Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong

Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong
BAB 140


__ADS_3

Malam berganti terang , menjelang pagi mentari pun mulai menampakan diri dengan memancarkan cahaya nya yang keemasan. Cahaya itu sampai menembus kaca jendela di sebuah kamar apartemen namun tidak mampu membangunkan sepasang pengantin baru yang baru saja melakukan malam pertama nya , sepasang pengantin itu terlihat begitu lelap .


Semakin tinggi mentari, cahaya yang di pancarkan pun semakin terang sampai menyilaukan mata seorang pria yang tengah berbaring tidur yang tak lain adalah Alvin. Perlahan mata Alvin mengerjap lalu mengucek mata nya yang masih mengantuk , Alvin menyapu setiap sudut kamar nya lalu mata nya tertuju ke arah Zeni yang tertidur di samping nya sontak Alvin terkejut mendapati seorang wanita yang tidur di samping nya , namun seketika Alvin teringat bahwa sekarang dia sudah menikah dan wanita yang di samping nya adalah istri nya yang tak lain adalah Zeni .Alvin tersenyum manik mata nya terus menatap indah wajah cantik istri nya , jemari tangan mengelus lembut wajah istri nya itu .


"Ada apa senyum - senyum ." Alvin terbelalak ketika Zeni berucap . Alvin kira Zeni belum terbangun namun sudah dari tadi .


"Kenapa diam ?" sambung Zeni yang sekarang menatap Alvin . Kini mata kedua nya saling tatap , lagi - lagi tatapan Alvin membuat Zeni terhipnotis , entah kenapa saat menatap mata nya Zeni tidak mampu berpaling dari tatapan indah itu jantung nya terus berdebar tak menentu .


"Jangan menatap ku terus , apa kau tidak akan bangun ." Zeni tersentak , lamunan nya pun seketika menghilang , Zeni merasa gugup , pipi nya mulai memerah ketika terus di tatap Alvin suami nya .


"Kenapa melamun ? apa melamunkan kejadian semalam ya ." Zeni terbelalak mendengar ucapan Alvin , kegiatan semalam maksud nya apa ? Ih.. dasar Alvin jadi tambah mesum. Pipi Zeni semakin merah merona , bayangan nya teringat pada malam pertama yang dimana Alvin menyentuh tubuh nya , dari inci ke inci dan malam gelap itu ... Ah, pikiran Zeni semakin berkelana saja .


"Kenapa diam , mau lagi ? Apa kamu mau kita melakukan nya lagi ." ucap Alvin dengan senyuman .


"Alvin.." Alvin tergelak melihat ekspresi Zeni yang terlihat malu - malu .


"Mau kemana ?" tanya Alvin saat Zeni terbangun dari tidur nya .


"Mau mandi ."


"Mau mandi bareng ."


"Alvin.."


"Kenapa ? tidak ada salah nya kan , biasa nya suami istri itu selalu mandi bersama ." goda Alvin


"Kata siapa ?"


"Kata ku ."


"Alvin..."tidak peduli teriakan Zeni , Alvin memangku tubuh Zeni menuju kamar mandi lalu mendudukkan nya di bethup entah apa yang di lakukan Alvin selanjutnya sepertinya Alvin mulai agresif setelah menikah . hehe


****


Shila sudah pulang ke rumah nya . Saat ini Shila baru saja memandikan triple Rey putra - putri kecil nya , yang lucu dan menggemaskan . Shila membaringkan putra - putri nya di atas bed milik nya , Shila terus tersenyum menatap tiga bayi mungil yang di bedong dengan handuk . Ada yang tersenyum, terpejam ,ada juga yang bermain dengan tangan mungil nya .

__ADS_1



"Pagi sayang , anak mami uhhh.. udah seger , udah mandi ya . Manis nya ," Shila terus mencubit gemas putra - putri kecil nya .


"Mami .." Shila menoleh ke arah pintu yang dimana triple J sudah berdiri di ambang pintu .


"Sayang kemarilah " seru Shila Triple J pun berjalan menghampiri Shila .


"Mami adik sudah mandi ?" tanya Joanna .Shila hanya mengangguk dan tersenyum .


"Hai adik , kenalkan aku kakak mu Joanna , lihat Mami dia tersenyum , manis nya , siapa nama nya Mami ?" Joanna menatap ke arah Shila untuk mendengar nama adik perempuan nya .


"Yang tersenyum ini nama nya Kanza adik bungsu kalian , cantik bukan ."


"Nama yang cantik dan indah , dia juga cantik seperti ku ."


"Kepedean ." timpal Joy yang melihat Joanna begitu pede nya . Namun Joanna hanya memasang wajah jutek nya.


"Mami , adik jagoan ku siapa nama nya ? " tanya Joy


"Tentu Mami ,aku sangat bahagia. Setelah adik ku besar aku akan mengajak mereka bermain , setidak nya aku tidak akan di sebut banci lagi sekarang. Karena aku punya dua jagoan . Mami mereka sangat tampan tapi tetap .. hanya aku yang paling tampan ." Shila tergelak mendengar ucapan Joy yang tidak mau terkalahkan.


"Sombong nya kamu , " cibir Joanna


"Biarin , memang kenyataan nya kan aku paling tampan ."Shila hanya menggeleng melihat perdebatan kedua putra putri nya .


" Nyonya , saya permisi memakaikan baju untuk si kembar ." ucap Maura yang baru masuk ke dalam kamar . Shila mengangguk , membiarkan Maura membuka lilitan handuk yang menutupi tubuh mungil bayi nya , dari mulai mengolesi minyak kayu putih , memakaikan pampes, sampai memakaikan baju nya , Maura kini menjadi pengasuh triple Rey karena triple J sudah tidak butuh lagi pengasuh mereka sudah mandiri dan juga sudah besar .


Setelah selesai Maura kembali lagi keluar , namun sebelum pergi Maura menyimpan triple Rey di dalam ranjang box bayi , setelah itu barulah Maura melangkah pergi .


Tak lama kemudian Vero memasuki kamar , menghampiri Shila juga si kembar yang sedang menatap adik - adik nya yang tertidur .


"Mas , mau berangkat kerja ." tanya Shila saat Vero mendekat .


"Hm, namun sebelum pergi aku ingin menengok triple Rey dulu ." ucap Vero yang tersenyum ke arah ranjang bayi .Vero mengambil Kenzo menaruh dalam gendongan nya lalu mencium nya , lalu kembali menidurkan nya kembali . Vero pun melakukan hal yang sama kepada Kenzie dan Kanza , setelah selesai Vero menatap ke arah Shila lalu mencium kening nya , Shila tersenyum mendapat perlakuan itu dari Vero yang semakin romantis saja . Namun tanpa mereka sadari ada tiga bocah yang menatap tajam ke arah nya .

__ADS_1


"Papi tidak adil ."


"Papi sudah tidak sayang lagi pada kami ."


"Papi pilih kasih ."


Vero dan Shila menatap ketiga anak nya , yang mulai cemberut , dengan tangan yang melipat di bawah dada , tatapan nya begitu tajam , sepertinya mereka cemburu , karena sedari tadi yang di lirik nya hanya adik kembar nya saja Vero sama sekali tidak melirik mereka .


"Maksud kalian apa ? Papi tidak adil , tidak sayang , pilih kasih ." Vero mengerutkan dahi nya menatap mereka dengan tatapan bingung .


"Hanya adik ku saja yang di cium , papi tidak mencium ku ."


"Papi , benar - benar sudah melupakan kami ."


"Apa karena kami nakal ,Papi tidak sayang lagi , apa karena sekarang ada adik kembar Papi melupakan kami ."


Vero dan Shila saling pandang lalu tersenyum , Vero menggaruk - garuk kepala nya yang tidak gatal , Vero tergelak ternyata anak nya ini sedang cemburu kepada adik nya .


"Jadi karena itu kalian marah , siapa bilang papi tidak sayang , papi sangat menyayangi kalian , kalian semua adalah putra putri mahkota ku ." ucap Vero yang berjalan ke arah triple J , lalu sedikit membungkukkan tubuh nya agar bisa sejajar dengan tubuh mereka , lalu mengecup kening mereka bergantian .


"Sudah tidak marah kan ?" ucap Vero dengan tatapan penuh arti .


"Mmm.. marah gak ya!" bukan nya menjawab triple J malah membuat bingung papi nya .


"Percuma dong papi cium kalian ." kini Vero yang memasang wajah ngambek dan memalingkan wajah nya , ingin mengetes apa yang di lakukan si kembar selanjutnya .


cup,


Vero terkejut ketika mendapat sentuhan lembut , di pipi nya , bahkan tubuh nya terasa hangat ketika mendapat pelukan dari si kembar . Shila tersenyum melihat pemandangan di depan nya , sungguh pemandangan yang sangat indah , dan menyejukkan hati .


******


Eitts.. tunggu ini belum selesai ya , masih ada kelanjutan nya kok , jadi .. tunggu up selanjutnya ya ! .


Thor mau nanya nih , apa yang kalian harapkan dari ending nya ? siapa favorit kalian dari triple J ? , boleh jawab di komenan ya .

__ADS_1


Jangan lupa like dan Vote nya 🙏😊


__ADS_2