Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong

Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong
BAB 126


__ADS_3

Untuk episode sebelum nya yang BAB 125 sudah di revisi silahkan baca kembali 😊.


...----------------...


Mas."


"Hmm


" Anak - anak mana ?"


"anak - anak ?" Vero langsung melepaskan pelukan nya ." Bukan nya sama kamu ? " Shila menggeleng .


"Tidak Mas, tadi anak - anak duduk di sana , tapi kenapa tidak ada ? aku pikir sama kamu Mas ." tunjuk Shila pada sebuah kursi .


"Ya tuhan..mereka hilang lagi ."


"Gimana ini Mas , ayo kita cari ."


"Iya , iya , sebentar aku telepon dulu pengawal ." Vero menghubungi para pengawal yang menunggu di parkiran untuk mencarikan si kembar .Setelah itu barulah Vero dan Shila pergi mencari .


Para pengawal berpencar menyusuri lorong rumah sakit untuk mencari si kembar , sedangkan Shila bertanya kepada para suster atau pun dokter dan pasien lain kali saja ada yang melihat anak nya namun hasil nya nihil , mereka semua hanya menggeleng dan tidak melihat mereka .


Shila dan Vero bingung harus mencari lagi kemana , Sedangkan si kembar masih terjebak di kamar mayat .


Tok,,tok,,tok,,


"Halo , apa ada orang di luar "


"Tolong buka kan pintu nya ."


"Hello.. "'


" Huh, percuma saja kita berteriak tidak ada yang dengar ." gerutu Joy yang berkacak pinggang .


"Sesak sekali tidak ada hawa , bagaimana dengan mereka , mereka tidur begitu nyenyak !" tunjuk Jolie pada beberapa mayat .


"Joy , hubungi papi , pasti papi mencemaskan kita ." ujar Joanna .


"Aku kan tidak bawa handphone bagaimana menghubungi nya ."


"Astaga !!" Joanna menepuk jidat nya sendiri.


"Kalau begitu apa kita akan disini selamanya ?"


"Sudahlah , kita tunggu saja ada orang yang membuka pintu . " ujar Joy yang duduk di lantai Joanna dan Jolie pun mengikuti nya .


10 menit , 30 menit , 45 menit , 60 menit


Sudah satu jam lama nya waktu berjalan , posisi mereka pun sudah berubah - ubah , ada yang tengkurep, terlentang , berguling - guling , bahkan sampai tertidur , masih belum ada juga yang menyadari kehadiran mereka di dalam kamar mayat .


kruk..kruk..


"Aduh , laper.. " rengek Jolie yang memang selama satu jam mereka tidak minum dan tidak makan .


"Kita harus keluar dari sini , bagaimana pun caranya ." sahut Joanna .


"Tapi bagaimana ?? " tanya Joy yang sudah melemas .


"Aku , tahu kita tanya saja pada mereka mungkin ada yang punya ponsel di antara mereka ." ujar Jolie menunjuk ke arah mayat .

__ADS_1


"Benar juga , ayo kita tanya satu - satu ." Joanna ,Jolie , dan Joy pun melangkah menghampiri ranjang mayat .


"Paman , bibi , apa punya ponsel ? " tanya Joy pada seorang mayat yang tertutup kain putih .


"Tidak ada sahutan !"


"Aku coba tanya yang lain ." ujar Joanna yang melangkah ke mayat ke 2 . Dan sama tidak ada sahutan .


"Kenapa mereka tidur begitu lama ? "


"Hei , tunggu sebentar ." ujar Joanna ."Kalau di perhatikan wajah mereka pucat semua , tidak ada yang bergerak , dan ... tidak bernafas ." sambung Joanna yang menempelkan jari nya pada hidung si mayat .


"Nadi nya juga tidak ada ." ucap Joy santai .


"Mereke seperti..."Joanna ,Jolie dan Joy pun saling tatap satu sama lain , mencerna pembicaraan mereka .


" Seperti mayat !" celetuk Jolie


"Iya , mayat !"


"Jangan - jangan ."


Aaaaaa..... tidak , mayat ,mayat , aaaaa....tidak , kita ada di kamar mayat


Teriak si kembar , yang berlarian kesana - kemari , dan membuat kegaduhan di dalam sampai merusak kain putih yang menutupi mayat itu .


"Papi... mami.. " teriak Jolie


Krek..krek..


"Suara apa itu ?" tanya Joanna yang sudah berhenti berlari .


Aaaaaaaaaa.....


Dug,


Bug,


Tolong ..siapa pun di luar , tolong buka pintu nya ada yang terjebak disini .. mami..papi... I help me..


Teriakan si kembar sampai terdengar ke luar ,, dan membuat orang yang lewat pun sedikit ngeri ..


"Suara apa itu ? "


"Seperti suara minta tolong ."


"Tapi dimana ?"


"Seperti nya dari dalam kamar itu .. " tunjuk seseorang yang lewat pada kamar mayat .


"Itu kan kamar mayat ." ucap teman nya .


"Ih.. ngeri .. ah , pergi aja yuk !" karena takut mereka pun pergi .


Tak berapa lama datang seorang perawat bersama pengurus kamar mayat , untuk membuka ruangan itu .


"Apa keluarga nya sudah datang ?" tanya seorang pengurus kamar mayat .


"Belum , tapi ada yang ingin melihat nya , sepertinya mayat tadi korban kecelakaan , wajah nya rusak parah aku tidak berani melihat wajah nya ." ucap seorang perawat .

__ADS_1


"Biasa nya kalau korban kecelakaan seperti itu arwah akan gentayangan !"


"Benarkah ? Kenapa aku jadi merinding ya .. sudah ah jangan cerita lagi aku takut , cepat buka saja pintu nya ."


Cklek,


Pengurus kamar mayat itu membuka lebar pintu itu , hingga memberikan cahaya ke dalam kamar yang gelap .


Krekek...krekek...


"Kenapa kalian lama sekali ?"


"Suara siapa itu ?" perawat dan si penjaga kamar mayat pun menoleh ke sumber suara dan .. Aaaaa.... mereka terkejut ketika melihat ketiga bocah kecil yang sudah berantakan , terutama tatapan nya begitu tajam .


"Aaaa.. hantu ..." perawat dan penjaga kamar mayat itu pun berlari ke luar , karena takut lari mereka begitu kencang mungkin hanya beberapa detik saja sudah menghilang .


Joanna , Jolie , dan Joy mematung . Lalu keluar dari dalam kamar dengan wajah datar .


"Aku setampan ini di bilang hantu , tak waras ." celoteh Joy .


"Tapi , memang ada hantu kan ?"


"Di mana"


"Di belakang kita ." jawab Joanna santai . Mereka pun menoleh ke belakang bersama - sama , ke tempat dimana para mayat berada , mereka menatap saling bergantian mereka kembali tersadar bahwa mereka ada di kamar mayat dan..


Aaa......


Mereka berlari terbirit - birit meninggalkan kamar mayat .


***


Alvin sudah di pindahkan ke kamar inap , Shila pun berada di sana bersama Zeni , Shila yang panik karena tidak menemukan si kembar sempat pingsan sejenak , itu sebab nya Vero meminta Shila untuk berdiam saja di kamar Alvin dan menyuruh Zeni untuk menjaga nya .


Alvin dan Zeni tidak merasa terkejut , bagi mereka hilang nya si kembar sudah biasa ." Tenang saja Shila mereka pasti kembali ." celoteh Alvin.


"Itu anak bikin spot jantung mulu ." cibir Zeni . Shila hanya memejamkan mata nya karena dia sudah lelah dan pusing memikirkan si kembar .


Cklek,,


"Mami .. ." Shila dan Zeni pun menoleh ke sumber suara , yang di mana ada si kembar dengan rambut dan wajah yang sudah berantakan tak lupa juga Vero yang berada di belakang nya .


"Astaga .. bocah ini ." pekik Zeni yang melihat keadaan si kembar yang berantakan .


"Mami.."


"Aaa.... mami sakit ." teriak si kembar yang telinga nya di jewer Shila .


"Mulai sekarang mami akan kurung kalian di rumah , selalu saja kabur ."


"Ih , mami .. sakit tahu ." ucap Joanna , Jolie dan Joy yang mengusap telinga nya masing - masing .


"Dari mana saja kalian ?" Shila sudah berkacak pinggang dan tatapan yang sangat tajam


"Kamar mayat ." seru Vero yang berjalan ke arah sofa lalu duduk dengan lemas .


"Kamar mayat ? ngapain kalian disana ? Mas , kamu yang menemukan ?" tanya Shila beralih menatap Vero , namun Vero menggeleng .


"Bukan ,,para pengawal yang menemukan mereka !"

__ADS_1


"Ck, ck, ck, Shila anak mu ini sangat suka sekali berpetualang ya ? Sekarang uji nyali besok - besok apa lagi ? " Zeni hanya menggeleng sedangkan Alvin hanya tersenyum tipis .


__ADS_2