Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong

Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong
BAB 110


__ADS_3

"Permisi adek - adek , dimana orang tua kalian ? ini adalah jumlah yang harus di bayar ." ucap pelayan 1 yang memberikan bil .


"Semua nya lima juta rupiah ." ujar pelayan 2 .


"Kami tidak membawa uang kes , bisa kami membayar dengan kartu ." ujar Joanna .


Kedua pelayan itu saling tatap , apa anak seumuran mereka sudah memiliki kartu kredit ? rasa nya tidak mungkin. Namun pelayan itu mengangguk dan meminta kartu kreditnya .


"Joy , berikan ." titah Joanna .


"Joy pun merogoh tas gendong nya untuk mengambil black card nya ,namun Joy mendadak panik dan gelisah .


" Mana kartu nya adek - adek ?" pinta si pelayan dengan tatapan tajam nya.


Namun Joy sedikit bingung , dan gugup Joy menatap kedua saudara nya dengan tatapan yang tak bisa di artikan .


"Ada apa Joy ?" tanya Stella yang duduk di samping Joy .


Aduh bagaimana ini ! dimana kartu nya ? perasaan tadi aku masukan kedalam tas , tapi kenapa tidak ada .


Batin Joy yang masih memikirkan dimana black card nya yang tiba - tiba menghilang .


"Joy , kenapa diam cepat berikan kartu nya ." ujar Stella . Joy pun berbisik kepada Stella memberi tahukan kalau black card nya hilang .


"What !! ."


Stella terkejut ketika mendengar ucapan Joy , Joanna dan Jolie pun saling pandang menatap Stella dan Joy bingung .


"Adek - adek , berikan kartu nya sekarang kalian harus segera membayar ."


"Sebentar kak, kami belum selesai, bisakah kalian kembali nanti ." elak Joy , dua pelayan itu jadi curiga pasti ada yang tidak beres .


Stella berjalan ke arah Joanna dan Jolie untuk memberitahukan bahwa black card nya hilang . Kedua saudara kembar nya pun sangat terkejut mereka menepuk jidat nya masing - masing . Adik nya itu benar - benar ceroboh!


"Joy , kenapa bisa hilang ?"


Joy hanya mengangkat kedua bahu nya ketika mendapat pertanyaan dari Joanna .


"Joy , coba ingat - ingat ! dimana kartu itu ." bisik Stella .


Joy pun berusaha mengingat nya.


JOY POV


Joy membayar koin untuk bermain game dengan black card nya , namun saat ingin memasukan kembali black card nya tiba - tiba.


Brukk

__ADS_1


Joy terjatuh karena di senggol orang lain ," Dasar !! jalan tidak lihat - lihat ." gerutu Joy kesal , lalu bangun dan kembali berdiri .


"Joy sudah belum ? ayo kita bermain ." ajak Joanna .


"Iya tunggu sebentar ." Joy kembali menutup resleting tas nya yang sudah di buka , namun Joy lupa bahwa black card nya itu tidak masuk ke dalam tas nya namun terjatuh ke bawah lantai .


Mata Joy membulat sempurna ketika mengingat kejadian itu , Joy menyesali perbuatan nya yang sangat ceroboh itu .


"Stella , kartu itu pasti jatuh saat bermain tadi ." bisik Joy pada Stella .


"Astaga Joy , terus bagaimana ?"


Ehemm..


Kedua pelayan itu berdehem , menatap tajam ke empat bocah di depan nya !! Joy pun merasa takut dengan tatapan itu . Namun bukan Joy nama nya kalau tidak mendapat ide .


"Kak , maaf kartu kami hilang ." Pelayan itu menatap Joy dengan sorot mata tajam nya , Joy semakin gugup begitu juga kedua saudara kembar nya dan Stella .


"Tenang kak ! kami tetap akan membayar ." ucap Stella .


Joy , Joanna , dan Jolie memelototi Stella , apa maksud ucapan nya mau bayar pakai apa !.


"Stella , memang nya kamu punya uang ?." bisik Joy .


"Tenang Joy aku bawa uang kes , apa kamu bawa uang kes ? kita kumpulkan ." bisik Stella , lalu mengeluarkan uang dalam saku nya .


Dua pelayan itu terbelalak setelah menerima uang yang di berikan Stella .


"Kalian mau ngerjain kami ya ? ini cuma dua ratus ribu , sedangkan yang harus di bayar lima juta kalian mau mempermainkan kami hah !" gertak pelayan 1 .


"Tenang , jangan marah kami akan membayar sisa nya nanti , tapi sekarang kami tidak bawa uang ." ujar Joanna .


"Begini saja , kalian ambil boneka kami sebagai jaminan bagaimana ?" celetuk Jolie yang membuat para pelayan cafe marah .


"Yang benar saja boneka jadi jaminan , kalau kalian tidak punya uang jangan makan disini ." tegas si pelayan membuat si kembar emosi .


"Siapa bilang kami tidak punya uang , jangan kan lima juta cafe ini juga bisa kami beli ." ucap Joy yang tidak terima di hina oleh si pelayan .


"Iya benar ! Apa kalian tidak tahu siapa kami ? Ayah kami orang terkaya se-Asia dan pengusaha jadi kakak jangan hina kami ."


"Wah.. wah .. ini anak mulai halu . Hei bocah kalian tidak bisa membodohi kami , kalian pikir kami bisa di tipu ! ngaku - ngaku anak konglomerat bayar makan saja cuma 200 ribu , kalau benar kalian anak konglomerat mana bayar sekarang !" tegur si pelayan yang tersulut emosi .


"Sudah kita bawa saja mereka ke security , biar di amankan ! Kecil - kecil sudah jadi penipu ."


"Hey.. jangan pernah bilang kami penipu ." teriak Joy nyolot yang tak terima di panggil penipu .


"Pak security ." pelayan memanggil security yang kebetulan sedang berpatroli . Security itu pun masuk ke dalam cafe menghampiri dua pelayan tadi .

__ADS_1


Joy , Joanna , dan Jolie terbelalak melihat si pak security yang ternyata security yang sama yang pernah menangkap mereka waktu itu .


Triple J langsung bersembunyi di bawah meja namun tidak dengan Stella karena Stella tidak mengenal security itu .


Ahh..


Teriak Stella yang di tarik Joy ke bawah meja .


"Kalian kenapa bersembunyi di sini ? ." tanya Stella .


"Ssttt.. jangan berisik nanti ketahuan !" ucap Joanna pelan .


"Bagaimana ini , mati kita kalau security itu mengenali wajah kita ." gumam Jolie yang ketakutan .


"Sebaik nya kita kabur saja ." ucap Joy yang selalu memberikan ide cemerlang .


Namun apakah ide Joy kali ini akan berhasil ! Entahlah .


"Ada apa kalian memanggil saya ?" tanya si security yang sudah menghampiri pelayan tadi .


"Begini pak , anak - anak ini tidak mau membayar ." ujar si pelayan 1


"Iya , pak mereka menipu kami ." ujar si pelayan 2


"Mana anak - anak nya ? " tanya si security


"Ini !."


kedua pelayan itu terbelalak , mata nya membulat sempurna ketika tidak melihat ke empat bocah itu di tempat .


" kemana mereka ?"


"Jangan - jangan mereka kabur lagi ."


"Wah.. benar - benar tuh anak , awas saja kalau ketemu , sudah gak bayar kabur lagi !"


"Cepat sekali mereka pergi ."


"Pak bantu kami mencari nya , mereka berjumlah 4 orang tinggi nya sekitar 4-5 kaki , ayo cepat kita cari , mereka pasti belum jauh ." ujar si pelayan 2


Kedua pelayan itu mencari ke empat bocah itu yang di bantu oleh si security .


Sedangkan si kembar triple J dan Stella , mereka kabur melewati bawah kolong meja dengan berjongkok . Karena tubuh mereka yang kecil dan mungil membuat para pengunjung tidak sadar dengan keberadaan bocah - bocah itu di bawah meja .


Apakah mereka akan lolos atau malah tertangkap ? Entahlah kita lihat saja .


kalau menurut thor sih triple J pasti lolos 😄😄 secara mereka kan anak - anak genius !!

__ADS_1


__ADS_2