorang ibu yang tak bisa di balas oleh apa pun , walau pun harta sebanyak apa pun tidak bisa di bandingkan dengan seorang ibu yang memperjuangkan , dan mempertaruhkan nyawa nya untuk melahirkan anak mereka , bila semua anak melihat ini mungkin mereka tidak akan pernah menyakiti apalagi durhaka kepada ibu nya.


Aaaa...


Oek..Oek..Oek..


Suara tangisan bayi kembali terdengar , bayi ke dua sudah lahir , tinggal satu bayi lagi yang harus di keluarkan . Dokter memberikan anak itu kepada suster , lalu diri nya kembali membantu Shila untuk melahirkan bayi yang ke tiga dan yang terakhir . Namun seperti nya Shila sudah lemas , tenaga nya sudah habis , bahkan genggaman tangan suami nya sudah mulai melonggar , seperti nya Shila sudah lemah , dan kehabisan tenaga .


"Sayang , kamu masih kuat kan ? Sayang kamu dengar kan suara ku , sayang .. jangan tutup mata mu dulu ." Vero benar - benar panik melihat keadaan Shila yang lemah seperti ini bahkan Shila sampai tak sanggup lagi membuka mata nya .

__ADS_1


"Dokter , dokter, kenapa istri saya dokter ." teriak Vero yang panik .


Dokter dan suster segera mengambil tindakan , jangan sampai Shila melemah apalagi sampai hilang kesadaran di saat masih ada satu nyawa lagi yang harus di keluarkan . Seperti nya dokter harus menggunakan alat medis untuk membantu mengeluarkan bayi itu , dalam kondisi ibu bayi yang sudah mulai lemah .


Pegangan erat kembali Vero rasakan , Shila kembali menggenggam erat tangan Vero yang sedari tadi selalu menggenggam nya , mata Shila pun kembali mengerjap itu tanda nya Shila masih sadar dan kembali bangkit . " Mas.." suara lirih Shila memanggil suami nya ." Mas.. "


"Sayang , aku di sini , aku akan slalu ada di sini menemani mu , kamu yang kuat ya , kamu harus kuat masih ada satu bayi kita yang belum lahir ."


"Satu lagi Mas ." lirih Shila yang mulai melemah . Vero hanya mengangguk sambil terus mengecup kening Shila tanpa henti .


Di ujung sana dokter masih berjuang dan berusaha membantu , mendorong bayi dari dalam untuk keluar .


"Dokter, Bu Shila seperti nya sudah melemah , dan tidak bisa lagi mengeden . Bagaimana ini dokter ? masih ada bayi lagi yang harus kita selamatkan ." ucap salah seorang suster .


"Kita juga tidak bisa memaksa bu Shila untuk memberikan dorongan lebih kuat , tenaga nya pasti sudah terkuras habis dan melemah , biar saya saja yang akan langsung mengeluarkan bayi nya ." Dokter memasukan satu tangan nya ke sebuah lubang yang dimana bayi itu akan keluar , dengan hati - hati dokter menarik seorang bayi dari dalam perut Shila , dan di bantu oleh Shila yang sesekali memberikan dorongan walau pun tenaga nya sudah mulai melemah .


Aaaa... huh, huh,


Sedikit lagi bu Shila , ayo sekali lagi


Oek...Oek..Oek..


Suara tangisan bayi kembali terdengar , Shila dan Vero merasa lega akhir nya ketiga bayi nya lahir selamat dalam keadaan sehat .Tak henti - henti nya Vero terus mengecup kening sang istri , diri nya saat ini benar - benar bahagia .


"Terima kasih sayang , terima kasih ."


Terus menerus Vero ucapkan , dan Shila hanya membalas dengan senyuman .


"Anak kita lahir dengan selamat "


"Aku bahagia Mas , sangat bahagia ." lirih Shila dengan suara yang mulai melemah .


"Tentu sayang , aku juga sangat bahagia , kita tidak hanya memiliki tiga anak namun enam , enam anak yang akan menemani hari - hari kita sampai tua nanti , terima kasih sayang kamu telah rela mempertaruhkan nyawa mu untuk melahirkan darah daging ku , terima kasih , kamu adalah wanita terhebat ku ." terlihat kebahagiaan yang terpancar pada wajah mereka , senyum mengembang di sudut bibir kedua nya , air mata kebahagiaan pun membasahi pipi kedua nya .

__ADS_1


Rasa haru , bahagia , menjadi satu . Sakit yang amat sangat sakit tidak pernah sebanding dengan kebahagian yang di rasakan Shila saat ini . Lengkap sudah kebahagiaan hidup nya , memiliki suami yang mencintai nya , berada di samping nya , dan ketiga anak genius yang selalu membuat nya tertawa , di tambah lagi dengan tiga bayi mungil yang baru saja di lahirkan melengkapi hidup nya , hidup nya kini benar - benar sudah sangat bahagia , anugerah yang tuhan berikan benar - benar anugerah yang luar biasa .


****


Di luar ruangan semua orang tersenyum bahagia ketika mendengar suara tangisan bayi untuk yang ketiga kali nya .


Cklek,


Pintu ruangan terbuka , terlihat dokter yang masih memakai pakaian hazmat nya keluar dengan senyum mengembang di ujung bibir nya . Melihat dokter keluar semua orang langsung menghampiri nya termasuk triple J yang tak sabar ingin tahu apa jenis kelamin adik nya .


"Dokter , dokter adik ku cowok kan ?"


"Tidak , tapi cewek kan ."


Joy dan Joanna saling berebut , karena Joy menginginkan adik cowok dan Joanna menginginkan adik cewek .


"Selamat ya , bayi nya... dua cowok ."


Yeay.... asik .asik.. aku punya adik cowok ! " Joy melompat - lompat kegirangan , sampai meledek Joanna dengan menggerak - gerakan pinggul nya membuat Joanna kesal .


"Sebahagia itu ya Joy ." cibir Alvin yang melihat Joy menari - nari menggoyangkan pinggul nya , membuat semua orang tertawa .


"Eh, tunggu dokter bukan kah bayi nya kembar tiga ? satu lagi apa ?" pertanyaan Zeni membuat Joy terdiam dan membuat Joanna penasaran di tatap nya mata dokter dan dokter pun berkata " Dua cowok satu cewek ."


Yeay...... yeay .. yeay...


Kini giliran Joanna dan Jolie yang melompat - lompat dan menari - nari , membuat semua mata tertuju pada mereka berdua , suasana tegang seketika menjadi heboh .


"Tiga sama , tuhan memang adil ." celetuk Alvin .


"Tiga sama ? maksud paman ?"tanya si kembar .


" Tiga cowok dan tiga cewek adil kan ? "

__ADS_1


Semua orang pun tertawa , mendengar ucapan Alvin .Tiga sama , ya..ya..ya.. setidak nya Joy tidak akan menangis lagi karena sudah ada dua jagoan adik kecil nya .


__ADS_2