
Mulai pagi ini Shila akan di sibukkan dengan membuat sarapan untuk Tuan muda setiap harinya .
Di dapur Shila terlihat sedang menata makanan dalam tupperware nya disaat Shila sedang fokus menata makanan tiba - tiba ketiga anak nya menghampiri Shila .
"Pagi mami ." ucap JJJ kompak
"Pagi juga sayang , kenapa kalian berdiri disini ? cepat sarapan sana ." ucap Shila yang masih sibuk dengan tuppurware nya .
"Mami sudah gak marah lagi sama kami kan " ucap Joanna gugup .
Shila pun menoleh ke arah ketiga anak nya yang sedang berdiri di belakang nya "Mami tidak bisa marah sama kalian karena kalian terlalu imut untuk mami marahi ." ucap Shila yang menarik senyum di ujung bibirnya lalu mencium ketiga anaknya bergantian.
"Mami , mami buat bekal untuk siapa ?." tanya Jolie yang melihat Shila sedari tadi sibuk menata makanan dalam tupperware .
"Untuk kalian, mami sudah siapkan ini untuk mu joanna ,ini untuk mu Jolie dan ini untuk anak mami yang paling tampan ." ucap Shila yang memberikan satu persatu tupperware nya.
"Kalau itu mami , untuk siapa ?." tanya Joanna yang menunjuk ke arah tupperware yang besar .
"Ini untuk Tuan muda , sebagai permintaan maaf mami untuk nya mami membawakan sarapan untuk nya ." ucap Shila dengan nada rendah .
" Mami berikan ini untuknya juga ya ." ucap Jolie yang memberikan sebuah amplop surat kepada Shila .
"Apa ini ." tanya Shila yang mengambil amplop itu .
"Itu hadiah untuk tuan muda sebagai permintaan maaf dari kami ." ucap Joanna .
"Terimakasih nya , nanti mami akan berikan kalau boleh tahu apa isi nya ? ." tanya Shila penasaran .
"Rahasia dong mami , mami tidak boleh membuka nya " ucap Joy dingin .
"Uh, anak mami yang satu ini benar - benar jutek senyumlah sedikit sayang , kalau di pikir - pikir kau seperti Tuan muda ya , sama - sama dingin ." ucap Shila menyindir Joy . tapi sindiran itu malah membuat Joy senang .
"Benarkah mami aku mirip dengan nya ." ucap Joy antusias .
"Ah tidak , kau tidak mirip dengannya mami lebih suka anak mami itu ramah senyum jangan jutek seperti itu ."
"Ah , mami ." ucap Joy memanyunkan bibir mungil nya.
Sedangkan pagi ini Vero sudah datang pagi - pagi sekali sebelum Alvin dan Shila datang .
"Kemana dia , kenapa belum datang padahal aku sudah sepagi ini " ucap Vero dengan wajah kesalnya sambil melihat arah jarum jam di jam tangannya.
"Tuan muda ." sahut Alvin yang baru saja datang .
"Hm.. ." Gumam Vero yang berdiri di depan meja kerja Shila .
__ADS_1
"Tuan muda sejak kapan datang ? tumben sekali datang pagi Tuan ." ucap Alvin yang cukup terkejut melihat Vero yang sudah ada di kantor.
"Kenapa ? aku sengaja datang lebih awal biar tahu siapa saja karyawan yang datangnya telat ternyata kamu juga Shila suka telat masuk kantor bukti nya kamu baru datang ." ketus Vero yang menyudutkan Alvin setelah itu Vero masuk ke ruangan nya .
"Apa , telat ini kan baru jam 07.00 , belum juga jam kerja udah bilang telat ." ucap Alvin sambil melihat jam tangannya .
"Aneh , ada apa dengan Tuan muda akhir - akhir ini Tuan muda jadi aneh ." gumam Alvin sambil menggaruk - garuk kepalanya yang tidak gatal .
"Selamat pagi Alvin " ucap Shila yang mengejutkan Alvin.
"Shila kau mengejutkan ku saja ." ujar Alvin seraya mengelus dada nya .
"Kenapa terkejut ? karena aku datang lebih pagi ya ." ucap Shila yang berjalan ke meja kerjanya .
"Ada yang lebih pagi darimu ." singgung Alvin .
"Siapa ?." tanya Shila yang sudah duduk di kursi kerjanya sambil meletakkan barang miliknya di atas meja termasuk tupperware.
"Tuan muda ." ucap Alvin yang membuat Shila terkejut .
"Apa ? ." sontak Shila kaget dan berdiri dari duduknya .
"Kalau tidak percaya lihat saja ." ucap Alvin malas .
"Entahlah , pagi - pagi sudah marah - marah katanya saya datang telat padahal belum jam kerja ." ucap Alvin yang malas sambil melangkah pergi tapi terhenti karena Shila .
"Tunggu Alvin , mau kemana ?." tanya Shila yang melihat Alvin melangkahkan kaki nya
"Mau ngopi " jawab Alvin datar.
"Eh , tunggu aku bawakan sarapan untuk mu ." ucap Shila sambil memberikan satu tupperware kecil untuk Alvin
"Wah , kamu tahu saja aku belum sarapan ." ucap Alvin yang tersenyum seraya mengambil tupperware itu .
"Iya , aku bawakan buat Tuan muda jadi sekalian saja aku bawakan untuk mu ." ucap Shila
"Shila sekarang aku mengerti kenapa Tuan muda datang pagi - pagi mungkin Tuan muda menunggu sarapan dari mu ." ucap Alvin yang membuat Shila terkesiap .
"Kalau begitu aku harus mengantarkan sarapan Tuan muda dulu ." ucap Shila yang langsung masuk ke dalam ruangan Vero .
Sedangkan Alvin hanya menggelengkan kepala dan berlalu pergi sambil membawa sarapannya.
Shila sudah berada di ruangan Vero , Shila melangkah mendekati Vero yang berada di meja kerjanya .
"Selamat pagi Tuan muda ." ucap Shila
__ADS_1
"Pagi " ucap Vero dingin.
"Oh , iya ini sarapan untuk anda Tuan , maaf kalau saya telat saya tidak tahu kalau Tuan muda datang lebih awal ." ucap Shila yang meletakan tupperware itu di depan Vero .
Vero memicingkan matanya ke arah tupperware itu " Kamu tidak lihat saya sedang bekerja ." ucap vero dingin yang menyindir Shila agar Shila membuka tupperware ya .
Sontak Shila pun langsung membuka tupperware itu " Maaf Tuan muda ." ucap Shila seraya membukakan tupperware itu .
" Silahkan Tuan , di makan dulu sarapannya " ucap Shila yang sudah membuka tupperware itu . Sarapan Tuan muda sangat lengkap ada sayurannya , buahnya , karbohidratnya dll.
"Oh iya Tuan ini ada titipan dari anak saya " ucap Shila seraya memberikan amplop surat tadi .
"Apa ini ? ." tanya Vero yang memegang amplop itu .
"Saya juga tidak tahu isi nya apa mereka bilang ini sebagai permintaan maaf yang kemarin Tuan ." jelas Shila .
"Oh , oke aku terima ." ucap Vero datar .
"Kalau begitu saya permisi Tuan , mau kembali bekerja ." ucap Shila
"Hm.. " ucap Vero .
" Selamat menikmati Tuan , semoga Tuan muda suka dengan masakan saya " ucap Shila lalu keluar dari ruangan Vero .
"Amplop apa ini , dasar bocah " ucap Vero yang membuka amplop itu , seketika wajah Vero tersenyum melihat isi amplop itu .
"Apa ini , mereka memberikan foto untuk ku " ucap Vero yang tertawa melihat foto yang dikirimkan si kembar dan tidak hanya foto tapi juga surat .
*Sorry, maafkan kenakalan kami kemarin yang sudah masuk keruangan Tuan muda. Tolong jangan marahi mami ya, mami tidak salah kok.
^^^maaf kami : JJJ^^^
Tuan muda pasti bertanya apa itu JJJ ?
JJJ itu adalah kami , aku Joanna anak yang paling cantik si baju merah . Aku adalah Jolie yang menggemaskan si baju biru . Dan aku Joy si anak papi . Tidak perlu di jelaskan aku yang mana karena hanya aku satu - satu nya anak tampan yang ada di foto itu* .
Itulah isi Surat yang di tulis si kembar . membuat Vero tertawa.
"Wah, ternyata mereka pintar bicara juga ya dasar bocah - bocah, dan ini dia ." ucap Vero terhenti saat melihat wajah Joy dalam foto itu " Aish.. dia selalu saja memanggilku papi ." sambung Vero yang di akhiri tawa .
"Menggemaskan ." ucap Vero yang melihat foto itu .
Vero menghela nafas sejenak, memandangi foto si kembar membuatnya terenyuh ." Kira - kira siapa papa anak ini ? apa mereka memang tidak pernah bertemu papa nya , kasian sekali ." ucap Vero yang tertegun.
"Ah , kenapa aku memikirkan mereka , tidak penting lebih baik aku sarapan saja ." ucap Vero yang mengalihkan pandangannya pada tupperware nya lagi lalu memakan sarapan yang di buat Shila itu dengan lahap karena memang masakan Shila itu sangat enak.
__ADS_1