Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong

Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong
BAB 45


__ADS_3

One week later ( seminggu kemudian )


Hari ini adalah keluarnya hasil tes DNA , semua nya sudah berkumpul di ruangan Tuan muda . Shila , Alvero , Alvin dan Zeni yang memang sudah tahu ceritanya dari mereka berdua .


Zeni dan Alvin berharap bahwa hasilnya positif DNA Vero dan Joy 100% cocok .


Di dalam ruangan keempat nya sangat gugup dan gelisah , apalagi Shila .


"Tuan muda , apa Tuan muda tidak ingin membuka nya ." ucap Alvin yang sudah lama menunggu Vero untuk membuka amplop yang berisi surat hasil tes DNA yang terus di pegangnya itu.


"Kau , saja Alvin yang membuka nya ." ucap Vero yang gugup . Alvin pun mengambil amplop itu dari tangan Vero lalu membuka nya .


Jangankan Vero dan Shila yang terlihat gugup , Alvin pun merasakan hal yang sama ketika akan membuka amplop itu . Alvin menghela nafasnya sejenak setelah itu pelan - pelan membuka amplop itu dan hasilnya ..


"Cocok " teriak Alvin yang kegirangan , begitu juga Zeni dia langsung memeluk Shila di samping nya .


"Alvin berisik , jangan berteriak ." ucap Vero dingin


"Maaf Tuan muda saya terlalu senang , sekarang apa yang akan Tuan muda lakukan ? ." tanya Alvin yang menatap Vero dengan menarik senyum di ujung bibirnya.


"Ya menikah , saya sudah janji kan saya akan tanggung jawab ." ucapan Vero membuat Alvin bersorak kegirangan .


"Wah, akhirnya Tuan muda menikah juga saya sangat senang Tuan ." ucap Alvin yang turut senang akan kabar gembira ini.


"Shila , akhirnya kau menemukan ayah si kembar , dan kau akan menikah aku sangat senang ." ucap Zeni yang memeluk Shila .


"Untung saja Tuan muda mau menikahimu , kalau tidak sudah ku hajar " gumam Zeni yang mendelikan mata nya ke arah Vero .


"Tuan muda selamatnya , Tuan muda akan menikah Tuan muda beruntung dapat satu gratis tiga haha ." ucap Alvin yang di akhiri tawa .


"Apa yang kau katakan Alvin ? " ucap Vero yang mendelikkan mata nya pada Alvin.


"Tidak Tuan , saya hanya bergurau saja ." ucap Alvin yang mentalnya langsung menciut ketika Vero menatap nya tajam .


****


Vero akhirnya memberitahukan Delia ibunya , atas niat tulus nya itu sontak Delia terkejut mendengarnya .

__ADS_1


uhuk..uhuk..uhuk ..


Delia yang kebetulan sedang minum teh pun tersedak mendengar perkataan Vero yang mengatakan bahwa dia akan menikah .


"Apa aku tidak salah dengar , kau akan menikah ? dengan siapa ? siapa wanita itu ? ." ucap Delia yang melontarkan berbagai pertanyaan .


"Mama , kalau nanya itu satu - satu aku bingung jawab nya ." timpal Vero yang memang seperti itulah sikapnya di saat sedang bersama ibu nya jauh dari kata arogan, dingin, cuek dan galak.


"Kau ini, bukannya menjawab malah mengomentari ku , cepat katakan kenapa tiba - tiba kamu bilang ingin menikah ? ." tanya Delia yang sudah tidak sabar mendengar ucapan Vero.


"Mama ingat , anak yang pernah di miripkan dengan ku dan itu menjadi berita heboh di seluruh dunia , aku kira itu hanya editan saja atau ulah salah seorang manusia yang tidak bertanggung jawab dan aku menyangkal semua itu, tapi setelah aku selidiki ternyata semua itu memang benar bahwa mereka adalah anak kandung ku . Ingatan ku sudah kembali ma , dan ternyata sebelum terjadinya kecelakaan itu aku ... ." ucap Vero tertahan karena di sanggah oleh Delia .


"Dijebak , kamu di jebak sama pria brengsek itu hingga kamu menghamili wanita itu ." ucap Delia yang membuat Vero tertegun dari mana ibu nya tahu padahal Vero belum menceritakannya sama sekali


"Mama mendengar semua percakapan mu dengan Alvin saat itu ." ucap Delia yang tak sengaja mendengar ucapan Alvin ketika di kamar Vero tentang kejadian 6 tahun lalu .


"Dan mama juga mengutus Erik untuk menyelidiki semuanya tentang anak itu juga Shila ibu dari mereka , dan mama tahu wanita yang akan kau nikahi itu adalah Shila ." ucap Delia


"Jadi, mama sudah tahu ? kenapa tidak bilang ." tanya Vero yang menatap Delia .


"Mama tidak memberitahu mu karena mama tahu kamu pasti menyangkalnya , lagi pula mama ingin tahu betul bagaimana kehidupan Shila yang ternyata tidak seindah yang di bayangkan . Setelah hamil Shila di usir oleh Adithama karena ulah ibu tirinya , lalu Shila pergi ke luar negri untuk melahirkan anak nya Sampai 6 tahun lama nya dia tinggal di sana sampai akhirnya dia kembali ke tanah air dan bertemu dengan mu . Kalian memang sudah di takdirkan untuk bersama ." ucap Delia yang menyentuh lembut tangan Vero


"Mama , berhenti memukuli ku , aku kan sudah bilang mau tanggung jawab dan akan menikahi nya ." pekik Vero yang di pukuli Delia . Delia hanya membuang nafasnya kasar ketika mendengar perkataan Vero .


"Kapan kau akan menikahinya ?." tanya Delia dengan tatapan serius nya.


"Secepat nya ." jawab Vero


"Oke , minggu ini kau akan menikah , dan besok kita akan menemui orang tuanya Shila ." ucap Delia


"Tapi , ma ..." ucap Vero yang tertahan karena di sanggah Delia


"Apa ? kau tidak mau , pokoknya minggu ini kau akan menikah dan mama akan menyiapkan semuanya Erik.. Erik.. ." Delia memanggil asistennya itu


Tak lama kemudian Erik pun datang " Iya Nyonya ada yang bisa saya bantu ." ucap Erik yang begitu sopan .


"Saya ingin mengadakan konferensi pers karena minggu ini anak saya akan menikah dan kamu siapkan semuanya , dari mulai hotel , WO , cathring ,undangan, kamu urus semua itu saya ingin pernikahan anak saya ini menjadi pernikahan paling mewah , bila perlu sewa hotel yang paling mahal dan jangan lupa minggu ini , jadi kamu urus semua itu dalam 1 minggu mengerti Erik ." ucap Delia dengan tatapan serius .

__ADS_1


"Siap nyonya akan saya siapkan semua nya ." ucap Erik yang selalu siap menjalankan tugasnya tanpa ada kesalahan sedikit pun setelah itu Erik berlalu pergi dan tersenyum tipis ke arah Vero yang duduk di sofa . Sepertinya semua orang sangat bahagia dan momen ini sangat di tunggu - tunggu bagaimana tidak Vero yang di kenal dingin, jutek , sombong dan tidak pernah membuka hatinya untuk wanita tiba - tiba sekarang dia mengatakan akan menikah dan itu sungguh kabar yang bahagia .


"Ma, untuk apa konferensi pers aku paling tidak suka itu ." ucap Vero yang keberatan atas keputusan Delia.


"Kau diam saja , biar Erik yang mengatur semuanya dan kau .. ." ucap Delia yang langsung memeluk Vero dan membuat Vero terkejut pikir Vero Delia akan memukul nya lagi tapi ternyata Delia memeluk nya karena sangat bahagia anak semata wayang nya akan menikah dan melepas masa lajang nya.


Kebahagiaan ini juga di rasakan Shila juga Bi Inem yang memang sudah sangat menantikan momen ini .


"Akhirnya putri bibi yang cantik ini akan segera menikah , bibi ikut seneng non , semoga ini awal kehidupan Non Shila yang baru ya , bibi doakan semoga Non Shila selalu bahagia ." ucap Bi Inem yang bahagia.


"Terimakasih ya Bi , bibi selalu ada waktu untuk Shila " ujar Shila yang memeluk Bi Inem dan di balas bi Inem.


"Kalau boleh tahu kapan pernikahannya ?." tanya Bi Inem yang sudah melepaskan pelukan nya pada Shila .


"Shila belum tahu bi , katanya besok Tuan muda akan kemari bersama ibu nya . Apa ibunya Tuan muda setuju ya bi ? ." ucap Shila yang takut bahwa ibu Vero tidak menyetujuinya.


"Non Shila jangan khawatir , semua akan berjalan dengan lancar sekarang bibi punya hadiah untuk non ." ucap Bi Inem yang tersenyum ke arah Shila


" Hadiah ? hadiah apa bi ? pernikahan Shila juga belum berlangsung kenapa bibi sudah menyiapkan hadiah ." ucap Shila yang penasaran hadiah apa yang di berikan Bi Inem.


"Pokok nya ini hadiah yang luar biasa non Shila pasti senang ." ucap Bi Inem yang semakin membuat Shila penasaran .


Suprise....


Ucap Zeni tiba - tiba datang di temani tiga si kembar , dan yang mengejutkan , seorang pria yang duduk di kursi roda yang tersenyum ke arah Shila


"Papa " ucap Shila terkejut , karena Adithama ada di depannya walaupun masih mengandalkan kursi roda untuk berjalan tapi Shila bahagia karena papa nya itu sudah kembali melihat nya .


"Papa ." ucap Shila yang berlari ke arah Adithama lalu memeluknya . Hari ini kebahagiaan berpihak pada nya Shila benar - benar bahagia .


"Papa , papa sudah sembuh , Zeni kenapa kamu tidak bilang kalau papa sudah bisa pulang aku juga ingin menjemput papa ." ucap Shila yang menatap Adithama dengan tatapan sendu .


"Ini kan kejutan , masa ada suprise harus bilang - bilang dulu ." timpal Zeni


"Papa pulang karena ingin melihat mu bahagia di hari pernikahan mu Nak." ucap Adithama yang mengelus lembut rambut Shila yang ada di hadapannya .


"Papa ." Shila tidak bisa menahan rasa haru nya , Shila pun memeluk papa nya itu .

__ADS_1


"Mami , apa mami tidak mau memeluk kita juga ." ucap si kembar kompak


"Oh , sayang kemarilah ." si kembar pun menghampiri Shila yang tengah memeluk Adithama lalu mereka semua saling berpelukan . Zeni dan Bi Inem sangat terharu dan bahagia melihat momen ini sampai tidak kuat menahan air matanya yang menetes .


__ADS_2