
Vero dan Erik pun sudah kembali ke dalam rumah dengan membawa tiga anak yang selalu membuat ulah .
Shila pun sudah kembali tenang, tidak ada lagi kepanikan dan ke khawatiran .
Shila menghukum si kembar untuk tidak pergi keluar lagi dan Shila mengurung nya di dalam kamar .
"Mami , kami bosan kalau di kamar ."
"Tidak ada yang boleh membantah , ini hukuman untuk kalian karena kalian lebih aman di dalam kamar ." titah Shila . Lalu pergi keluar meninggalkan triple J dalam kamar nya.
Sedangkan Vero dan Erik , harus memperbaiki mobil nya yang rusak apalagi mobil baru nya yang di pakai si kembar .
Dan Delia , hanya menangisi taman bunga nya yang hancur karena ulah si kembar . Bukan masalah harga nya karena bunga bisa di beli kembali namun , Delia sudah susah payah merawat bunga - bunga nya apalagi bunga - bunga yang langka dan susah di dapat apalagi di ibu kota ini.
Delia hanya bisa menghembuskan nafas nya sembari memandang taman bunga nya itu.
"Erik, kamu pergi saja ke bengkel jangan lupa servis semua mobil , jangan ada yang terlewat ." titah Vero.
"Baik Tuan muda ." jawab Erik sembari membungkuk kan badan nya .
"Saya pergi ke kantor dulu ." Vero di jemput Alvin menuju perusahaan nya , pagi ini Vero benar - benar di buat pusing oleh ke tiga anak nya di tambah lagi dengan Shila yang masih ngambek karena Vero membelikan mobil untuk si kembar.
"Tuan muda kenapa ? sakit ." tanya Alvin yang melihat Vero memijat pelipis nya .
"Saya pusing Alvin , pagi ini anak - anak saya berbuat ulah lagi , kita semua di buat jantungan sama mereka . Aku tidak mengerti usia mereka baru 6 tahun namun tingkah dan pemikiran nya itu di luar dugaan " umpat Vero pada Alvin .
Alvin yang sedang mengemudi pun hanya tergelak , bukan untuk pertama kali Bos nya itu di pusingkan oleh tingkah si kembar tapi dari awal pertemuan pun Tuan muda sudah di buat pusing sama tingkah Joy, Jolie dan Joanna .
"Memang nya apa yang mereka perbuat Tuan ? "
"Kamu mau tahu ." ucap Vero yang menatap tajam Alvin di depan nya .Karena penasaran Alvin pun mengangguk .
"Mereka mengendarai mobil baru nya ."
ckitt.. dugh
Alvin langsung menginjak rem mendadak setelah mendengar perkataan Tuan muda nya .
"Alvin , kamu bisa menyetir tidak , kalau mau berhenti bilang , jangan mendadak gini buat jantungan saja ." pekik Vero .
"Apa aku tidak salah dengar ? si kembar mengendarai mobil ? maksud nya menjalankan mobil sendiri ?"
"Iya , dan hampir mati seperti kamu, yang mendadak injak rem saya hampir
mati tahu ." pekik Vero .
"Maaf , Tuan muda saya refleks kaget dengar cerita Tuan muda ." timpal Alvin
"Masih kaget nya ? udah nggak kan ? jalan sekarang saya harus meeting 10 menit lagi ." titah Vero . Alvin pun kembali melajukan mobil nya menuju perusahaan wallandou group.
****
__ADS_1
Triple J merasa bosan diam di kamar , mereka bingung apa yang harus di lakukan . Sudah tidur , guling - guling , main bantal , main boneka , main VS namun tetap saja mereka bosan .
"Aku bosan ." ujar Joanna yang merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur .
"Aku lapar ." ujar Jolie yang memang hobi nya makan .
Namun Joy dia hanya diam sambil berpikir , entah apa yang Joy pikirkan pasti ide - ide konyol lagi .
"Joy kenapa kau diam ." tanya Jolie
"Jangan bilang kau memikirkan hal - hal konyol lagi ya ! aku tidak mau di hukum lagi ."pekik Joanna .
"Aku hanya teringat nenek lampir ." ucap Joy datar .
"Nenek lampir ? untuk apa kau mengingat nya ." timpal Joanna
"Iya, dia itu sudah jahat pada kita untuk apa kita mengingat nya ." timpal Jolie yang juga tidak suka kalau Joy mengingat lagi nenek lampir itu yang tak lain adalah Rani.
"Tapi sekarang ulang tahun kita seharusnya dia memberikan kado atau hadiah untuk kita ." ucap Joy .
"Jangan mengharapkan nya Joy ." timpal Joanna .
"Lebih baik sekarang kita pikirkan bagaimana cara nya keluar dari sini , aku sudah bosan." sambung Joanna
"Aku juga ." sambung Jolie .
"Aku tahu agar kita tidak bosan ." ucap Joy sambil tersenyum .
"Tunggu disini , aku akan mengambil sesuatu ." Joy langsung berlari ke arah kamar nya karena kamar mereka saling terhubung di dalam kamar Joanna dan Jolie terdapat pintu yang bisa masuk ke kamar Joy.
Walaupun kamar terpisah mereka tetap bisa saling berkunjung .
Tak lama kemudian Joy pun kembali menghampiri kedua kakak nya ." Apa yang kau ambil ?" tanya Joanna .
"Ini dia ." ucap Joy yang menunjuk kan kartu kredit .
"Hah, kartu kredit ?" tanya Jolie dan Joanna heran.
"Bukan kah itu kartu kredit yang di pakai saat di mall ? " ujar Joanna
"Hu,um ."
"Lalu ,apa yang akan kau lakukan dengan kartu ini ?" tanya Jolie heran .
Joy pun langsung duduk di antara Joanna dan Jolie , tak lupa juga laptop nya yang dia bawa .
"Joy apa yang akan kau lakukan ?" tanya Joanna
"Kita akan belanja " jawab Joy antusias .
"Belanja ? bagaimana cara nya kita kan tidak bisa kemana - mana ." ujar Jolie
__ADS_1
"Kita masih bisa belanja walaupun dalam rumah ,kita belanja online kalian mau kan ? ." ucap Joy
"Wah ..asik aku mau , sekalian belikan makanan untuk ku ya ." ucap Jolie semangat .
"Aku penasaran , Kamu meretas kartu kredit siapa ? hah , papi ? mami ? atau grandma , mm.. aunty atau paman ." tanya Joanna penasaran .
"Bukan, tapi .. nenek lampir itu ." jawab Joy santai .
"Ohh.. nenek lampir , kau pintar sekali Joy . Kalau aku tahu ini punya nenek lampir sudah belanja banyak aku kemarin." timpal Jolie.
"Sekarang saja kita belanja banyak ." ujar Joy
"Oke- oke ."
Joy langsung menjalankan aksi nya ,pertama - tama Joy melihat saldo terlebih dahulu . " 1 milyar , lihat nol nya banyak sekali ."ujar Joy yang sudah mengetahui berapa isi saldo kartu kredit Rani .
"Kita belanja apa ya ?." Si kembar berpikir .
"Sepeda , kita beli sepeda saja kalau mobil kan papi sama mami pasti melarang kalau sepeda mereka tidak akan melarang " ujar Joanna yang memberikan ide .
"Benar juga ,lalu apa lagi ?."
"Baju, tas,sepatu , jacket, laptop baru , makanan juga pizza, brownis, burger, bla..bla..bla.. " Triple J menyebutkan satu persatu keinginan nya .
Joy pun melancarkan aksinya mereka memesan pakaian , baju , tas yang harga nya sangat mahal sekitar 10 jutaan bahkan ada yang berharga 100 juta , ya itu harga sepeda yang mereka pesan ,ada juga souvenir dan yang lain nya.
"Selesai ." ucap Joy setelah melakukan transaksi .
"Asik.. kita berbelanja ." ucap Jolie kegirangan .
"Semua nya berapa Joy ?" tanya kedua kakak nya .
"500 juta ." jawab Joy santai .
"Oh iya ,kita harus mengganti semua bunga nya grandma , grandma pasti sedih bunga nya hancur ." ucap Joanna merasa bersalah .
"Ya sudah kita belikan saja ." ucap Joy santai .
"Boleh , ide bagus ."timpal Joanna .
Joy pun melakukan lagi transaksi untuk pembelian bunga dan bunga yang di beli pun bukanlah bunga murah namun berkelas. Awal nya Joy tidak tahu nama -nama bunga namun , Joanna ingat bunga apa saja yang di tanam grandma nya . Joy pun memesan bunga - bunga itu dan jumlah nya sangat besar dalam sekejap Joy meretas kartu kredit milik Rani dan total nya hampir menghabiskan uang nenek lampir itu .
Hanya tersisa 200 juta saja.
" Sudah Joy ?" tanya Joanna
"Sudah , kita tunggu saja barang nya datang ." jawab Joy santai sambil merebahkan tubuh nya .
Haha..haha..
Mereka pun kembali tertawa , rasa nya senang telah mengerjai si nenek lampir bagaimana ekspresi nya ya ? saat tahu kartu kredit nya ada yang retas pasti sangat syok saldo dalam kartu kredit nya tinggal 200 juta lagi .
__ADS_1